Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Kelas//Program/Semester
Materi Pokok
Sub Materi Pokok
Alokasi Waktu
Jumlah Pertemuan

SMA BPI 1 Bandung


Kimia
X/2
Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
Sifat Listrik Larutan
3 JP ( 3 x 45 Menit )
3 Pertemuan

A. Kompetensi Inti :
1.
2.

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, respo

dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif den
3.

lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahu
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,

peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik se
4.

dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.


Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sek
secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1

Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wu

kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia y
2.1

kebenarannya bersifat tentatif.


Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, t

bertanggungjawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi y
2.2

diwujudkan dalam sikap sehari-hari.


Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai, dan peduli lingkungan, serta hemat dalam memanfaatkan sumber d

2.3

alam.
Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dam membuat keputus

3.8

Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.

4.8

Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan untuk mengetahui sifat larutaan elektrolit dan larutan non

elektrolit.

C. Indikator
1.1.1
2.1.1
2.1.2
2.1.3
2.1.4
2.1.5
2.1.6
2.1.7

Menyadari adanya keteraturan sifat hantar listrik pada larutan sebagai wujud kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
Menunjukkan sikap religius ketika menjawab salam dan berdoa sebelum belajar
Menunjukkan sikap disiplin dalam kehadiran
Menunjukkan sikap bertanggungjawab ketika ditunjukkan video atau animasi
Menunjukkan sikap rasa ingin tahu ketika diberi motivasi melalui gambar
Menunjukkan sikap teliti dalam mengamati fenomena yang terdapat dalam Lembar Kerja Siswa
Menunjukkan sikap jujur dalam membuat suatu hipotesis
Menunjukkan sikap kritis dalam menghubungkan fenomena yang diamati dengan analisis data yang mengarah pada kesimpulan me

2.1.8
2.1.9
2.3.1
2.3.2
2.3.3
2.3.4
3.8.1
3.8.2

studi literatur
Menunjukkan sikap komunikatif dalam menyampaikan hasil uji hipotesis
Menunjukkan sikap rasa ingin tahu ketika diberi penjelasan mengenai materi yang dibahas
Menunjukkan sikap responsif dalam menjawab pertanyaan untuk materi prasyarat
Menunjukkan sikap responsif ketika diberi motivasi melalui video atau animasi
Menunjukkan sikap responsif ketika menuliskan pertanyaan yang muncul dari fenomena
Menunjukkan sikap kerja keras ketika diberi soal latihan untuk dikerjakan di rumah
Menjelaskan larutan elektrolit dan non elektrolit
Mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit melalui tayangan video atau animasi

3.8.3 Mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
3.8.4 Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
3.8.5 Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar
3.8.6 Menyimpulkan data hasil percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan non elektrolit kemudian mengelompokkannya
4.8.1 Terampil dalam mengkomunikasikan hasil uji hipotesis
4.8.2 Terampil menyimpulkan hasil pembelajaran
D. Tujuan Pembelajaran

Aspek Afektif
1.1.1.1
2.1.1.1
2.1.2.1
2.1.3.1
2.1.4.1
2.1.5.1
2.1.6.1
2.1.7.1

Siswa menyadari adanya keteraturan sifat hantar listrik pada larutan sebagai wujud kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
Siswa menunjukkan sikap religius ketika menjawab salam dan berdoa sebelum belajar
Siswa menunjukkan sikap disiplin dalam kehadiran
Siswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ketika ketika ditunjukkan video atau animasi
Siswa menunjukkan sikap rasa ingin tahu ketika diberi motivasi melalui gambar
Siswa menunjukkan sikap teliti dalam mengamati fenomena yang terdapat dalam Lembar Kerja Siswa
Siswa menunjukkan sikap jujur dalam membuat suatu hipotesis
Siswa menunjukkan sikap kritis dalam menghubungkan fenomena yang diamati dengan analisis data yang mengarah pada kesimpu

2.1.8.1
2.1.9.1
2.3.1.1
2.3.2.1
2.3.3.1
2.3.4.1

melalui studi literatur


Siswa menunjukkan sikap komunikatif dalam menyampaikan hasil uji hipotesis
Siswa menunjukkan sikap rasa ingin tahu ketika diberi penjelasan mengenai materi yang dibahas
Siswa menunjukkan sikap responsif dalam menjawab pertanyaan untuk materi prasyarat
Siswa menunjukkan sikap responsif ketika diberi motivasi melalui video atau animasi
Siswa menunjukkan sikap responsif ketika menuliskan pertanyaan yang muncul dari fenomena
Siswa menunjukkan sikap kerja keras ketika diberi soal latihan untuk dikerjakan di rumah

Aspek Kognitif

3.8.1.1 Siswa dapat mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit melalui tayangan video atau animasi
3.8.1.2 Siswa dapat mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya melaui dis
3.8.1.3 Siswa dapat menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik melalui diskusi
3.8.1.4 Siswa dapat mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar
3.8.1.5 Siswa dapat menyimpulkan data hasil percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan non elektrolit kemudian
mengelompokkannya

Aspek Psikomotor
4.8.1.1 Siswa terampil dalam mengkomunikasikan hasil uji hipotesis
4.8.1.2 Siswa terampil menyimpulkan hasil pembelajaran

E. Materi Pembelajaran
Materi Fakta
Larutan elektrolit menghantarkan listrik
Larutan non elektrolit tidak menghantarkan listrrik
Materi Konsep
Larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
Larutan non elektrolit
Materi Prinsif
Sifat Listrik larutan
Materi Prosedur
1)

Larutan elektrolit kuat

Dapat menyalakan lampu dengan terang dan timbul gelembung pada elektroda.

