Anda di halaman 1dari 78

7th

March 2007

LAPORAN KEUANGAN
Sekumpulan informasi keuangan

suatu entitas dalam suatu periode


tertentu yang disajikan dalam
bentuk laporan sistematis yang
mudah dibaca dan dipahami oleh
semua pihak yang membutuhkan
Tujuan utama dari proses
akuntansi

UNSUR LAPORAN KEUANGAN


Laporan Laba Rugi (Income Statement)
Laporan Perubahan Ekuitas (Capital

Statement/ untuk p.perseorangan) atau


Laporan Saldo Laba (Retained Earning
Statement/untuk perseroan terbatas)
Neraca (Balance Statement)
Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
Catatan atas Laporan keuangan

LAPORAN KEUANGAN
Ringkasan dari suatu proses pencatatan
Ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan

yang terjadi selama masa buku yang


bersangkutan
Laporan kepada pihak luar entitas
Kinerja entitas apakah memiliki laba yang cukup,
cara kerja yang efisien, aktiva aman & terjaga
baik, struktur permodalan sehat, ramalan
keuntungan masa datang Mengetahui maju
mundurnya usaha
Dasar untuk menilai posisi keuangan perusahaan
Alat pertanggung jawaban

LAPORAN KEUANGAN
Alat komunikasi antara data keuangan

perusahaan dengan pihak lain.

Pemegang saham/Investor mengetahui

kinerja entitas, keamanan investasi/resiko &


hasil investasi yang mereka lakukan,
kemampuan entitas membayar deviden
manajemen
Manajemen evaluasi kinerja entitas,
kompensasi, pengembangan karir
Kreditur/bankers- membantu memutuskan
untuk memberi pinjaman, apakah entitas
mampu melunasi hutang & bunganya

LAPORAN KEUANGAN
pemasok informasi kemampuan entitas

melunasi hutang pada saat jatuh tempo


karyawan stabilitas & profitabilitas entitas,
kemampuan memberi pensiun & kesempatan
kerja/pengembangan karir
pelanggan kelangsungan hidup entitas (yang
memiliki perjanjian jangka panjang)
Pemerintah- menetapkan kebijakan pajak,
menyusun statistik pendapatan nasional,
persetujuan untuk go publik
Masyarakat kecenderungan & perkembangan
terakhir kemakmuran entitas

SIFAT LAPORAN
KEUANGAN
Fakta yang telah dicatat
Prinsip-prinsip & kebiasaan akuntansi
Going concern, jumlah uang yang

tercantum dalam laporan bukan


nilai realisasi jika aktiva dijual
Pendapat pribadi
Menaksir piutang yang tidak dapat
ditagih, penentuan beban
penyusutan---konsisten

Keterbatasan Laporan Keuangan


Interim report sementara
Book value
Waktu yang lalu, purchasing power

mungkin menurun.
Tidak dapat mencerminkan berbagai
faktor yang dapat mempengaruhi posisi
keuangan entitas karena faktor2 tsb tidak
dapat dinyatakan dengan satuan uang.
Mis. Reputasi & prestasi keuangan, adanya
beberapa order yang tdk dapat dipenuhi,
adanya kontrak2 yang telah disetujui, dsb

Manfaat Laporan Keuangan


Menilai gambaran umum suatu

entitas
Ikhtisar kebijakan akuntansi yang
digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan
Memberikan penjelasan atas pos-pos
yang terdapat dalam setiap
komponen laporan keuangan
Mengungkap hal-hal penting yang
berguna untuk pengambilan
keputusan

TUJUAN LAPORAN
KEUANGAN

Akuntansi berbasis Akrual


kontra
Akuntansi berbasis
akrual
Akuntansi
berbasis
Jika suatu usaha memberikan suatu jasa,
melakukan penjualan atau menyelesaikan
Kas
suatu beban, transaksi tersebut dicatat
didalam buku tanpa memperhatikan apakah
uang kas sudah diterima atau belum atau
apakah kas sudah dikeluarkan atau belum.
Akuntansi berbasis kas
Pencatatan suatu transaksi tidak dilakukan
jika belum ada uang kas yang diterima atau
dikeluarkan. Penerimaan kas diberlakukan
sebagai pendapatan, sedangkan
pembayaran kas akan dilakukan sebagai
beban.

Four Key Financial


Statements
1. Balance Statement
2. Income Sheet
3. Statement of

stockholders' equity
4. Statement of Cash Flows

7th

March 2007

Laporan Laba Rugi


Suatu laporan sistematis yang

menggambarkan hasil operasi


perusahaan dalam suatu periode
waktu tertentu.
Hasil operasi perusahaan :
membandingkan antara penghasilan
yang diperoleh dengan beban
beban yang telah dikeluarkan untuk
memperoleh penghasilan tersebut.

Klinik Luqman
Laporan Laba Rugi
31 Desember 2005
Pendapatan
Pendapatan jasa

7,400,000

Beban
Beban Gaji

1,900,000

Beban Sewa

1,000,000

Beban Listrik

400,000

Beban Perlengkapan

300,000

Beban Penyusutan

275,000

Total Beban

3,875,000

Laba Bersih

Rp 3,525,000

Presentation Overview:
Struktur Laporan Laba/Rugi
Periode Laporan Laba/Rugi
Manfaat Laporan Laba/Rugi
Klasifikasi Akun dalam Laba/Rugi
Deskripsi Rincian per Klasifikasi

Akun
Contoh Laporan Laba/Rugi

Income Sheet/Laporan
Rugi
laba
Memperlihatkan hasil-hasil yang telah

dicapai oleh perusahaan serta biaya


yang terjadi selama periode tertentu
Suatu ikhtisar pendapatan dan
pengeluaran/beban dari suatu entitas
pada suatu jangka tertentu.
Melaporkan laba bersih/kerugian bersih
Aktiva + Biaya + Pajak = Hutang +
Modal + Penghasilan
Aktiva = Hutang + Modal +
(Penghasilan Biaya - Pajak)

Income Sheet/laporan Rugi laba


Suatu ikhtisar pendapatan dan
pengeluaran/ beban dari suatu entitas
pada suatu jangka waktu tertentu (1
bulan/1 tahun)
Suatu gambaran tentang operasi
perusahaan selama periode tertentu,
hasil usaha perusahaan--- laba atau
rugi.

Manfaat Laporan Laba


Rugi
Mengevaluasi kinerja dalam

suatu periode
Menilai upaya, kemampuan
dan kesinambungan organisasi
dalm pemberian barang/jasa
Menilai pelaksanaan
pertanggung jawaban & kinerja
manajemen entitas

Struktur Laporan
Laba/Rugi
1. Pendapatan/Revenue

Suatu aliran penerimaan kas atau harta lain yang


diterima sebagai hasil kegiatan penjualan
barang atau jasa.
Suatu aliran masuk aktiva, tidak terbatas pada
pengertian kas didalam pertukaran barang &
jasa.
Kenaikan manfaat ekonomi selama periode
akuntansi dalam bentuk pemasukan atau
penambahan aktiva atau penurunan kewajiban
yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang
tidak berasal dari kontribusi penanaman modal
(PSAK).

Pendapatan (Revenue)
1. Pendapatan dari kegiatan utama Entitas
(Operating Income/Operating Revenue)
Aliran masuk yang berasal dari kegiatan pokok
perusahaan yaitu penjualan barang & jasa.--penjualan tunai, kredit, dan jasa.
2. Pendapatan dari luar Usaha/bukan kegiatan
utama (Non Operating Income)
Pendapatan sampingan, terjadinya sewaktu-waktu
dan tidak berhubungan dengan kegiatan utama
entitas.
Co. Pendapatan sewa, bunga, jasa giro, penjualan
aktiva tetap, keuntungan nilai tukar uang,
hadiah, dsb

2. Beban (Expenses)
Penurunan manfaat ekonomi selama

masa periode akuntansi dalam bentuk


arus kas keluar atau berkurangnya aktiva
atau terjadinya kewajiban yang
mengakibatkan penurunan ekuitas yang
tidak menyangkut pembagian kepada
penanam modal
Beban adalah harga pokok barang yang
dijual dan pengorbanan ekonomis yang
dilakukan untuk memperoleh penghasilan.

2. Beban (Expenses)
a. Beban Usaha atau operasi (Operating expenses)
Biaya yang dikeluarkan dalam rangka menjalankan
operasi perusahaan yang pokok.
Bagi perusahaan dagang, yang dimaksud adl
biaya untuk membeli barang dagangan (Harga
pokok penjualan =selisih antara persediaan awal
ditambah pembelian dengan persediaan akhir)
dan biaya-biaya yang dikeluarkan berhubungan
dengan kegiatan pemasaran dan administrasi,
(co.biaya penjualan, biaya gaji pegawai, biaya
iklan, biaya asuransi, biaya administrasi &
umum).

Biaya (Expense)
b. Biaya di luar usaha (non
operating expenses/other
expense))
Biaya yang dikeluarkan di
luar usaha pokok
perusahaan :biaya bunga
& biaya sewa, denda, rugi
penjualan aktiva tetap, dll

3. Laba atau Rugi


Usaha
Selisih antara

penghasilan yang
diperoleh dan beban
yang terjadi dalam satu
periode tertentu.

Pajak

Pajak beban

terakhir . Bukan
biaya. Untuk
memperlihatkan laba
bersih

KLINIK BAHAGIA
LAPORAN LABA RUGI
PERIODE 2009-2010

7th

March 2007

Laporan Perubahan
Bagi Perusahaan perorangan , laba atau
Ekuitas
rugi yang diperoleh perusahaan
berpengaruh pada jumlah modal
(Capital
Statement)
pemilik.
Modal juga dapat berubah disebabkan

adanya tambahan investasi pemilik atau


pengambilan pribadi oleh pemilik
(prive/drawing).
Perubahan modal pemilik pada akhir
periode disajikan dalam suatu laporan
yang disebut Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Perubahan
Ekuitas KLINIK ILHAM
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
31 DESEMBER 2010

Ekuitas (awal)
Rp 200,000,000
Laba bersih setelah pajakRp 24,000,000
Prive (Drawing)
Rp 10,000,000
Penambahan modal
Rp 14,000,000
Ekuitas (akhir)
Rp 214,000,000

Laporan Saldo Laba


(Retained Earning
Statement)

Untuk Perseroan terbatas, Laba atau

Rugi yang diperoleh perusahaan


berpengaruh pada jumlah laba yang
ditahan, bukan pada modal saham.
Pembagian hasil keuntungan kepada
pemegang saham disebut dividen,
yang akan mengurangi jumlah laba
ditahan.
Tambahan investasi dari pemegang
saham berpengaruh pada modal
saham, bukan laba ditahan.

Laporan Saldo Laba


Perubahan laba ditahan pada akhir

periode disajikan dalam suatu


laporan : Laporan Saldo Laba

7th

March 2007

Neraca
Laporan yang

menggambarkan posisi
keuangan terdiri dari aktiva
(harta kekayaan),
kewajiban, dan modal pada
suatu tanggal tertentu.

Presentation Outline
Struktur Laporan Neraca
Periode Penyusunan Neraca
Manfaat Neraca
Klasifikasi Akun dalam Neraca
Deskripsi rinci nama perkiraan

per klasifikasi Akun

NERACA

NERACA PERSEROAN
TERBATAS
KLINIK ILHAM
NERACA
31 Desember 2010

Aktiva Lancar
Kas ditangan
Bank
Deposito
Piutang Usaha
Piutang wesel
Perlengkapan
Biaya dibayar dimuka
Pajak dibayar dimuka

15,000,000
45,000,000
100,000,000
60,000,000
10,000,000
3,000,000
5,000,000
3,000,000

Jumlah Aktiva Lancar

241,000,000

Aktiva Tetap
Tanah
Bangunan
Kendaraan
Peralatan Kantor
Furniture

200,000,000
300,000,000
50,000,000
20,000,000
10,000,000

Jumlah Aktiva Tetap

580,000,000

JUMLAH AKTIVA

821,000,000

Hutang Lancar
Hutang Usaha
Hutang Biaya
Htang Pajak
Hutang Bank
Uang Muka Penjualan

81,000,000
8,000,000
2,000,000
50,000,000
10,000,000

Jumlah Hutang Lancar

151,000,000

Hutang Jangka Panjang


Hutang Bank
Hutang Hipotik
Hutang Obligasi
Jumlah Hutang Jgk Panjang

30,000,000
40,000,000
50,000,000
120,000,000

Ekuitas
Modal saham
Laba ditahan
Jumlah Modal

400,000,000
150,000,000
550,000,000

JUMLAH KEWAJIBAN & MODAL

821,000,000

Financial Statements- Balance


Sheet
Laporan posisi keuangan
Daftar seluruh aktiva, kewajiban, dan ekuitas
pemilik dari suatu entitas pada tanggal tertentu
Posisi keuangan suatu perusahaan pada tgl ttt
Total aktiva = total kewajiban +total ekuitas
pemilik .(Aset = hutang + modal)
Melaporkan nilai sisa akhir dari modal pemilik
yang diambil langsung dari laporan ekuitas
pemilik.

