Anda di halaman 1dari 6

Perang Asia Timur Raya

Serangan Jepang terhadap pangkalan AS di Pearl Harbour Hawai (8


September 1941)

Jepag menguasa Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Belanda menyerah kepada Jepang

Kalijati Subang Jabar (8 Maret 1942)

Pernyataan menyerah (Hitoshi Immamora dan Letjen Ter Poorten.

Jepang membagi 3 wilayah pertahanan di Indonesia

Jawa dan Madura dikuasai Rikugun (AD Jepang) berpusat di Jakarta.

Sumatera dan sekitarnya dikuasai Rikugun (AD Jepang) berpusat di


Bukittinggi).

Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, dan Nusa Tenggara dikuasai Kaligun


(AL Jepang) berpusat di Makasar.

Masa Pendudukan Jepang di Indonesia

Awalnya disambut tapi akhirnya kecewa.

Sebagai saudara tua, mau membebaskan dari penjajahan barat.

Ternyata :
Pemerasan SDA
Hasil pertanian dan peternakan
Hasil tambang, hutan, perkebunan
Tanah pertanian utk perkebunan jarak
Pengerahan sumber tenaga manusia
Romusha : kerja paksa tanpa upah
Pembentukan organisasi semi militer
Keibodan : barisan bantu polisi
Seinendan : barisan bantu polisi dan diberi dasar
kemiliteran
Fujinkai : himpunan wanita
Jawa Hokokai : perhimpunan kebaktian rakyat Jawa
Sysintai : barisan pelopor.

Akibat Pendudukan Jepang di Indonesia


Bidang Politik :

Menerapkan sistem pemerintahan militer.

Sistem pemerintahan
Dibentuk gerakan 3 A
Membentuk Putera (16 April 1943)
Dibentuk Jawa hokokai (Maret 1944)
Membentuk (Majlis Islam Ala Indonesia (MIAA)
Bidang Ekonomi
SDA dikeruk Jepang
Cara pemerasan kekayaan bangsa Indonesia :
Menyita peninggalan kekayaan Belanda
Mengawasi dan memonopoli penjualan the, kopi, karet, kina
Kampanye pengerahan barang-barang dan menambah
bahan pangan
Mengganti perkebunan dengan bahan pangan
Rakyat hanya meiliki 40 %, yang 60 untuk Jepng
Menanam pohon jarak
Kekurangan pangan
Partisipasi ke romusha
Bidang sosial dan mentalitas masyarakat
Akibat partisipasi ke romusha
Pembentukan organisasi semi militer
Seinendan (Barisan Pemuda0
9 Maret 1942
Tujuan melatih pemuda usia 14 22 tahun untuk
mempertahankan tanah air
Fujinkai (Barisan wanita usia 15 tahun)
Agustus 1943
Tujuan memperkuat pertahanan dalam penyediaan
makanan dan mengumpulkan dana wajib berupa
perhiasan dan ternak
Keibodan (Barisan pembantu polisi
29 April 1943
Pemuda 23 25 tahun tujuan menghndari
darSeinendan (Barisan Pemuda0
9 Maret 1942
Tujuan melatih pemi pengaruh kaum nasionalis
Syuisintai (Barisan Pelopor)

14 september 1944
Tujuan menyiapkan kesiagaan rakyat

Bidang sosial dan mentalitas masyarakat


Pembentukan organisasi militer
Heiho (Barisan pembantu prajurit Jepang)
April 1943
Pemuda usia 18 25 tahun
Tujuan membantu dalam pertempuran Jepang
melawan Sekutu
Peta (Pembela tanah air
3 oktober 1943
Kekuatan inti tentara Jepang

Cara-cara Pemimpin Indonesia Mewujudkan Indonesia Merdeka


1. Strategi kooperasi dan memanfaatkan gerakan bentukan Jepang
Gerakan 3 A :
29 April 1942
Ketua Mr. Syamsudin
Tujuan : Membantu Jepang menghadapi Sekutu, Isi :
Nippon cahaya asia
Nippon pelindung Asia
Nippon pemimpin Asia

Pusat tenaga rakyat (Putera)


Agustus 1942 diresmikan 1 Maret 1943
Pemimpin adalah 4 serangkai (Ir. Sukarno, Drs. Moh. Hatta,
Ki Hajar dewantoro, K.H. Mas Mansyur)
Memusatkan kekuatan masyarakat untuk membantu Jepang
Bagi Indonesia
Membela rakyat terhindar dari kekejaman
Menggembleng semangat

Syusintai (barisan pelopor)


25 september 1944

Tujuan menyiapkan kesigapan masyarakat


2. Gerakan bawah tanah (Gerakan rahasia)
a. Kelompok Sutan Syahrir
Memberikan kursus politik bagi kaum pelajar
Tujuan : memberikan landasan politik bagi persiapan
kemerdekaan Indonesia

b. Kelompok Kaigun (AL)


