Anda di halaman 1dari 30

POSITIONING & PRODUCT

OLEH :
KELOMPOK 9

SUDIRMAN (0029 10 03 2014)


NURUL HASANAH

PROGRAM MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT

PRODI PROMOSI KESEHATAN


UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
2016

A. Positioning
( Pengertian positioning )
1. Menempatkan produk &
dibenak pelangan
2. Usaha mendisain produk agar
dapat menempatkan posisi
yang unik dibenak konsumen
3. Membangun kepercayaan
keunikan dan diteruskan
kepada konsumen

B. Contoh Praktis
1. Mobil kijang adalah mobil keluarga berarti

membangun kepercayaan konsumennya


bahwa memang adalah mobil keluarga ( ke
kantor,bisnis, rekreasi,mengantar/ jemput
anak sekolah dll )
2. Iwan Fals adalah people singer berarti ia
sedang membangun kepercayaan
konsumennya bahwa dia adalah penyanyi
penyambung lidah rakyat .

C. Syarat Membangun
Positioning
1. Customer ; ( Persepsi positip value yang

unggul )
2. Company : ( stabilitas, kekuatan internal)
3. Competitor : ( keunikan , dalam jangka
panjang tidak mudah ditiru )
4. Change : ( perubahan yang terjadi dalam
lingkungan bisnis )

D. Contoh Praktis Membangun


Positioning.
1. Customer : Vegeta ,minuman yang berserat

berarti menawarkan value baru bagi


konsumennya minuman bersifat
melangsingkan tubuh ,meghemat
kolesterol ,dan mencegah penyakit jantung
koroner mengurangi susah buang air besar
dan lain-lain.
2. Company : Honda rajanya motor bebek ,
cermin keunggulan ,pemimpin pasar
,produksi & jaringan toko penjual suku
cadang serta bengkel motor terbesar dan
terbanyak di Indonesia .

E. Dasar Penentuan
Positioning
1. Preposisi nilai & manfaat
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Pencapaian achievement
Segmen pasar & pelanggan
Atribut keunggulan produk
Memasuki bisnis baru
Penggunaan produk
Jenis produk yang ditawarkan
Originalitas produk atau merek

F. Contoh Praktis dasar penentuan


positioning
1. Nilai & Manfaat
Sabun life buoy memosisikan dirinya

sebagai sabun kesehatan ; yang berarti


value & manfaat yang ditawarkan sebagai
sabun kesehatan keluarga .
Extra Joss memosisikan dirinya sebagai
biangnya minuman berenergi karena ia
menawarkan biangnya ,bukan botolnya.

lanjutan
2.Achievement ( capaian )
RSUP wahidin sudirohusodo dirinya sebagai
RS terbesar di Indonesia timur
PPS PROMKES UMI menposisikan dirinya
sebagai fakultas Promkes terbaik di Asia .
Kondom sutera memosisikan dirinya sebagai
rajanya kondom di Asia
Teh botol Sostro memosisikan dirinya sebagai
ahlinya teh.

lanjutan
3. Segmen Pasar & Pelanggan
KFC memosisikan dirinya sebagai ahlinya
ayam goreng untuk selera anak-anak &
remaja
RSWS memosisikan dirinya sebagai rumah
sakit terlengkap yg bertaraf internasional

lanjutan
4. Atribut Keunggulan produk .
Volvo memosisikan dirinya sebagai mobil
teraman di dunia
PPS promkes UMI memosisikan dirinya
sebagai fakultas yg handal yg menawarkan
tenaga dosen yg handal dan terpercaya

lanjutan
5. Berdasarkan Bisnis Baru.
British Petrolium ( BP ) melakukan repositioning

menjadi Beyond Petroleum untuk menunjukan


perubahan mendasar bisnisnya dari Petroleum
Company menjadi Energy Company
6. Berdasarkan Penggunaan
Toyota Kijang memosisikan dirinya sebagai
mobil keluarga yang mencerminkan
penggunaannya sebagai multi purpose.