Periode Penyusunan
Neraca

Satu tahunan, setiap akhir tahun,


ada juga bulanan atau kuartalan
atau setengah tahun
Konsep periode waktu menjamin
informasi akuntansi akan dilaporkan
dalam jangka waktu atau periode
yang tetap
Konsep ini berhubungan dengan
prinsip pendapatan dan prinsip
pemaduan (matching)

Manfaat Neraca
Menilai kemampuan RS untuk

memberikan jasa secara


berkelanjutan
Menilai kemampuan likuiditas,
fleksibilitas keuangan,
kemampuan untuk memenuhi
kewajiban dan kebutuhan
pendanaan eksternal

Struktur Laporan
Neraca
PT New Sheraton

Harta

Neraca per akhir tahun 2005

Kewajiban

Jangka Pendek

Jangka Pendek
Kas
Surat Berharga
Piutang
Persediaan
Sewa dibayar dimuka
Jangka Panjang
Nilai Perolehan
Tanah, bangunan, dan
mesin dikurangi penyusutan
Nilai bersih harta tetap

Jumlah Harta

Hutang Dagang
Hutang Bank
Biaya-biaya yang masih harus
dibayar (pakajak, gaji/upah)
Jangka Panjang
Hutang
Saham preferens
Modal Sendiri
Saham biasa, kelebihan nilai
saham (agio saham)
Laba ditahan dikurangi
saham perbendaharaan
Jumlah kewajiban

Klasifikasi Akun dalam


Neraca
Aktiva
Sumber-sumber ekonomi yang dimiliki
perusahaan untuk menjalankan
kegiatan usaha yang dinyatakan dalam
satuan uang.
Aktiva terdiri dari :
a. Kekayaan berwujud
b. Deffered charge (biaya yang masih
harus dialokasikan dari penghasilan
yang akan datang)
c. Kekayaan tidak berwujud (intagible):
merk dagang, goodwill, hak patent, hak
menerbitkan.

Aktiva
Aktiva Lancar (current assets)
Investasi jangka panjang
Aktiva Tetap
Aktiva tidak berwujud
Hak patent
Hak copyright
Hak lisensi
Aktiva lain-lain
Aktiva tetap yang tidak digunakan
Beban dibayar dimuka tidak lancar
Proyek/bangunan dalam pelaksanaan
Uang muka pajak

AKTIVA LANCAR
a. Kas

Uang tunai yang siap digunakan untuk


kegiatan operasional bisa berupa kas di
tangan (cash on hand), bank (cash on banks)
Check yang diterima dari pelanggan
Simpanan di bank dalam bentuk giro atau
demand deposit (deposit yang dapat diambil
kembali setiap saat).
Catatan : uang tunai yang sudah ditetapkan
untuk membayar hutang atau membeli aktiva
tetap tidak dapat dimasukan dalam pos Kas.

Aktiva lancar
b. Investasi Jangka Pendek

Surat- surat berharga (marketable


securities) /Deposito (time deposits)
Tujuan : memanfaatkan uang kas yang
sementara belum dibutuhkan untuk
operasional.
Contoh: deposito di bank, surat berharga yang
mudah diperjualbelikan (saham, obligasi, surat
hipotek, setifikat bank)
Nilai investasi jangka pendek : harga
perolehan atau harga pasar (pilih yang lebih
rendah)

Aktiva Lancar
c. Piutang wesel /Wesel tagih (note

receivable)

Tagihan perusahaan pada pihak lain yang


dinyatakan dalam suatu wesel atau surat
perjanjian yang diatur dalam undang-undang.

d. Piutang Dagang (account receivable)

Tagihan kepada pihak lain karena penjualan


secara kredit.
e. Barang Persediaan (inventory)

Barang hasil produksi yang belum laku dijual


pada saat tanggal neraca dibuat termasuk
bahan mentah, barang dalam proses
diproduksi dab barang jadi .

