Anda di halaman 1dari 23

SPEKTROSKOPI EMISI

dan FLUORESENSI
ATOM
KELOMPOK 2 :
Melinda Gita Wismaya
Muhamad Zaenudin
Resti Mega Susanti
Sondang Meiny Ckristin

PENDAHULUAN

Spektofotometer adalah alat yang


digunakan untuk mengukur energi secara
relatif jika energi tersebut ditransmisikan,
direfleksikan, atau diemisikan sebagai
fungsi dari panjang gelombang
Spektroskopi emisi atom (AES) adalah
metode analisis kimia yang menggunakan
intensitas cahaya yang dipancarkan dari
api, plasma ,busur (arc), atau percikan
(spark)

Prinsip dasar dari analisa AES


Prinsip umum dari pengukuran ini
adalah mengukur intensitas dari
energi/radiasi yang dipancarkan
dalam bentuk sinar oleh atom-atom
yang mengalami perubahan tingkat
energi elektron (eksitasi, de-eksitasi)

MANFAAT APLIKASI AES

Sebagai contoh penentuan kadar litium, sebagaimana


yang lazim digunakan bahwa garam litium banyak
dipakai dalam kedokteran jiwa, karena memiliki daya
penenang yang baik
Analisis makanan
Analisis bahan makanan ternak (mis. elemen logam:
Mn, Fe, Cu, Cr, Se,Zn)
Analisis zat additiktif dlm minyak pelumas and
greases (Ba,Ca, Na, Li, Zn, Mg)
Analisis tanah (elemen logam).
Analisis klinik (sample darah: total,plasma,serum; Ca,
Mg, Li, Na, K, Fe), Obat dan Kosmetik.

ANALISIS KUALITATIF DAN


KUANTITATIF
Untuk analisa kualitatif, garis-garis emisi
yang khas bagi suatu unsur logam akan
tergambar pada film foto sebagai garis-garis
hitam, letak suatu garis hitam tersebut pada
film foto menentukan nilai panjang
gelombang yang khas bagi unsur logam
bersangkutan.
Untuk analisa Kuantitatif, Tingkat
kehitaman garis spectrum emisi pada
film foto itu berbanding lurus dengan
Intensitas (I) garis emisi itu

Sumber Eksitasi AES

Sumber Plasma
Busur listrik atau bunga api (electric
arc and electric spark)
Nyala api (flame),

Sumber Plasma
Plasma" didefinisikan sebagai
campuran homogen dari atom gas,
ion dan elektron pada suhu yang
sangat tinggi
Plasma juga merupakan kumpulan
dari atom-atom dan molekul-molekul
gas netral, partikel-partikel
bermuatan dalam bentuk ion-ion
positif, ion-ion negatif dan elektron
serta foton

Tiga tipe sumber plasma

Inductively Coupled Plasma (ICP)


Direct Current Plasma (DCP)
Micowave Induced Plasma (MIP)

Proses Kerja

Sumber
Plasma
Arc dan
Spark
Flame/nyal
a

Keuntungan sumber plasma

Suhu yang sangat tinggi


Lingkungan inert di dalam plasma
(tidak ada oksigen)
gangguan kimia Minimum
gangguan garis spektral karena jumlah
sangat besar garis emisi (karena suhu
tinggi)
Suhu Seragam yang menghasilkan
penentuan yang tepat
Tidak perlu untuk lampu terpisah
untuk setiap elemen

Arcs dan Sparks


Spark atau busur spektroskopi emisi
atom adalah prosedur yang digunakan
untuk menganalisis sampel padat
untuk elemen logam dan non logam
Cahaya yang dipancarkan oleh atomatom tereksitasi pada panjang
gelombang karakteristik yang
kemudian dapat tersebar dan dideteksi
menggunakan monokromator

Sampel memberikan respon yang


sangat tinggi antara sepasang
elektroda terhubung ke potensi
tinggi power supply (200 VDC
atau 2200-4400 VAC).
Arus listrik mengalir antara dua
elektroda karbon

Sumber emisi Nyala/flame

Prinsip dari flame fotometer ini adalah


pancaran cahaya elektron yang diemisi dari
keadaan tereksitasi dan kemudian kembali ke
keadaan dasar. Keadaan tereksitasi ini terjadi
apabila elektron dari atom netral keluar dari
orbitalnya menuju orbital yang lebih tinggi.
Metoda ini menggunakan detektor foto sel
sebagai detektornya dan pada kondisi yang
sama digunakan gas propana atau elpiji sebagai
gas pembakarannya adalah udara, dan untuk
membebaskan air sehingga yang tersisa
hanyalah kandungan logam.

metode flame fotometri


Cara intensitas langsung (Direct Intensity
Method)
Sampel yang ada langsung diukur kemudian dapat
langsung terbaca nilai emisinya.
Cara standar dalam (Internal Standard Method)
Sampel langsung ditambahkan dengan lar standar
baru kemudian diukur dan didapatkan nilai emisinya
Cara adisi standar atau cara penambahan
standar.
Hampir sama dengan cara kedua tetapi larutan standar
yang ditambahkan berbeda-beda konsentrasinya,
sampelnya tetap sama hanya konsentrasi larutan
standar yang ditambahkan yang berbeda-beda.

Instrumen flame fotometri

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Bahan bakar gas (BBG)


Udara / O2
Atomiser / Nebuliser
Ruang pembakar
Filter cahaya
Foto Sel
Amplifier
Recorder

Keuntungan flame fotometri

Merupakan unsur yang jauh lebih


stabil dari pada busur api atau
bunga api.
Spekrum emisi suatu unsur didalam
nyala relatif sederhana.
Spekrum yang sederhana membuat
beban yang jauh lebih ringan pada
daya penguraian dari monokromator
terhadap interferensi.

Kendala pada flame


fotometri
Radiasi dari unsur lain
Jika terdapat garis spektrum yang lain yang
berdekatan dengan garis spekrum logam yang
ditentukan sehingga memungkinkan
terjadinya interferensi.
Penambahan kation
Dalam nyala yang bersuhu tinggi beberapa
atom logam terionisasi, ion tersebut
mempunyai emisi tersendiri dengan frekuensi
yang berbeda
Interferensi anion
Ion sulfat dan ion pospat akan merendahkan
emisi kalium dibawah tingkat.

Atomic Fluoresence
Spectroscopy (AFS)
Merupakan salah satu jenis spektroskopi
elektromagnetik yang menganalisis
fluorescence dari atom sampel.
Didalamnya meliputi penggunaan sorotan
sinar, biasanya sinar ultraviolet, yang
mengeksitasi elektron dalam atom dan
menyebabkannya memancarkan sinar.
Alat untuk mengukur fluorescence disebut
fluorometers atau fluorimeter.

Prinsip
Kerja
Prinsip-prinsip
umum dapat
diilustrasikan
dengan
diagram
Jablonski
(Veberg,
2006)

Rangkaian Instrumen AFS

FUNGSI
Spektroskopi fluoresensi digunakan
dalam bidang biokimia, kedokteran
dan dalam bidang penelitian kimia
untuk menganalisis senyawa organik.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

Keuntungan
Fluoroscence:
Mempunyai
sensitivitas yang
tinggi
Spesifikasi tinggi
Large linear
dynamic system

Kerugian
Fluoroscence:
Senyawa fluororesce yang
lain harus dihilangkan jika
terjadi overlape spectra .
Senyawa dengan
konsentrasi tinggi akan
mempengaruhi sensitivitas .
Adanya reaksi fotokimia .

h
i
s
a
K
a
m
Teri

End