Anda di halaman 1dari 1

Bahasa daerah selain menjadi pendukung bahasa Indonesia, juga menimbulkan

fenomena yang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat akibat adanya


kontaminasi bahasa daerah.Cara menyikapi kontaminasi bahasa daerah
terhadap bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan beberapa tindakan sebagai
berikut :
1. Membiasakan pengucapan bahasa Indonesia yang baik.Dalam hal ini,kita
mencoba untuk menerapkan bahasa Indonesia secara murni tanpa
kontaminasi bahasa daerah.Langkah ini dapat dimulai dari kondisi yang
formal/resmi,misalnya
pada
saat
penyampaian
pendapat
saat
rapat,presentasi,ataupun ketika melakukan pidato.
2. Banyak proses kegiatan belajar mengajar dalam dunia pendidikan,seperti
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ,Taman Kanak-kanak (TK), bahkan
Sekolah Dasar (SD), masih menggunakan bahasa Indonesia lengkap
dengan kontaminan bahasa daerah. Hal ini mengakibatkan pola pikir
penggunaan bahasa Indonesia menjadi wajar ketika diucapkan secara
bercampuran dengan bahasa daerah. Sehingga perlu dibiasakan
penyampaian materi oleh guru dan segala kegiatan belajar mengajar
menggunakan bahasa Indonesia yang baik tanpa kontaminasi. Dengan
begitu, anak-anak akan terbiasa.
3. Meskipun bahasa Indonesia yang baik sangat penting, namun bahasa
daerah juga perlu dilestarikan sebagai identitas daerah masing-masing.
Kita dapat menggunakannya sebagai bahasa komunikasi seharihari,misalnya dengan teman. Penggunaan bahasa daerah dapat
mengakrabkan pembicaraan.