Anda di halaman 1dari 19

FORKLIFT

TUGAS
diajukan guna melengkapi tugas mata kuliah Material Handling

Oleh
Jimi Bagus Harmanto
131910101078

PROGRAM STUDI STRATA I TEKNIK


JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS JEMBER
2016

KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, dengan ini saya panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan
makalah material handling yang saya beri judul "Forklift".
Adapun makalah material handling tentang "Forklift" ini telah saya usahakan
semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan dari banyak pihak, sehingga
dapat memperlancar proses pembuatan makalah ini. Oleh sebab itu, saya juga
ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah material handling ini.
Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah material handling
tentang "Forklift" ini dapat diambil manfaatnya sehingga dapat memberikan
inpirasi terhadap pembaca. Selain itu, kritik dan saran dari Anda saya tunggu
untuk perbaikan makalah ini nantinya.

Jakarta,13 Juni 2016

Penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL............................................................................................
i
KATA PENGANTAR........................................................................................ii
DAFTAR ISI ....................................................................................................iii
BAB I Pendahuluan...........................................................................................1
1.1 Latar Belakang.............................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah........................................................................................2
1.3 Tujuan dan Manfaat......................................................................................2
BAB II Tinjauan Pustaka.................................................................................3
2.1 Sejarah Forklift.......................................................................................3
2.2 Bagian-Bagian Forklift .........................................................................5
2.3 Jenis-Jenis Forklift..................................................................................7
2.4 Kegiatan Maintenance Forklift...............................................................9
2.4.1 Kegiatan Maintenance Forklift Diesel [Gasoline & LPG]..........9
2.4.2 Kegiatan Maintenance Forklift Electric.....................................11
2.4.3 Kegiatan Pengantian Suku Cadang Forklift...............................13
BAB III KESIMPULAN.................................................................................16

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Aktivitas manual material handling banyak digunakan karena memiliki
fleksibilitas yang tinggi, murah dan mudah diaplikasikan. Akan tetapi aktivitas
manual material handling juga mengakibatkan resiko apabila diterapkan pada
kondisi lingkungan kerja yang kurang memadai, alat yang kurang mendukung,
dan sikap kerja yang salah. Kondisi berbahaya yang diakibatkan oleh sikap kerja
MMH yang tidak tepat tentunya harus dicegah dan ditangani dengan baik. Salah
satunya adalah pengangkatan barang di pabrik.
Hal tersebut membuat stamina pekerja menjadi mudah terkuras, karena
harus membungkuk saat mengangkat dan meletakkan barang. Hasil pekerja
mengalami keluhan. Keluhan yang dirasakan pekerja pada bagian bahu, kaki,
punggung, pantat, dan perut. Terjadinya keluhan juga didukung oleh pekerjaan
yang monoton dan pekerja harus mengangkat barang secara berulang. Postur
tubuh yang tidak aman dan adanya keluhan tersebut karena kurang perhatian dari
pemilik pabrik.
Sumber daya manusia dalam hal ini sangat berpengaruh karena semua
tahap dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu yang lama. Pekerja
bekerja setiap senin jumat. Jam kerja mulai pukul 07.00-16.20 WIB dengan jam
istirahat selama 1 jam yaitu pukul 12.00-13.00 WIB. Berdasarkan latar belakang
di atas menunjukkan bahwa postur kerja yang kurang baik. Hal tersebut
menyebabkan pekerja mengalami keluhan maka akan dilakukan analisis postur
kerja untuk meminimalkan cidera.
Sehingga material handling untuk mempermudah pekerjaan manusia
sangat dibutuhkan. Sebagai contoh memindahkan barang dengan Forklift.

1.2. Rumusan Masalah


Rumusan masalahan dalam makalah ini yaitu :
1. Mengetahui Sejarah Forklift
2. Bagian-Bagian Forklift
3. Jenis-Jenis Forklift
1.3. Tujuan dan Manfaat
Tujuan dan manfaat yang hendak dicapai dalam makalah ini yaitu :
1. Agar dapat mengetahui cara kerja Forklift
2. Agar dapat Maintenance Forklift
3. Agar dapat Mengganti Suku Cadang Forklift

