Anda di halaman 1dari 14

PENDAHULUAN

Sediaan
Farmasi
yang
berasal
dari
Ekstrak
Tanama
n

Pendahuluan
Metabolit Sekunder
Primer

Glukosinolat
Glukosinolat merupakan metabolit sekunder

hampir seluruh tanaman ordo Brassicales


(termasuk famili Brassicaceae, Capparidaceae dan
Caricaceae), serta genus Drypetes (famili
Euphorbiaceae).
Tanaman menggunakan zat-zat yang diturunkan
dari glukosinolat sebagai pestisida alami dan
pertahanan terhadap herbivora
Zat-zat ini menyebabkan rasa pahit pada berbagai
makanan, seperti mostar, lobak, horseradish,
maca, seledri, kubis (Brassica oleracea), Brussels
sprouts, kohlrabi, kale, kol, brokoli, danlobak

Glukosinolat
Alifatik

Kegunaan Glukosinolat
Glukosinolat memiliki efek

antikarsinogenesis
Melindungi dari kerusakan oksidatif
Berbagai penelitian menyatakan
bahwa glukosinolat dapat berperan
sebagai inhibitor poten efek toksik
dan neoplastik dari berbagai
karsinogen kimia

Mekanisme Kerja
Glukosinolat
Aflatoksin B1 (AFB1)
Glukosino
lat

Fitoestrogen
Jenis tanaman memiliki kandungan

senyawa kimia yang mirip dengan struktur


molekul hormon estrogen pada tubuh

Isoflavon

Tanin
Tanin terdapat luas dalam tumbuhan. Menurut

batasannya, tanin dapat bereaksi dengan


protein membentuk kopolimer yang tak larut
dalam air.
Dalam industri, tanin adalah senyawa yang
berasal
dari
tumbuhan,
yang
mampu
mengubah kulit hewan yang mentah menjadi
kulit yang awet karena kemampuannya
menyambung silang protein

Kegunaan Tanin
Sebagai anti hama untuk mencegah serangga dan

fungi pada tanaman.


Sebagai adstrigensia.
Untuk proses metabolisme dari beberapa bagian
tanaman.
Digunakan sebagai antiseptik.
Sebagai antidotum (keracunan alkaloid).
Sebagai reagen pendeteksi gelatin, alkaloid, dan
protein.
Sebagai pengawet.

Flavanoid
Senyawa flavonoid adalah suatu kelompok
senyawa fenol yang terbesar yang ditemukan
di alam.
Senyawa-senyawa ini merupakan zat warna
merah, ungu, biru, dan sebagai zat warna
kuning yang ditemukan dalam tumbuhan.
Flavonoid merupakan senyawa metabolit
sekunder yang terdapat pada tanaman hijau,
kecuali alga.

Manfaat Flavanoid
Beberapa
senyawa
flavonoid
seperti
quercetin, kaempferol, myricetin, apigenin,
luteolin, vitexin dan isovitexin terdapat pada
sereal, sayuran, buah dan produk olahannya
dengan
kandungan
yang
bervariasi
sebagian besar memiliki sifat sebagai
antioksidan
dan
memiliki
efek
kardioprotektif dan menghambat oksidasi
LDL.

Kandungan Flavanoid

Tabel 1. Kandungan Flavonoid Senyawa Flavonoid

Kandungan

pada

(mg/kg berat segar)

Beberapa

Sayuran

dan

Buah Produk

Lettuce (Lactuca sativa L)

Quercetin

Leek (Allium porrum L)

Kaempferol

31

Onion (Allium cepa L)

Quercetin

Cranberry

(Vaccinium Kaempferol

544

macrocarpon Ait)

Quercetin

< 2,5

Endive (Chicorium endivia L)

Kaempferol

172

Seledri (Apium graveolens L)

Myricetin

77

Kaempferol

18

Apigenin

108

Luteolin

22