Mempunyai derajat ionisasi 1 ( = 1 )

Terion sempurna
2) Larutan elektrolit lemah

Dapat menyalakan lampu dengan redup dan timbul gelembung pada elektroda atau tidak dapat menyalakan lampu dan tim
gelembung pada elektroda.

Mempunyai derajat ionisasi ( 0<< 1 )

Terion sebagian
3) Larutan non elektrolit

Tidak dapat menyalakan lampu dan tidak timbulgelembung pada elektroda.

Materi Prasyarat
Definisi Larutan

Larutan didefinisikan sebagai campuran dua atau lebih zat yang membentuk satu macam fasa (homogen) dan sifat kimia setiap zat y

membentuk larutan tidak berubah. Arti homogen menunjukkan tidak ada kecenderungan zat-zat dalam larutan terkonsentrasi pada bag

bagian tertentu, melainkan menyebar secara merata di seluruh campuran. Sifat-sifat fisika zat yang dicampurkan dapat berubah atau ti
tetapi sifat-sifat kimianya tidak berubah.
Contoh:
a. Larutan dari campuran alkohol dan air. Sifat fisika dan kimia setiap zat tidak berubah.

b. Larutan dari campuran gula pasir dan air. Sifat fisika gula berubah dari kristalin menjadi molekuler, tetapi sifat-sifat kimianya tidak berub

c. Larutan dari campuran NaCl dan air. Sifat-sifat fisika NaCl berubah dari kristalin menjadi ion-ionnya, tetapi sifat kimia NaCl tidak beruba

Ada dua komponen yang berhubungan dengan larutan, yaitu pelarut dan zat terlarut. Pelarut adalah zat yang digunakan sebagai m

untuk melarutkan zat lain. Umumnya, pelarut merupakan jumlah terbesar dari sistem larutan. Zat terlarut adalah komponen dari larutan y
memiliki jumlah lebih sedikit dalam sistem larutan. Selain ditentukan oleh kuantitas zat, istilah pelarut dan terlarut juga ditentukan oleh
fisikanya (struktur). Pelarut memiliki struktur tidak berubah, sedangkan zat terlarut dapat berubah.
Contoh:

Sirup tergolong larutan. Di dalam sirup, jumlah air lebih banyak daripada gula. Oleh karena struktur air tidak berubah (air tetap ber
cair), sedangkan struktur gula berubah dari kristalin menjadi molekuler.

Air tetap dinyatakan sebagai pelarut. Larutan tidak terbatas pada sistem cairan, dapat juga berupa padatan atau gas. Udara di atmo

adalah contoh larutan sistem gas (pelarut dan terlarut berwujud gas). Logam kuningan adalah contoh sistem larutan padat (campuran temb
dan seng)
.

Materi Inti
a.

Larutan elektrolit dan non elektrolit


Pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit: Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik sedangkan larutan

elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik


Contoh larutan elektrolit: larutan garam dan non elektrolit larutan gula.
b. Gejala-gejala hantaran arus listrik dalamlarutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan hasil percobaan
1) Larutan elektrolit kuat

Dapat menyalakan lampu dengan terang dan timbul gelembung pada elektroda.

Mempunyai derajat ionisasi 1 ( = 1 )

Terion sempurna
Contoh : HCl(aq), H2SO4(aq), NaCl(aq), NaOH(aq)
HCl(aq)
H+(aq) + Cl-(aq)
NaCl(aq) Na+(aq) + Cl-(aq)
H2SO4(aq) 2H+(aq) + SO42-(aq)
NaOH(aq) Na+(aq) + OH-(aq)
2) Larutan elektrolit lemah

Dapat menyalakan lampu dengan redup dan timbul gelembung pada elektroda atau tidak dapat menyalakan lampu dan tim
gelembung pada elektroda.
Mempunyai derajat ionisasi ( 0<< 1 )
Terion sebagian
Contoh : CH3COOH(aq), NH4OH(aq)
CH3COOH(aq) CH3COO-(aq) + H+(aq)
NH4OH(aq) NH4+(aq) + OH-(aq)
3) Larutan non elektrolit

Tidak dapat menyalakan lampu dan tidak timbulgelembung pada elektroda.

Suatu larutan yang dapat menghantarkan listrik dinamakan larutan elektrolit. Kekuatan menghantarkan listrik tergantung p

jumlah ion yang terdapat dalam larutan tersebut. Semakin banyak jumlah ionnya semakin kuat sifat elektrolitnya. Hal ini disebab
oleh derajat ionisasi zat yang terlarut.
4) Jenis Senyawa Larutan

No

Jenis Senyawa
Padat

1.

Sifat Senyawa
( elektrolit / non elektrolit )
Lelehan

1.

Senyawa ion (NaCl, MgCl2)

Non elektrolit

Elektrolit

2.

Senyawa kovalen polar (HCl, HBr)

Non elektrolit

Non elektrolit

Larutan
Elektrolit
Elektrolit

Materi Pengayaan
Penanaman nilai religius pada materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit.

Seperti kita ketahui bahwa larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik sedangkan larutan non elektrolit adalah larutan y

tidak dapat menghantarkan listrik. Hal ini menunjukkan adanya keteraturan dalam sifat hantar listrik pada larutan sebagai wujud kebesaran Tu

Yang Maha Esa. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ha

senantiasa bersyukur akan ciptaanNYA karena apa yang tidak terlihat oleh mata telanjang kita namun semua itu mudahlah bagi Tuhan u
melihatnya. Dan apa yang tidak bisa dilakukan oleh manusia mudahlah bagi Tuhan untuk melakukannya karena semua itu atas KuasaNYA.