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Sejarah Forklift
Pertengahan abad ke-19 sampai awal abad ke-20 melihat perkembangan
yang menuju forklift modern masa kini. Pennsylvania Railroad pada tahun 1906
memperkenalkan platform bertenaga baterai truk untuk memindahkan barangbarang di Altoona mereka, Pennsylvania stasiun kereta api. Perang Dunia I
melihat perkembangan berbagai jenis peralatan penanganan material di Britania
Raya oleh Ransomes, Sims dan Jeffries dari Ipswich. Ini sebagian karena
kekurangan tenaga kerja yang disebabkan oleh perang. Clark tahun 1917 di
Amerika Serikat mulai mengembangkan dan menggunakan tenaga traktor dan
bertenaga mengangkat traktor di pabrik-pabrik mereka. Pada 1919, Perusahaan
dan Towmotor Yale & Towne Manufaktur pada tahun 1920 memasuki lift pasar
truk di Amerika Serikat.
Melanjutkan pengembangan dan perluasan penggunaan dari forklift terus
berlanjut sampai tahun 1920-an dan 1930-an. Perang Dunia II, seperti Perang
Dunia I sebelumnya, memacu penggunaan forklift truk dalam upaya perang.
Setelah perang, metode yang lebih efisien untuk menyimpan produk di gudang
sedang dilaksanakan. Gudang perlu lebih banyak bermanuver forklift truk yang
bisa mencapai ketinggian lebih besar. Forklift baru dibuat model yang memenuhi
kebutuhan ini. Pada 1956 Toyota memperkenalkan model truk angkat pertama,
Model LA, di Jepang dan dijual forklift pertama di Amerika Serikat pada tahun
1967.
Forklift atau yang juga sering disebut sebagai lift truck adalah salah satu
material handling yang paling banyak digunakan di dunia logistic. Forklift
modern sekarang sudah berbeda jauh dengan sejarah awal forklift yang ada.
Forklift modern benar-benar difokuskan untuk kedua hal utama, yaitu transportasi
dan mengangkat.

Forklift sangat penting untuk mengangkat dan memindahkan barang


dengan mudah dan cepat, yang biasanya memerlukan banyak tenaga dan waktu
yang lama bila diangkat secara manual. Kenyamanan dan kemudahan yang
diberikan dengan menggunakan forklift ini juga mengandung resiko yang perlu
menjadi perhatian baik oleh operator maupun orang yang bekerja di sekitarnya.
Forklift modern adalah mesin yang mengagumkan.
Forklift sebagian besar lebih berat dari mobil atau truk yang ringan, serta
kuat, menggunakan kemudi roda belakang, lebarnya kurang dari 120 cm. Tidak
semua orang boleh mengoperasikan forklift. Mengoperasikan forklift merupakan
pekerjaan khusus yang memerlukan pelatihan dan ijin sebagai operator yang
berkualitas. Mengoperasikan forklift adalah pekerjaan yang penting dan hanya
operator yang terlatih dan mendapat ijin saja yang boleh mengoperasikannya.
Ketika perusahaan memilih operator forklift, harus dipertimbangkan
kemampuan, kemandirian, dan kondisi mental dan fisik yang prima dari calon
operator.

Operator

yang

ahli

dan

profesional

harus

tahu

bagaimana

mengoperasikan forklift dengan hati-hati dan selamat, serta dapat bereaksi dengan
benar terhadap situasi yang berbahaya. Untuk dapat menjadi operator yang ahli
dan profesional banyak hal yang harus dipahami, diantaranya sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.

Bahaya-bahaya yang umum saat mengoperasikan forklift


Kelengkapan keselamatan yang ada pada forklift
Batas berat maksimum yang boleh diangkat dan keseimbangan beban
Posisi garpu saat memindahkan barang dan melalui jalan tanjakan atau

turunan
5. Mengangkat beban yang menghalangi pandangan
6. Kondisi jalan yang dapat dilalui sesuai dengan jenis forklift yang
7.

digunakan
Keadaan fisik forklift dan cara melakukan pemeriksaannya, dan
sebagainya.
Operator yang ahli dan profesional merupakan kunci utama untuk

pengoperasian forklift yang selamat dan efisien.

Peraturan Menteri tenaga Kerja No. Per.05/MEN/1985 tentang Pesawat


Angkat dan Angkut, Pasal 4 mengatur setiap pesawat angkat dan angkut harus
dilayani oleh operator yang mempunyai kemampuan dan telah memiliki
keterampilan khusus tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Untuk itu, pelatihan
bagi operator forklift merupakan suatu keharusan untuk memastikan bahwa
operator

tersebut

sudah

memiliki

keahlian

dan

keterampilan

dalam

mengoperasikan forkliftnya dengan selamat dan profesional sehingga tidak


menimbulkan kecelakaan dan kerugian berupa cidera pada diri mereka sendiri dan
orang lain, ataupun merusak peralatan serta material.
2.2 Bagian-Bagian Forklift
Bagian-bagian utama dari sebuah forklift adalah:

