Anda di halaman 1dari 14

Sistem Kesehatan

Sistem Kesehatan
Pengertian Sistem
Sistem adl kesatuan dari kumpulan sejumlah elemen
( komponen / subsistem ) dimana setiap elemen bekerja secara
bebas tetapi saling berhubungan, saling mempengaruhi dan
saling tergantung serta bekerjasama secara harmonis dan terpadu
dalam satu kesatuan yg utuh utk mencapai tujuan bersama yg
telah ditetapkan sebelumnya.
Sistem sbg komponen suprasistem dan sistem mempunyai
subsistem dan seterusnya secara vertikal.
Jarak dan jumlah jenjang komponen antara yg terbawah dgn yg
teratas tak ada ketentuannya tergantung dari tujuan yg sdh
ditetapkan.
Pengertian Sistem Kesehatan ( WHO )
Sistem Kesehatan adl kumpulan berbagai faktor yg kompleks yg
saling berhubungan yg tdpt pd suatu negara, yg diperlukan utk
memenuhi kebutuhan dan tuntutan kesehatan perorangan,
keluarga, kelompok dan masyarakat pada saat diperlukan.
Pengertian
Sistem
( Indonesia )

Kesehatan

Nasional

SKN

SKN adl suatu tatanan yg menghimpun berbagai upaya Bangsa


Indonesia secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin
derajat kesehatan yg setinggi2nya sbg perwujudan kesejahteraan
umum seperti dimaksud dlm Pembukaan UUD 1945

Sistem Kesehatan

Komponen sistem (lihat definisi manajemen)


Masukan
Kumpulan bagian / elemen yg tdp dlm sistem dan
diperlukan utk berfungsinya sistem tsb

yg

Proses
Kumpulan
elemen2 dlm sistem yg berfungsi mengubah
masukan menjadi keluaran (output)
Keluaran
Kumpulan bagian2 yg dihasilkan darai berlangsungnya proses
dlm sistem
Umpan balik
Kumpulan bagian yg merupakan keluaran darai sistem dan
sebagai masukan bagi sistem
Dampak
Dampak (impact) adalah akibat yg dihasilkan oleh keluaran
suatu sistem
Lingkungan
Dunia di luar batas sistem yg tidak dikelola sistem tetapi
mempepunyai pengaruh pada sistem
Bentuk sistem

Sistem Kesehatan

Sistem tertutup : sistem dimana elemen dan produk yg


dihasilkan tidak dipengaruhi oleh lingkungan dimana
sistem tsb berada
( Contoh : Uji manfaat obat bagi
penyembuhan penyakit di laboratorium pd hewan
percobaan )

Sistem terbuka : Kebalikan dari sistem terbuka dimana


elemen dan produk kesisteman bisa dipengaruhi oleh atau
mempengaruhi lingkungan. Sistem Kesehatan sbg sistem
terbuka.

Jenjang sistem
Suprasistem
Suprasistem adl lingkungan dimana sistem itu berada.
Sistem merupakan bagian dari suprasistem
Sistem
Sistem adl sesuatu yg sedang diamati yg menjadi subyek/obyek
pengamatan
Subsistem
Subsistem adl bagian dari sistem yg secara mandiri membentuk
sistem sendiri
Subsistem merupakan bagian dari sistem
Sistem sebagai lingkungan dari subsistem

Bentuk pokok Sistem Kesehatan di berbagai negara

Sistem Kesehatan

Monopoli negara

Semua jenis dan organisasi upaya kesehatan dikuasai


sepenuhnya oleh negara. Masyarakat dibebaskan dari kewajiban
utk mentyelenggarakan upaya kesehatan. Biaya utk
melaksanakan upaya kesehatan diperoleh dari pajak /
ditanggung negara
Contoh : Saudi Arabia, Jerman

Pembagian tugas

Antara Pemerintah dan Masyarakat ada pembagian tugas.


