Anda di halaman 1dari 31

Oleh

KERAMIK

Lia Amalia
Mahmudah
(151411013)

SEJARAH KERAMIK
Keramik diperkirakan sudahtua umurnya, sebagaimana halnya sejarah keramik diberbagai belahan
Dunia, seperti China, Jepang, Mesir, Yunani, Korea, Thailand, Peru, Philipina, Vietnam dan lain
sebagainya. Di mana ketrampilan membuat keramik tersebut muncul dan tumbuh secara alami, ada
yang tumbuh dalam waktu yang bersamaan tanpa adanya pengaruh hubungan kebudayaan satu
dengan lainnya. Kepandaian membuat keramik dapat dikatakan setua manusia semenjak mengenal
api dan dapat memanfaatkannya.
Penemuan teknik membuat keramik atau pengetahuan mengenai sifat tanah liat yang mengeras
setelah dibakar, diperoleh secara tidak sengaja oleh orang primitif pada zaman Prasejarah.Mayermenyatakan bahwa kebanyakan seni primitif dibuat dari kayu, batu dan tanah liat,
yang diciptakan untuk beberapa tujuan relegi atau tujuan yang praktis (Mayer, 1969). Awal mulanya
keramik dibuat cenderung sebagai wadah. Inspirasi pembuatan wadah tersebut berasal dari
pemanfaatan buah-buahan berkulit tebal seperti labu, kelapa dan sebagainya, yang isinya
dikeluarkan.
Namun mengenai keberadaanatau kepastianpenggunaankeramik pertama kali, hingga kini belum
terungkapsecara pasti.Hanyasaja berdasarkanperkiraanyang dilandasi data emperik dan komparasi
darihasil-hasil temuan
penelitianyangdilaksanakanparaahlipurbakala,diperkirakankeramikmulaidibuat dan digunakan
sejak tahun 15.000 SM. Sebagai kebudayaan yang sangat tua yaitu sejak manusia mengenal api. Ada
pula yang memperkirakan dimulai 12.000 SM.Vincentmemperkirakan 10.000 SM dan 5.000 SM
(Vincent A. Roy, 1969).Nortonmenyebutkan sekitar 4.500 SM sudah ada yang
membuatpotterydengan baik (Norton, 1960). Ada juga yang memperkirakan 6.000 SM, lihat bentuk
keramik masa Neolitik berikut ini (Art A World History,1989).

DEFINISI
Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani,keramikos, yang
artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses
pembakaran. Kamus dan ensiclopedia tahun 1950-an
mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi
untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar seperti
gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak
semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik
terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang
berbentuk padat.

KOMPOSISI KERAMIK

CLAY

FLINT

FELDSP
AR

CULLET

CLAY
Kira-kira 70% atau 80% dari kulit bumi terdiri dari batuan merupakan
sumber tanah liat. Tanah liat banyak ditemukan pertanian. Dilihat dari
sudut ilmu kimia, tanah liat termasukhidrosilikat aluminadan dalam
keadaan murni mempunyai rumus: Al2O3.2SiO2.2H2O dengan
perbandingan berat dari unsur-unsurnya:Oksida Silinium(SiO2)
47%,Oksida Aluminium(Al2O3) 39%, dan Air (H2O) 14%.
Mineral liat terbentuk dari hasil hancuran iklim terhadap mineral primer
atau batuan yang mengandung mineral feldspar, mika, piroksin dan
eamfibol. Pada dasarnya mineral liat dapat dibedakan atas 2 kelompok
senyawa, yaitu liat silikat dan liat bukan silikat. Liat silikat kemudian
dibedakan pila dalam 3 tipe yaitu : tipe 1:1, 2:1, dan tipe 2:2. Tipe
dalam hal ini menunjukkan perbandingan antaraSi-tetraederdenganAloktaeder. Dengan mengetahui tipe mineral liat juga dapat ditentukan
tingkat hancuran suatu tanah. Tanah yang mengandung liat 1:1
menunjukkan suatu tanah yang lebih tua daripada tanah berliat tipe 2:1.
Karena Si telah habis tercuci. Disamping liat silikat amorfus, yaitu alofan.
Liat bukan silikat merupakan kelompok senyawa hidrus oksida besi dan
aluminum. Nama hidrus oksida mencerminkan asosiasi antara molekul
air dan oksida

CLAY

Tanah liat memiliki sifat-sifat yang khas yaitu bila dalam keadaan
basah mempunyai sifat plastis tetapi bila dalam keadaan kering akan
menjadi keras, sedangkan bila dibakar akan menjadi padat dan kuat.
Pada umumnya, masyarakat memanfaatkan tanah liat (lempung)
sebagai bahan baku pembuatan bata dan gerabah.

fungsitanah liat : mempermudah proses pembentukan keramik


Sifat dan keadaan bahan :
o berbutir kasar
o Rapuh
o dalam keadaan basah mempunyai sifat plastis tetapi bila
dalam keadaan kering akan menjadi keras
o bila dibakar akan menjadi padat dan kuat
o sangat tahan api.

FLINT

Kwarsa merupakan bentuk lain dari batuan silica (SiO2)

Tujuan pemakaian kwarsa ini ialah:


Mengurangi susut kering, jadi mengurangi retak-retak dalam pengeringan.
Mengurangi susut waktu dibakar dan mempertinggi kwalitas.
Merupakan rangka selama pembakaran.
Sifat-sifat dan keadaan bahan:
Memiki ukuran partikel yang halus .
Sifat plastis yang tinggi .
Memiliki kekuatan kering yang tinggi
Penyusutan pada saat pengeringan dan pembakaran tinggi.
Warna setelah pembakaran abu-abu muda karena unsur besinya lebih tinggi
dibanding kaolin.
titik lebur tinggi sekitar 1728C

FELDSPAR
Feldspar adalah suatu kelompok mineral yang berasal dari batu karang yang
ditumbuk dan dapat memberikan sampai 25 % flux (pelebur) pada badan
keramik. Bila keramik dibakar, feldspar akan meleleh (melebur) dan membentuk
leburan gelas yang menyebabkan partikel tanah dan bahan lainnya melekat satu
sama lain. Pada saat membeku, bahan ini memberikan kekuatan pada badan
keramik. Feldspar tidak larut dalam air, mengandungalumina,
silikadanfluxyang digunakan untuk membuat gelasir suhu tinggi.
Feldspar pada saat ini nerupakan group mineral dengan jumlah mineral yang
paling besar di kerak bumi, membentuk sekitar 60% batuan terrestrial.
Kebanyakan feldspar yang tersedia berupa sodium feldspar, potassium feldspar
dan feldspar campuran. Feldspar kebanyakan digunakan pada aplikasi-aplikasi
industri yang membutuhkan kandungan feldspar yang berupa alumina dan
alkali.

FELDSPAR
Rumus kimia feldspar secara umum adalah XAl(Al,Si)Si 2O8dengan X adalah
potassium, sodium, kalsium atau barium. Secara khusus rumus kimia feldspar
dapat dilihat pada Tabel 1.

Jenis Feldspar

Rumus Kimia

Albite

Na(Si,Al)O

Anorthite

Ca(Si,Al)O

Orthoclase

K(Si,Al)O

Celsian

Ba(Si,Al)O

CULLET
Culletadalah serbuk kaca yang sangat kecil. Kaca
biasanya dihasilkan dari campuran silicon atau bahan
dioksida (SiO2) yang merupakan benda amorf,
dibentuk melalui prosesan pemadatan dari peleburan
tanpa kristalisasi. Kaca kadang-kadang dianggap
sebagai cairan kental (viskos) kareana bukan kristalin
atau amorf. Akan tetapi hanya beberapa cairan yang
dapat membentuk kaca. Pada suhu tinggi, kaca
merupakan cairan sejati, dan pada fase cair ini
struktur dari bahan-bahan anorganik belum beraturan
dan atom-atomnya selalu bergerak terus-menerus.