Persediaan
Aktiva yang tersedia untuk dijual dalam

kegiatan usaha normal


Aktiva dalam proses produksi /dalam
perjalanan
Aktiva yang tersedia dalam bentuk
bahan/perlengkapan untuk digunakan dalam
pemberian pelayanan,dan proses produksi.
Nilai :
Taksiran harga perolehan taksiran biaya
penjualan
Biaya perolehan
Co: persediaan barang farmasi

Aktiva Lancar
f. Piutang penghasilan (account receivable)
Penghasilan yang akan diterima karena RS
sudah memberikan jasanya tapi belum
diterima pembayarannya
g. Pembayaran dimuka (Persekot)

Pembayaran biaya jasa/barang kepada pihak


lain akan tetapi barang tersebut belum
dinikmati RS pada saat neraca dibuat.

Biaya dibayar dimuka (prepaid expense)


Pajak dibayar dimuka (prepaid tax)
Pos-pos transitor & antisipasi

Aktiva lancar
Harta kekayaan perusahaan (uang kas dan
aktiva lain) yang diharapkan dapat
dicairkan menjadi uang tunai dalam
jangka waktu pendek (maksimum 1
tahun).
Aktiva yang dapat diubah menjadi kas dalam
suatu periode tertentu
Pos-pos aktiva lancar disajikan dalam
neraca menurut urutan tingkat likuiditas
atau kecepatan menjadi uang tunai.

Aktiva Tidak Lancar


a. Investasi jangka panjang
Aktiva yang dapat berbentuk penanaman
dalam surat-surat berharga, penyisihan
dana untuk tujuan khusus atau dalam
bentuk barang berujud yang dimiliki untuk
waktu lebih dari satu periode akuntansi dan
tidak dimaksudkan untuk dijual kembali
Investasi pada saham perusahaan lain
Investasi pada obligasi perusahaan lain
Aktiva tetap yang tidak ada hubungannya

dengan usaha RS (misalnya usaha di bidang


ruko)
Nilai dalam neraca : harga beli + komisi beli
perantara+ pajak dan pengeluaran lain.

Investasi
Saham (stocks) adalah surat bukti pemilikan

atau andil dalam suatu perusahaan baik


perusahaan yang sudah terdaftar di bursa efek
sebagai perusahaan terbuka atau belum
terdaftar. Keuntungan dari investasi saham
berasal dari pembagian deviden.
Obligasi (bonds) : surat bukti bahwa
perusahaan telah memberikan pinjaman dana
kepada bank atau perusahaan penerbit
obligasi. Keuntungan dari investasi obligasi
berasal dari dibayarkannya bunga.

Aktiva tidak Lancar

Aktiva tetap berwujud (tangible fixed


assets)
Harta Benda perusahaan yang nampak
fisiknya atau berwujud yang diperoleh
dalam keadaan siap digunakan atau
dibangun terlebih dahulu.
Tanah, bangunan, kendaraan, peralatan
kantor, alat alat atau mesin, atau furniture
Nilai : dilakukan perhiungan depresiasi
sesuai dengan masa pakainya dan umur
kegunaannya (kecuali tanah)
b.

Aktiva Tidak Lancar


c. Aktiva tetap tidak berwujud (intangible fixed

assests) : hak yang dimiliki perusahaan untuk


melakukan kegiaatannya. Co. merek dagang,
hak cipta, hak penerbitan, lisensi.
d. Beban yang ditangguhkan (deferred charges) :
pengeluaran biaya yang mempunyai manfaat
jangka panjang. Co. biaya penelitian, biaya
pemasaran, biaya pembukaan perusahaan, dll.
e. Aktiva lain lain :

Aktiva yang tidak bisa dimasukkan dalam


kelompok aktivba diatas

Kewajiban (LIABILITIES)
Pasiva
Kewajiban :Hutang yang harus

dibayar entitas dengan uang atau


jasa pada suatu saat tertentu sesuai
dengan tanggal jatuh tempo
kewajiban tersebut.
Kewajiban keuangan kepada pihak
lain yang belum terpenuhi
Merupakan sumber dana atau modal
yang berasal dari kreditor

Hutang
1.

