Anda di halaman 1dari 5

FISIKA INTI

(PRESSURIZED WATER REACTOR)

KELAS A

Disusun Oleh:
FAHMI NUR ADDINNI

(130210102002)

PUTRI AGUSTINA ROHMAWATI (130210102058)


TETY EKA NUR YULIANA

(130210102064)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA


JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2016

1. KELOMPOK 1
Pertanyaan:
Moderator pada PWR adalah air. Bagaimana air bisa mengendalikan neutron? Dan
bagaimana mekanismenya?
Jawab:
Neutron yang mudah membelah inti adalah netron lambat yang memiliki energi
sekitar 0,04 eV (atau leih kecil), sedangkan netron-netron yang dilepaskan selama
proses pembelahan inti (fisi) memiliki energi sekitar 2 MeV. Oleh karena itu , sebuah
raktor atom harus memiliki materaial yang dapat mengurangi kelajuan netron-netron
yang energinya sangat besar sehingga netron-netron ini dapat dengan mudah
membelah inti. Material yang memperlambat kelajuan netron dinamakan moderator.
Moderator yang umum digunakan adalah air. Ketika netron berenergi tinggi keluar
keluar dari sebuah elemen bahan bakar, netron tersebut memasuki air di sekitarnya
dan bertumbukan dengan molekul-molekul air. Netron cepat akan kehilangan
sebagian enrginya selama menumbuk molekula air (moderator) terutama dengan
atom-atom hidrogen. Sebagai hasilnya netron tersebut diperlambat.
2. Kelompok 2
Pertanyaan:
Bagaimana cara penyimpanan bahan bakar PWR? (skor 80)
Jawab: bahan bakar nuklir berupa batang sebelum digunakan di simpan dengan cara
proses pendinginan agar tidak terjadi reaksi nuklir. Untuk mencegah agar tidak terjadi
akumulasi panas yang berlebihan pada teras reaktor, maka dapat dipergunakan bahan
pendingin untuk pertukaran panasnya. Bahan pendingin pada PWR adalah air. Lama
pendinginan bisa beberapa bulan hingga beberapa tahun bergantung pada kapasitas
tampung kolam pendingin. Bahan bakar ini disimpan di dalam Instalasi nuklir seperti
reactor nuklir. Komponen pada reactor yang menyimpan bahan bakar adalah teras
reactor.

3. Kelompok 14
Pertanyaan:
Bagaimana siklus bahan bakar yang digunakan dalam reaktor yang anda jelaskan?
Jawab:
4. Kelompok 7
Pertanyaan:

Bagaimana peranan sistem pendinginanprimer dan sekunder? Sama atau tidak?


Jawab:
Tidak sama. Pada sistem primer air tidak diperbolehkan mendidih dengan cara
memberi tekanan yang cukuptinggi. Air pendingin bertekanan tinggi dan
bertemperatur tinggi (tekanan 157 kg/cm2 dantemperatur 325 oC) dari sistem primer
dialirkan ke perangkat pembangkit uap (steam generator)dengan pompa sirkulasi
primer. Setelah melepaskan energi panasnya, air ini kemudiandikembalikan ke bejana
reaktor. Sedangan pada sistem sekunder, setelah melepaskan energi panasnya, air ini
kemudiandikembalikan ke bejana reaktor. Pada perangkat pembangkit uap, panas
dialihkan ke pendinginpada sistem sekunder. Dengan panas tersebut air sistem
sekunder diubah menjadi uap dalamperangkat pembangkit uap. Temperatur uap di
sistem sekunder pada saat reaktor beroperasiadalah 277 oC dan tekanannya 62
kg/cm2. Uap yang terbentuk ini kemudian dialirkan untukmenggerakkan turbin yang
digandengkan dengan generator listrik. Uap dari turbin dialirkan keKondenser untuk
diembunkan (diubah menjadi fase cair), selanjutnya air ini dikembalikan
kepembangkit uap dengan bantuan pompa sekunder
5. Kelompok 6
Pertanyaan:
Berasal darimana neutron yang ditembakkan?
Jawab: neutron pertam yang digunakan pada sebagai penembak reaksi nuklir
berasal dari bahan bakar reactor itu sendiri, yaitu Uranium-235. Pada Uranium235 memiliki massa kritis dimana pada massa minimum tertentu, Uranium-235
tanpa harus ditembak neutron dengan ditumpuk di dalam reactor dia sudah
mampu meledak atau bereaksi.
6. Kelompok 13
Pertanyaan:
Bagaimana terjadinya panas pada pendingin primer dan sekunder sehingga terjadi
panas? Faktor apa saja yang mempengaruhi? Dan perbedaannnya?
Jawab:
7. Kelompok 11
Pertanyaan:
Bagaimana perubahan bentuk energi pada PLTN?
Jawab
Pada PLTN energi berasal dari inti nuklir reaktor kemudian dirubah menjadi energi
mekanik. Kemudian berubah menjadi energi panas. Panas yang dihasilkan digunakan
untuk membangkitkan uap dan kemudian uap disalurkan ke turbin untuk
membangkitkan listrik.

8. Kelompok 8
Pertanyaan:
Fisil termasuk kedalam hamburan scatering, dimana reaksi fisil menghasilkan anak
dan neutron. Bagaimana efek dan pengaruhnya terhadap PWR?
Jawab:
9. Kelompok 3
Pertanyaan:
Apa perbedaan cara kerja PWR pada PLTN dan kapal selam?
Jawab: cara kerja PWR pada PLTN dan kapal selam pada dasarnya sama
namun ukur PWR pada kapal selam lebih kecil sehingga jumlah mempengaruhi
perangkat bahan bakar. Jumlah bahan bakar yang digunakan pada kapal selam
nuklir hanya sekitar 1 pon (0,5 kg) uranium sedangkan pada PLTN sekitar 75
ton uranium. Penggunaan jumlah bahan bakar uranium mempengaruhi
terhadap daya yang dihasilkan oleh kapal selam dan PLTN tentu berbeda. Pada
PWR daya yang dihasilkan sekitar 600 MWth-1000 MWth sedangkan pada
kapal selam tidak sampai sebegitu besar. Selain itu fungsi reactor pada kapal
selam hanya untuk membangkitkan tenaga gerak propeller dan pengisian
baterai yang digunakan untuk motor listrik sedangkan pada PLTN nuklir
digunakan untuk pembangkit listrik.
10. Kelompok 9
Pertanyaan:
Pada PWR, neutron terserap. Apakah di PWR ada neutron yang tidak terserap, jika
ada yang tidak terserap bagaimana dampaknya?
Jawab:
11. Kelompok 4
Pertanyaan:
Apakah bahan bakar dan moderator ada pemisahan? Terlihat pada gambar.
Jawab:
12. Kelompok 12
Pertanyaan:
Pendingin primer dari proses fisi. Apakah mungkin pipa dari pendingin primer dan
sekunder bocor. Jika iya dampaknya sepperti apa?
Jawab:
13. Kelompok 5
Pertanyaan:

Batang kendali untuk menyerap neutron. Kenapa fungsi batang kendali pada PWR
dan pada buku kenert kent terbalik. Jelaskan?
Jawab: