Anda di halaman 1dari 12

SOSIALISASI

Badan Wakaf Indonesia (BWI)

Perwakilan KAB. JEPARA

Jepara, 5 April 2016

TENTANG BWI
BADAN WAKAF INDONESIA
Lembaga independen untuk mengembangkan wakaf
di Indonesia

DASAR HUKUM
Pasal 48 UU Nomor 41
tahun 2004 tentang
Wakaf.

Peraturan Pemerintah No.


42 tentang Pelaksanaan UU
No. 41 tahun 2004 tentang
Wakaf.

Peraturan BWI Nomor 2


Tahun 2012 tentang
perwakilan BWI.

KEPENGURUSAN PERWAKILAN
BWI KABUPATEN JEPARA

(Ditetapkan oleh Ketua BWI Pusat Dr. HM. Maftuh, SH pada tanggal 30 April 2015)
DEWAN PERTIMBANGAN
Ketua

H. AHMAD MARZUQI, SE

Anggota

Drs. H. Muhdi, M.Ag


Herry Fatchurrachman, SH, MH

Ketua

Ir. H. Sholih, MM

Wakil Ketua

H. Lukito Sudi Asmara, SH, Msi

Sekretaris

H. Abdul Wahid

Bendahara

Ferry Yudha Adhi Dharma, R, SSTP, Msi

Divisi Pembinaan Nadzir

Dr. H. Mashudi, M.Ag

Divisi Pengelolaan & Pengembangan Wakaf

H. Badrudin, S.Ag

Divisi Humas

Drs. H. Choeron Syariefudin, SH, Msi

Divisi Kelembangaan & Bantuan Hukum

Susetyo, SH

Divisi Litbang Wakaf

Ahmad Fajar Inhad, Lc.

BADAN PELAKSANA

TUJUAN PEMBENTUKAN
MENGELOLA

MENGEMBANGKAN

WAKAF

WAKAF

Kepentingan ibadah.
Meningkatkan kesejahteraan umat tingkat
kabupaten.
Mendukung tugas dan fungsi BWI.

TUGAS PERWAKILAN BWI KAB. JEPARA


1

Melaksanakan kebijakan dan tugas BWI di tingkat Kabupaten.

Melakukan koordinasi dengan kantor KEMENAG dan instansi terkait dalam rangka
tugas BWI.

Melakukan pembinaan Nadhir Wakaf dalam mengelola dan mengembangkan


harta benda Wakaf

Bertindak untuk dan bertanggungjawab untuk dan atas nama Perwakilan BWI
Kabupaten baik ke dalam maupun keluar.

Memberhentikan dan mengganti Nadhir yang luas tanah Wakafnya kurang dari
1.000 M

Menerbitkan tanda bukti pendaftaran Nadhir yang luas tanahnya kurang dari
1.000 M

Melaksananakan survey dan membuat laporan atas usul perubahan peruntukan


harta benda Wakaf berupa tanah yang luasnya kurang dari 1.000 M

RENCANA
KERJA
Pendataan
Nadhir dan
tanah Wakaf se
Kabupaten
Jepara

Sosialisasi peran
Perwakilan BWI
Kab. Jepara di
tingkat
Kecamatan

Adanya
bantuan
stimulan biaya
sertikat Wakaf

Tata Cara Sertifikasi Tanah Wakaf :


A. Tanah yang sudah bersertifikat
1. Persyaratan Pembuatan Akta Ikrar Wakaf
1. Sertifikat Hak atas Tanah dari BPN (Badan Pertanahan Nasional);
2. Surat keterangan dari desa diketahui camat bahwa tanah tidak dalam sengketa;
3. Surat keterangan pendaftaran tanah (SKPT) dari BPN;
4. Wakif (Orang yang berwakaf) menghadap langsung dengan ke PPAIW (Pejabat
Pembuat Akta Ikrar Wakaf);
5. PPAIW meneliti Nadhir, kemudian menerbitkan surat pengesahan Nadhir (Model W5
atau W5a);
6. Wakif mengikrarkan Wakaf dihadapan PPAIW, Nadhir dan dua orang saksi;
7. PPAIW menerbitkan Akta Ikrar Wakaf rangkap tiga.
2. Prosedur Pensertifikatan Tanah Wakaf di BPN, melampirkan :
1. Sertifikat tanah;
2. Ikrar Wakaf;
3. Akta Ikrar Wakaf;
4. Surat permohonan pensertifikatan yang ditujukan ke BPN;
5. Hak milik tanah akan dikonversi langsung ke atas nama Wakif bila memenuhi syarat;

B.

Tanah yang belum sudah bersertifikat


1.

2.

Persyaratan Pembuatan Akta Ikrar Wakaf


1.

Surat-surat kepemilikan tanah;

2.

Surat keterangan dari desa diketahui camat bahwa tanah tidak dalam sengketa;

3.

Surat keterangan kepala BPN setempat bahwa tanah itu belum mempunyai sertifikat;

4.

Wakif (Orang yang berwakaf) menghadap langsung dengan ke PPAIW (Pejabat Pembuat Akta
Ikrar Wakaf);

5.

PPAIW meneliti Nadhir kemudian menerbitkan surat pengesahan Nadhir (Model W5 atau W5a);

6.

Wakif mengikrarkan Wakaf dihadapan PPAIW, Nadhir dan dua orang saksi;

7.

