Anda di halaman 1dari 5

SKENARIO ROLE PLAY MANAJEMEN KASUS

Di Ruang ICU
PERAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nursing Administration
Perawat 1 (Medical Nurse Case Managers)
Perawat 2 (Fraktur Nurse Case Managers)
Perawat R. Sakinah
Pasien Gagal Jantung
Pasien Pneumothoraks (Fraktur)

: Putri Apsari
: Minhajul Qowim
: Selvia Noviana
: Siti Fatimah
: Tn. X
: Tn. S

SKENARIO
Di ruang Sakinah RSI Sehat Sentosa terdapat pasien atas nama Tn.X yang
dirawat pasca operasi bedah jantung. Tiba-tiba Tn. X mengalami henti jantung,
sehingga Perawat Sakinah mengajukan rujuk ke ICU untuk pemantauan lebih
intensif. Sebelum dibawa ke ICU pasien tersebut mengalami henti jantung dan
telah dilakukan resusitasi jantung, kondisinya sudah stabil dengan nadi
100x/menit. Sehingga perlu dilakukan perawatan pasca resusitasi.
Pasien yang kedua adalah Tn. S dengan diagnose Pneumothoraks.
Sebelum di bawa ke ICU pasien ini mengalami distress nafas di ruang rawat inap
Sakinah. Sehingga diperlukan perawatan intensif di ICU.
SHIFT PAGI
Kepala Ruangan (Karu) ICU mendapat telepon dari Ruang Sakinah oleh perawat
Qowim.
Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Assalamualaikum, apakah ini dengan kepala


ruangan ICU ?.

Nursing Adm (Putri)

: Walaikumsalam. Iya benar, ini dengan siapa?

Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Ini dari Ruang Sakinah, bahwa ada pasien baru


atas nama Tn. X yang dirawat pasca operasi bedah
jantung. Dimana mengalami

henti jantung dan

telah dilakukan resusitasi jantung di ruang


Sakinah, dan keadaannya sudah mulai stabil,

namun untuk menghindari terjadinya henti jantung


kembali maka kami perawat dari ruang Sakinah
merujuk

ke

Ruang

ICU

untuk

memantau

perkembangan Tn. X secara intensif.


Nursing Adm (Putri)

: Ya baiklah, silahkan segera dibawa ke ruangan.


Kami akan mempersiapkan semuanya.

Sebelum pasien datang di R. ICU Karu mengumpulkan perawat-perawat ICU


yang sedang berdinas pagi
Nursing Adm (Putri)

: Ada pasien baru dari Ruang Sakinah, bahwa ada


pasien baru atas nama Tn.X yang dirawat pasca
operasi bedah jantung. Dimana mengalami henti
jantung dan telah dilakukan resusitasi jantung di
ruang Sakinah, dan keadaannya sudah mulai stabil,
namun untuk menghindari terjadinya henti jantung
kembali maka kami perawat dari ruang Sakinah
merujuk

ke

Ruang

ICU

untuk

memantau

perkembangan secara intensif Tn.X.


Perawat 1 (Qowim)

: Baik bu, segera kami siapkan ruangannya dan


peralatan yang mendukung tindakan keperawatan
yang akan dilakukan nanti.

Perawat 2 (Selvi)

: Tentu saya juga akan ikut membantu.

10 menit kemudian Pasien Tn. X datang ke R. ICU lalu perawat Sakinah operan
dengan perawat ICU
Perawat 1 (Qowim)

: Ini Tn. X yang mengalami henti jantung dan mulai


stabil yang dipindahkan keruangan ICU dengan TD
120/70 mmHg, Nadi : 80x/menit RR: 18x/menit,
Suhu

37o C.

Sehingga

perlu

dilakukan

pemantauan intensif takut terjadi henti jantung


kembali.
Nursing Adm (Putri)

: Baik, terima kasih. akan segera saya tangani.

Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Bapak X, sekarang Bapak akan dirawat dengan


Perawat Qowim, nanti Bapak akan dirawat secara
intensif disini,

mudah-mudahan bapak

cepat

sembuh ya.
Pasien X

: (hanya melihat Perawat Sifa dan Qowim).

