Anda di halaman 1dari 25

AQIDAH ISLAM

PENGERTIAN AQIDAH
ISLAM

Aqidah dari segi bahasa ialah


ikatan atau simpulan.
Aqidah dari segi istilah ialah
kepercayaan atau keyakinan
yang tersemat di dalam hati.

Aqidah Islam ialah perkara-perkara yang


terkandung dalam rukun Iman
Percaya dan yakin kewujudan Allah sebagai tuhan
yang berhak disembah.
Percaya dan yakin adanya para Malaikat.
Percaya dan yakin adanya Kitab-kitab Allah.
Percaya dan yakin adanya para Rasul.
Percaya dan yakin adanya Hari Kiamat.
Percaya dan yakin pada Qada dan Qadar.
Berdasarkan dalil-dalil yang sahih dari Al-Quran
dan As-Sunnah serta logik akal.

Aqidah Islam ialah segala perkara yang


diyakini oleh umat Islam yang diyakini
dengan pasti tentang kebenarannya

Kita rela Allah sebagi Tuhan.


Islam sebagai agama.
Muhammad sebagai Nabi dan utusan Allah.
Kitab Al-Quran sebagai ikutan(petunjuk).
Kaabah sebagai kiblat.
Seluruh orang Mukmin lelaki dan perempuan
sebagai saudara seagama.
Dan kita bebas dari agama lain yang bertentangan
dengan Islam.

1.
2.
3.
4.

5.

KEPENTINGAN AQIDAH DALAM


KEHIDUPAN MUSLIM

Aqidah penting di dalam kehidupan kita karena dengan


memiliki aqidah yang betul, kita memperoleh :
Kemantapan iman dalam hati dengan menyakini
kewujudan Allah dan mentauhidkannya (mengEsakan
Allah).
Mengenal diri dan memahami tujuan hidup
Selamat dan terpelihara dari kesesatan dan kebatilan.
Aqidah yang benar dan sah menjadi syarat pertama
untuk melaksanakan ibadah seperti sholat, puasa dan
sebagainya. Orang-orang kafir tidak diterima di sisi Allah
amalan kebaikan mereka di akhirat.
Aqidah yang satu dapat menyatukan semua bangsa dan
keturunan.

SUMBER-SUMBER RUJUKAN

DALAM AJARAN AQIDAH ISLAM

Sumber aqidah yang tidak boleh


ditolak dan diingkari ialah :
Al-Quran .
Hadis Rasulullah s.a.w.

Sebab-sebab
Penyimpangan Aqidah
1. Ketidaktahuan terhadap Aqidah yang benar.
2. Fanatik kepada sesuatu yang diwarisi dari nenek
moyang meskipun hal itu salah.
3. Mengikuti pendapat orang secara membabi buta.
4. Berlebihan dalam mencintai orang shalih.
5. Lalai terhadap perenungan ayat-ayat Allah.
6. Kurangnya perhatian keluarga terhadap Ilmu
Agama.
7. Kurangnya media pendidikan dan informasi tentang
Aqidah yang benar.

Langkah-langkah Perbaikan
1. Kembali kepada Al-Quran dan AlSunnah untuk mengambil Aqidah yang
benar.
2. Memberi perhatian kepada Ilmu Aqidah.
3. Menetapkan materi Ilmu Aqidah sebagai
materi
wajib
bagi
setiap
siswa/mahasiswa.
4. Bekerjasama dengan para orang tua
dalam menanamkan Aqidah yang benar.

SYARIAH ISLAM

Pengertian syariah
Secara bahasa ,syariah artinya jalan lurus menuju mata
air. Mata air digambarkan sebagai sumber kehidupan,
syariah berarti jalan lurus menuju sumber kehidupan yang
sebenarnya. Sumber hidup manusia yang sebenarnya
adalah Allah. Untuk menuju Allah taala, harus menggunakan
jalan yang dibuat oleh Allah tersebut (syariah). Syariah ini
menjadi jalan lurus yang harus ditempuh seorang muslim.
Allah berfirman dalam Q.s. al-jatsiyah/45 ayat 18
Kemudian kami jadikan kamu berada disuatu syariah itu
dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak
mengetahui.

lanjutan

Secara istilah, syariah adalah hukumhukum yang ditetapkan Allah taala untuk
mengatur manusia baik dalam
hubungannya dengan Allah , dengan
sesama manusia, dengan alam semesta,
dan dengan makhluk ciptaanya. Syariah
ini ditetapkan oleh Allah untuk kaum
muslimin, baik yang dimuat dalam alquran maupun dalam sunah Rasul.