Lanjutan
7. Berdasarkan Jenis Produk yang ditawarkan
Ramayana memosisikan dirinya sebagai
tempat berbelanja yang menawarkan konsep
value for money
PPS promkes UMI memosikan dirinya sebagai
lembaga pendidikan yang menyediakan
ruangan aman,sejuk dan ramah lingkungan

G. Cara Menyusun
positioning
1. Identifikasi target segmen yang relevan
( membangun kepercayaan )
2. Menentukan kategori produk
( berkait dengan gender )
1. Merumuskan titik perbedaan dengan
kompetitor
2. Menetapkan keunggulan bersaing

H. Keunggulan yang harus


ditampilkan dalam
1. Penting
positioning
2. Berbeda
3.
4.
5.
6.
7.

Superior
dapat dikomunikasikan
Pelopor
Harga Terjangkau
Menguntungkan

I. Kesalahan positioning, dan


harus
dihindari
1. Under positioning ; konsumen tidak mengenali
kekhususan produk/ merek/ atribut yang
dikomunikasikan
2. Over positioning ; konsumen mempunyai gambaran
yang terlalu sempit suatu produk
3. Confused positioning ; konsumen tidak merasa pasti
dengan citra suatu produk karena terlalu banyak
janji , atau suatu poditioning terlalu sering berubah
4. Doubliful positioning ; konsumen merasa ragu
dengan janji produk ( kemampuan produk, harga dan
manfaatnya )

Implikasi perubahan
sistem
jasa rendah keragaman .
1. Tingi kompleksitas,
contoh rumah sakit ; strukturnya banyak dan
rumit, kegiatan medis tidak banyak variasi
karena harus sesuai etika kedokteran
2. Rendah kompleksitas , rendah keragaman
contoh ; jasa diagnostik , karena hanya
melayani di bidang diagnosis sehingga tidak
banyak keragaman dan strukturnya tidak
rumit.
3. Tinggi kompleksitas dan tinggi keragaman
contoh Perguruan tinggi ; banyak program studi
dan tiap program studi berada di jurusan,
jurasan memopunyai struktur sendiri-sendiri .

H. Repositioning
Adalah mereposisi produk karena kondisi
persaingan yang berupa :
Reaksi atas posisi baru pesaing
Menggapai pasar baru
Menangkap trend baru
Mengubah value offering .

Convenience

Marketing
Mix

Place

Product

Customer
Solution

Promotion

Dalam mendesain, gunakan semua unsur 4P:


Product (Produk)
Price (Harga)
Place (Tempat)
Promotion (Promosi

120
doc

-Kondom didesain tipis untuk mengurangi perspepsi tidak nyaman


-Kondom di desain dengan warna yang menarik
Produk

-Kondom di desain dengan berbagaimacam aroma dan rasa yang bervariasi

-Disetiap kios-kios dianjurkan untuk menjual kondom


-Warung-warung tempat sopir beristrahat menyediakan kondom
Place

-Pekerja seks komersil dianjurkan melayani sopir truk yang mau memakai
kondom saja
-kondom di berikan harga yang murah
-setiap pembelian 1 buah kondom mendapatkan 1 kondom sebagai hadiah

Price

-Pihak perusahaan tempat bekerja sopir memberikan berikan denda bagi sopir
yang tidak menggunakan kondom
-Informasi pemakaian kondom di media cetak dan elektronik
-Adanya regulasipemberian informasi secara selektif dan persuasi yang spesifik

Promotion

kepada kepada sopir dengan cara


interaktif dan fleksibel, dan intensif.

B. PRODUK
STRATEGI PRODUK
PRODUK
Adalah segala sesuatu yang mempunyai
nilai potensial bagi pasar sasaran untuk
memberikan manfaat atau kepuasan,
termasuk bendanya, pelayanan,
organisasi, tempat, orang dan gagasan.
Produk secara phisik berbeda dengan
Jasa. (tidak berwujud, tidak ada
persediaan, diproduksi saat akan
dikonsumsi)

PIKIRKAN
SIAPA
CALON
KONSUMEN
ANDA ?

