Anda di halaman 1dari 7

TUGAS RESUME TEKNOLOGI LAS

M.AFIF SYAHABUDIN
DICKY WICAKSANA

6613040027
6613040028

BAB 8
PENGGUNAAN LAS DALAM KONSTRUKSI
8.1 Perkapalan
Kapal dapat diklasifikasikan dengan beberapa cara misalnya berdasarkan
penggunaannya,ada kapal niaga ,kapal perang,kapal penumpang ,kapal tanker
dan lain sebagainya.
Sedangkan menurut bahasa dasarnya dapat dibagi antara lain kapal kayu,kapal
baja,kapal alumunium dll. Pada bahasan ini kita akan mengulas tentang kapal
baja dengan ukuran besar

8.1.1 Konstruksi kapal


Konstruksi kapal dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
-haluan
-lambung
-buritan

8.1.2 Baja dalam konstruksi kapal


1. kelas yang di gunakan
Baja berbentuk pelat dan baja yang kontruksinya berpenampang L,I, atau T. Baja
cor dan baja tempa juga di gunakan misalnya untuk bagian bagian dari buritan.

2. Penggunaan kapal baja berdasarkan kelasnya


Misalnya untuk geladak yang menerima beban muatan harus dibuat dari baja
kelas C,D atau E dengan kekuatan tarik yang tinggi.pada pembuatan kapal kapal
besar biasanya dipersyaratkan untuk menggunakan baja kelas E pada bagian
bagian pada tabel :

8.1.3 Proses Pembuatan Kapal


Pembuatan lambung kapal dengan konstruksi las,pada umumnya dilakukan
dengan cara konstruksi kotak,yaitu membagi badan kapal kedalam kotak-kotak
seperti gmbar 8.3

Dalam cara ini konstruksi kotak proses pengerjaannya dapat dibagi dalam enam
tahap yaitu: tahap pembuatan,tahap perakitan mula ,tahap perakitan dan tahap
pembangunan seperti pada gambar 8.4

GB.8.4 Proses pembuatan kapal

1.Tahap perakitan
-pembersihan,penandaan,pemotongan,pembengkokan dll
2.Tahap Perakitan Mula
Dilakukan dengan pengelasan tangan,pengelasan yang berat ,pengelasan
rendam,dsb.
3.Tahap perakitan
Didalam tahap ini semua susunan kotak demi kotak dirakit dan di las.

TAHAP PEMBANGUNAN

Kotak2 yang sudah dirakit kemudian disusun diatas galangan dengan bantuan
mesin angkat seperti yang terlihat pada gambar

Cara pengelasan :
Dalam pengelasan kotak untuk konstruksi lambung kapal biasanya dilakukan
langkah2 berikut :
1. pemeriksaan ukuran alur
2. penyusunan dan pentanahan mesin las
3. pemilihan bahan las
4. penentuan urutan pengelasan
5. pembersihan alur dari debu,karat dan minyak
Sehubung dengan urutan pengelasan, perlu dikertaui bahwa perakitan kotak
konstruksi dasar harus dimulai dari tengah dan menuju ke sisi. Hal ini dilakukan
untuk mengurangi terjadinya tegangan sisa. Dalam mengelas rangka pada pelat
kulit urutannya adalah : pengelasan pelat, pengelasan rangka, kemudian baru
lainnya. Sedangkan pengelasan antara pelat kulit dan rangka geladak keatas
urutannya adalah las tumpul dan kemudian baru las tumpang.

1. menentukan seteliti mungkin besarnya bagian yang rusak


2. memperhatikan lingkungan kerja,misal memindahkan gas yang mudah
terbakar,minyak,dll.
3. Memasang kurungan pengaman bila pengelasan dilakukan di tempat yang
tinggi.
4. Mempersiapkan tenaga listrik yang diperlukan.
5. Dalam mengganti plat harus dibuat lubang batas dan harus menentukan
urutan pengelasan.