Aspek promotif & prevetif menjadi tugas pemerintah
Aspek kuratif dan rehabilitatif dilakukan oleh swasta dan
organisasi pemerintah yg disetarakan dgn swasta
Contoh : Amerika Serikat

Kemitraan

Pemerintah : menyelenggarakan semua upaya kesehatan secara


menyeluruh ( promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif )
khususnya bagi masyarakat luas dan masyarakat miskin
Masyarakat & swasta : melakukan semua uapaya kesehatan
khusus bagi perorangan & masyarakat terbatas.
Biaya upaya kesehatan pemerintah dari pajak & bantuan luar
negeri.
Biaya upaya kesehatan swasta & masyarakat dari pemilik dana,
asuransi, dana keagaamaan dll
Contoh : Indonesia
Faktor2 yg mempengaruhi Sistem Kesehatan

Sistem Kesehatan

Bentuk negara dan pemerintahan


Faktor politik ( peranan pemegang kekuasaan negara )
Kemampuan dana dan perhatian negara & masyarakat
Lingkungan fisik, sosekbud masyarakat
Jumlah dan penyebaran penduduk
Sistem penunjang kesehatan

Prinsip Dasar Sistem Kesehatan di Indonesia

Perikemanusiaan : tak diskriminatif , semua anggota


masyarakat berhak memperoleh manfaat.
Hak asasi manusia : tak mengenal perbedaan suku agama,
golongan, status sosial mempunyai hak yg sama.
Adil dan merata : pelayanan yg bermutu, terjangkau, adil
merata secara geografis dan ekonomis bagi seluruh
masyarakat.
Pemberdayaan dan kemandirian masyarakat : masyarakat
wajib ikut dan bertanggung jawab bersama pemerintah utk
memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan
peorangan, keluarga, masyarakat dan lingkungannya.
Kemitraan : Pemerintah, Masyarakat, Swasta, Lemabaga
Pemerintah lainnya melakukan kerjasama dlm suatu
jaringan yg berhasilguna, berdayaguna, kerjasama lintas
sektoral utk mencapai derajat kesehatann yg setinggi2nya.
Pengutamaan dan manfaat : mengutamakan kepentingan
umum dpd kepentingan perorangan / golongan.
Mengutamakan peningkatan kesehatan dan pencegahan
penyakit. Mengutamakan upaya kesehatan yg memp. daya
ungkit tinggi

Sistem Kesehatan

Tata pemerintahan yg baik : demokratis, kepastian hukum,


terbuka, rasional dan bertanggung jawab dan bertanggung
gugat ( acountable )

Komponen pembentuk Sistem Kesehatan di Indonesia


Pemerintah ( Pusat, Propinsi, Kabupaten ) :
Menentukan arah kebijakan, sasaran, strategi pembangunan
kesehatan
Membuat UU, PP, Perda, Permenkes
Pelasana pelayanan

Masyarakat Umum :Tokoh masyarakat, LSM, ( interest


group )
Sbg pelaksana atau mitra pemerintah.

Swasta : mencari keuntungan, atau bersifat sosial ( Badan


Penyelenggara atau Yayasan ) dan pribadi
Sbg pelasana dan mitra pemerintah

Subsistem SKN
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Subsistem Upaya Kesehatan ( pelayanan kesehatan)


Subsistem Pembiayaan Kesehatan
Subsistem Sumberdaya Manusia Kesehatan
Subsistem Obat dan Perbekalan Kesehatan
Subsistem Pemberdayaan Masyarakat
Subsistem Manajemen Kesehatan

Unsur unsur proses SKN


Kesehatan)

(subsisitem dari Sistem

Sistem Kesehatan

Masukan ( input )
Subsistem : pembiayaan, sumberdaya manusia, obat dan
perbekalan.
Diperlukan agar sistem bisa berjalan

Proses
Subsistem : upaya kesehatan, pemberdayaan masyarakat,
manajamen kesehatan
Prosedur dlm sistem utk mengubah menjadi produk ( pel. kes )

Keluaran :
Pembangunan kesehatan yg berhasil-guna, berdaya-guna,
bermutu merata, berkeadilan
Terjadinya perubahan perilaku masyarakat

Umpan balik ( feed back ) :


Informasi dari unsur yg diteliti dibandingkan dgn patokan. Sbg
awal penilaian.

