Anda di halaman 1dari 6

UJI HIPOTESIS SATU KELOMPOK

KECEPATAN UPLOAD, DOWNLOAD DAN PING MENGGUNAKAN FREE WIFI STTGARUT

Nabela esa Berlianti


Jurnal Statistik dan Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 22151 Indonesia
1
Email : 1406090@sttgarut.ac.id
abstrak tujuan penulisan atrikel ini adalah membahas tentang membandingkan uji hipotesis
kecepatan dengan speedtest.net upload, ping dan download dengan menggunakan Free WIFI
STTG tetapi berbeda tempat dalam segi pemakaianya. Pertama penulis menganalisis kecepatan
internet di Telkom speedy dekat Yogya dan yang kedua di kampus STT-Garut. Untuk
menganalisis kecepatan internet, penulis mengunakan speedtest.net. Metodologi yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu teknik pengumpulan data. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa
suatu tempat mempengaruhi suatu kecepatan internet.
Kata Kunci Uji hipotesis; Free WIFI STTG.net; Upload; Download; Ping.
I.

PENDAHULUAN

WiFi adalah singkatan dari Wireless Fidelity (sering ditulis dengan Wi-fi, WiFi, Wifi,
wifi). WiFi adalah memiliki standar IEEE 802.11x, yaitu teknologi wireless atau nirkabel yang
memiliki kemampuan penyedia akses internet dengan bandwidth besar, hinggai 11 Mbps (pada
standar 802.11b).
Speedtest.net adalah
sebuah situs yang
menyediakan
pengujian
kecepatan
koneksi internet yang disediakan oleh perusahaan asal Kalispell, Montana, Amerika Serikat,
Ookla. Situs ini berjalan mulai tahun 2006. Sebanyak 20 juta pengguna internet mengetes
kecepatan internetnya melalui situs ini setiap bulannya.[2]
Uji hipotesis adalah metode pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisis data,
baik dari percobaan yang terkontrol, maupun dari observasi (tidak terkontrol). Dalam
statistik sebuah hasil bisa dikatakan signifikan secara statistik jika kejadian tersebut hampir tidak
mungkin disebabkan oleh faktor yang kebetulan, sesuai dengan batasprobabilitas yang sudah
ditentukan sebelumnya. Uji hipotesis kadang disebut juga "konfirmasi analisis data". Keputusan
dari uji hipotesis hampir selalu dibuat berdasarkan pengujian hipotesis nol. Ini adalah pengujian
untuk menjawab pertanyaan yang mengasumsikan hipotesis nol adalah benar. Daerah kritis
(bahasa Inggris: critical region) dari uji hipotesis adalah serangkaian hasil yang bisa menolak

hipotesis nol, untuk menerima hipotesis alternatif. Daerah kritis ini biasanya disimbolkan dengan
huruf C.[3]
II.

METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang


digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu. Metodologi juga merupakan analisis teoritis mengenai
suatu cara atau metode. Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang sistematis untuk
meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha yang sistematis dan
terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban. Hakekat penelitian
dapat dipahami dengan mempelajari berbagai aspek yang mendorong penelitian untuk
melakukan penelitian. Setiap orang mempunyai motivasi yang berbeda, di antaranya dipengaruhi
oleh tujuan dan profesi masing-masing. Motivasi dan tujuan penelitian secara umum pada
dasarnya adalah sama, yaitu bahwa penelitian merupakan refleksi dari keinginan manusia yang
selalu berusaha untuk mengetahui sesuatu. Keinginan untuk memperoleh dan mengembangkan
pengetahuan merupakan kebutuhan dasar manusia yang umumnya menjadi motivasi untuk
melakukan penelitian.
Adapun tujuan Penelitian adalah penemuan, pembuktian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
1. Penemuan. Data yang diperoleh dari penelitian merupakan data-data yang baru yang
belum pernah diketahui.
2. Pembuktian. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk membuktikan adanya
keraguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu.
3. Pengembangan. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperdalam dan
memperluas pengetahuan yang telah ada.
Kegunaan penelitian dapat dipergunakan untuk memahami masalah, memecahkan masalah, dan
mengantisipasi masalah.
1. Memahami masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperjelas
suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya diketahui.
2. Memecahkan masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk
meminimalkan atau menghilangkan masalah.
3. Mengantisipasi masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk
mengupayakan agar masalah tersebut tidak terjadi.[4]
Diagram alir proses penelitian

Gambar 2.1 Diagram alir proses penelitian.