1.Fork
Adalah bagian utama dari sebuah forklift yang berfungsi sebagai penopang
untuk membawa dan mengangkat barang. Fork berbentuk dua buah besi lurus
dengan panjang rata-rata 2.5 m. Posisi peletakan barang di atas pallet masuk ke
dalam fork juga menentukan beban maksimal yang dapat diangkat oleh sebuah
forklift.
2. Carriage

Carriage merupakan bagian dari forklift yang berfungsi sebagai


penghubung antara mast dan fork. Ditempat inilah fork melekat. Carriage juga
berfungsi sebagai sandaran dan pengaman bagi barang-barang dalam pallet untuk
transportasi atau pengangkatan.
3. Mast
Mast adalah bagian utama terkait dengan fungsi kerja s ebuah fork
dalam forklift. Mast adalah satu bagian yang berupa dua buah besi tebal yang
terkait dengan hydrolic system dari sebuah forklift. Mast ini berfungsi untuk
lifting dan tilting.
4. Overhead Guard
Overhead guard merupakan pelindung bagi seorang forklift driver. Fungsi
pelindungan ini terkait dengan safety user dari kemungkinan terjadinya barang
yang jatuh saat diangkat atau diturunkan, juga sebagai pelindung dari panas dan
hujan.
5. Counterweight
Counterweight merupakan bagian penyeimbang beban dari sebuah forklift.
Letaknya berlawanan dengan posisi fork.

2.3 Jenis-Jenis Forklift

Berdasarkan sumber energi yang digunakan, ada 2 macam jenis forklift


yang saat ini populer digunakan.
1. Forklift Diesel

Forklift ini menggunakan mesin diesel sebagai penggeraknya. Secara


otomatis, forklift ini berbahan bakar solar dan biasanya memiliki jenis ban yang
terbuat dari karet seperti ban kendaraan pada umumnya.
2. Forklift Elektrik

Forklift ini menggunakan tenaga batery sebagai sumber energinya. Batery


ini mempunyai lifetime sehingga diperlukan sebuah alat untuk mer-recharge
sehingga batery dapat berfungsi kembali. Fungsi perawatan ini sangat penting
untuk kelangsungan hidup dari sebuah batery.Kebetulan di INDONESIA udah ada
forklift ini,itu foto aslinya.Tenaga yang digunakan menggunakan aki ,pemakaian 1
baterai 4 jam padahal charge nya sampai 8 jam. Masih belum efektif.

Beberapa forklift manufacture yang cukup terkenal di dunia antara lain:

1. Toyota
2. Jungheinrich
3. Komatsu
4. Mitsubishi
5. NAMI (Produk cina)
Jenis

forklift

berdasarkan

transmisi

yang

ddigunakan

beserta

keterangannya:
1. Automatic Transmission Forklift
Pada umumnya forklift automatic lebih mudah dioperasikan dari pada
manual. Yang membedakan adalah tuas handlenya. Tuas handle untuk automatic
forklift ada 4 bagian, yaitu naik-turun, maju-mundur, cungkil, geser kiri-kanan.
Untuk pengoperasiannya sangatlah mudah. Pedal bawah berfungsi sebagai rem
dan kopling (apabila diinjak berfungsi sebagai kopling, apabila dilepas berfungsi
sebagai rem). Agar forklift bergerak jalan cukup menggerakkan handle jalan ke
arah maju atau mundur. Forklift jenis ini tidak ada gigi.
2. Manual Transmission Forklift
Forklift jenis ini memiliki pedal yang sama seperti mobil pada umumnya,
di antaranya ada pedal gas, kopling, dan rem. Pengoperasian forklift ini lebih sulit
dibanding automatic. Forklift manual tidak terdapat tuas handle maju-mundur
seperti automatic forklift. Berbeda dengan mobil pada umumnya, jika setir
dibelokkan maka roda yang berbelok adalah roda bagian belakang. Forklift jenis
ini terdapat gigi dan tuas handle naik-turun serta cungkil.
Perlu diketahui forklift memiliki beberapa bagian penting. Berikut bagianbagian penting forklift yang pada umumnya kita pergunakan :
1. ..Harus memiliki 1 pasang garpu kurang lebih 3 meter, yang berfungsi untuk
mengangkat/menurunkan atau memindahkan pallet berisi barang.

