Anda di halaman 1dari 11

ISLAM DAN PENDIDIKAN KARAKTER

Tri Wulan Ningsih


1114500031
1C
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Manusia merupakan mahkluk yang tidak bisa terlepas dari sebuah
pendidikan, manusia selalu terlibat dalam proses pendidikan yang merupakan kebutuhan vital
dalam hidupnya. Dalam islam pendidikan sangatlah penting, termasuk pendidikan karakter.
Didalam islam sangat dianjurkan setiap manusia untuk selalu memperbaiki dirinya dengan cara
merubah hal yang buruk menjadi baik melalui pendidikan karakter.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian islam?
2. Apa pengertian pendidikan karakter?
3. Bagaimana pendidikan karakter dalam islam?
4. Apa hubungan antara islam dengan pendidikan karakter?

C. TUJUAN PENULISAN
1. Menjelaskan pengertian islam
2. Menjelaskan pengertian pendidikan karakter
3. Mengetahui pendidikan karakter dalam islam
4. Menjelaskan hubungan islam dengan pendidikan karakter

URAIAN
ISLAM merupakan agama yang paling lengkap diantara agama-agama yang pernah diturunkan
oleh Allah kepada umat manusia. Kelengkapan islam ini dapat dilihat dari sumber utamanya, alQuran mencakup keseluruhan isi wahyu yang pernah diturunkan kepada para Nabi. Isi alQuran mencakup keseluruhan aspek kehidupan manusia, mulai dari masalah aqidah, syariah,
dan akhlak, hingga masalah-masalah yang terkait dengan ilmu pengetahuan.
Semua umat islam harus mendasari keislamannya dengan pengetahuan agama (islam) yang
memadai, minimal sebagai bekal untuk menjalankan fungsinya di muka bumi ini. Sebagai
khalifah Allah, manusia harus memiliki pengetahuan dan keterampilan mengenai masalah dunia,
sehingga dapat memfungsikannya secara maksimal. Sedang sebagai hamba Allah, manusia harus
memiliki bekal ilmu agama untuk dapat mengabdikan dirinya kepada Allah dengan benar. Jika
seorang Muslim dapat membekali dirinya dengan pengetahuan yang cukup, baik pengetahuan

umum maupun pengetahuan agama, dan sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan
sehari-hari, maka ia akan menjadi seorang Muslim yang utuh.
Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai nabi dan rasul
terakhir untuk menjadi pedoman hidup seluruh manusia hingga akhir zaman.
Pengertian agama secara istilah adalah sesuatu yang membawa peraturan yang merupakan
hukum yang harus dipatuhi, menguasai diri seseorang dan membuat ia tunduk dan patuh kepada
Tuhan dengan menjalankan ajaran dien itu, membawa kewajiban-kewajiban yang kalau tidak
dijalankan menjadi utang.kewajiban dan kepatuhan membawa faham pembalasan, menjalankan
mendapat

baik,

mengingkarinya

memperoleh

balasan

buruk.

Pengertian Islam secara etimologi adalah sebagai berikut : Islam itu berasal dari bahasa Arab,
dari bentuk masdar (isim masdar, dalam istilah ilmu sharaf) yaitu penyerahan diri (menyerahkan
diri).
Sedangkan pengertian Islam secara istilah adalah sebagai berikut : Islam adalah agama yang
mengatur manusia agar menjadi selamat, sejahtera, aman, damai,d an menyerahkan diri kepada
Allah, patuh dan tunduk kepada-Nya serta mau beribadah dengan penuh kesadaran dan
keikhlasan. Secara kongkrit pengertian agama Islam menurut istilah adalah sebagai berikut :
Agama Islam yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW yang disiarkan dengan
dakwah ke seluruh penjuru dunia, memberikan petanda bahwa Islam diperuntukkan bagi semua
manusia yang berada di muka bumi. Kesempurnaan, keuniversilan dan kecocokan ajaran Islam
dalam kehidupan manusia baik kehidupan masa lalu, masa sekarang, maupun masa yang akan
datang jelas memberikan pandangan yang luas kepada manusia bahwa Islam mempunyai
konsepsi yang matang, terarah dan sesuai dengan perkembangan zaman yang sebagian besar
ditandai dengan akselerasi peradaban, rekayasa industri dan teknologi.aksioma yang dapat

diterima bahwa Islam pada prinsipnya adalah agama yang mengatur manusia di dunia agar
memenuhi perintah Tuhannya dan selalu mentaatinya, dan tunduk serta tawakal untuk mencapai
tingkatan takwa yang sesungguhnya.

PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER


Pendidikan karakter merupakan salah satu alat yang paling penting dan harus dimiliki oleh setiap
orang, karena pendidikan karakter merupakan penunjang moral dalam diri manusia. Dengan
pendidikan karakter manusia dapat memperbaiki, merubah, dan menilai mana yang baik yang
harus dilakukan dan mana yang buruk yang harus ditinggalkan. Pendidikan karakter juga dapat
menaikan kualitas hidup manusia, karena manusia tersebut akan lebih bermoral dan beretika
sehingga hidupnya pun akan menjadi lebih baik.
Pendidikan karakter akan membentuk diri manusia menjadi lebih baik, yang lebih berkualitas
hidupnya dan tentunya menjadi manusia yang bermoral. Manusia yang bermoral pastinya akan
memiliki budi pekerti, etika, dan tata bahasa yang baik karena dalam pendidikan karakter
manusia akan dibekali dengan pendidikan akhlak dalam dirinya.
Dengan pendidikan dasar ini seseorang diharapkan akan menjadi pribadi yang lebih baik dalam
menjalankan hidup hingga ke tahapan pendidikan selanjutnya. Pendidikan karakter tingkat dasar
harus membentuk suatu fondasi yang kuat demi keutuhan rangkaian pendidikan tersebut. Karena

semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin luas pula ragam ilmu yang didapat dari
seseorang dan akibat yang akan didapatkannyapun semakin besar jika tanpa ada landasan
pengertian pendidikan karakter yang diterapkan sejak usia dini. Manusia adalah faktor penting
dalam menciptakan kehidupan yang baik. Kehidupan yang baik dan sejahtera itu dapat dibentuk
dan diciptakan. Cara membentuk karakter seseorang yaitu dengan membentuk dari kebiasaan
dari usia anak-anak, Karena usia ank-anak adalah waktu yang paling efektif untuk membentuk
dan membangun suatu karakter. Anak-anak harus diajarkan bersopan santun, menghargai teman,
menghormati orang tua dll. Maka anak akan membisakan sikap-sikap tersebut hingga tumbuh
dewasa
Pendidikan karakter juga sangat penting dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara, sebab
suatu bangsa yang penduduknya masih mementingkan suatu pendidikan karakter dalam
hidupnya maka bangsa itu akan menjadi bangsa yang bermoral, berperikemanusiaan, bertoleransi
dan menjadi bangsa yang berakhlak mulia. Bangsa yang tidak memiliki moral dan tidak
berperikemanusiaan maka akan menjadi bangsa yang hancur karena penduduknya yang tidak
dapat mematuhi norma-norma dalam berbangsa. Hal-hal criminal seperti pembunuhan,
prncurian, pemerkosaan dll akan menjadi hal yang wajar dan biasa bagi mereka yang moralnya
tidak baik. Secara umum untuk mewujudkan pendidikan karakter bangsa dapat dilakukan melalui
pendidikan formal, non formal, dan informal yang saling melengkapi dan mempercayai dan
diatur dalam peraturan dan undang-undang. Contoh pada pendidikan formal:
Pendidikan formal dilaksanakan secara berjenjang dan pendidikan tersebut mencakup pada
pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, evokasi keagamaan dan khusus. Dalam
pelaksanaan pendidikan karakter bangsa dapat dilakukan melalui jenjang pendidikan yang

diimplementasikan pada kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang memuat pelajaran


normatif, adaptif, produktif, muatan lokal, dan pengembangan diri. Pendidikan karakter bangsa
di sekolah yang diimplementasikan pada pendidikan pengembangan diri antara lain; melalui
kegiatan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, semisal : pengurus OSIS, Pramuka, PMR, PKS,
KIR, Olahraga, Seni, Keagamaan dan lainnya. Dengan kegiatan ekstrakurikuler ini sangat
menyentuh, mudah dipahami, dan dilakukan siswa sebagai bagian penyaluran minat dan
dilakukan siswa sebagai bagian penyaluran minat dan bakat yang dapat dikembangkan sebagai
perwujudan pendidikan karakter bangsa.

PENGERTIAN PENDIDKAN KARAKTER MENURUT PARA AHLI


1. Pendidikan Karakter Menurut Lickona
Secara sederhana, pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang dapat
dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Tetapi untuk mengetahui pengertian yang tepat,
dapat dikemukakan di sini definisi pendidikan karakter yang disampaikan oleh Thomas Lickona.
Lickona menyatakan bahwa pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja
untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilainilai etika yang inti.
2. Pendidikan Karakter Menurut Suyanto

Suyanto (2009) mendefinisikan karakter sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri
khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat,
bangsa, maupun negara.
3. Pendidikan Karakter Menurut Kertajaya
Karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu benda atau individu. Ciri khas tersebut adalah
asli dan mengakar pada kepribadian benda atau individu tersebut, serta merupakan mesin yang
mendorong bagaimana seorang bertindak, bersikap, berucap, dan merespon sesuatu (Kertajaya,
2010).