SIFAT KERAMIK
Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi
kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga
tergantung pada lingkungan geologi di mana bahan diperoleh. sifat
yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis
keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada
keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi,
gerabah dan sebagainya, walaupun sifat ini tidak berlaku pada
jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan
campuran sintering antara keramik dengan logam. sifat lainya
adalah tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang
terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200
C, keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan
sampai dengan suhu 2000 C. kekuatan tekan tinggi, sifat ini

SIFAT KERAMIK
Secara umum sifat keramik meliputi :
1.Keras, kuat, tetapi bersifat getas atau mudah pecah.
2.Tahan terhadap korosi.
3.Kapasitas panas yang baik dan konduktivitas panas
yang rendah.
4.Sifat listriknya dapat menjadi isolator,
semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor.
5. Dapat bersifat magnetik dan non magnetik.

JENIS KERAMIK
Secara Umum

Keramik
Tradisional
Keramik
Halus

Earthenw
are

Stonewar
e

Porcelain

New
Ceramics

Menurut Kepadatan

KERAMIK TRADISIONAL
Keramik tradisional yaitu keramik yang
dibuat dengan menggunakan bahan alam,
seperti kuarsa, kaolin, dll. Yang termasuk
keramik ini adalah: barang pecah belah
(dinnerware), keperluan rumah tangga (tile,
bricks), dan untuk industri (refractory).

KERAMIK HALUS
Fine ceramics(keramik modern atau
biasa disebut keramik teknik, advanced
ceramic, engineering ceramic, techical
ceramic) adalah keramik yang dibuat
dengan menggunakan oksida-oksida
logam atau logam,
seperti: oksida logam (Al2O3, ZrO2,
MgO,dll).
Penggunaannya:
elemen
pemanas,
semikonduktor, komponen turbin, dan
pada bidang medis.

JENIS KERAMIK
Secara Umum

Keramik
Tradisional
Keramik
Halus

Earthenw
are

Stonewar
e

Porcelain

New
Ceramics

Menurut Kepadatan

EARTHERNWARE
Dibuat dari semua jenis bahan tanah liat yang
plastis dan mudah dibentuk dan dibakar pada
suhu maksimum 1000C. Keramik jenis ini
struktur dan teksturnya sangat rapuh, kasar dan
masih berpori. Agar supaya kedap air, gerabah
kasar harus dilapisi glasir, semen atau bahan
pelapis lainnya.
Gerabah termasuk keramik berkualitas rendah
apabila dibandingkan dengan keramik batu
(stoneware) atau porselin. Bata, genteng, paso,
pot, anglo, kendi, gentong dan sebagainya
termasuk keramik jenis gerabah. Genteng telah
banyak dibuat berglasir dengan warna yang
menarik sehingga menambah kekuatannya.

STONEWARE
Dibuat dari bahan lempung
plastis yang dicampur
dengan bahan tahan api
sehingga dapat dibakar
pada suhu tinggi (12001300C). Keramik jenis ini
mempunyai struktur dan
tekstur halus dan kokoh,
kuat dan berat seperti batu.
Keramik jenis termasuk
kualitas golongan
menengah.

PORCELAIN
Adalah jenis keramik bakaran suhu tinggi yang dibuat
dari bahan lempung murni yang tahan api, seperti kaolin,
alumina dan silika. Oleh karena badan porselin jenis ini
berwarna putih bahkan bisa tembus cahaya, maka sering
disebut keramik putih. Pada umumnya, porselin dipijar
sampai suhu 1350C atau 1400C, bahkan ada yang
lebih tinggi lagi hingga mencapai 1500C.
Porselin yang tampaknya tipis dan rapuh sebenarnya
mempunyai kekuatan karena struktur dan teksturnya
rapat serta keras seperti gelas. Oleh karena keramik ini
dibakar pada suhu tinggi maka dalam bodi porselin
terjadi penggelasan atau vitrifikasi. Secara teknis
keramik jenis ini mempunyai kualitas tinggi dan bagus,
disamping mempunyai daya tarik tersendiri karena
keindahan dan kelembutan khas porselin. Juga bahannya
sangat peka dan cemerlang terhadap warna-warna glasir.