2. Forklift harus memiliki mast. Mast adalah 2 besi yang tebal yang berhubungan
dengan sistem hidrolik dan berfungsi untuk tilting dan lifitng.
3. Forklift harus memiliki Overhead Guard yang berguna untuk melindungi sopir
forklift dari kecelakaan saat mengangkat atau menurunkan barang. Overhead
Guard juga melindungi sopir dari benda jatuh dari atas, dari panas, dan juga dari
hujan.
4. Forklif harus memiliki counterweight. Counterweight berfungsi sebagai
peyeimbang beban.

Dalam pemilihan forklift tidak sembarangan ,biasanya disesuaikan dengan

beberapa aspek, seperti ini :


1. Jenis medan yang ditempuh oleh forklift
2. Jenis barang dan berat barang
3. Layout gudang
Sampai saat ini, fungsi forklift masih belum dapat tergantikan. Dengan
perubahan perkembangan dunia logistik yang begitu cepat, Keberadaan sebuah
forklfit masing sangat diperlukan. Persaingan kecepatan menjadi salah satu
pertimbangan mengapa orang masih memilih menggunakan forklift sebagai satusatunya material handling yang digunakan.
2.4 Kegiatan Maintenance Forklift
2.4.1 Kegiatan Maintenance Forklift Diesel [Gasoline & LPG]
Pada Forklift Diesel dalam 250 Jam / 1 Bulan ada yang harus diperiksa atau
diganti dengan yang baru yaitu :
1.

Ganti Oli Mesin.

2.

Periksa dan Ganti Saringan Bahan Bakar.

3.

Ganti Saringan Oli Mesin.

10

4.

Greasing Untuk Semua Nipple Pada Bagian Yang Bergerak.

5.

Periksa dan Bersihkan Saringan Bahan Bakar.

6.

Periksa dan Bersihkan Saringan Udara Pembersih.

7.

Periksa Fungsi Kerja Kopling Gesek / Automatic [ TorCon ].

8.

Periksa Fungsi Kerja Hydraulic System.

9.

Periksa Fungsi Kerja Aksesoris.

10. Periksa dan Setel Ulang Putaran Mesin.


11. Periksa dan Setel Ulang Ketegangan Tali Kipas Pendingin.
12. Periksa dan Setel Ulang Ketegangan Rantai Pengangkat.
13. Periksa Kondisi Ban dan Mur Pengikatnya.
14. Periksa Kondisi Garpu dan Attachment Lainnya.
15. Periksa dan Setel Ulang Fungsi Kerja Rem.
16. Periksa dan Setel Ulang Radius Putar.
17. Periksa dan Tambahkan Oli Hydraulic / Air Pendingin Radiator.
18. Sedangkan dalam 1000 Jam / 1 Tahun yang harus diperiksa atau diganti yaitu

Kuras Tangki Solar.


Kuras Tangki Hydraulic.
Periksa dan Ganti Oli Gardan / Transmisi.
Periksa dan Ganti Oli Hydraulic.
Periksa dan Bersihkan Saringan .Oli Hydraulic.
Periksa Tekanan Kompresi Pada Cylinder Mesin.
Periksa / Bersihkan / Ganti Nozzle / Busi / Platina.
Periksa dan Setel Ulang Tekanan Kerja Oli Hydraulic / TorCon.
Ganti Saringan Hydraulic / TorCon.

19. Buatkan Laporan Tekhnik Kerja Tahunan Yang Akan Datang.

11

2.4.2 Kegiatan Maintenance Forklift Electric


Pada Forklift Electric dalam 200 Jam / 1 Bulan ada yang harus diperiksa
atau diganti dengan yang baru yaitu :
1. Chasis dan Body / Mast
a. Periksa semua bearing mast
b. Periksa semua kekencangan baut
c. Periksa kekencangan rantai [stel bila perlu]
2. Drive Unit
a. Periksa kerja motor drive
b. Periksa suara dan getaran garda kondisi jalan
c. Periksa oli level gardan
d. Periksa kondisi pedal gas [stel bila perlu]
e. Periksa ketebalan ban / roda
f. Periksa kekencangan baut roda
g. Periksa Bearing Roda
3. Steering System
a. Periksa kerja motor steering
b. Periksa EPS Control [bersihkan]
c. Periksa kondisi volume sensor
d. Periksa Contactor Power Steering
e. Periksa kondisi axle

