Anda di halaman 1dari 6

TEORI-TEORI ETIKA

Tiga Norma Umum :


1.

Norma sopan santun, atau yang juga disebut


norma etiket, adalah norma yang mengatur
pola perilaku dan sikap lahiriah manusia,
misalnya menyangkut sikap dan perilaku seperti
bertamu,
makan
dan
minum,
duduk,
berpakaian, dan sebagainya.

2.

Norma hukum adalah norma yang dituntut


keberlakuannya secara tegas oleh masyarakat
karena dianggap perlu dan niscaya demi
keselamatan dan kesejahteraan manusia dalam
kehidupan bermasayarakat.

3. Norma moral, yaitu aturan mengenai sikap dan


perilaku manusia sebagai manusia. Norma ini
menyangkut aturan tentang baik buruknya, adil
tidaknya tindakan dan perilaku manusia sejauh ia
dilihat sebagai manusia.
Dari uraian di atas, bisa dilihat bahwa ada beberapa
ciri utama yang membedakan norma moral dari
norma umum lainnya :

a. Kaidah moral berkaitan dengan hal-hal yang

mempunyai atau yang dianggap mempunyai


konsekuensi yang serius bagi kesejahteraan,
kebaikan, dan kehidupam manusia, baik sebagai
pribadi maupun sebagai kelompok.

b. Norma moral tidak ditetapkan atau diubah oleh


keputusan penguasa tertentu. Ini berbeda dengan
hukum atau aturan khusus lainnya.

c. Norma moral selalu menyangkut sebuah


perasaan khusus tertentu, yang oleh beberapa
filsuf moral disebut sebagai perasaan moral
(moral sense).

Dua Teori Etika


1. Etika Deontologi
Menurut etika deontologi, suatu tindakan itu
baik bukan dinilai dan dibenarkan berdasarkan
akibat atau tujuan baik dari tindakan itu,
melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri
sebagai baik pada dirinya sendiri.

2.

Etika Teleologi

Etika teleologi mengukur baik buruknya suatu


tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai
dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat
yang ditimbulkan oleh tindakan itu. Suatu
tindakan dinilai baik, kalau bertujuan mencapai
sesuatu yang baik, atau kalau akibat yang
ditimbulkannya baik dan berguna.