Perawat 1 (Qowim)

: Kami akan merawat Bapak dengan sepenuh hati.


Semoga Bapak bisa kooperatif kami rawat di
Ruangan ini.

Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Baik, terima kasih Perawat Qowim.


Assalamualaikum..

Perawat1 (Qowim)

: Walaikumsalam. Saya akan mulai melakukan


observasi (memeriksa ekogram dan pantau infuse
pada pasien Tn. X).

Pasien X

: (hanya melihat lagi)

Perawat 1 (Qowim)

: Bapak nanti lokasi bekas operasi akan terasa nyeri


ya, itu karena obat biusnya sudah mulai habis. Jadi
terasa sakit, dan lukanya belum kering. Nanti saya
lakukan perawatan luka. Saya lihat rekamannya,
tekanan darah Bapak 140/90 mmHg, masih cukup
tinggi

Pak.

InsyaAllah,

saya

akan

lakukan

perawatan yang terbaik untuk Bapak agar kondisi


Bapak tetap stabil. Kalau begitu saya tinggal dulu.
30 menit kemudian saya akan kembali kembali
untuk mengecek ekogramnya.

Sementara itu di ruang rawat inap Sakinah juga terdapat pasien Pneumothoraks
yang mengalami distress nafas sehingga membutuhkan perawatan yang intensif,
oleh karena itu Perawat Qowim segera membawanya ke Ruangan ICU.
Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Assalamualaikum, di ruang Sakinah ada pasien


dengan pneumothoraks yang mengalami distress
nafas, oleh itu saya ingin merujuk Tn. S ke ruangan
ICU agar mendapatkan perawatan yang intensif.

Nursing Adm (Putri)

: Ya baiklah kalau begitu saya akan segera


persiapkan tempat untuk Tn.S.

Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Baiklah Bu, kalau begitu saya akan segera


membawa Tn.S ke ruang ICU.

Perawat Sifa tiba di ruang ICU dan melaporkan keadaan Tn.S kepada kepala
Ruangan ICU untuk melakukan timbang terima.
Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Assalamualikum Bu, ini pasien S yang mengalami


distress nafas dan saya telah memasang oksigen,
dan kondisi pasien saat ini belum juga membaik
serta memerlukan perawatan yang intensif.

Nursing Adm (Putri)

: Waalaikumsalam, baiklah kalau begitu, nanti


Perawat Selvi akan menangani pasien S, secara
komprehensif.

Perawat Sakinah (Siti .F.)

: Terima kasih Bu, kalau begitu saya akan kembali


ke ruangan saya untuk melakukan tindakan kepada
pasien yang lain.

Nursing Adm (Putri)

: (menuju ke tempat Perawat Selvi)


Perawat Selvi ini ada pasien yang mengalami
distress nafas dan keadaan nya belum membaik

juga, tolong segera tangani pasien S ini dan cek


pernafasaannya.
Perawat 2 (Selvi)

: Baik bu kalau begitu saya segera tangani pasien S.


(sambil menuju ke pasien dan segera membawa
pasien ke ruang bedah untuk dilakukan trakeostomi
dan pemasangan ventilator).

Setelah dilakukan pemasangan ventilator dengan kebutuhan yang cukup maka


kepala ruangan menginstruksikan kepada Perawat Selvi untuk pengambilan
darah pasien untuk dilakukan cek BGA.
Nursing Adm (Putri)

: Perawat Selvi nanti tolong lakukan pengambilan


darah kepada pasien S dan segera kirim ke
laboratorium untuk dilakukan cek BGA.

Perawat 2 (Selvi)

: Baiklah kalau begitu Bu, saya akan segera


melakukannya. (Segera menuju ke pasien)

Beberapa jam kemudian hasil BGA dari Tn. S keluar dan hasilnya normal.
Menunjukkan kebutuhan O2 pasien sudah terpenuhi dan Perawat Selvi
melaporkan kepada Nursing Administration. Kemudian Nursing memerintahkan
Perawat Selvi untuk mempertahankan ventilator pasien S sesuai kebutuhan
oksigen yang dibutuhkan dan selalu melakukan observasi kondisi ventilator
pasien dan cek BGA.