Yang dekat : Laksamana Maeda
Mendidik pelajar dengan sejarah, politik, budaya, hukum,
bela diri.
Tokoh : Mr. A. Subarjo, Mr. A.A. Maramis, Dr. Samsi, Sudiro,
Wikana, dr. Buntaran, Mr. Gatot, E. Khairudin.
c. Kelompok Sukarni
Selalu mendapat pendidikan dari Sukarno, Hatta, Muh.
Yamin, Sunario, A. Subarjo.
Tokoh : Chaerul Saleh, Adam Malik, Pandu Kartawiguna,
Maruto Nitimiharjo.
d. Kelompok Persatuan Mahasiswa
Dari kelompok mahasiswa kedokteran (Ikadaigaku)
Tokoh : Syarif Thayeb, Eri sudewo, J. Kunto, Supeno.
e. Kelompok Amir Syarifuddin
Kumpulan pemuda sosialis
Ditangkap kenpeitai dihukum seumur hidup.
3. Perlawanan bersenjata
Di Aceh di Cot Plieng dipimpin Tengku Abdul Jalil
Jepang memaksakan kehendak
Serangan Jepang I (10 November 1942)
Di Singaparna Jabar di Sukamanah dipimpin KH. Zainal Mustafa
Paksaan Seikeirei
Perang terjadi 25 februari 1944
Perlawanan Teuku Hamid di Aceh
Perwira Giyudun dengan 2 pleton
Di Lohbener Jabar dipimpin oleh H. Madriyas
Karena kekejaman Jepang
Di Kalimantan dipimpin Pang Suma (pemimpin Suku Dayak)
Rencana melawan Jepang 16 Oktober 1943

PETA di Blitar dipimpin Syodanco Supriyadi


Syodanco Supriyadi sebagai Komandan Peleton
14 Februari 1945

Jepang kalah
Kedudukan Jepang semakin terdesak dalam Perang Pasifik karena Pulau Saipan yang
sangat strategis jatuh ke tangan Amerika Serikat pada bulan Juli 1944 yang disusul
dengan kekalahan Jepang di berbagai wilayah peperangan.
Tanggal 9 September 1944 Perdana Menteri Koiso memberikan janji kemerdekaan kepada
rakyat Indonesia.
Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, maka setiap kantor diperkenankan mengibarkan
bendera Merah Putih, tetapi harus didampingi dangan bendera Jepang.
BPUPKI
Latar belakang:
Pembentukan BPUPKI pada tanggal 1 Maret 1945 olehLetjen Kumakici Harada
dilatarbelakangi kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik.
Tujuan:
untuk mempelajari dan memepersiapkan hal-hal penting mengenai masalah tata
pemerintahan Indonesia merdeka
Ketua: Rajiman Widyodiningrat
W.K: Suroso dan ice bangase
Anggota: 60 orang +7 orang Jepang
Sidang BPUPKI:
BPUPKI melakukan sidang dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 yang membahas
tentang dasar falsafah negara Indonesia merdeka yang kemudian dikenal dengan
Pancasila.
DASAR NEGARA MENURUT MOH. YAMIN
SOEKARNO

Peri kebangsaan
Peri kemanusiaan
kemanusiaan
Peri Ketuhanan
Peri Kerakyatan
Kesejahteraan Rakyat

DASAR NEGARA MENURUT Prof. Dr. SUPOMO

Persatuan

DASAR NEGARA MENURUT Ir.


> Kebangsaan Indonesia
> Internasionalisme atau peri
> Mufakat atau Demokrasi
> Kesejahteraan sosial
>Ketuhanan Yang Maha Esa.

Kekeluargaan
Mufakat dan Demokrasi
Musyawarah
Keadilan Sosial

PIAGAM JAKARTA

Ketuhan dengan berkewajiban menjalankan syariat- syariat Islam bagi para


pemeluknya.
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
atau perwakilan.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat

Sidang BPUPKI II Tgl 10 16 /08 1945 Membentuk 3 Panitia kecil dalam BPUPKI

Panitia perancang undang-undang diketuai oleh Soekarno

Panitia pembela tanah air diketuai oleh Abikoesno

Panitia keuangan dan perekonomian, diketuai oleh Moh. Hatta

PPKI

Pada tanggal 7 Agustus 1945 Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Panitia


Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi inkai menggatikan
BPUPKI.

PPKI beranggotakan 21 orang dengan ketua Ir, Soekarno dan Wakil Ketua Drs.
Moh. Hatta.

Tanpa sepengetahuan Jepang PPKI diambil alih oleh pemimpin-pemimpin


Indonesia dengan menambah keanggotaannya menjadi 27 orang.

PPKI merencanakan sidang I tgal 18 08 - 1945.

Pada tanggal 9 Agustus 1945, 3 orang tokoh Indonesia yaitu Soekarno, Hatta,
Radjiman Widyodiningrat berangkat ke Saigon/ Dalat di Vietnam Selatan untuk
memenuhi panggilan Panglima Mandala Asia Tenggara Marsekal Terauchi dengan
tujuan:
1. Pelantikan Anggota PPKI
2. menerima informasi tentang kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus
1945.
3. Disepakati bahwa wilayah Indonesia akan meliputi seluruh bekas jajahan Belanda.