F.Strategi Pembelajaran
1.
2.
3.

Metode : Pemecahan masalah (Problem Solving), diskusi


Pendekatan
: Saintifik
Model
: Inquiry

G. Media dan Sumber Belajar


Sumber: Sutresna, Nana. (2006). Kimia untuk Kelas XI Semester 2 SMA/MA. Bandung: Grafindo.

Sunarya, Yayan dan Agus Setiabudi. (2009). Mudah dan Aktif BelajarKimia untukKelas XI. Jakarta : Pusat Perbuk
Departemen Pendidikan Nasional
Utami, Budi, dkk. (2009). Kimia untuk SMA/MA kelas XI Program IPA. Jakarta : Pusat
Nasional
Media

: Papan Tulis, LCD, Proyektor.

Perbukuan, Departemen Pendid

H. Kegiatan Pembelajaran
No.
1

Tahapan

Kegiatan Siswa

Kegiatan

Awal

Etika

Pembuka

Siswa menjawab salam dan berdoa sebelum memulai pelajaran.


Siswa diperiksa kehadirannya oleh guru.
Siswa menyimak judul dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
Siswa menjawab pertanyaan guru untuk materi prasyarat

ditanamkan
Religius

Alokasi Wak

10 menit
Disiplin

Apa yang dimaksud dengan larutan?

Siswa diberi motivasimelalui gambar yang berhubungan dengan

materi yang akan di bahas.


Siswa memberikan contoh bahan konduktor dan isolator dalam
Apersepsi

Nilai yang

kehidupan sehari-hari

Bertanggung
jawa
Responsif

Motivasi

Kegiatan
Siswa mengamati fenomena yang terdapat dalam LKS
Inti

Mengamat
Siswa bertanya terkait fenomena yang terdapat dalam LKS
Siswa menuliskan pertanyaan yang muncul dari fenomena tersebut
i

Teliti
Responsif
Jujur

berupa rumusan masalah


Siswa
membuat suatu hipotesis terhadap pertanyaan yang diajukan
Menanyak
(Guru memberikan waktu beberapa menit kepada siswa untuk
an
mengerjakan )
Mengump Siswa menghubungkan antara fenomena yang diamati dituntun
ulkan Data

dengan pertanyaan yang akan mengarah pada kesimpulan


Siswa menyampaikan kesimpulan yang diperoleh secara lisan di
depan teman-temannya.
Siswa diberi tugas oleh guru untuk menjawab soal-soal yang terdapat

Kritis

menit

dalam LKS

Komunikatif

Mengasosi
asi

Mengkom
unikasikan

Kegiatan Siswa meyimak penjelasan guru mengenai materi yang dijelaskan


pada pertemuan tersebut (Penanaman Nilai)
Penutup

Etika
Penutup

Siswa diberi soal latihan untuk dikerjakan dirumah


Siswa berdoa ketika akan mengakhiri pelajaran

Rasa Ingin
Tahu
Religius
Kerja Keras
Religius

I. Penilaian
1.

Penilaian Aspek Kognitif


a. Jenis Tagihan : LKS (lampiran-2)
b. Bentuk Tagihan : Pilihan Ganda
2. Penilaian Aspek Afektif
a. Jenis Tagihan : Lembar Observasi (lampiran-3)
b. Bentuk Tagihan : Check-list
3. Penilaian Aspek Psikomotor
a. Jenis Tagihan : Lembar Observasi (lampiran-3)
b. Bentuk Tagihan : Check-list

Lampiran Lampiran
1.
2.
3.

Lampiran-1 (Lembaran Kerja Siswa)


Lampiran-2 (Penilaian Kognitif)
Lampiran-3 (Penilaian Afektif dan Psikomotor Beserta Rubrik)
4. Lampiran 4 (Penilaian Afektif Siswa)
Bandung, Februari 2014
Mengetahui,
Guru Pamong PPL,

PoponYani Triyani, S.Pd


NIP : 197010272007012004

Praktikan,

Asti Rahayu Slamet


NIM : 0900710

10 menit

Lampiran-1

LEMBAR KERJA SISWA

Nama : .
Kelas : ..
Judul
Tujuan

: Larutan elektrolit dan non elektrolit


:

3.8.1.1Siswa dapat mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit melalui tayangan video atau animasi
3.8.1.2Siswa dapat mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran
listriknya melaui diskusi
3.8.1.3 Siswa dapat menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik melalui diskusi
3.8.1.4 Siswa dapat mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar
3.8.1.5 Siswa dapat menyimpulkan data hasil percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan non elektrolit
1.

Mengamati
Perhatikan tayangan Video atau Animasi !

2.

Menanya

VIDEO ATAU ANIMASI

Berdasarkan fenomena yang terdapat dalam video atau animasi, permasalahan apa saja yang terdapat didalamnya.
Kemukakan jawaban anda dalampertanyaan!
3.

Apa yang terjadi jika tangan yang basah digunakan untuk mencabut saklar listrik?
Mengapa setrum bisa digunakan untuk memancing? Dalam hal ini, ikan atau airnya?
Termasuk kedalam larutan apakah larutan garam dapur ?
Termasuk kedalam larutan apakah larutan gula ?
Termasuk kedalam larutan apakah larutan cuka?
Termasuk senyawa apakah NaCl?
Termasuk kedalam senyawa apakah C12H22O11?

Mengumpulkan Data
2.1 Hipotesis

Buatlah jawaban sementara dari pertanyaan yang anda buat!


Jika tangan yang bsah digunakan untuk mencabut saklar listrik, maka kita akan terkena setrum karena air ditangan dapat
menghantarkan listrik. Ketika memncing dengan setrum, yang disetrum adalah air, karena air mengandung ion-ion yang
bergerak bebas itulah yang menghantarkan listrik melalui larutan sehingga ketika diberi arus listrik air sungai itu
menghantarkan listrik.
Larutan garam dapur (NaCl) termasuk larutan elektrolit kuat, larutan cuka (CH3COOH) termasuk larutan elektrolit lemah,
larutan gula (C12H22O11).
NaCl termasuk senyawa ion, C12H22O11termasuk senyawa kovalen polar.
2.2 Menguji Hipotesis
Untuk menguji hipotesis, jawablah pertanyaan dibawah ini !

Kelompokkan larutan berikut kedalam larutan elektrolit, elektrolit lemah atau non elektrolit
Nama Larutan

Elektolit Kuat

Elektrolit lemah

NH3
NaOH
NaCl
H2SO4
CH3COOH
C12H22O11
C2H5OH
HCN
KOH
HBr
4.

Mengasosiasikan
Berdasarkan hasil uji hipotesis didapat kesimpulan :
Suatu larutan yang dapat menghantarkan listrik dinamakan larutan elektrolit. Kekuatan menghantarkan listrik tergantung
pada jumlah ion yang terdapat dalam larutan tersebut. Semakin banyak jumlah ionnya semakin kuat sifat elektrolitnya.
Hal ini disebabkan oleh derajat ionisasi zat yang terlarut.
Semakin besar konsentrasi larutan maka semakin banyak ion-ionnya itulah yang menyebabkan lampu menyala dan
semakin kecil konsentrasi larutan maka jumlah ion-ionnya juga sedikit itulah yang menyebabkan lampu menyala redup.

5.

Mengkomunikasikan
Kerjakan soal soal yang terdapat pada LKS !

Lampiran-2 (Penilaian Aspek Kognitif)

UJI KOMPETENSI
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling tepat!


1.

Larutan yang dapat menyalakan lampu dengan terang dan menghasilkan gelembung gas saat diuji dengan
alat uji elektrolit/ sel elektrolisis adalah larutan ....
A. NH4OH B. CH3COOH C. HI D. NH3 E. CO(NH2)2

2.

Berikut ini data pengamatan uji daya hantar listrik beberapa larutan.
Larutan
A
B
C
D
E

Nyala Lampu
Terang
Terang
-

Pengamatan padaElektroda
Ada gelembung gas
Ada gelembung gas
Ada gelembung gas
Ada gelembung gas
-

Non elek

F
Redup
Ada gelembung gas
G
Terang
Ada gelembung gas
H
Yang tergolong elektrolit lemah adalah larutan dengan inisial huruf ....
A. A, B, dan C B. B, D, dan G C. A, C, dan E D. F, G, dan H E. A,C, dan F
3.

Suatu larutan merupakan penghantar listrik yang baik, jika larutan tersebut mengandung ....
A.
B.
C.

4.
5.
6.
7.
8.

logam yang bersifat konduktor


ion-ion yang dapat bergerak bebas
molekul-molekul zat terlarut

D.
E.

pelarut yang bersifat polar


elektron yang bergerak bebas

Dalam proses elektrolisis, ion SO42- dari H2SO4 akan bergerak menuju ....
A. anion B. kation C. anoda D. katoda E. sumber arus
Berikut sifat-sifat dari larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
1)
2)
3)
4)

Dalam larutan terionisasi sempurna


Jumlah ion dalam larutan sedikit
Menunjukkan daya hantar listrik yang
kuat
Derajat ionisasi kurang dari 1 ( < 1)
9)

A.
B.
C.

5)
6)
7)

Dalam larutan terionisasi sebagian


Jumlah ion dalam larutan sangat banyak
Menunjukkan daya hantar listrik yang
lemah
Derajat ionisasi mendekati 1 ( 1)

8)

Yang merupakan sifat dari larutan elektrolit kuat adalah ....

2), 4), 5), dan 7)


5), 6), 7), dan 8)
1), 2), 3), dan 4)

D.
E.

1), 3), 6), dan 8)


1), 3), 4), dan 6)

F.
Diantara senyawa-senyawa elektrolit berikut yang termasuk senyawa ion adalah ....
G. A. HBr B. NaOH C. NH4Cl D. H3PO4 E. H2CO3
H.
I.
10. Diantara larutan-larutan berikut, yang mempunyai derajat ionisasi () < 1 adalah ....
J. A. HBr B. HNO3 C. H2SO4 D. Ca(OH)2 E. CH3COOH
K.
11. Sebanyak 50 mol zat X dilarutkan dalam air. Saat kesetimbangan, zat X tersisa 15 mol. Kekuatan elektrolit zat
X sebesar ....
L. A. 0,700 B. 0,300 C. 0,428 D. 0,600 E. 0,250
M.
12. Dari suatu eksperimen diperoleh data sebagai berikut.
9.

N.

Z.

Bahan
O.
Rumus Kimia
Hidrogen klorida, air
T.
HCl
R.
Gula, air
C6H12O6
U.
S.
Air soda
V.
H2CO3
Kekuatan elektrolit yang sesuai dengan data di atas adalah ....