Lingkungan :
Ideologi negara, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan
keamanan, lokal, regional, nasional, global

Sub Sistem Upaya ( Pelayanan ) Kesehatan


Health Care System

Sistem Kesehatan

Merupakan subsistem utama dari Sistem Kesehatan Nasional di


Indonesia yg bertanggung jawab dlm meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat, hanya bisa berhasil jika didukung
subsistem kesehatan lainnya.
Pengertian
HCS di Indonesia merupakan tatanan yg menghimpun berbagai
upaya ( pelayanan ) kesehatan masyarakat
( UKM ) dan
upaya
( pelayanan ) kesehatan perorangan
( UKP )
secara terpadu, saling mendukung, guna mencapai derajat
kesehatan masyarakat setg2nya.
Tujuan :
Upaya kesehatan yg :
Tercapai ( accessible )
Terjangkau ( affordable )
Bermutu ( quality )
Faktor yg mempengaruhi subsistem pelayanan kesehatan di
Indonesia :

Perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan & kedokteran yg


sangat pesat
Perkembangan komunikasi dan transportasi yg pesat
Perkembangan teknologi komunikasi informasi yg sangat
pesat
Jangkauan perhatian
yg sangat luas ( promotif s/d
rehabilitatif )
Keterbatasan sumberdaya ( tenaga, dana, dll )
Ketimpangan penyebaran penduduk berdasarkan wilayah
( Jawa & luar Jawa ) dan antara kota dan desa

Sistem Kesehatan

Pertambahan penduduk per wilayah yg berbeda


Kebergamana tk sosial ekonomi masyarakat
Perhatian pemerintah masih kurang : dana dar APBN / APBD
kecil.
Triple burden penyakit : tranasisi epidemiologis, peny yg sdh
hilangf muncul lagi + penyakit baru ( HIV Aids )

Bentuk pokok :

UKM ( Upaya Kesehatan Masyarakat ) :


Sasaran masyarakat luas
Dilakukan pemerintah, masyarakat dan swasta
Upaya pokok :
Memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat
( promotive )
Mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah di
masyarakat ( preventive )
Jenis upaya UKM :
1.
Promosi kesehatan
2.
Pemeliharaan kesehatan
3.
Pemberantasan penyakit menular
4.
Kesehatan jiwa
5.
Pengedalian penyakit tidak menular
6.
Penyehatan lingkungan
7.
Penyediaan sanitasi dasar
8.
Perbaikan gizi masyarakat
9.
Pengamanan sediaan farmasi dan alat kesehatan
10. Pengamanan penggunaan zat aditif ( zat tambahan
makanan ) dlm makanan & minuman
11. Pengamanan narkotika, psikotropika, zat adiktif dan
bahan2 berbahaya lainnya

Sistem Kesehatan
12.

10

Penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan

UKP ( Upaya Kesehatan Perorangan )


Pelaksananya pemerintah, masyarakat dan swasta
Upaya pokoknya : menyeluruh utk perorangan
Jenis pelayanannya :
1. Promosi kesehatan
2. Pencegahan penyakit
3. Pengobatan rawat jalan
4. Pengobatan rawat inap
5. Pembatasan dan pemulihan kecacatan perorangan
6. Pengoabatan alternatif dan pengobatan tradisional
7. Pelayanan kebugaran fisik dan kosmettika

Upaya Kesehatan Penunjang

Upaya penunjang UKM


1. Laboratorium Kesehatan Masyarakat
2. Pelayanan sediaan farmasi, alat kesehatan dan perbekalan
kesehatan lainnya
Upaya penunjang UKP :
1. Laboratorium klinik
2. Apotek
3. Optik
4. Toko Obat
Prinsip pelayanan

UKM fungsi utama pemerintah dgn dukungan aktif


masyarakat & swasta

Sistem Kesehatan

11

UKP pelayanannya oleh pemerintah, masyarakat dan swasta


Pelayanan swasta ( komersial ) hrs memperhatikan fungsi
sosial
Pelayanannya menyeluruh, terpadu, berkelanjutan, terjangkau,
berjenjang, profesional bermutu dan mengikuti kaidah ilmiah
Pelayanannya sesuai dgn norma sosial budaya, moral dan
etika profesi

Stratifikasi Upaya Kesehatan


Dilakukan krn masalah kesehatan masyarakat sangat kompleks,
memerlukan sarana, prasarana, strategi dan jenis pelayanan yg
beragam
Keuntunghannya :berdaya guna dan berhasil guna
Kerugiannya : birokratis, lama
Dikenal tiga strata upaya kesehatan : strata pertama, kedua dan
ketiga utk UKM dan UKP berbeda jenisnya

