Anda di halaman 1dari 49

KLASIFIKASI CADANGAN

RESERVOIR
RESERVOIR ENGINEERING MAYOR
PETROLEUM ENGINEERING DEPARTEMENT UPN
VETERAN YOGYAKARTA 2015

DEFINISI CADANGAN

Cadangan

(reserves)

adalah

jumlah

hidrokarbon (crude oil atau natural gas) yang


diperkirakan akan dapat diproduksikan ke
permukaan

secara

komersial

pada

waktu

mendatang dari akumulasi hidrokarbon yang


telah diketahui.

Cadangan
sumberdaya

merupakan
(recources)

bagian
yang

dari
telah

ditemukan, yang memiliki kelayakan tinggi


untuk diproduksikan secara ekonomis.

KLASIFIKASI CADANGAN
Cadangan diklasifikasikan berdasarkan derajat kepastiannya
untuk bisa diperoleh di permukaan secara komersial.

DASAR KLASIFIKASI CADANGAN


Data Geologi

Data Produksi

Data
Engineering

Sifak Fisik Batuan

Keekonomian

Logging

Proved

1P

Probable

2P

Possible

Under Development
3P

CONTINGENT
RESOURCES
Meassured

Indicated

1C

Inferred

2C

3C

UNRECOVERABLE

PROSPECTIVE
RESOURCES
Low
Estimate

Best
Estimate

UNRECOVERABLE
Range of Technical Uncertainty

On Production

High
Est.

Lower
Rsk

RESERVES

P10

Planned for Development


Development Pending
Development on Hold
Development not Viable

Prospect

Project Maturity

P50

Lead
Play

Higher
Rsk

P90

PROJECT STATUS

Increasing Economical
Certainmty

SubCommercial

Commerci
al

PRODUCTION

Potentially
Commercial

Total Hydrocarbon Initially-InPlace (IIP)


Discovered
Undiscove
IIP
red
IIP

Project Status and Recources Classification


(After SPE 2007)

Klasifikasi Cadangan Reservoir


A.

Cadangan Terbukti (Proved Reserves)

Cadangan Potensial (Unproved Reserves):


b.1 Cadangan Mungkin (Probable)
b.2
Cadangan Harapan (Possible).

B.

1P = Proved.

2P = Proved + Probable

3P = Proved + Probable + Possible.

Proved
Probable

Possible

A. Cadangan Terbukti (Proved Reserves)

Definisi:
Adalah jumlah hidrokarbon, yang berdasarkan analisis data geologi dan/atau
keteknikan, dapat diperkirakan dengan tingkat kepastian tinggi ( 90%), akan dapat
diperoleh secara ekonomis pada waktu mendatang dengan kondisi ekonomi, metode

operasi, maupun peraturan pemerintah yang ada.


Kriteria:
Telah memiliki data tes sumur (DST) dan/atau data performance (perilaku) hasil
produksi yang telah dikorelasi dengan data log.
Daerah reservoir yang dikategorikan sbg terbukti (proved) meliputi:
1) Daerah yang telah di-deliniasi dan telah didefinisikan dengan kontak fluida
hidrokarbon dengan air (WOC atau WGC).
2) Daerah-daerah reservoir yang belum dibor tetapi dapat ditentukan sebagai daerah
komersial untuk diproduksikan, berdasarkan data geologi dan keteknikan.

Faktor Penyebab Perubahan Cadangan Reservoir


Perubahan status suatu lapangan, dengan telah
dimulainya produksi pada lapangan tersebut.

Adanya perhitungan ulang dengan adanya


pengeboran-pengeboran baru, ataupun oleh
adanya data penunjang baru yang lain.
Diketemukannya lapangan-lapangan
baru/lapangan-lapangan yang baru dilaporkan.

Adanya studi-studi atau analisa-analisa


baru yang dilakukan.

B. Cadangan Potensial (Unproved Reserves)


Definisi :
Adalah jumlah hidrokarbon (minyak dan/atau gas) yang berdasarkan
pada
data
geologi
dan keteknikan, jumlahnya masih harus
dibuktikan dengan pemboran dan pengujian lebih lanjut.
Cadangan Potensial mempunyai derajat kepastian yg relatif rendah.
Pembagian cadangan Potensial (Unproved Reserves) :

Cadangan Mungkin ( probable reserves )

Cadangan Harapan ( possible reserves )

B.1 Cadangan Mungkin (Probable Reserves)