Kandungan Syariah
Syariah dibagi menjadi dua subjek yang berhubungan
dengan ibadah yang disebut ibadat dan yang
berhubungan dengan kemasyarakatan yang disebut
muamalat.
Dengan menganalisis subjek-subjek tersebut, kita
dapat melihat bahwa syariah bukan hanya mencakup
kehidupan beragama secara pribadi tetapi juga
menyentuh aktivitas manusia secara kolektif seperti
ekonomi, social, politik, budaya, kedokteran,
pendidikan, teknologi dan lain-lain.

Umat manusia memebutuhkan syariah. Tanpa


syariah, kehidupan manusia akan kacau karena jika
sepenuhnya hukum diserahkan pada kebebasan akal
manusia akan terjadi inkonsistensi(kerancauan ),
karena hasil akal yang satu dengan yang lainnya bisa
berbeda secara tajam.
Dengan panduan syariaah manusia dapat
menemukan titik temu persamaannya.berdasarkan hal
itu, hingga sekarang dan akan datang jelas kebutuhan
manusia terhadap syariaat islam untuk mengatur pola
hidup dan kehidupan yang harmonis dalam sega la
bidang (shalat, zakat, puasa, haji, ekonomi, politik,
pendidikan, teknologi, dan lain-lain).

Ibadah

Pengertian ibadah
ETIMOLOGI (LUGHATAN)
KATA AL-'ABDIYAH, AL-'UBDIYAH, AL-UBDAH DAN
AL-'IBDAH BERASAL DARI SATU AKAR KATA YANG SAMA
YAITU 'ABIDA YANG BERARTI TAAT ATAU TUNDUK (AL-THAH).
KATA AL-'UBDAH ATAU AL-'UBDIYYAH ADALAH BERMAKNA
TUNDUK (AL-KHUDH') DAN MERENDAH ATAU MENGHINAKAN
DIRI (AL-DZULL).
KATA AL-'IBDAH, MENURUT MUHAMMAD AL-RZ, BERARTI
KETAATAN.
KATA AL-TAABBUD BERARTI AL-TANASUK, ARTINYA
MELAKUKAN PENGABDIAN.
TERMINOLOGI (ISHTILAHAN)
BERBAGAI MACAM BENTUK AKTIVITAS MANUSIA YANG
DICINTAI DAN DIRIDHAI ALLAH, BAIK BERUPA PERKATAAN
MAUPUN PERBUATAN YANG DILAKUKAN SECARA TERANGTERANGAN MAUPUN TERSEMBUNYI

Dasar Hukum
DAN TIDAKLAH KAMI UTUS RASUL SEBELUMMU
MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA BAHWA
TIDAK ADA TUHAN MELAINKAN AKU, MAKA
SEMBAHLAH AKU (AL-ANBIYA' [21]: 25).
DAN SUNGGUH TELAH KAMI UTUS PADA SETIAP UMAT
ITU SEORANG RASUL YANG MENYERU MEREKA SUPAYA
MENYEMBAH ALLAH DAN MENJAUHI THAGHUT
(SESEMBAHAN SELAIN ALLAH). (AL-NAHL [16]: 36)
DAN TIDAKLAH AKU CIPTAKAN JIN DAN MANUSIA
MELAINKAN SUPAYA MENYEMBAH KEPADA-KU. AKU
TIDAK MENGHENDAKI REJEKI DARI MEREKA DAN
TIDAK PULA AGAR MEREKA MEMBERI-KU MAKAN. (ALDZARIYAH [51]: 56-57)

Ruang Lingkup
Ibadah Mahdhah
berarti peribadatan yang sudah ditetapkan
tata cara serta aturan-aturannya yang
meliputi syarat, rukun, sunat dan hal-hal
yang dimakruhkan serta membatalkan.
Ibadah Ghairu Mahdhah
adalah ibadah dalam pengertian yang luas
karena tidak ditentukan tata cara atau
aturannya secara baku sebagaimana halnya
ibadah mahdhah

URGENSI IBADAH
IBADAH ADALAH WUJUD CINTA DAN BENTUK
KEPATUHAN HAMBA KEPADA AL-KHALIQ
IBADAH MERUPAKAN IMPLEMENTASI RASA
SYUKUR HAMBA KEPADA ALLAH
IBADAH
MEMBAWA
HAMBA
KEPADA
KETENANGAN HIDUP (PIKIR, BATIN DAN
MEMBERI KEPUASAN DARI DAHAGA SPIRITUAL
DG JALAN YG BENAR)
IBADAH ADALAH JALAN MEMULIAKAN DIRI
SENDIRI
IBADAH ADALAH UPAYA MENCARI CINTA ALLAH
DAN TERLEPAS DARI MURKA-NYA.