NEW CERAMICS
Keramik yang secara teknis, diproses untuk
keperluan teknologi tinggi seperti peralatan
mobil, listrik, konstruksi, komputer, cerobong
pesawat, kristal optik, keramik metal,
keramik multi lapis, keramik multi fungsi,
komposit keramik, silikon, bioceramic, dan
keramik magnit.
Sifat khas dari material keramik jenis ini
disesuaikan dengan keperluan yang bersifat
teknis seperti tahan benturan, tahan gesek,
tahan panas, tahan karat, tahan suhu kejut
seperti isolator, bahan pelapis dan komponen
teknis lainnya.

PROSES PEMBUATAN
KERAMIK
Penyiapan
Bahan
Mentah

Pembentu
kan
Produk
Keramik

Pengering
an
keramik

Pembakar
an
Keramik

Pengglasir
an

PENYIAPAN BAHAN MENTAH

Penggalia
n Bahan
Mentah

Penimbun
an

Penggiling
an

PEMBENTUKAN PRODUK
KERAMIK
Proses Lempung Kaku (Stiff
Mud)
Pembentukan dengan masa
slip
Pembentukan dengan
Proses Kering

PENGERINGAN KERAMIK
Peng
ering
an
Alam
i
Peng
ering
an
Buat
an

PEMBAKARAN KERAMIK
Tahap
penguapan air
mekanis sisa
pengeringan

Tahap
Penguapan air
mineral

Tahap
Pembakaran
Cepat

PEMBAKARAN BISCUIT
Pembakaran biskuit merupakan tahap yang sangat
penting karena melalui pembakaran ini suatu benda
dapat disebut sebagai keramik. Biskuit (bisque)
merupakan suatu istilah untuk menyebut benda
keramik yang telah dibakar pada kisaran suhu 700
1000C. Pembakaran biskuit sudah cukup membuat
suatu benda menjadi kuat, keras, kedap air. Untuk
benda-benda keramik berglasir, pembakaran biskuit
merupakan tahap awal agar benda yang akan
diglasir cukup kuat dan mampu menyerap glasir
secara optimal.

PENGGLASIRAN
Pengglasiran merupakan tahap yang dilakukan sebelum dilakukan
pembakaran glasir. Benda keramik biskuit dilapisi glasir dengan
cara dicelup, dituang, disemprot, atau dikuas. Untuk benda-benda
kecil-sedang pelapisan glasir dilakukan dengan cara dicelup dan
dituang; untuk benda-benda yang besar pelapisan dilakukan
dengan penyemprotan. Fungsi glasir pada produk keramik adalah
untuk menambah keindahan, supaya lebih kedap air, dan
menambahkan efek-efek tertentu sesuai keinginan.
Kesemua proses dalam pembuatan keramik akan menentukan
produk yang dihasilkan. Oleh karena itu kecermatan dalam
melakukan tahapan demi tahapan sangat diperlukan untuk
menghasilkan produk yang memuaskan.