Definisi : Jumlah hidrokarbon (minyak dan atau gas) yang terdapat didalam
reservoir yang mungkin dapat diproduksikan.
Tingkat kepastian : minimal 50 % dari jumlah cadangan terbukti + cadangan
mungkin bisa diperoleh di permukaan (bisa diproduksikan).
Kriteria : Hanya memiliki data sumur dan log tetapi belum pernah ada tes sumur
(DST) dan/atau data perfomance hasil produksi.
Cadangan mungkin bisa berupa :
Cadangan dimana data sub-surface tidak mencukupi untuk mengklasifikasikan
cadangan ini sebagai cadangan terbukti , tetapi bisa menjadi terbukti (proved) bila
dilakukan step-out drilling normal.
Cadangan yang terdapat pada formasi yang mungkin produktif berdasarkan data log tetapi belum
ada data core ataupun uji sumur.
Tambahan cadangan yang mungkin bisa diperoleh dari infill-drilling (mestinya bisa menjadi
cadangan terbukti bila spasi sumur dibuat lebih rapat).

B.2 Cadangan Harapan (Possible Reserves)


Definisi : Jumlah hidrokarbon (minyak dan atau gas) yang terdapat didalam
reservoir yang
diharapkan dapat diproduksikan.

Tingkat kepastian : minimal 10% dari jumlah cadangan terbukti + cadangan


mungkin + cadangan harapan bisa diperoleh di permukaan (bisa diproduksikan).
Kriteria: Zona reservoir penghasil hidrokarbon yang diperoleh dari korelasi
geologi dan geofisika dan/atau di luar daerah investigasi uji sumur (DST =
drillstem test).

Cadangan mungkin bisa berupa:


Cadangan yang berdasarkan interpretasi geologi bisa jadi terdapat di luar daerah yang
dikilasifikasikan sebagai daerah mungkin.
Cadangan yang terdapat pada formasi yang memperlihatkan tanda sebagai petroleum
bearing berdasarkan analisis core dan log tetapi tidak bisa diproduksikan pada laju produksi
komersial.
Tambahan cadangan yang mungkin bisa diperoleh dari infill-drilling tetapi masih mengandung
11
ketidak-pastian.

Kandungan Minyak Mula-mula (Original Oil in Place, OOIP)


Definisi :

Jumlah hidrokarbon (minyak dan atau gas) mulamula yang terkandung di dalam

OOIP tidak ada kaitannya dengan atau tidak dipengaruhi oleh kelakuan reservoir.

suatu

reservoir.

SLIDE

PENDING !!!!!

12

Ultimate Recovery (UR) :


Adalah cadangan maximum hidrokarbon (minyak dan atau gas) yang
dapat diambil
secara komersial pada tahap produksi primer (primary
recovery), yi. tahap produksi dengan menggunakan tenaga alamiah
reservoir.

Recovery Factor (RF) :


Perbandingan antara Ultimate Recovery dengan Original Oil In Place

Produksi
Kumulatif
:
atau
Initial Gas
In Place.
Jumlah hidrokarbon yang telah diperoleh di permukaan sampai dengan
saat ini.

Cadangan Sisa (Remaining Reserves) :


Selisih antara Ultimate Recovery dengan Produksi Kumulatif
(Cumulative Production)
sampai dengan saat ini.
Current Recovery Factor (CRF) :
Perbandingan antara Produksi Kumulatif sampai saat ini dengan

HUBUNGAN OOIP/IGIP, CADANGAN, PRODUKSI


KUMULATIF, DAN CADANGAN SISA

Produksi Kumulatif
Cadangan Sisa

Cadangan minyak tahap


primer

Potensi minyak tahap IOR/EOR

Produksi Kumulatif
Cadangan Sisa
Residual Gas

Cadangan gas mulamula

Original OIL In
Place (OOIP)

Initial GAS In
Place (IGIP)

METODE PERKIRAAN CADANGAN


Perkiraan cadangan terbukti (proved reserves) dapat dilakukan dengan beberapa metode :

Metode Volumetrik; dapat digunakan sebelum maupun sesudah reservoir


diproduksikan.

Metode Material Balance (Kesetimbangan Materi); digunakan setelah


resevoir diproduksikan dan sudah ada penurunan tekanan reservoir.

Metode Decline Curve (Kurva Penurunan Produksi); digunakan setelah


resevoir diproduksikan dan sudah ada penurunan laju produksi maupun
tekanan reservoir.
15

1. Perkiraan Kandungan dan Cadangan Hidrokarbon


Metode Volumetris

Metode Volumetris dapat digunakan untuk memperkirakan besarnya cadangan


reservoir pada suatu lapangan minyak atau gas yang baru dimana data yang
tersedia belum lengkap.