Strata Upaya Kesehatan Masyarakat


Strata UKM
UKM strata pertama ( UKM Dasar )
Menggunakan iptek kesehatan dasar
Langsung dgn masyarakat
Ujung tombak puskesmas dgn dukungan lintas sektoral
Jenis UKM Dasar : Promosi Kesehatan, KIA-KB, Perbaikan
gizi, Kesehatan Lingkungan, Pemberntasan Penyakit Menular,
Pengobatan Dasar.

Sistem Kesehatan

12

Peran aktif masyarakat & swasta : Posyandu, Polindes, Pos


Obat Desa, Pos Upaya Kesdshatan Kerja, Dokter kecil

UKM strata kedua ( UKM Lanjutan )


Iptek kes spesialistik
Pelaksana : Dinkes Kab-Kota
Sifat : lintas sektoral
Fungsi : manajerial dan teknis kesehatan
Unit pelaksana teknis :
1. Unit pencegahan dan pemberantasan penyakit
2. Promosi keshatan
3. Pelayanan kefarmasian
4. Kesehatan lingkungan
5. Perbaikan gizi
6. KIA KB
Kegaiatan : pelayanan langsung dan rujukan
UKM strata ketiga ( UKM Unggulan )
Menggunakan iptek kes subspesialistik
Penanggung jawab : Dinkes Propinsi dan Depkes
Fungsi : manajerial dan teknis kesehatan
Bentuk pelayanan teknis kesehatan :
1. Institut Gizi Nasional
2. Institut Kesehatan Jiwa Nasional
3. Institut dan Pusat lainnya yg ada di Depkes :
Strata UKP
UKP strata pertama ( UKP tingkat dasar )
Menggunakan iptekdok dasar
Sasaran perorangan

Sistem Kesehatan

13

Pelaksana : puskesmas, masyarakat, swasta ( perorangan &


organisasi )
Bentuk : praktek dr umum, praktek dr 24 jam, balai pengobatan
praktek bersma , rumah bersalin praktek bidan, pengobatan
tradisonil & alternatif, pelayanan kebugaran dan kosmetika.
Pengendalian & pengawasan : program kendali mutu,lisensi,
sertifikasi, akreditasi.
UKP strata kedua ( UKP lanjutan )
Menggunakan iptekdok spesialistik
Pelaksana : pemerintah, ,masyarakat, swasta
Bentuk : praktek dr spesialis, BP4, RS kls C dan B non
pendidikan milik pemerintah, RS ABRI dan Swasta dll
Sbg tempat rujukan medik UKP pertama
UKP strata ketiga ( UKP unggulan )
Menggunakan iptekdok sub spesialistik
Pelaksana : pemerintah, swsta dan masyarakat
Bentuk : praktek dr subspesialistik ( spesialistik konsultan ), RS
kls B pendidikan dan RS kls A milik pemerintah
Upaya penunjang UKP :
Apotek, laboratorium klinik, Optik

Sistim Upaya Rujukan


Pengertian
Rujukan adl pelimpahan wewnang dan tanggung jawab atas
masalah kesehatan masyarakat yg dilakukan secara timbal balik,

Sistem Kesehatan

14

dari strta bawah ke atas atau sebaliknya atau antara strata yg


sama.
Sebagai penunjang Sistem Strata Kesehatan
Bentuk
Rujukan kesehatan masyarakat ( promotif & preventif )
Rujukan sarana
Rujukan teknologi
Rujukan operasional
Rujukan medis ( kuratif & rehabilitatif )
Rujukan kasus
Rujukan ilmu pengetahuan
Rujukan bahan pemeriksaan
Manfaat rujukan
Penghematan biaya : pembangunan, operasional, tenaga
Kemudahan dlm pengadminitrasian
Peningkatan ilmu dan keterampilan petugas
Kejelasan jalur karier petugas.
Kerugian :
Waktu utk ditindak lanjuti lama
Birokratis ( berbelit belit )
Tanggung jawab menurun
Perlu kerjasama lintas institusi