Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS SWOT SMKN 1 PALOH

Dari hasil identifikasi dan inventarisasi terhadap sumber daya yang dimiliki SMK Negeri I
Paloh baik fisik maupun non fisik diperoleh potensi dan kelemahan secara internal maupun
eksternal yang kemudian dianalisis sehingga diperoleh permasalahan-permasalahan yang
dapat menghambat dalam melakukan program kerja. Kemudian semua permasalahan
tersebut dianalisis lebih lanjut untuk dicarikan alternatif pemecahan masalah.
Kekuatan (Strenght)

Latar belakang pendidikan guru dan staf SMK Negeri I Paloh berpendidikan S-1
dalam usia produktif. Beberapa guru program diklat telah memiliki sertifikat diklat
yang relevan dengan program diklat yang diajarkan.

Minat belajar yang cukup tinggi

Suasana belajar yang kondusif, nyaman dan asri

Hubungan warga dengan sekolah berjalan harmonis dan baik

Beberapa kegiatan ekstrakurikuler sekolah memiliki potensi yang cukup baik

Tersedianya tenaga kependidikan (guru) yang kompeten di bidangnya.

Jaringan internet telah berfungsi sehingga mudah mengakses informasi

Komite Sekolah peduli dengan peningkatan mutu sekolah

Kelemahan (Weakness)

Ruang kelas belum mencukupi (terdapat 12 rombel, namun ruangan kelas hanya 8
ruang).

Beberapa guru belum memahami pemanfaatan media belajar dan internet

Kemampuan rata-rata akademik siswa sedang

Kualitas masukan kurang

Terbatasnya Dana Operasional

Fasilitas praktek untuk setiap program keahlian kurang memadai

Belum adanya Laboratorium Fisika, Kimia, Biologi dan ruang Perpustakaan dan
Belum berfungsinya secara maksimal laboratorium Hama dan Penyakit.

Tingkat pendidikan dan pendapatan orang tua siswa yang sebagian rata-rata masih
rendah

Belum semua batas sekolah berpagar

Sebagian guru belum dapat berkomunikasi dalam bahasa inggris atau bahasa asing
lainnya

Peluang (Opportunity)

Mempunyai manajemen dan stakeholder yang solid

Melalui sarana dan prasarana yang sedikit ditingkatkan akan memicu peningkatan
prestasi yang signifikan

Animo guru dan masyarakat yang cukup kuat didalam peningkatan prestasi siswa

Mendapatkan dukungan penuh dari komite sekolah

Kondisi social politik dan keamanan relatif stabil

Ancaman Sekolah (Threat)

Keterbatasan sarana sekolah akan mengurangi pelayanan yang optimal

Belum semua batas sekolah dipagar, rawan terhadap keamanan

Adanya persaingan global dibidang Sumber Daya Manusia (SDM)

Tututan penguasaan bahasa Inggris yang semakin tinggi

Uji kompetensi dan sertifikasi yang dilaksanakan oleh assosiasi profesi / DUDI belum
standart

Biaya operasional di SMK tinggi

Pengaruh informasi global terhadap moral dan tingkah laku siswa

Permasalahan dan Alternatif Pemecahan


Dari uraian di atas, terdapat beberapa permasalahan yang timbul baik internal maupum
eksternal yang dimiliki SMK Negeri 1 Paloh.
Upaya yang dapat dilaksanakan untuk mendapatkan alternatif pemecahan masalah sehingga
tujuan yang ingin tercapai dapat terlaksana adalah sebagai berikut:
Jumlah guru belum mencukupi

Agar jumlah guru mencukupi sesuai dengan program diklat yang tersedia dan untuk
menghindari adanya guru yang memiliki tugas rangkap dalam menjalankan pemelajaran
sehingga jumlah beban mengangkat Guru Tidak Tetap sesuai dengan kebutuhan dann
kemampuan pendanaan serta mengajukan permohonan penambahan guru defenitif sesuai
dengan Program Diklat yang relevan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Dinas
Pendidikan Propinsi Kalimantan Barat dan Departemen Pendidikan Nasional melalui Dirjen
Dikdasmen.
Pembuatan Perangkat Mengajar
Langkah pemecahannya adalah dengan mengadakan IHT (In House Training) yang diambil
dari danan Komite pada Pos Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dilaksanakan setiap
awal semester (minggu pertama).
Ruang Kelas belum mencukupi,
Rombongan belajar (rombel) 8 (delapan) sedangkan Ruang kelas (ruang tiori) hanya ada 6
(enam).Untuk mengatasi hal tersebut terpaksa dengan cara sebagai berikut :
1. Mengatur jadwal pembelajaran dengan memasangkan praktik dan tiori dengan satu
Waktu artinya bila ada jadwal praktik maka, ruang kelas tiori diisi oleh mereka yang
Mendapat diklat tiori
2. Menggunakan ruang laboratorium untuk kegiatan tiori
3. Mengatur jadwal subsitutusi dengan mencari ( mengelompokkan ) bidang diklat
Produktif bersama dengan non produkt

Matriks Analisa Swot (Swot)

LINGKUNGAN
EKSTERNAL

LINGKUNGAN INTERNAL

PELUANG

TANTANGAN

Kondisi social politik relative


aman

Perubahan/perkembangan
kebutuhan pasar

Adanya peluang kerjasama


dengan DU/DI dalam dan
luar negeri

Kompetisi yang ketat

Dana terbatas

Adanya Alokasi anggaran


dari Pemda Pemerintah Pusat

Adanya tuntutan
kualitas pendidikan

Peluang pemberdayaan SDM

terhadap

KEKUATAN

STRATEGIS OPPORTUNITIES
(SO)

Manajemen solid

Kualitas SDM cukup


baik

Gedung memadai

Sebagai salah satu


SMK di kabupaten
membuka
program
Bisnis Manajemen dan
Pertanian
Jurusan
Budi daya Tanaman

KELEMAHAN

Pembelajaran
sepenuhnya
menerapkan
pendekatan
kompetensi

Meningkatkan kompetensi
SDM

Mengembangkan Unit
Produksi

Meningkatkan pelayanan prima


pada pelanggan

Memanfaatkan teknologi
secara optimal

Meningkatkan kualitas
pendidikan (input,proses dan
output)

Mengupayakan dukungan
dari pemerintah dan
masyarakat dalam
pembiayaan pendidikan

Optimalisasi pemanfaatan
fasilitas gedung dan fasilitas
lainnya

Memberdayakan SDM

WEAKNESSESS
OPPORTUNITIES (WO)
belum

Kualitas SDM masih


perlu ditingkatkan

STRENGTHS-STREATS (ST)

WEAKNESSESS-THREARTS (WS)

Melatih
guru
dalam
implementasi pembelajaran
dengan
pendekatan
kompetensi

Meningkatkan kualitas SDM

Outsoursing untuk memenuhi


kebutuhan SDM

Keterbatasan dana

Jarak
dengan
kabupaten jauh

Optimalisasi
fasilitas

Tempat tinggal siswa


dengan sekolah agak
jauh dengan kondisi
jalan yang kurang baik

Meningkatkan kamampuan
penggunaan teknologi

Meningkatkan
kerjasama

Mengalokasikan
dana
berdasarkan skala prioritas

pemanfaatan

hubungan

Kegiatan didasarkan pada skala


prioritas

Optimalisasi
fasilitas

pemanfaatan