A.
B.
C.

HCl < C6H12O6


H2CO3> HCl
H2CO3< C6H12O6

Q.

D.
E.

P.
W.
X.
Y.

Nyala Lampu
Menyala terang
Tidak menyala
Menyala redup

HCl > H2CO3


C6H12O6> HCl

13.
14. Sebanyak 24 gram molekul zat Y yang mempunyai massa molekul relatif 60 gram/mol dilarutkan dalam air.
Setelah berkesetimbangan, sisa zat Y sebanyak 0,3 mol. Zat Y merupakan ....
15. A. isolator B. konduktor C. non elektrolit D. elektrolit kuat E. elektrolit lemah
16.
17. Larutan Asam Sulfat akan terionisasi sempurna menjadi ion ....

A.
B.
C.

2H+
SO42H2+ dan SO4-

D.
E.

2H+ dan SO42H+, HSO4-, dan H2SO4

18.
19. Jika senyawa CaSO4 dilarutkan ke dalam air maka ....
A. akan terurai menjadi ion-ionnya
B. akan terionisasi dengan derajat ionisasi 0 < <1
C. tidak mampu menyalakan lampu, tetapi menghasilkan gelembung
D. mampu menyalakan lampu, tetapi tidak menghasilkan gelembung gas
E. tidak dapat menyalakan lampu ataupun menghasilkan gelembung gas
20.
21. Diketahui beebrapa larutan sebagai berikut.
1)
2)
3)

CH3COOH
KBr
NaOH

4)
5)

H2CO3
NH4OH

6) Larutan-larutan yang mempunyai derajat ionisasi 1 ditunjukkan oleh nomor ....


7) A. 1) dan 2) B. 1) dan 3) C. 2) dan 3) D. 3) dan 4) E. 4) dan 5)
8)
22. Zat Q dilarutkan dalam air sebanyak 48 gram. Zat Q mempunyai massa molekul relatif 160
berkesetimbangan, zat Q terurai sebanyak 60%, maka kekuatan elektrolit zat Q sebesar ....
A.
B.
C.

0,667
0,400
0,200

D.
E.

gram

/mol. Setelah

0,600
0,500

F.
23. Larutan asam sulfit (H2SO3) mempunyai derajat ionisasi 0,3. Jika mula-mula asam sulfit bermassa 41 gram,
maka jumlah mol asam sulfit yang terionisasi sebesar ...mol (Ar H = 1, S = 32, O = 16 gram/mol)
a. 0,15
b. 0,2
c. 0,25
d. 0,3
e. 0,35
G.
H.
I.

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT


J.

K.
1.

2.

UJI KOMPETENSI

WAKTU: 45 MENIT

Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling tepat!

Larutan yang tidak dapat menyalakan lampu dan juga tidak menghasilkan gelembung gas saat diuji dengan
alat uji elektrolit/ sel elektrolisis adalah larutan ....
L. A. NH4OH B. CH3COOH C. HI D. NH3 E. CO(NH2)2
M.
Berikut ini data pengamatan uji daya hantar listrik beberapa larutan.
N.

Laru

O.

Nyala Lampu

P.

Pengamatan padaElektroda

tan
Q.
R.
S.
T.

A
B
C
D

Y.
Z.
AA.
AB.

Terang
Terang

AG.
AH.
AI.
AJ.

Ada gelembung gas


Ada gelembung gas
Ada gelembung gas
Ada gelembung gas

U.
E
AC.
AK.
V.
F
AD.
Redup
AL.
Ada gelembung gas
W.
G
AE.
Terang
AM.
Ada gelembung gas
X.
H
AF.
AN.
AO. Yang tergolong elektrolit kuat adalah larutan dengan inisial huruf ....
AP. A. A, B, dan C B. B, D, dan G C. A, C, dan E D. F, G, dan H E. A,C, dan F
3.
4.

Pada proses elektrolisis, aliran listrik dapat terus berlangsung dalam elektrolit selama ....
A.
B.
C.

5.
6.
7.
8.
9.

masih ada anion


masih terbentuk gas
ada kation dan anion

D.
E.

masih tersedia elektron


tehubung dengan sumber arus

Dalam proses elektrolisis, ion H+ dari H2SO4 akan bergerak menuju ....
A. anion B. kation C. anoda D. katoda E. sumber arus
Berikut sifat-sifat dari larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
10) Dalam larutan terionisasi sempurna
11) Jumlah ion dalam larutan sedikit
12) Menunjukkan daya hantar listrik yang
kuat
13) Derajat ionisasi kurang dari 1 ( < 1)

14) Dalam larutan terionisasi sebagian


15) Jumlah ion dalam larutan sangat banyak
16) Menunjukkan daya hantar listrik yang
lemah
17) Derajat ionisasi mendekati 1 ( 1)

18) Yang merupakan sifat dari larutan elektrolit lemah adalah ....
AA. 2), 4), 5), dan 7)
AB. 2), 5), 7), dan 8)
AC. 1), 2), 3), dan 4)

AD. 1), 3), 6), dan 8)


AE. 1), 3), 4), dan 6)

AF.
10. Diantara senyawa-senyawa elektrolit berikut yang memiliki ikatan kovalen adalah ....
AG. A.LiOH B. NaBr C. Sr(OH) 2 D. NH4OH E. Mg(OH)2
AH.
11. Larutan-larutan berikut mempunyai derajat ionisasi () 1, kecuali ....
AI. A. HBr B. HNO3 C. H2SO4 D. Ca(OH)2 E. CH3COOH
AJ.
AK.
12. Sebanyak 50 mol zat X dilarutkan dalam air. Saat kesetimbangan, zat X tersisa 20 mol. Kekuatan elektrolit zat
X sebesar ....
AL. A. 0,700 B. 0,300 C. 0,428 D. 0,600 E. 0,250
AM.
13. Dari suatu eksperimen diperoleh data sebagai berikut.
AN.

