Anda di halaman 1dari 10

Karya Ilmiah tentang kenakalan remaja

Karya Tulis
Maraknya Kenakalan Remaja
Tugas : Bahasa Indonesia

Disusun oleh :

Kartika Rahmawati
Jl.Aria Putra Rt 09/10 No.44 Kedaung-Pamulang

Biografi Penulis
Kartika Rahmawati. Saya lahir di Jakarta, 12 Juli 1998. Saya terlahir sebagai
anak pertama di keluarga saya. Saya lahir di kampung di tengah-tengah kota
Jakarta. Tapi sekarang saya sudah berbeda tempat tinggal, yakni di desa
Kedaung, Sasak Tinggi, Pamulang. Saya mengaku dalam pembuatan karya tulis
ini lebih banyak mendapat motivasi dari keadaan disekeliling saya.
Saya bersekolah di MTs Yasiska, Kedaung-Pamulang. Sekolahnya mungkin bukan
sekolah unggulan atau pula sekolah yang tenar. Tetapi kesederhanaannya tidak
membuat saya dan teman-teman patah semangat untuk menuntut ilmu di
sekolah ini. Keinginan untuk mendapatkan prestasi sangat diperlukan, karena
dengan itu saya dapat membanggakan kedua orang tua saya. Di MTs Yasiska pula
saya menemukan sosok teman dan sahabat yang sangat dekat dengan saya. Di
MTs Yasiska pula saya bertemu dengan seorang guru yang saya anggap sebagai
inspirator saya sekaligus motivator untuk membuat karya tulis ini, yaitu Bpk Alvin
Nurhuda.
Mungkin saya termasuk siswi yang labil dalam mengikuti perkembangan zaman.
Pernah pula saat itu prestasi saya menurun dengan drastis, tetapi sayapun tidak
putus asa dengan apa yang telah saya terima, dukungan dari orang tua dan dari
orang-orang terdekat itulah yang membuat saya tetap semangat dalam
mencapai prestasi setinggi mungkin. Tetapi tidak dengan karena prestasi yang

saya dapatkan, saya menjadi siswi yang tinggi hati dan merasa puas dengan apa
yang sudah saya dapatkan.
Kembali ke karya tulis ini, mungkin masih banyak kekurangan yang terdapat
dalam karya tulis yang saya buat. Karena saya sama dengan siswa-siswi yang
lain yang masih dalam proses pembelajaran. Menjadi seorang penulis adalah citacita saya sejak sd. Apabila besar nanti saya berharap keinginan itu bisa terwujud.
Amin

Facebook
: Kartika Rahmawati
Twitter
: @unyil_17

Kata Pengantar
Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah swt, karena dengan rahmat dan karuniaNya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan Karya Ilmiah Bahasa
Indonesia ini. Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada guru bahasa
Indonesia yaitu Bpk Alvin Nurhuda yang telah membimbing saya agar dapat
mengerti tentang bagaimana cara menyusun karya tulis ini.
Karya Ilmiah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu
tentangMaraknya Kenakalan Remaja di era globalisasi ini, yang saya buat
berdasarkan dari berbagai sumber.Semoga karya ilmiah saya dapat bermanfaat
bagi para pembaca, khusunya pelajar.Dan mudah-mudahan juga dapat
memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca.Walaupun masih
banyak kekurangan, saya mohon untuk dimaklumi dan diberikan kritik dan
saran.Terima kasih.

Pamulang, 11 Februari2013

Penulis artikel
Kartika Rahmawati

Daftar Isi

Lembar Judul I
Biografi penulisII
Kata pengantar III
Daftar isi.. IV
Bab I Pendahuluan 1
A. Latar belakang..
1
B. Identifikasi masalah.2
C. Tujuan penulisan.
..2
D. Metode penulisan...
.2
E. Sistematika penulisan.... 3
Bab II Pembahasan. 4
A. Dampak kenakalan remaja... 4
B. Contok kenakalan remaja.. 5
C. Upaya pencegahan.
6
Bab III Penutup. 7
A. Kesimpulan. 7
B. Saran..
7
Daftar pustaka.....8