Data yang diperlukan untuk perhitungan cadangan dengan metode volumetrik


adalah :

Porositas rata-rata

Faktor Volume Formasi


Minyak dan Gas

Saturasi fluida
rata-rata

Volume bulk batuan


16

Perkiraan Original Hydrocarbons in Place


Volumetric method
Gas Zone: OGIP = G

Oil Zone:

OOIP = N & OGIP = NRsi

Water Zone

17

a. Perkiraan Original Oil In Place


(OOIP)

Untuk batuan reservoir (zona minyak) yang memiliki volume V b acre


feet pada kondisi awal, maka volume minyak yang terkandung di
dalamnya adalah:

N 7758 Vb

1 S wi

Boi

.. (1)

dimana :
N
= original oil in place, STB
Vb
= volume bulk batuan reservoir untuk zona- minyak, acrefeet

Swi
Boi

= porositas batuan, fraksi


= saturasi air formasi mulamula pada zona - minyak, fraksi
18

= FVF minyak mulamula, bbl/STB

b. Perkiraan Initial Gas In Place (IGIP)


Untuk batuan reservoir (zona gas) yang memiliki volume V b acre
feet pada kondisi awal, maka volume gas yang terkandung di
dalamnya adalah :

1 S wi
G 43560 Vb
......... (2) B
gi
dimana :
G = initial gas in place, SCF.
Bgi = FVF gas mulamula, cuft/SCF
Vb = volume bulk batuan reservoir untuk zona gas, acre-feet
= porositas batuan, fraksi
Swi = saturasi air formasi mulamula pada zona gas, fraksi
43560 = faktor konversi, cuft/acrefeet.
19

c. Ultimate Recovery (UR) atau Cadangan Ultimate

UR = N x RF untuk res. minyak, dan UR = G x RF untuk res. gas.


Secara volumetris, ultimate recovery reservoir minyak (oil) dapat
ditentukan dengan persamaan sbb :

1 S wi S or

UR 7758 Vb

Boa
Boi

1 S wi S gr

UR 43560 Vb

B
gi
ga

(3) STB (4) SCF

dimana :
Sor = saturasi minyak residual residual, fraksi.
Sgr = saturasi saturasi gas residual, fraksi.
Swi = saturasi rata-rata air mula-mula, fraksi.
Boa = FVF minyak pada kondisi
abandonmen,bbl/STB.
Bga = FVF gas pada kondisi abandonmen,

Untuk reservoir gas dengan


mekanisme pendorong air

d. Recovery Factor (RF) Reservoir Minyak


ultimate recovery
initial oil in place
volume minyak awal volume residual

volume minyak awal

RF

......... (5)

Atau :

Vb S oi

V S oa

b
Boi
B
oa

S
Vb oi
Boi

RF

S oi

S oa

Boi
Boa

S oi
Boi

S oa Boi
1

Boa S oi

.......... (6)

e. Recovery Factor (RF) Reservoir Gas

ultimate recovery
RF
initial gas in place
volume gas awal volume residual

volume gas awal

......... (5a)

Atau:

Vb

RF

S gi

S gi

V
Bgi b
S
Vb gi
Bgi
S ga

Bgi
S gi
Bgi

Bga

S ga

Bga

.......... (6a)

S ga Bgi
1

Bga S gi

f. Perkiraan RF Metode JJ. Arps


Reservoir Minyak Water Drive :

(1 S w )

Boi

0, 0422

RF 54,898

k wi

oi

0 , 0770

Sw

0 ,1903

Pi

Pa

0 , 2159

........ (7)

Reservoir Minyak Solution Gas Drive :

(1 S w )

RF 41,815
Bob

0,1611

ob

0 , 0979

Sw

0 , 3722

Pb

Pa

0,1744

........ (8)

Perhitungan Volume Batuan Reservoir

Langkah pertama adalah membuat peta kontur bawah permukaan


dan peta isopach.
Peta
kontur
bawah
permukaan
merupakan
peta
yang
menggambarkan garis-garis yang menghubungkan titik-titik dengan
kedalaman yang sama pada batas atas (top) lapisan produktif.
Peta isopach merupakan peta yang menggambarkan garis-garis yang
menghubungkan titik-titik dengan ketebalan yang sama dari lapisan
produktif.