Hutang Lancar (hutang jangka pendek)


a.
Hutang dagang (account payable):

Hutang karena pembelian secara kredit


b.
Hutang wesel

Hutang dengan perjanjian tertulis sesuai UU


c.
Hutang pajak (accrued tax) : pajak perusahaan
dan pajak pendapatan karyawan yang belum
disetor ke kas negara
d.
Hutang biaya (accrued expense) : biaya yang
sudah terjadi tetapi belum dilakukan
pembayarannya. Biaya-biaya yang masih
dibayar perusahaan dalam waktu segera,
seperti hutang gaji, hutang bunga,hutang biaya
telpon, dsb.

Hutang Lancar (Current


Liabilities)
e. Hutang Bank hutang kepada pihak bank yang

timbul karena pinjaman, pemakaian kartu


kredit, kredit tanpa agunan (KTA) dsb. Biasanya
untuk kebutuhan dana segar secara cepat.
f. Hutang jangka panjang yang hampir jatuh
tempo : hutang jangka panjang yang segera
harus dibayarkan (menjadi hutang jangka
pendek).
g. Penghasilan yang diterima dimuka (deffered
revenue) : penerimaan uang untuk penjualan
barang/jasa yang belum direalisir.

Hutang jangka Panjang (Long Term Liabilities)

Hutang hutang perusahaan yang harus dibayar


seluruhnya dalam waktu lebih dari satu tahun atau
hutang yang masa pelunasannya lebih dari satu
periode akuntansi.
1. Hutang bank (banks Loan) : pinjaman kepada bank
yang memiliki jangka waktu kredit lebih dari satu
tahun. Co. Kredit modal kerja (KMK), Kredit
investasi (KI), Kredit Likuiditas (KL), dsb.
2. Hutang Hipotik (mortage payable) yaitu pinjaman
kepada pihak ketiga yang harus dijamin dengan
harta tidak bergerak, seperti tanah, bangunan, dll.
3. Hutang Obligasi (bonds Loan) : hutang yang
diperoleh dari masyarakat melalui penerbitan dan
penjualan surat-surat obligasi.

MODAL/EKIUTAS
(CAPITAL/EQUITY)
Hak pemilik terhadap perusahaan yang timbul sebagai

akibat penanaman modal investasi pemilik kedalam


perusahaan.
Sumber yang berasal dari pemilik atau hutang
perusahaan kepada pemilik.
Jika perusahaan perorangan modal disebut : modal
pemilik (capital). Pengambilan uang entitas untuk
kepentingan pribadi pemilik : Prive
(drawing/withdrawls). Laba usaha mempengaruhi
langsung terhadap modal pemilik.
Jika PT, modal terbagi atas saham-saham yang dimiliki
banyak orang (pemegang saham). Istilahnya Modal
Saham (common stocks). Laba rugi yang diperoleh
entitas mempengaruhi laba yang ditahan (retained
earning). Dlm PT pemegang saham tidak boleh ambil
uang entitas untuk kepentingan pribadi,. Pemegang
saham mendapat pembagian keuntungan yang
diperoleh entitas secara berkala (dividen)

Modal
Modal : hak atau bagian yang dimiliki pemilik
1. Modal saham
2. surplus misalnya cadangan untuk ekspansi
3. Laba yang ditahan (Retained earning)
Unsur Perubahan Ekuitas
Laba rugi usaha akan mempengaruhi langsung
struktur modal atau ekuitas perusahaan.
Bagi RS Pemerintah, modal bisa didapat dari :
Bantuan pemerintah melalui dana
APBD/APBN
Hasil usaha operasional RS
Sumbangan donatur

Contoh Kode Administrasi


Keuangan

Dikutip dari Prastuti Chusnun slide kode administrasi keuangan

Catatan atas Laporan


Keuangan
Informasi umum meliputi nama lengkap

entitas, dokumen perijinan (AKTA pendirian,


SIUPP, SKPKP, NPWP, TDR, dll) susunan pemilik
atau pemegang saham, komposisi kepemilikan
modal, susunan pengurus, dsb.
Kebijakan akuntansi meliputi prinsip-prinsip,
dasar-dasar, konvensi, metoda, sistem, dan
prosedur yang digunakan manajemen dalam
penyususunan dan penyajian laporan
keuangan (PSAK No.1)