Bahan
AO.
Rumus Kimia
Hidrogen klorida, air
AT.
HCl
AR.
Gula, air
C6H12O6
AU.
AS.
Air soda
AV.
H2CO3
AZ. Kekuatan elektrolit yang sesuai dengan data di atas adalah ....
AQ.

F.
G.
H.

HCl >H2CO3
H2CO3> HCl
H2CO3<C6H12O6

I.
J.

AP.
AW.
AX.
AY.

Nyala Lampu
Menyala terang
Tidak menyala
Menyala redup

HCl <C6H12O6
C6H12O6> HCl

14.
15. Sebanyak 3,01 x 1023 molekul zat Q dilarutkan dalam air. Setelah berkesetimbangan, sisa zat Q sebanyak 0,3
mol. Zat Q merupakan ....
16. A. isolator B. konduktor C. Non elektrolit D. Elektrolit kuat E. Elektrolit lemah

17.
18. Larutan Asam Fosfat akan terionisasi sebagian menjadi ion ....
F.
G.
H.

2H+
3H+, PO43-, dan H3PO4
H3+ dan PO4-

I.
J.

3H+ dan PO4PO43-

K.
19. Senyawa NaBr memiliki ciri-ciri seperti berikut, kecuali ....
A. Merupakan senyawa kovalen polar
B. Dapat terionisasi menjadi ion Na+ dan BrC. Larutannya dapat menghantarkan arus listrik
D. Bentuk padatannya tidak dapat menghantarkan arus listrik
E. Larutannya dapat menyalakan lampu saat diuji dengan alat penguji elektrolit
L.
20. Diketahui beebrapa larutan sebagai berikut.
9) HCl
10) KBr
11) NaOH

12) H2CO3
13) NH4OH

14) Larutan-larutan yang mempunyai derajat ionisasi 0 < < 1 ditunjukkan oleh nomor ....
15) A. 1) dan 2) B. 1) dan 3) C. 2) dan 3) D. 3) dan 4) E. 4) dan 5)
16)
21. Zat Rdilarutkan dalam air sebanyak 12 gram. Zat R mempunyai massa molekul relatif 24 gram/mol. Setelah
berkesetimbangan, zat R bersisa sebanyak 30%, maka energi ionisasinya sebesar ....
A.
B.
C.

0,700
0,300
0,428

D.
E.

0,750
0,500

F.
22. Larutan asam iodida (HI) mempunyai derajat ionisasi 0,998. Jika mula-mula asam iodida bermassa 64 gram,
maka jumlah mol asam iodida yang terionisasi sebesar ... mol (Ar H = 1, I = 127gram/mol)
A.
B.
C.
D.
E.

0,299
0,399
0,499
0,599
0,699

f.
g.
h.
i.
j.
k.

Kunci Jawaban Uji Kompetensi


Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
l.
m.

n.

Soal A

1.
2.
3.
4.
5.

C
E
B
C
D

6.
7.
8.
9.
10.

B
E
A
D
E

11.
12.
13.
14.
15.

D
A
C
D
A

21.
22.
23.
24.
25.

D
E
D
A
E

26.
27.
28.
29.
30.

B
A
E
A
C

16.
17. Soal B
16.
17.
18.
19.
20.

E
B
C
D
A

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18. Lampiran -3

19. Pengamatan Aspek Afektif


20.
21. Kelas:

Tanggal:.
22. Tabel Penilaian Sikap Siswa
23. Beri tanda cek () terhadap sikap yang dilakukan oleh siswa
24.
N

25. N
a

26. Aspek yang dinilai

27.
T

m
a

30. A

31. B

32. C

33. D

34. E

35. F

36. G

37. H

38. I

39.

Si
s
w
a
40.

41.

42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 61. 62. 63. 64. 65. 66. 67. 68.

69.

1
70.

71.

2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0
72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. 80. 81. 82. 83. 84. 85. 86. 87. 88. 89. 90. 91. 92. 93. 94. 95. 96. 97. 98.

99.

2
100.

101.

102. 103. 104. 105. 106. 107. 108. 109. 110. 111. 112. 113. 114. 115. 116. 117. 118. 119. 120. 121. 122. 123. 124. 125. 126. 127. 128.

129.

3
130.

131.

132. 133. 134. 135. 136. 137. 138. 139. 140. 141. 142. 143. 144. 145. 146. 147. 148. 149. 150. 151. 152. 153. 154. 155. 156. 157. 158.

159.

4
160.

161.

162. 163. 164. 165. 166. 167. 168. 169. 170. 171. 172. 173. 174. 175. 176. 177. 178. 179. 180. 181. 182. 183. 184. 185. 186. 187. 188.

189.

190.

191.

192. 193. 194. 195. 196. 197. 198. 199. 200. 201. 202. 203. 204. 205. 206. 207. 208. 209. 210. 211. 212. 213. 214. 215. 216. 217. 218.

219.

220.