KEGUNAAN KERAMIK

Untuk kebutuhan rumah tangga seperti mangkok, piring, cangkir,teko,tempayan dll. Atau keramik
yang digunakan untuk bahan bangunan, seperti batu-bata,genteng keramik, tegel keramik , pipapipa keramik untuk pembuangan. Ada juga keramik yang digunakan untuk keperluan keperluan
khusus dan dibuat secara khusus pula misalnya keramik isolator yang digunakan untuk kebutuhan
industri perlistrikkan.
Dengan berkembangnya teknologi maka kini bahkan keramik telah digunakan didalam berbagai
keperluan bidang science seperti bidang kedokteran yang dikenal dengan bio ceramics, misalnya
beberapa organ tubuh manusia yang rusak ternyata dapat digantikan dengan bahan keramik
seperti tulang dan gigi.
Keramik juga banyak digunakan di dalam dunia elektronik. Ternyata banyak bagian dari dari
produk elektronik yang dibuat dari bahan keramik .
Dalam bidang teknologi kedirgantaraan maupun antariksa. Sebagai contoh, pesawat antariksa
ulang alik Columbia dan Discovery ternyata seluruh badan pesawat bagian luarnya dilapisi dengan
mantel yang tahan api yang terbuat dari keramik yang ringan (light refractory brick) yang tahan
terhadap suhu yang sangat tinggi.
Bahan keramik juga digunakan dibidang teknologi nuklir. Hal ini disebabkan karena bahan keramik,
selain tahan terhadap suhu yang sangat tinggi, juga sekaligus penghantar panas yang sangat
buruk . Bahkan bahan keramik merupakan bahan satu satunya yang tahan terhadap radiasi
nuklir,sehinggareactornuklir dimanapun menggunakan bahan keramik sebagai pelindung, agar
radiasi tidak menyebar kemana-mana karena sangat membahayakan .

APLIKASI
1.Komponen Dapur/Oven (furnace) : Refraktori padat, Isulator, Refraktori cor, Penanganan
logam cair, Elemen pemanas, Perkakas oven;
2. Komponen Mesin Otomotif : Busi, Sil pompa, Katup, Rotor turbocharger, piston;
3. Komponen Gas Turbin : Ruang Bakar, Sudu-sudu turbin, Pemindah panas;
4. Penahan Panas : Dinding pesawat ulang alik, Isolator panas, Lapisan penahan panas,
Bahan tahan api;
5. Komponen tahan aus : Alat-alat potong, Penempa (die), Kran (nozzle), Sil dan plunyer
pompa, Lining dan alat Miling, Abrasif, Pelumas padat, Alat ukur standar;
6. Keramik Tangguh : benang (fiber), Whisker (fiber), Peralatan golf, Lempengan tahan
peluru, Bantalan, pisau dan gunting;
7. Keramik Optik : benang optic, Lensa, Laser, Alumina translusen, Dioda, Keramik
luminesen;
8. Pelapis Keramik: Tahan aus, Tahan korosi, Penghalang panas, Dielektrik, Pelumas, Katalis;
9. Keramik Elektromagnetik: Elemen magnet, Kapasitor, Resistor, IC substrat, Sensor
oksigen, Sel bahan baker, Pompa oksigen, Superkonduktor, Elektroda, Varistor, Pizoelektrik,
Isulator, Termistor, Semikonduktor, Konduktor ion;
10. Keramik Bangunan : Atap, lantai, Kaca jendela, Semen dan Beton, Gelas keramik,
Terakota, Gerabah, Batu bata;
11. Biokeramik: Pengganti tulang, Pengganti gigi, Katup jantung, Porselin gigi;
12. Saringan dan Selaput Keramik : Selaput pemisah cairan, Selaput pemisah gas, Saringan

DAMPAK TERHADAP
LINGKUNGAN
Udara hasil pembakaran keramik dapat menyebabkan polusi
udara.
Limbah / lumpur dari proses pembuatan keramik dapat
menyebabkan pencemaran tanah.

KESIMPULAN
Keramik merupakan suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses
pembakaran yang pada umumnya terbuat dari tanah liat, kwarsa, feldsfar, dan serbuk
kaca. Sifat keramik ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral
bawaannya yang secara umum meiliki sifat :
Keras, kuat, tetapi bersifat getas atau mudah pecah.
Tahan terhadap korosi.
Kapasitas panas yang baik dan konduktivitas panas yang rendah.
Sifat listriknya dapat menjadi isolator, semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor.
Dapat bersifat magnetik dan non magnetik.
Keramik biasanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti mangkok, piring,
cangkir,teko,tempayan dll. Atau keramik yang digunakan untuk bahan bangunan, seperti
batu-bata,genteng keramik, tegel keramik , pipa-pipa keramik untuk pembuangan.