Latihan Soal :
Dokter Luqman membuka praktek dokter yang

diberi nama Klinik Sehat. Transaksi transaksi berikut


terjadi selama bulan Januari 2013 bulan pertama
kegiatannya.
a.Dibuka klinik Sehat dengan dr. Luqman
menanamkan modalnya dalam bentuk uang tunai
sebesar Rp 17.000.000
b.Dibeli berbagai peralatan medis (alat kedokteran )
sehrga Rp 5.000.000
c.Dibayar sewa ruang praktek untuk bulan janusri
2013 sebesar Rp 2.500.000,.
d.Dibeli dengan kredit perlengkapan klinik (obatobatan, perban, alkohol, kain kasa) seharga Rp
1.000.000 dari toko Berkah
e.Dibayar premi bulan Januari 2013 untuk asuransi
guna kepentingan klinik sebesar Rp 500.000

Latihan Soal
f. Diterima pembayaran dari pasien yang dirawat
g.
h.
i.

j.

k.

selama 3 hari sebesar Rp 6.000.000


Dibayar gaji untuk asisten dokter Rp 1.800.000
Dibayar hutang kepada toko Berkah untuk
pembayaran perlengkapan sebesar Rp 500.000
Permohonan Klinik Luqman untuk memperoleh
kredit profesional sebesar Rp 50.000.000,. Dengan
bunga 12 % setahun telah dikabulkan oleh BDN.
Pada hari itu seluruh jumlah dipindahkan ke
rekening Klinik Luqman
Dibeli dengan tunai perlengkapan klinik seharga Rp
1.000.000 ,. Peralatan klinik sebesar Rp 2.000.000,.
Dan peralatan medis (alat kedokteran) seharga Rp
11.000.000
Dibayar ongkos iklan mini di harian Kompas
sebesar Rp 300.000

Latihan Soal
l. Diterima pendapatandari pasien yang dirawat

sebesar Rp 7.500.000
m. Dibayar gaji untuk perawat sebesar Rp
2.500.000
n. Diterima faktur faktur penagiham dari berbagai
suplier untuk biaya lain lain sebesar Rp
500.000, biaya transportasi sebesar Rp
650.000, bermacam macam biaya klinik sebesar
Rp 1.500.000 jumlah tersebut langsung dibayar
o. Dibayar rekening telpon sebesar Rp 300.000
listrik Rp 250.000 dan air Rp 200.000
p. Dr luqman mengambil uang Rp 2.000.000 untuk
keperluan pribadinya.
q. Perlengkapan klinik yang tersisa pada tanggal
31 Januari Rp 500.000

Latihan Soal
r. Membayar cicilan hutang sebesar Rp

1.380.000 dan bunga yang dibebankan untuk


bulan Januari 2013 sebesar Rp 500.000

Diminta :
1. Catat transaksi trasaksi diatas di dalam jurnal
dengan menggunakan huruf yang menandai
tiap transaksi ybs.
2. Setelah semua transaksi dicatat hitung saldo
tiap perkiraan, buktikan jumlah kredit sama
dengan jumlah kredit.

Latihan :
Transaksi 1:
Luqman menginvestasikan Rp 50.000.000 untuk
memulai usaha Klinik 24 jam
Analisa: Investasi Luqman akan menambah aktiva Kas
untuk mencatat penambahan ini Kas didebit.
Investasi ini menambah ekuitas Luqman, untuk
mencatat penambahan ini modal Luqman dikredit.
Jurnal : Kas.50.000.000 (D)
Modal Luqman.50.000.000 (K)
Akun Buku Besar:
Kas
(1)50.000.000

Modal
(1) 50.000.0000

Transaksi 2
Luqman membayar Rp 40.000.0000 tunai untuk
membeli tanah untuk lokasi klinik di masa depan.
Analisa : Pembelian itu akan mengurangi kas, jadi
Kas dikredit. Pembelian itu akan menambah
aktiva usaha yaitu tanah. Untuk mencatat
penambahan ini, tanah akan didebit.
Jurnal : Tanah ..40.000.000 (D)
Kas..40.0000(K)
(pembayaran kas untuk membeli tanah)
Akun Buku Besar:
Tanah