221. Skor Penilaian Psikomotor :A= Baik(skor 6-5); B= Sedang(skor 4-3); C= Kurang(Skor 2-0)
222.
223.
Rubrik Penilaian Sikap
224.
A. Menunjukkan Sikap Disiplin
225.
2
: menunjukkan sikap disiplin dalam kehadiran
226. 1 : menunjukkan sikap kurang disiplin dalam kehadiran
227. 0 : tidak menunjukkan sikap disiplin dalam kehadiran
B. Menunjukkan Sikap Bertanggung Jawab
228.
2 : menunjukkan sikap bertanggung jawab ketika diperiksa tugas resume
229.
1 : menunjukkan sikap kurang bertanggung jawab ketika diperiksa tugas resume
230.
0 : tidak menunjukkan sikap bertanggung jawab ketika diperiksa tugas resume
C. Menunjukkan Sikap Rasa Ingin Tahu
231. 2 : menunjukkan sikap rasa ingin tahu ketika diberi motivasi melalui gambar
232. 1 :menunjukkan sikap kurang rasa ingin tahu ketika diberi motivasi melalui gambar
233. 0 :tidak menunjukkan menunjukkan sikap rasa ingin tahu ketika diberi motivasi melalui gambar
D. Menunjukkan Sikap Teliti
234.
2
: menunjukkan sikap teliti dalam mengamati fenomena dalam LKS
235. 1 : menunjukkan sikap kurang teliti dalam mengamati fenomena dalam LKS
236. 0 : tidak menunjukkan sikap teliti dalam mengamati fenomena dalam LKS
E. Menunjukkan Sikap Jujur
237.
2
: menunjukkan sikap jujur dalam membuat hipotesis
238.
1
: menunjukkan sikap kurang jujur dalam membuat hipotesis
239.
0 : tidak menunjukkan sikap jujur dalam membuat hipotesis
F. Menunjukkan Sikap Kritis
240.
2
: menunjukkan sikap kritis dalam menghubungkan fenomena yang diamati dengan analisis data
241. 1

yang mengarah pada kesimpulan


: menunjukkan sikap kurang kritis dalam menghubungkan fenomena yang diamati dengan analisis data yang

mengarah pada kesimpulan


242. 0 : tidak menunjukkan sikap kritis dalam menghubungkan fenomena yang diamati dengan analisis data yang
mengarah pada kesimpulan
G. Menunjukkan Sikap Komunikatif
243.
2
: menunjukkan sikap komunikatif dalam menyampaikan hasil uji hipotesis
244.
1
: menunjukkan sikap kurang komunikatif dalam menyampaikan hasil uji hipotesis
245.
0 : tidak menunjukkan sikap komunikatif dalam menyampaikan hasil uji hipotesis
H. Menunjukkan Sikap Responsif

246.
2
: menunjukkan sikap responsif dalam menjawab pertanyaan untuk materi prasyarat
247. 1 : menunjukkan sikap kurang responsif dalam menjawab pertanyaan untuk materi prasyarat
248. 0 : tidak menunjukkan sikap responsif dalam menjawab pertanyaan untuk materi prasyarat
I. Menunjukkan Sikap Kerja Keras
249.
2
: menunjukkan sikap kerja keras ketika diberi soal latihan untuk dikerjakan di rumah
250. 1 : menunjukkan sikap kurang kerja keras ketika diberi soal latihan untuk dikerjakan di rumah
251. 0 : tidak menunjukkan sikap kerja keras ketika diberi soal latihan untuk dikerjakan di rumah
252.

253. Penilaian Aspek Psikomotor


254. Kelas:
Tanggal:.
255. Tabel Penilaian Psikomotor (Keterampilan) Siswa
256. Beri tanda cek () terhadap sikap yang dilakukan oleh siswa.
257.

258. Nama

259. Aspek yang dinilai


263. Bertanya

Siswa

260. Ke
264. Berkomunikasi

ran

268.

269.

270.

271.

272.

273.

274.

275.

an
276.

277.

278.

0
279.

1
280.

2
281.

3
282.

0
283.

1
284.

2
285.

3
286.

287.

1
288.

289.

290.

291.

292.

293.

294.

295.

296.

297.

298.

2
299.

300.

301.

302.

303.

304.

305.

306.

307.

308.

309.

d
310.
311.
312.
313.
314.
315.
2
316.
1
317.
0
318.
3

Skor Penilaian Psikomotor :A= Baik(skor 6-5); B= Sedang(skor 4-3); C= Kurang(Skor 2-0)
Rubrik Penilaian Psikomotor
Bertanya
3 : Siswa menanggapi pernyataan baik saat diskusi maupun saat pembelajaran
: Siswa bertanya tanpa disuruh guru
: Siswa bertanya ketika disuruh guru
: Siswa tidak bertanya
Berkomunikasi

: Siswa menyampaikan pendapat baik saat bertanya maupun diskusi (disertai penjelasan sesuai hasil uji hipotesis
dan analisis data) dengan bahasa yang jelas dan santun
319.
320.
321.
322.

2 : Menyampaikan pendapat dengan bahasa yang kurang bisa dimengerti


1 : Membacakan hasil kesimpulan
0 : Tidak menyampaikan penda
Lampiran- 4

323. Lembar Penilaian Afektif Siswa


324. Self-Assesment

325.
NO

326.

Aspek

327.

yang dinilai
336.
343.

332.
1
333.

362.

Pernyataan

Saya selalu menjawab salam dan berdoa sebelum belajar


Saya selalu menjawab salam apabila ada yang mengucapkan

salam kepada saya


334.
335.

Religius

350.