SEGMENTASI &
TARGETING

PENETRASI
PASAR

BGM
MEMBA
NGUN
MEREK

BRANDING
DIFERENSIASI
POSITIONING

PENGEMBANGAN
PASAR

TUJUAN
AKHIR

CUSTOMER
SATISFACTION
Repeat Order
Rekomendasi pd
orang lain

PENGEMBANGAN
PRODUK

Strategi produk merupakan tanggung jawab beberapa level dalam


perusahaan.
1. Manajemen Produk (Merek)
Aktivitasnya meliputi : perencanaan, pengelolaan dan koordinasi
untuk suatu produk/merek tertentu
Tanggung jawabnya mencakup analisis pasar, penetapan target,
positioning, analisis dan strategi produk, identifikasi produk baru
dan koordinasi kegiatan pemasaran.
2. Manajemen Kelompok Produk/Pemasaran
Suatu bisnis dengan beberapa produk/merek dan tanggung jawab
pengelolaan pada manajer kelompok atau manajer pemasaran.

Tanggung jawab pada eksekutif Kepala (chief executive)


pada tingkat SBU atau para eksekutif puncak
Kesuksesan produk tergantung pada beberapa faktor :
1.
Produk harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar
2.
Citra produk di benak konsumen
3.
Positioning yang tepat
4.
Strategi pemasaran yang tepat
5.
Perencanaan portofolio dengan baik

1.
2.
3.

Analisis pasar, untuk mendapatkan ide tentang produk (baru)


Spesifikasi Produk, agar sesuai dengan kebutuhan konsumen
Menentukan target pasar dan program positioning.

Analisis Kinerja Produk


Perusahaan dapat menghasilkan satu produk saja atau suatu lini
produk atau bauran lini produk. Evalusi terhadap kinerja produk perlu
dilakukan karena akan mempengaruhi strategi untuk produk baru atau
modifikasi produk baru.
Dari evaluasi dapat diketahui produk-produk yang bermasalah dan
Bagaimana menghilangkan masalah tersebut.
.

Menentukan panjang dan tingkat perubahan PLC


Mengidentifikasi tahap PLC yang ada sekarang dan memilih
strategi produk yang sesuai dengan tahap tersebut
Mengantisipasi ancaman dan menemukan peluang untuk
mengubah dan memperluas PLC
Product Grid Analysis ( Analisis Kisi-kisi produk)
Product Grid Analysis mempertimbangkan apakah setiap produk
memenuhi kriteria kinerja minimum manajemen dan mengukur
kekuatan dan kelemahan produk dibanding produk-produk lain dalam
portofolio.
Faktor kinerja yang dianalisis : kontribusi laba, kendala untuk masuk,
fluktuasi penjualan, kegiatan promosi, teknologi, produk alternatif dsb

Perceptual Map (Peta persepsi) dapat digunakan untuk membandingkan


merek-merek yang ada. Manfaat peta persepsi :
Analisis ini menjadi panduan dalam penentuan posisi strategis suatu
produk.
Menghubungkan preferensi pembeli dengan merek - merek yang
berbeda
Identifikasi peluang produk baru

Metode Analisis Produk lainnya


Analisis finansial (trend penjualan, laporan laba/rugi)
Studi riset (meneliti atribut-atribut penting bagi konsumen)
Hasil publikasi industri

Analisis kinerja dapat memperlihatkan bagaimana strategi produk yang


sudah mapan menunjukkan hasilnya. Informasi ini akan membantu
manajemen mengidentifikasi kebutuhan produk baru dan strategi produk
mana yang perlu diubah
Strategi ini meliputi keputusan untuk :
Penambahan produk baru
Pengurangan biaya
Pengembangan produk (perubahan ciri, mutu, gaya)
Perubahan strategi pemasaran (perubahan target market, positioning
Penghapusan produk
Dampak produk terhadap lingkungan (kemasan, keamanan produk0
Modifikasi Bauran Produk

Keunggulan utama pemberian merek :


1.
Membedakan suatu produk dengan produk pesaing
2.
Identitas merek yang kuat menciptakan keunggulan bersaing
3.
Semakin merek dikenal, akan mendorong pembelian ulang
Strategi yang dapat dilakukan :

Pemberian merek produk secara spesifik

Pemberian merek lini produk

Pemberian meek perusahaan

Pemberia merek kombinasi

Pemberian merek sendiri

WASSALAM
BAHAGIA ITU SEDERHANA