12

4. Brake System
a. Periksa Level Minyak Rem
b. Periksa ketinggian Pedal Rem [stel bila perlu]
c. Periksa Kabel Rem Tangan [stel bila perlu]
5. Hydraulic System
a. Periksa kerja motor Hydraulic
b. Periksa Lift dan Tilt Cylinder dari kebocoran
c. Periksa kemampuan Pompa Hydraulic [Test Beban]
d. Periksa kerja Motor Hydraulic
e. Periksa Level Oli Hydrauli
6. Electrical System
a. Periksa semua sambungan kabel
b. Periksa kondisi Accelerator dan Directional Switch [stel bila perlu]
c. Periksa semua Contactor [bersihkan dengan Contact Cleaner]
d. Periksa Kabel Socket CPU / Modul
e. Periksa Plug Socket-Battery

7. Battery
a. Periksa Tegangan Cell Battery
b. Periksa gravity air
c. Bersihkan Battery dari Penggaraman

13

d. Bersihkan Conector Battery


Sedangkan dalam 2400 Jam / 1 Tahun yang harus diperiksa atau diganti yaitu :
1. Ganti Oli Gardan
2. Ganti Oli Hydraulic
3. Periksa Filter Hydraulic [ ganti bila perlu ]
4. Ganti Minyak Rem
5. Periksa Carbon Brush Motor Drive
6. Periksa Carbon Brush Motor Hydraulic
7. Periksa Carbon Brush Motor Steering
8. Periksa Bearing Roda
9. Periksa Ketebalan Sepatu Rem
10. Materi Pekerjaan Periodic I

2.4.3 Kegiatan Pengantian Suku Cadang Forklift


1. Mengganti Lampu Belakang
Langkah kerja sebagai berikut :
1.

Buka penutup lampu belakang

2.

Tekan bolam, geser ke arah kiri dan ambil bolam

3.

Pasang bolam yang baru

4.

Lalu pasang kembali penutup lampu belakang

14

2. Service Baterai
Langkah kerja sebagai berikut :
1.

Angkat body forklift

2.

Buka penutup baterai

3.

Lepas selang baterai

4.

Dan bersihkan dengan amplas

5.

Isi baterai dengan air zuur

6.

Lalu baterai discharge

3. Pengisian Minyak Rem


Langkah kerja sebagai berikut :
1.

Lepas penutup tempat minyak rem

2.

Ambil minyak rem

3.

Tuangkan minyak rem secukupnya

4.

Tutup kembali penutup tempat minyak rem

5.

Pompa pompa dengan pedal rem

4. Mengganti Kanvas Rem


Langkah kerja sebagai berikut :
1.

Lepas roda forklift

2.

Lepaskan kanvas rem yang akan diganti

15

3.

Bersihkan tromol dengan kain / dengan amplas

4.

Pasang kanvas rem yang baru

5.

Pasang kembali roda

5. Mengganti Oli Diesel / Oli Mesin


Langkah kerja sebagai berikut :
1.

Siapkan kunci dan wadah untuk oli yang akan diganti

2.

Lepas baut yang ada di bawah mesin

3.

Lepas penutup oli mesin

4.

Tunggu 30 -50 menit, hingga kering

5.

Buang oli bekas dan pasang baut

6.

Tuang oli diesel sampai dengan ketentuan

7.

Tutup kembali penutup oli mesin

BAB III
KESIMPULAN
Dunia industri adalah tempat di mana setiap orang yang berkecimpung di
dalamnya, termasuk seseorang yang dituntut untuk menghasilkan pekerjaan sesuai
dengan kemampuan yang dimiliki. Pendidikan di perkuliahan dengan dunia
industri selain mempunyai perbedaan dan kesamaan dalam ilmu pengetahuan
(teknik).
Pada pendidikan perkuliahan diharapkan untuk dapat menguasai semua
teori-teori keteknikkan dan pengetahuan lainnya dijadikan bekal untuk terjun di
dunia industri.
Sedangkan perusahaan atau dunia industri menginginkan pekerja yang
berpengalaman untuk setiap bidang yang dialaminya. Dan teori-teori yang
didapatkannya di perkuliahan, belum tentu dapat diterapkan di dunia industri.
Negara kita ini mampu melahirkan tenaga kerja yang ahli, terutama di
bidang otomotif yang telah berhasil menciptakan hasil karya anak bangsa. Dengan
kemampuan tersebut kami berharap dapat menjadi tenaga kerja yang terampil dan
terdidik, serta adanya dukungan dari industri yang telah membantu kelancaran
pendidikan disetiap universitas. Semoga dengan adanya dukungan ini diharapkan
bisa menciptakan mahasiswa indonesia yang akan mengganti tenaga-tenaga asing
yang ada.

16