Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR

DINAS KESEHATAN

RUMAH SAKIT UMUM KARSA HUSADA BATU


(RUMAH SAKIT PARU BATU)

JL. A. YANI 10 13 BATU TELP. (0341) 596898FAX. (0341)596901

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA RUMAH SAKIT UMUM KARSA HUSADA BATU
NOMOR : / /101.18/2015
TENTANG
TIM PONEK
( PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY KOMPREHENSIF )
RS U KARSA HUSADA BATU
MENIMBANG

MENGINGAT

a. Bahwa dalam rangka menurunkan angka kematian bayi dan


meningkatkan kesehatan ibu diRumah Sakit Karsa Husada
Batu perlu adanya kebijakan
b. Bahwa
untuk melaksanakan program tersebut, perlu adanya Kebijakan
PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency
Komperhensif)
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dala
m a dan b,
perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit Bap
tis Batu tentang Kebijakan PONEK (Pelayanan Obstetri
Neonatal Emergency Komperhensif).
: 1. Undang-Undang Rebuplik Indonesia Nomor 44 tahun 2009
tentang Rumah Sakit
2. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1051/Menkes/S
K/XI/2008
tentang Pedoman Penyelenggaraan Obstetri
Neonatal
Emergency
Komperhensif
(PONEK) 24 jam di Rumah Sakit .
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 512/Menkes/Per/IV/2
007 tentang Izin Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran.
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 340/Menkes/Per/III/20
10 tentang Klasifikasi Rumah Sakit.
5. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 938/Menkes/S

6.
7.

8.

9.

MEMPERHATIK
AN

MENETAPKAN
PERTAMA

KEDUA

KETIGA

K/VII/2007 tentang Standar Asuhan Kebidanan.


Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 369/Menkes/S
K/III/2007 tentang Standar Profesi Bidan.
Keputusan
Menteri
Kesehatan
Republik
Indonesia
No722/Menkes/SK/VI/2002 Tentang Peraturan Pedoman
Internal Rumah Sakit
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
631/Menkes/Sk/VI/2015 Tentang Pedoman Peraturan Internal
Staf Medis
Keputusan Gubernur Jawa Timur No.118/529/KPTS/ 013/2009
Tentang Penetapan 9 UPT Pada Dinkes Provinsi Jawa Timur
Sebagai BLUD Unit Kerja

Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No.821.2/976/212/2013


Tanggal 28 April 2013 Tentang Pengangkatan Dalam Jabatan
Sebagai Kepala RSU Karsa Husada Batu
Menetapkan Dan Memberlakukan Tim PONEK Rumah Sakit
Umum Karsa Husada Batu Sebagaimana Terdapat Pada Lampiran
Keputusan ini
Mencabut Keputusan Kepala Rumah Sakit Umum Karsa Husada
Batu Tentang Tim PONEK sebelumnya dan dinyatakan Tidak
Berlaku Lagi
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan

DITETAPKAN DI : BATU
PADA TANGGAL :
KEPALA RSU KARSA HUSADA BATU

dr. TRIES ANGGRAINI, M.Kes


Pembina Tk.I
NIP. 19640620 199002 2 001

Lampiran Surat Keputusan Direktur RS. Baptis Batu

No. 94/4/II/SK_DIR_KEB/2014 Tertanggal 4 Pebruari 2014


KEBIJAKAN PELAYANAN OBSTERI NEONATAL EMERGENCY
KOMPREHENSIF (PONEK)
RUMAH SAKIT BAPTIS BATU

Kebijakan Umum :
1. Rumah Sakit menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara
komprehensif dan terintegrasi 24 jam.
2. Tersedia pelayanan kesehatan Maternal Neonatal yang berorientasi pada mutu dan
keselamatan pasien.
3. Adanya tindakan stabilisasi pasien di IGD dan persiapan untuk pengobatan definitif.
4. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan.
5. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan seksio caesaria.
6. Tersedia ruang perawatan intensif ibu dan bayi sesuai dengan kelas RS.
7. Tersedia pelayanan Asuhan Ante Natal Resiko Tinggi.
8. Tersedia pelayanan Rawat Gabung Ibu dan Bayi.
9. Menyelenggarakan Inisiasi Menyusui Dini dan Asi Eksklusif.
10. Menyelenggarakan perawatan Metode Kangguru pada BBLR.
11. Menyelenggarakan Rumah Sakit Sayang Ibu Bayi.

Kebijakan Khusus :
1. Setiap kasus rujukan selalu dilakukan pemeriksaan awal dan stabilisasi di IGD untuk
menentukan tindakan yang akan dilakukan.
2. Setiap kasus rujukan yang tidak bisa dilayani karena keterbatan fasilitas akan dirujuk
ke tingkat yang lebih tinggi sesuai dengan MOU rujukan dan persetujuan keluarga
dengan megikuti mekanisme rujukan sesuai jenjang pelayanan.
3. Setiap petugas wajib mendukung terlaksananya rawat gabung ibu dan bayi, dan
apabila ibu/keluarga menolak dan keberatan, maka wajib dimintakan persetujuan
penolakan tindakan.
4. Setiap petugas berupaya melakukan Inisiasi Menyusui Dini dan Asi Eksklusif, kecuali
ada penolakan dari pasien atau ada kontra indikasi baik pada ibu maupun bayi.

5. Pelayanan metode kangguru pada bayi BBLR atas dasar penilaian fisik bayi sehat dan

memungkinkan serta sepengetahuan dokter.


6. Kasus neonatal dengan resiko tinggi serta membutuhkan fasilitas yang lebih lengkap
akan dirujuk sesuai dengan MOU rujukan dan persetujuan keluarga dengan mengikuti
mekanisme rujukan sesuai jenjang pelayanan.
7. Lokasi kamar bersalin berdekatan dengan kamar operasi

Ditetapkan di
: Batu
Pada tanggal
: 04 Pebruari 2014
Direktur RS. Baptis Batu

Dr. Arhwinda Pusparahaju A.SpKFR,MARS