III.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dalam penelitian yang dibahas pada artikel ini ialah penulis menguji hipotesis Free
WIFI STTG. Inilah hasil
penelitian penulis dilihat pada
UPLOA
tabel 3.1 dan 3.2 di bawah ini.
PING

Tabel 3.1 Hasil


3.1 Ping
Ping (sering
disebut
dari Packet Internet Gopher)
yang dapat digunakan untuk
Induktivitas jaringan berbasis
Control
Protocol/Internet
menggunakan utilitas ini, dapat
terhubung dengan komputer
dengan
mengirim
IP yang
hendak
diujicoba
respon darinya.[5]
Contoh Soal :
Apakah kecepatan pingnya
Jawab :
1. H0 : M = 3, Artinya rata-rata
Mbps.

DOWN

4
14
5
6
39
27
49
21
13
8
12
22
5
8
11
22

7,66
7,23
8,03
3,8
5,37
2,7
2,7
2,64
6,7
4,12
3,7
2,94
7,28
2,48
2,94
1,51

10,89
7,15
9,28
8,4
8,3
9,88
8,45
3,57
11,22
8,27
8,74
10,47
10,29
9,22
5,19
6,07

16
21
17
12
8
13
5
6
8
9
9
8
8
7

3,48
4
4,46
2,87
2,73
2,56
13,01
15,27
9,97
10,78
14,98
15,61
12,79
8,83

3,15
12,14
8,65
3,83
2,15
7,33
13,17
15,91
8,36
11,29
10,43
13,13
7,56
4,59

Penelitian Free WIFI STTG


sebagai
singkatan
adalah sebuah program utilitas
memeriksa
teknologi Transmission
Protocol (TCP/IP).
Dengan
diuji apakah sebuah komputer
lainnya. Hal ini dilakukan
sebuah paket kepada alamat
konektivitasnya dan menunggu

melebihi 4 MBPS ?
kecepatan ping sama dengan 3

2. H1 : M > 3, Artinya rata-rata kecepatan ping melebihi 3 Mbps.


3. Taraf nyata = 5%
4. Wilayah Kritis
H0

H1
1,644

5. Perhitungan :

n : 30
X :13,76667

S : 10,27445

Z : X M / (S/sqrt (n)) = (13,76667-3)/(10,27445/sqrt(30)) = 5,739621


Jadi H0 ditolak rata-rata kecepatan ping melebihi 3 Mbps pada taraf nyata 5%

3.2 Download
Download adalah suatu proses transmisi sebuah file atau data dari sebuah sistem
komputer ke sistem komputer yang lainnya. Dari internet, user/pengguna yang melakukan proses
download (unduh) yaitu proses dimana seorang user meminta atau merequest sebuah file dari
sebuah komputer lain ( seperti: web site,server atau yang sebagainya) dan lalu menerimanya.
Dengan kata lain, download adalah transmisi file dari internet ke komputer client/pengguna dapat
dikatakan juga proses penerimaan atau pengambilan file dari internet/server ke komputer pribadi.
[6]
Contoh Soal :
Apakah kecepatan downloadnya melebihi 4 MBPS ?
Jawab :
1. H0 : M = 3, Artinya rata-rata kecepatan download sama dengan 3 Mbps.
2. H1 : M > 3, Artinya rata-rata kecepatan download melebihi 3 Mbps.
3. Taraf nyata = 5%
4. Wilayah Kritis
H0

H1
1,644

5. Perhitungan :

n : 30
X : 6,438

S : 4,350998

Z : X M / (S/sqrt (n)) = (6,438-3)/(4,350998/sqrt(30)) = 4,327904


Jadi H0 ditolak rata-rata kecepatan download melebihi 3 Mbps pada taraf nyata 5%
3.3 Upload
Upload adalah sering dikatakan juga dengan Unggah, yaitu merupakan suatu cara untuk
mengirimkan File (contohnya seperti file: gambar, program, musik, dokumen pdf, dan lain-lain)
dari komputer pribadi ke sebuah sistem Server dan file atau data akan di publikasikan di internet
sehingga data yang telah di upload dapat dilihat dan diambil (download) oleh orang lain atau
orang banyak.[6]
Contoh Soal :
Apakah kecepatan uploadnyanya melebihi 4 MBPS ?
Jawab :
1. H0 : M = 3, Artinya rata-rata kecepatan upload sama dengan 3 Mbps.
2. H1 : M > 3, Artinya rata-rata kecepatan upload melebihi 3 Mbps.
3. Taraf nyata = 5%
4. Wilayah Kritis
H0

H1
1,644

5. Perhitungan :

n : 30
X : 8,569333
S : 3,202817

Z : X M / (S/sqrt (n)) = (8,569333-3/(3,202817/sqrt(30)) = 9,524272


Jadi H0 ditolak rata-rata kecepatan upload melebihi 3 Mbps pada taraf nyata 5%
IV. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan speedtest.net, dapat
disimpulkan bahwa kecepatan internet ping, download dan upload menggunakan Free WIFI
STTG 3 Mbps.

DAFTAR PUSTAKA
[1]
https://pengertianjaringankomputer.wordpress.com/2011/11/27/pengertian-jaringankomputer-wifi-adalah/