Anda di halaman 1dari 2

MESIN ANESTHESI MERK HEYYER

No. Dokumen

Standar Prosedur
Operasional
Kamar Operasi

Tanggal Terbit
..

No. Revisi

Halaman

Ditetapkan
Direktur RS Sari Asih Karawaci,
dr. H. Mahruzzaman Naim, SpA

Pengertian

Pedoman
HEYYER.

dalam

mengoperasionalkan

mesin

anestesi

Tujuan

Untuk memberikan tindakan anesthesia umum secara inhalasi


komponennya O2, N2 O, gas anesthesia isoflurane dan cevoflurane.

Kebijakan

Setiap pengoperasian mesin anesthesia heyyer sesuai


dengan program dokter dan ketentuan rumah sakit.

Prosedur

Kelengkapannya :
1.
Sumber gas, petunjuk aliran gas/flow meter, vaporizer isoflurane
dan cevoflurane.
2.
Sirkuit napas.
3.
Alat yang menghubungkan mesin dengan pasien, (face Mask)
4.
Alat pengukur tekanan darah (Blood Pressure)
5.
Suction dan selang pembungan gas anesthesia.
6.
Breathing Bag
7.
Canister tempat soda line.
Sebelum Pemakaian Perlu Persiapan :
1.
Isi soda line pada canister sampai batas garis merah.
2.
Isi gas anesthesia fluothane atau athrane sampai garis lever sesuai
vaporizernya.
3.
Pasang sirkuit napas pada inspirasi port dan expirasi port.
4.
Hubungkan breathing bag pada portnya.
5.
Hubungkan selang pembungan pada portnya.
6.
Hubungkan pipa/selang karet ke cuff blood pressure connet, juga
selang suction sesuai tempatnya jika ingin menggunkaan tensi meter
atau suction dari mesin acar FO 20 S.
Sesudah persiapan mesin lengkap
1.
Hubungkan selang gas ke outlet central didinding :
N2 O (warna buri)
O2 ( Warna hilau)
Tiap conector selang berbeda untuk menghindari salah pemasangan.
2.
Check fungsi mesin dengan membawa O2 tutup APL valve dan
conector sirkuit, breathing bag akan mengembang.

MESIN ANESTHESI MERK HEYYER


No. Dokumen

Standar Prosedur
Operasional
Kamar Operasi

Tanggal Terbit
..

No. Revisi

Halaman

Ditetapkan
Direktur RS Sari Asih Karawaci,
dr. H. Mahruzzaman Naim, SpA

Prosedur

MESIN HEYYER SIAP UNTUK DIPAKAI

Instalasi terkait

Pemakaian ke pasien (setelah pasien diAnesthesi)


1.
Hubungkan sirkuit napas dari mesin ke pasien melalui face
mask, ETT)
2. Mode manual dengan menutup APL valve penuh atau sesuai
kebutuhan berikan tekanan pada breathing bag sesuai frekwensi, tidal
volume yang diinginkan.
3. Pemberian O2 dan N2O diatur lewat Flow meter pada bagian depan
mesin dengan memutar roda meter masing-masing gas (pemberian
sesuai kebutuhan)
4. Pemberian gas anesthesia (fluothane/ethrane) sesuai kebutuhan diatur
lewat petunjuk pemakaian dalam volume %.
5. Gas anesthesia dihentikan secara bertahap sesuai selesai operasi.
6. Setelah selesai pemasangan, gas anesthesia ditutup.
7. Lepaskan hubungan mesin dengan pasien.
8. Lepaskan selang-selang O2 dan N2 O dari sistem di dinding.
9. Mesin dibersihkan, rapikan pada tempatnya.
Dokter anastesi, perawat kamar operasi, IPSRS