4. Pendidikan Karakter Menurut Kamus Psikologi


Menurut kamus psikologi, karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral,
misalnya kejujuran seseorang, dan biasanya berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap (Dali
Gulo, 1982: p.29).
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM ISLAM
Dasar pembentukan karakter itu adalah nilai baik atau buruk. Dalam islam nilai baik disimbolkan
dengan nilai Malaikat dan nilai buruk disimbolkan dengan nilai Setan. Islam mengajarkan
tentang perbaikan ahlak, dalam islam untuk menyempurnakan tingkat ketaatan dan keimanannya
yang harus dilakukan pertama adalah memperbaiki ahlaknya. Seperti nabi Adam as beliau diutus
oleh Allah SWT untuk memperbaiki ahlak manusia, karena baik buruknya manusia semua

bersumber dari ahlaknya. Oleh sebab itu pendidikan karakter dalam islam sangat dipentingkan
dan dianjurkan bagi semua umat muslim. Semua umat muslim wajib memperbaiki akhlaknya
melalui pendidikan karakter. Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa karakter identik
dengan akhlak, sehingga karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia dalam segala
aktivitasnya.Pendidikan karakter tidak sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang
salah kepada seseorang, tetapi lebih dari itu pendidikan karakter juga menanamkan suatu
kebiasaan yang baik sehingga manusia dapat memahami, mampu merasakan, dan mau
melakukan sesuatu yang baik-baik sesuai dengan ajaran dan syariat islam.
Peran seorang guru, orang tua dan keluarga merupakan hal penting dalam perbaikan dan
perubahan akhlak seseorang. Akhlak merupakan keadaan gerak jiwa yang mendorong ke arah
melakukan perbuatan dengan tidak menghajatkan pikiran.
Dari pengertian di atas dijelaskan bahwa akhlak adlah tingkah laku manusia, atau tepatnya nilai
dari tingkah lakunya, yang bisa bernilai baik atau sebaliknya bernilai buruk. Yang dinilai disini
adalah tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan Tuhan, yakni dalam melakukan ibadah,
dalam berhubungan dengan sesamanya. Akhlak secara umumdibagi menjadi dua, yaitu akhlak
mulia dan akhlak tercela. Akhlak mulia adalah akhlak yang harus kita terapkan dalam kehidupan
sehari-hari, sedangkan akhlak tercela adalah akhlak yang harus kita jauhi jangan sampai kita
praktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam islam dilihat dari ruang lingkupnya akhlak terbagi menjadi dua bagian, yaitu akhlak
terhadap Allah SWT dan akhlak terhadap makhluk seperti manusia.
Akhlak terhadap Allah SWT merupakan akhlak yang paling pokok harus dipegangi oleh umat
islam

HUBUNGAN ANTARA ISLAM DAN PENDIDIKAN KARAKTER


Islam merupakan suatu agama yang mengatur tentang kemoralan manusia tentunya islam
memiliki peran penting dalam membentuk sebuah karakter . maka dari itu islam dan pendidikan
karakter memiliki hubungan yang sangat erat. Untuk melihat peran pendidikan agama dalam
pembentukan karakter, sekurang-kurangnya harus dibicarakan apa itu karakter dan apa inti
pendidikan agama. Yang inti itulah yang besar dalam pembentukan karakter. Penting pula
dibicarakan upaya yang harus dilakukan agar pendidikan agama itu berperan dalam
pembentukan karakter. pendidikan agama terutama islam sangat efektif dalam segi
pembelajarannya untuk mempengaruhi pembentukan karakter yang baik. Dipandang dari segi
keterkaitannya, pembentukan karakter dasar seorang anak sejak dini tentu sangat erat
hubungannya dengan apa yang diajarkan dalam sisi edukatif pendidikan agama. Agama banyak
memberian pengajaran yang baik dalam membentuk karakter anak, contohnya seorang anak akan

bersikap santun terhadap oang yang lebih tua dibanding dia, itu karena agama sudah memberikan
kita ulasan mengenai pembentukan karakter yang lebih baik.

KESIMPULAN
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa agama islam dan pendidikan karakter sangat
berkaitan erat, keduanya memiliki tujuan yang sama dalam pembentukan karakter manusia.
keduanya mempunyai tujuan untuk mengarahkan diri pada pembentukan individu yang
bermoral, berakhlak mulia, serta bertoleransi dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

DAFTAR PUSTAKA
http://tobroni.staff.umm.ac.id/2010/11/24/pendidikan-karakter-dalam-perspektif-islampendahulan/
http://inilahrisalahislam.blogspot.com/2013/01/pengertian-islam.html
Prof. Dr. H.M. Amin Syukur, MA. Pengantar Studi Islam, Semarang : Pustaka Nuun,
2010.
Dr. Marzuki, M.Ag. Prinsip Dasar Akhlak Mulia, Yogyakarta : Debut Wahana Pres, 2009.