Saya menyadari adanya kebesaran Tuhan YME setelah

mengetahui peranan larutan penyangga dalm tubuh makhluk hidup


357.
Saya menyadari adanya kekuasaan Tuhan YME dari apa yang
363.

Respons

diciptakan Tuhan walaupun Tuhan tidak terlihat


364.
Saya berani untuk mengungkapkan pendapat

328.

329.

330. 331.

SS

TS

337.

338.

339.

340.

STS

344.

345.

346.

347.

351.

352.

353.

354.

358.

359.

360.

361.

365.

366.

367.

368.

2
376.
3
377.
392.

371.

if
378.
379.

Disiplin

393.

Bertangg

Saya berani tampil didepan kelas apabila saya diminta

untukmenyimpulkan atau menjelaskan materi yang sedang dipelajari


380.
Saya selalu dating tepat waktu ke sekolah
387.
Saya selalu mengumpulkan tugas tepat waktu
394.

Saya selalu bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas

4
399.

ung jawab
400.
Rasa

yang dikerjakan di rumah


401.
Saya selalu bertanya apabila saya tidak mengerti pada materi

5
406.

Ingin Tahu

yang diajarkan
408.
Saya selalu bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas

6
413.
7
420.

407.

Teliti

414.

Kritis

421.

Komunik

guru maupun teman


422.
Saya selalu mengkomunikasikan hasil temuan berdasarkan

Kejujura

fenomena yang terdapat dalam LKS


429.
Saya tidak pernah mencotek jawaban teman ketika mendapat

Kerja

tugas dari guru


436.
Saya selalu berusaha semaksimal mungkin sesuai

8
427.

atif
428.

9
434.

n
435.

415.

Saya selalu menanggapi pertanyaan yang disampaikan oleh

10
Keras
kemampuan ketika mendapat tugas dari guru
441. Keterangan :
442. SS: Sangat Setuju
(Poin 4)
Skor dihitung dengan rumus : (total poin/44) 100 = 100
443. S: Setuju
(Poin 3)
skor yang didapat diubah kedalam skala
444. TS: Tidak Setuju
(Poin 2)
A = 100-76 C = 50-26
445. STS: Sangat Tidak Setuju (Poin 1)
B = 75-51 D = 25-2
446.
447.
448.
449.
450.
451. Peer-Assesment

452.

453.

NO

459.
1
460.

Aspek

2
503.
3
504.

sif

505.
506.

Disiplin

382.

383.

384.

388.

389.

390.

391.

395.

396.

397.

398.

402.

403.

404.

405.

409.

410.

411.

412.

416.

417.

418.

419.

423.

424.

425.

426.

430.

431.

432.

433.

437.

438.

439.

440.

TS

STS

464.

465.

466.

467.

471.

472.

473.

474.

478.

479.

480.

481.

485.

486.

487.

488.

492.

493.

494.

495.

diminta untukmenyimpulkan atau menjelaskan materi yang sedang

499.

500.

501.

502.

dipelajari
507.
Teman saya selalu dating tepat waktu ke sekolah

508.

509.

510.

511.

515.

516.

517.

518.

belajar
470.

Teman saya selalu menjawab salam apabila ada yang

477.

498.

514.

457. 458.

Teman saya menyadari adanya kebesaran Tuhan YME

Teman saya menyadari adanya kekuasaan Tuhan YME dari

apa yang diciptakan Tuhan walaupun Tuhan tidak terlihat


491.
Teman saya berani untuk mengungkapkan pendapat
Respon

381.

Teman saya selalu menjawab salam dan berdoa sebelum

setelah mengetahui peranan larutan penyangga dalm tubuh makhluk

490.

375.

SS

463.

hidup
484.

489.

374.

456.

Pernyataan

mengucapkan salam kepada saya


Religius

373.

455.

454.

yang dinilai

461.
462.

372.

Teman saya berani tampil didepan kelas apabila saya

Teman saya selalu mengumpulkan tugas tepat waktu

519.

520.

Bertang

521.

Teman saya selalu bertanggung jawab dalam mengerjakan

gung jawab

tugas yang dikerjakan di rumah

526.

527.

528.

5
533.

Ingin Tahu

Rasa

pada materi yang diajarkan

534.

Teliti

541.

Kritis

547.

548.

Komuni

katif

554.

555.

6
540.
7

9
561.

535.

Teman saya selalu bersungguh-sungguh dalam

menyelesaikan tugas
542.
Teman saya selalu menanggapi pertanyaan yang
disampaikan oleh guru maupun teman
549.

Teman saya selalu mengkomunikasikan hasil temuan

berdasarkan fenomena yang terdapat dalam LKS


Kejujura

556.

Teman saya tidak pernah mencotek jawaban teman ketika

mendapat tugas dari guru

n
562.

Teman saya selalu bertanya apabila saya tidak mengerti

Kerja

10
Keras
568.

563.

569.

Keterangan :

570.
571.
572.

BT : Belum Terlihat
(Poin 1)
MT : Mulai Terlihat
(Poin 2)
MB : Mulai Berkembang (Poin 3)
574.

523.

524.

525.

529.

530.

531.

532.

536.

537.

538.

539.

543.

544.

545.

546.

550.

551.

552.

553.

557.

558.

559.

560.

564.

565.

566.

567.

Teman saya selalu berusaha semaksimal mungkin sesuai

kemampuan ketika mendapat tugas dari guru

573. MK : Menjadi Kebiasaan (Poin 4)

522.

Skor dihitung dengan rumus: (total poin/44)100 = 100


skor yang didapat diubah kedalam skala
A = 100-76
C = 50-26
B = 75-51

D = 25-2

575.