PPAIW menerbitkan Akta Ikrar Wakaf rangkap tiga.

Prosedur Pensertifikatan Tanah Wakaf di BPN, melampirkan :


1.

Surat kepemilikan tanah;

2.

Ikrar Wakaf;

3.

Akta Ikrar Wakaf;

4.

Surat pengesahan Nadhir;

5.

Surat permohonan pensertifikatan yang ditujukan ke BPN;

6.

Hak milik tanah akan dikonversi langsung ke atas nama Wakif bila memenuhi syarat;

7.

Hak milik tanah akan melalui prosedur pengakuan hak atas tanah Wakif terlebih dahulu apabila
persyaratannya tidak memenuhi untuk dikonversi secara langsung;

8.

Kemudian berdasarkan akta ikrar Wakaf, hak milik atas tanah dibalik nama atas nama Nadhir;

9.

Bagi konversi yang dilaksanakan melalui prosedur pengakuan hak, pencatatan penerbitan
sertifikat dilakukan sebagaimana Peraturan Mendagri Nomor 6 Tahun 1977;

10.

Sertifikat Wakat diterbitkan oleh BPN.

Mekanisme Pengajuan Bantuan Stimulan


Sertifikat Wakaf
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Permohonan bantuan stimulan sertifikat Wakaf dari Nadhir kepada ketua Perwakilan
Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Jepara diketahui oleh Petinggi atau Lurah, Ka. KUA
dan Camat wilayah masing-masing;
Fc Sertifikat wakaf bagi yang sudah jadi. Yang belum cukup melampirkan bukti
pembayaran;
Bukti pembayaran administrasi sertifikat Wakaf (Asli) dan 1 fotocopy;
Fc. KTP Nadhir;
Foto lokasi Wakaf;
Dibuat rangkap 2;
Setelah syarat-syarat lengkap diajukan ke Ketua Perwakilan BWI Kab. Jepara Cq. Bagian
Kesra Setda Jepara;
Bantuan stimulan diberikan hanya untuk pengurusan Sertifikat Wakaf tahun 2016.

No.

PERSYARATAN PERGANTIAN NADHIR DI BADAN WAKAF INDONESIA


Berkas Administrasi

Bagi Nadhir Perseorangan


1

Surat permohonan kepada KUA setempat untuk meneruskan penggantian Nadhir kepada BWI;

Surat pengantar permohonan penggantian Nadhir dari KUA tempat harta benda wakaf berada yang ditujukan ke BWI;

Keputusan rapat tentang penggantian Nadhir dengan menyebutkan struktur Nadhir paling kurang (tiga) orang, yaitu ketua,
sekretaris dan bendahara serta melampirkan daftar hadir peserta rapat;

Alasan penggantian Nadhir ( di check-list sesuai dengan alasan penggantian Nadhir);

Jika alasan penggantian Nadhir karena Nadhir meninggal dunia dengan melampirkan surat keterangan meninggal dunia/
kematian dari instansi berwenang;

Jika alasan penggantian Nadhir karena Nadhir berhalangan tetap, dengan melampirkan surat keterangan dari pihak
bersangkutan bermaterai cukup;

Jika alasan penggantian Nadhir karena Nadhir mengundurkan diri, dengan melampirkan surat pengunduran diri dari pihak
bersangkutan dengan bermaterai cukup;

Jika alasan penggantian Nadhir karena Nadhir organisasi atau badan hukum bubar atau dibubarkan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan, dengan melampirkan surat keterangan dari pengurus dan/atau instansi yang berwenang;

Jika alasan penggantian Nadhir karena Nadhir tidak melaksanakan tugasnya dan/atau melanggar ketentuan larangan dalam
pengelolaan dan pengembangan harta benda Wakaf sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan
melampirkan surat pernyataan keberatan dari Wakif/ ahli warisnya bermaterai cukup;

10

Jika alasan penggantian Nadhir karena Nadhir dijatuhi hukuman pidana oleh pengadilan yang telah mempunyai kekuatan
hukum tetap, dengan melampirkan salinan putusan pengadilan;

11

Foto Copy Calon Nadhir;

12

Daftar Riwayat Hidup calon Nadhir;

13

Foto Copy Akta Ikrar Wakaf (AIW) atau Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf (APAIW);

14

Foto Copy Surat Pengesahan Nadhir;

15

Foto Copy Sertifikat Wakaf (Jika sudah bersertifikat)

16

Program kerja dalam pengelolaan dan pengembangan Wakaf.

No.
II

Berkas Administrasi
Bagi Nadhir Organisasi atau Badan Hukum selain persyaratan diatas, juga melampirkan
persyaratan berikut ini

1 Foto Copy salinan akta notaris tentang pendirian organisasi/badan hukum dan anggaran
dasar yang telah disahkan oleh instansi berwenang;
2 Daftar susunan pengurus;
3 Foto copy anggaran rumah tangga;
4 Daftar kekayaan yang berasal dari harta Wakaf yang terpisah dari kekayaan lain yang
merupakan kekayaan organisasi/ badan hukum;
5 Surat pernyataan bersedia untuk diauditt bermaterai cukup.

Info lebih lanjut hubungi :


H. Wahid (081 325 765 378)
Sekretaris BWI Jepara

TERIMA KASIH
ATAS
PERHATIANNYA