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Telah kita ketahui bahwa kenakalan remaja itu sangat menurunkan moral pada
diri kita, bahkan pada bangsa kita.Oleh sebab itu, kita sebagai penerus bangsa ini
harus peduli dengan moral-moral remaja yang sudah bertolak belakang dengan
aturan agama.Seperti tauran antar pelajar, penggunaan obat-obatan terlarang,
dan pergaulan bebas yang tidak bisa mengontrol diri kita masing-masing
sehingga menimbulkan masalah yang sangat fatal, untuk diri kita maupun orangorang disekeliling kita.
Tidak hanya di dunia maya, kenakalan remaja sudah banyak sekali di sekeliling
kita saat ini. Bahkan anak sd pun sudah banyak yang terjerumus ke dalam
kenakalan remaja. Salah satu hal yang sejak dulu menjadi permasalahan dalam
masyarakat dan membutuhkan perhatian khusus adalah penyalah gunaan obatobatan terlarang.Pada awalnya, penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang
terbatas pada dunia kedokteran.Namun, belakangan terjadi penyimpangan fungsi
dan penggunaannya tidak lagi terbatas pada dunia kedokteran.Penggunaan
berbagai macam narkoba ini cukup meningkat, terutama di kalangan generasi
muda.
Dikalangan pelajar, makin banyak yang terjerumus oleh kenakalan
remaja.Umumnya bagi pelajar di kalangan menengah pertama dan menengah
atas.Artinya, usia tersebut ialah usia yang masih produktif yang sedang
mengalami yang namanya pubertas atau beranjak dewasa.
Karena semakin banyak yang terjerumus, maka ini sudah menjadi hal wajar,
khususnya dikalangan pelajar pada saat ini.Dari kebiasaan buruk inilah kenakalan
remaja dikalangan pelajar semakin meningkat.Apalagi pelajar yang sudah
tergabung ke dalam lingkungan yang di dalamnya adalah orang-orang yang
mengalami hal buruk ini.

B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, masalah-masalah yang muncul dapat
diidentifikasikan sebagai berikut
:
1.
Faktor lingkungan. Lingkungan adalah faktor yang paling berperan
dalam pergaulan seseorang. Jika lingkungan di sekitar kita kurang baik, sudah
tentu kita akan terjerumus. Begitupula sebaliknya, jika lingkungan di sekitar kita
baik, kita juga akan terjerumus ke yang baik-baik.

2. Peran orang tua. Orang tua adalah orang yang paling-paling bertanggung
jawab terhadap anak. Orang tua yang baik seharusnya memberikan bimbingan
yang baik terhadap anak tersebut.
3. Faktor pendidikan. Setiap sekolah tentunya ingin menjadikan setiap
murid-muridnya untuk memiliki akhlak yang baik dengan mengutamakan
pelajaran agama. Tetapi ada juga sekolah yang terlalu menekankan pelajaran
umum, sedangkan pelajaran agamanya masih kurang.

C. Tujuan
Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk

1.
Agar banyak pelajar yang dapat mengetahui bahayanya kenakalan
remaja.
2. Agar banyak pelajar yang dapat mengetahui pemahaman tentang
kenakalan remaja.
3. Agar para pelajar bisa membedakan lingkungan yang baik dan buruk untuk
masa depannya nanti.

D. Metode
Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode secara
langsung.Metode ini dengan mencari informasi-informasi di berbagai website di
internet dan observasi/pengamatan ke berbagai pihak.

E. Sistematika penulisan
Karya ilmiah ini bersumberkan dari salah satu website yang ada di internet,
yaitu :http://www.idafazz.com/tentang-kenakalan-remaja.php

BAB II
PEMBAHASAN

A. Dampak kenakalan remaja:


Kenakalan dalam keluarga: Remaja yang labil umumnya rawan sekali
melakukan hal-hal yang negatif, di sinilah peran orang tua. Orang tua harus
mengontrol dan mengawasi putra-putri mereka dengan melarang hal-hal
tertentu. Namun, bagi sebagian anak remaja, larangan-larangan tersebut malah
dianggap hal yang buruk dan mengekang mereka. Akibatnya, mereka akan
memberontak dengan banyak cara. Tidak menghormati, berbicara kasar pada
orang tua, atau mengabaikan perkataan orang tua adalah contoh kenakalan
remaja dalam keluarga.

Kenakalan dalam pergaulan: Dampak kenakalan remaja yang paling


nampak adalah dalam hal pergaulan. Sampai saat ini, masih banyak para remaja
yang terjebak dalam pergaulan yang tidak baik. Mulai dari pemakaian obatobatan terlarang sampai seks bebas. Menyeret remaja pada sebuah pergaulan
buruk memang relatif mudah, dimana remaja sangat mudah dipengaruhi oleh
hal-hal negatif yang menawarkan kenyamanan sementara. Akibat pergaulan
bebas inilah remaja, bahkan keluarganya, harus menanggung beban yang cukup
berat.

Kenakalan dalam pendidikan: Kenakalan dalam bidang pendidikan memang


sudah umum terjadi, namun tidak semua remaja yang nakal dalam hal
pendidikan akan menjadi sosok yang berkepribadian buruk, karena mereka masih
cukup mudah untuk diarahkan pada hal yang benar. Kenakalan dalam hal
pendidikan misalnya, membolos sekolah, tidak mau mendengarkan guru, tidur
dalam kelas, dll.

Dampak kenakalan remaja pasti akan berimbas pada remaja tersebut. Bila
tidak segera ditangani, ia akan tumbuh menjadi sosok yang bekepribadian buruk.