HUBUNGAN ANTARA
AQIDAH, IBADAH &
AKHLAQ
AQIDAH SEBAGAI BENTUK
KEYAKINAN TERHADAP KEBENARAN
IBADAH SEBAGAI REALISASI &
IMPLEMENTASI KEYAKINAN HAMBA
AKHLAQ ADALAH BUAH DARI AQIDAH
DAN IBADAH SEORANG HAMBA

Muamalah

I. MUAMALAH
1. Pengertian:

Kata muamalah berasal dari bahasa Arab ( )yang secara


etimologi sama dan semakna dengan al-mufaalah (saling berbuat),
yang menggambarkan aktivitas yang dilakakuakan oleh seseorang
dengan seseorang atau beberapa orang dalam memenuhi
kebutuhan masing-masing.
Secara terminologi, penegertian muamalah dapat dibagi menjadi
dua:
a. Muamalah dalam arti luas: Muhammad Yusuf Musa meberikan
pengertian bahwa mualamah adalah peraturan Allah yang harus
diikuti dan ditaati dalam hidup bermasyarakat untuk menjaga
kepentingan manusia. Dari pengertian di atas dapat diketahui
bahwa muamalah adalah aturan-aturan (hukum) Allah untuk
mengatur manusia dalam kaitannya dengan urusan duniawi dalam
pergaulan sosial.
b. Muamalah dalam arti sempit:
1) Menurut Hudlari Beck Muamalah adalah Semua akad yang
membolehkan manusia saling menukar manfaat di antara mereka.
21

Hanafiah Ibnu Abidin membagi muamalah


menjadi lima bagian :
a.

Al-muawadah al-maliyah (Pertukaran harta benda)

b.

Amanah atau akad yang bersifat amanah (al-wadiah dan


al-ariyah)

c.

Munakahat/az-zawaj (Hukum Perkawinan)

d.

Al-Mukhashamat (Hukum Acara, tuntutan dan pengadilan)

e.

At-Tarikah (Hukum Kewarisan)


22

Tujuan Muamalah
Sasaran akhir yang akan dicapai dalam muamalah adalah
falah. Falah adalah kesuksesan hakiki berupa pencapaian
kebahagian dalam segi material dan spiritual
serta
tercapainya kesejahteraan di dunia dan akhirat.
Kesuksesan dalam aspek material tidaklah bermakna
apabila
mengakibatkan
kerusakan
dalam
aspek
kemanusiaan lainnya seperti persaudaraan dan moralitas.
Muamalah dalam Islam dilandasi pemikiran bahwa setiap
kegiatan dan aktivitas manusia memiliki dimensi ibadah
yang dapat diimplementasikan pada setiap level kegiatan.
Dengan aqidah yang benar akan dapat menghasilkan
perbuatan baik yang mencerminkan suatu akhlak mulia.

Dalam rangka penyelarasan kegiatan yang berbeda, perlu


ada sistem yang dilengkapi dengan hukum syariah yang
dilaksanakan selaras dengan hukum positif yang berlaku
dalam suatu sistem kemasyarakatn.
Implementasi
syariah-akhlak
diharapkan
akan
menghasilkan suatu fenomena kebersamaan dalam
melaksanakan
muamalah
yang
mengutamakaan
kesejahteraan bersama dalam pencapaian tujuan aktivitas
muamalah. Dasar-dasar syariah dapat dijabarkan dalam
bentuk pilar-pilar yang akan mewarnai sifat dan bentuk
transaksi keuangan yang dioperasikan, yaitu aspek
keadilan; kemaslahatan dan keseimbangan.
Semua upaya pencapaian dalam muamalah, tujuan
puncaknya
adalah
untuk
mencapai
mardlatillah
(mencapai keridlaan Allah).

Diskusikan
Mengapa Syariah Islam sulit ditegakkan
di Indonesia, padahal penduduk Indonesia
mayoritas beragama Islam

Anda mungkin juga menyukai