Kas
(1)50.000.000

(2) 40.000.000

(2) 40.000.000

Transaksi 3
Luqman membeli perlengkapan klinik secara kredit
sebesar Rp 500.000.
Analisa : Pembelian perlengkapan klinik dengan kredit
menambah aktiva., untuk mencatat penambahan ini
Perlengkapan kantor didebit. Pembelian ini juga
menambah kewajiban, hutang; untuk mencatat
penambahan ini hutang dikredit.
Jurnal : Perlengkapan kantor......500.000(D)
Hutang.500.000 (K)
(Pembelian perlengkapan kantor scr kredit)
Akun Buku Besar:
Perlengkapan kantor
(3) 500.000

Hutang

(3)500.000

Transaksi 4
Luqman membayar Rp 400.000 untuk hutang yang
dibuat pada transaksi sebelumnya
Analisa: Pembayaran ini mengurangi aktiva kas, jadi
Kas dikredit. Pembayaran ini juga mengurangi
kewajiban, hutang: jadi untuk mencatat
pengurangan ini Hutang didebit.
Jurnal: Hutang400.000(D)
Kas.400.000(K)
(Pembayaran hutang dg uang kas)
Akun Buku Besar:
Hutang

Kas
(1) 50.000.000

(2) 40.000.000
(4) 400.000

(4) 400.000

(3) 500.000

Transaksi 5
Luqman merenovasi rumah pribadinya

Transaksi 6
Luqman menarik uang kas sebesar
Rp 2.100.000 untuk pengeluaran pribadinya
Penarikan ini mengurangi kas, jadi kas dikredit. Transaksi
ini juga mengurangi ekuitas pemilik, harus dicatat
sebagai debit pada akun ekuitas pemilik.
Jurnal: Peng.pribadi Luqman..2.100.000 (D)
Kas.2.100.000(K)
(Pengambilan pribadi kas oleh pemilik)
Akun Buku Besar:
Kas
(1)50.000.000

Pengambilan pribadi Luqman


(2)40.000.000
(4) 400.000
(6) 2.100.000

(6)2.100.000

Pekerjaan Rumah :
Transaksi:
1. Perusahaan menjual saham biasa Rp 4000 dan saham
preferens Rp 1000.
2. Perusahaan membeli mesin Rp 2600, gedung Rp 1.200,
tanah Rp 500. Untuk membeli aktiva ini semua perusahaan
berutang hipotek Rp 1000, utang wesel jangka panjang pada
bank Rp 1300
3. Perusahaan membayar asuransi gedung dan mesin selama 3
tahun sebesar Rp 200 dan membayar lisensi mebuat produk
sebesar Rp 400
4. Perusahaan membeli bahan baku Rp 800 dibayar dengan
hutang bank Rp 300 sedang sisanya kredit Rp 500
5. Perusahaan menetapkan bahwa persediaan kas minimum
yang harus dijaga sebesar Rp 100. Sisanya sebesar Rp 2300
dibelikan surat-surat berharga jangka pendek

Klinik Luqman
Neraca Saldo
30 Desember 2005

Nilai Sisa
Nama Akun

Debit

Kredit

Kas .Rp 7.500.000


Perlengkapan Kantor
Tanah.

500.000
40.000.000

Hutang...

Rp

Modal Luqman..
Pengambilan Pribadi Luqman.

100.000
50.000.000

2.100.000

TotalRp 50.100.000

Rp 50.100.000

Hubungan antara ketiga


Laporan Keuangan
Laporan Laba Rugi
Laporan rugi Laba melaporkan semua
pendapatan dan semua beban selama periode
tsb
Melaporkan laba bersih/rugi bersih
Laporan ekuitas pemilik
Dimulai dg nilai sisa modal pemilik pada awal
periode
Ditambah investasi yg dilakukan pemilik dan
ditambah laba bersih/rugi bersih. Laba/rugi
bersih diambil dari laporan laba rugi
Dikurangi pengambilan pribadi oleh pemilik
Diakhiri dengan sisa modal pemilik pada akhir
periode

Hubungan antara ketiga


Laporan Keuangan
Neraca
Melaporkan semua aktiva, kewajiban
dan ekuitas pemilik suatu usaha pada
akhir periode tertentu
Melaporkan total aktiva sama dengan
jumlah dari total kewajiban dengan
total ekuitas pemilik
Melaporkan nilai sisa akhir dari modal
pemilik yang diambil langsung dari
laporan ekuitas pemilik