Remaja yang melakukan kenakalan-kenakalan tertentu pastinya akan


dihindari atau malah dikucilkan oleh banyak orang. Remaja tersebut hanya akan
dianggap sebagai pengganggu dan orang yang tidak berguna.

Akibat dari dikucilkannya ia dari pergaulan sekitar, remaja tersebut bisa


mengalami gangguan kejiwaan. Yang dimaksud gangguan kejiwaan bukan berarti
gila, tapi ia akan merasa terkucilkan dalam hal sosialisai, merasa sangat sedih,
atau malah akan membenci orang-orang sekitarnya.

Dampak kenakalan remaja yang terjadi, tak sedikit keluarga yang harus
menanggung malu. Hal ini tentu sangat merugikan, dan biasanya anak remaja
yang sudah terjebak kenakalan remaja tidak akan menyadari tentang beban
keluarganya.

Masa depan yang suram dan tidak menentu bisa menunggu para remaja
yang melakukan kenakalan. Bayangkan bila ada seorang remaja yang kemudian
terpengaruh pergaulan bebas, hampir bisa dipastikan dia tidak akan memiliki
masa depan cerah. Hidupnya akan hancur perlahan dan tidak sempat
memperbaikinya.

Kriminalitas bisa menjadi salah satu dampak kenakalan. Remaja yang


terjebak hal-hal negatif bukan tidak mungkin akan memiliki keberanian untuk
melakukan tindak kriminal. Mencuri demi uang atau merampok untuk
mendapatkan barang berharga.

B. Contoh kenakalan remaja

Berikut contoh-contoh kenakalan remaja yang sering terjadi, bahkan bisa


meresahkan masyarakat sekitar :

a. TAURAN.Kata itu sudah tidak asing lagi


dimasyarakat, terutama bagi para pelajajar. Banyak sekali masyarakat yang resah
akan adanya tauran.
b. MABUK-MABUKKAN.Rasanya sudah

menjadi budaya dikalangan para pemuda.


c. PENYESALAN.Akibat perbuatan sia-sia

mereka, penyesalan yang sangat-sangat


pasti datang menghampiri mereka.

C. Upaya pencegahan

Dari berbagai permasalahan yang terjadi, tentunya ada solusi yang dapat
dilakukan, yaitu sebagai berikut
:

1.
Membentuk lingkungan yang baik. Disebutkan di atas, kalau lingkungan
adalah faktor terpenting dalam pergaulan seseorang. Maka kita sebagai penerus
bangsa harus membuat pergaulan yang tidak bertolak belakang dari ajaran
agama .
2. Pembinaan yang baik dari keluarga. Diterangkan di atas pula kalau
keluarga faktor yang menjadikan pribadi anak. Keluarga juga sekolah pertama
dalam mendidik pribadi seseorang. Dengan membiasakan kebiasaan yang baik,
dari hal kecil sampai yang besar.
3. Sekolah. Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang dapat mendidik
akhlak maupun prilaku seorang pelajar. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan
yang bermanfaat untuk pelajar maupun untuk lingkungan sekolah itu sendiri.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut

1.
Para remaja perlu menghindari diri dari kenakalan-kenakalan dikalangannya
di era globalisasi ini.
2. Upaya pemerintah memberikan penyuluhan tentang maraknya kenakalan
remaja.
3.

Bahayanya kenakalan remaja dapat mendatangkan masalah yang fatal.

4. Macam-macam kenakalan remaja seperti tauran antar pelajar, penggunaan


obat-obatan terlarang, dan pergaulan bebas hanya dapat merugikan diri sendiri
dan menghancurkan masa depan.
5.

Menimbulkan dampak negativ, baik fisik maupun moral.

A. Saran

1.

Hendaknya para pelajar peduli dengan nasib masa depan mereka.

2. Pemerintah hendaknya mencari solusi agar kenakalan remaja tidak terjadi


lagi.
3. Pihak sekolah juga harus melakukan pengawasan ketat terhadap kelakuan
anak didiknya, karena biasanya tauran antar pelajar sudah menjadi budaya. Dan
yang tidak kalah pentingnya adalah pendidikan moral dan keagamaan harus lebih
ditekankan dibanding pendidikan umum.
4. Kesadaran diri sendiri dari hati nurani yang menjadikan anak itu dapat
berubah.

Daftar Pusaka
Saya menulis karya ilmiah ini bersumberkan dari alamat-alamat di internet :
v http://googel22.blogspot.com/2012/10/kenakalan-remaja.html

v http://kopihijau.info/kenakalan-remaja/
v http://belajarpsikologi.com/kenakalan-remaja/
v http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/Microsoft%20Word%20%20KENAKALAN%20REMAJA_PENYEBAB%20DAN%20SOLUSI_.pdf

Anda mungkin juga menyukai