Setelah peta isopach dibuat, maka luas daerah setiap garis isopach
dapat dihitung dengan menggunakan berbagai cara, misal: planimeter,
penimbangan berat, software komputer.
Setiap dua garis isopach yang berurutan membentuk satu segmen
volume yang besarnya tergantung luasan masing-masing isopach dan
selisih ketinggian kedua isopach.
Volume batuan reservoir merupakan penjumlahan dari semua segmen
volume yang ada.

a. Peta gas isopach


sand isopach

b. Oil

Jika peta isopach telah dibuat, maka perhitungan volume


bulk batuan dapat dilakukan dengan metode :

A. Persamaan Trapezoidal
h
Vb An An 1
2
Digunakan apabila :

........ (9)

(An+1)/An 0,5

dimana :
DVb : volume batuan, acre-ft.
An : luas yang dibatasi garis kontur isopach terendah,
acre.
An+1 : luas yang dibatasi garis kontur isopach di
atasnya, acre.
h
: interval garis kontur isopach,ft.

B. Metode Pyramidal

h
Vb An An 1 An An 1
3
Digunakan apabila :

........ (10)

(An+1)/An 0,5

dimana :
DVb : volume batuan, acre-ft.
An : luas yang dibatasi garis kontur isopach terendah,
acre.
An+1 : luas yang dibatasi garis kontur isopach di atasnya,
acre.
h
: interval garis kontur isopach, ft.

Perhitungan OOIP
7758 Vb (1 S wi )
N
Boi

........ (11)

dimana :
N
: original oil in place, STB.
Vb : jumlah volume batuan mengandung minyak, cuft.

: porositas batuan, fraksi.


Swi : saturasi air mula-mula, fraksi.
Boi : faktor volume formasi minyak mula-mula, bbl/STB.
7758: Konstanta faktor konversi, bbl/acre-ft.

Perhitungan IGIP
43560 Vb (1 S wi )
G
Bgi
dimana :
G
: initial (original) gas in place, SCF
Vb : volume batuan mengandung gas, cuft.

: porositas batuan, fraksi.


Swi
: saturasi air mula-mula, fraksi.
Bgi
: faktor volume formasi gas mula-mula,
cuft/SCF.
43560
: konstanta faktor

........ (12)

Contoh Soal Volumetrik-1


Diketahui luas planimeter area garis isopach A0, A1, A2, dan
seterusnya, sebagai berikut :
Garis Isopach

Luas Area
(acre)

A0

450

A1

375

A2

303

A3

231

A4

154

A5

74

A6

Pertanyaan :
Hitung total volume reservoir dari peta
isopach tersebut dan berapa
kandungan minyak awal (N), bila
diketahui = 0,19, Swi = 0,30 dan Boi =

Jawaban Volumetrik-1
Area A3 :

5
Vb 231 154 963
2

5
154 74 154 74 558 Acre-feet
3

Area A5 :

Vb

Luas Area
(acre)

Perbandingan Luas
area
(An+1/An)

A0

450

0,83

A1

375

0,81

A2

303

0,76

A3

231

0,67

A4

154

0,48

A5

74

A6

Acre-feet

Area A4 :
Vb

Garis
Isopach

4
74 99 Acre-feet
3

Jawaban (lanjutan)
Perbandingan Interval, Pers.
Luas Area
ft
(An+1/An)

Vb,

Area

Luas Area

Produktif

acre

A0

450

0,83

Trap.

2063

A1

375

0,81

Trap.

1695

A2

303

0,76

Trap.

1335

A3

231

0,67

Trap.

963

A4

154

0,48

Pyr.

558

A5

74

Pyr.

99

A6

acre-ft

Total Volume:

6712

Jawaban (lanjutan)
Kandungan minyak awal (IOIP) dihitung dengan Pers. (11):

7758 Vb (1 S wi )
N
Boi

7758 6712 0,191 0,30 bbl


N
1,27 bbl/STB

= 5.452.842 STB

Contoh Soal Volumetrik-2


Diketahui peta isopach, sebagai berikut :
Skala peta 1 inch = 1000 ft
1 acre = 43.560 ft2
1 kotak 1.000.000 ft2
1 inc2 22,96 acre

Pertanyaan :
Hitung total volume reservoir dari peta isopach
tersebut dan berapa kandungan minyak awal (N) bila
diketahui
= 0,21,
Swi = 0,29
Boi = 1,06 bbl/STB.

Jawaban Soal Volumetris-2

Kontur

Kotak

Luas, feet2

Luas, acre

A0

112

112.000.000

2571,17

A1

86,5

86.500.000

1985,77

A2

53

53.000.000

1216,71

A3

24,5

24.500.000

562,44

A4

7,5

7.500.000

172,18

A5

1.000.000

22,96

Jawaban Soal Volumetris-2


Area A1 :

10
Vb 2571,17 1985,77 22784,66
2

Acre-feet

Area A4 :
Vb

10
562,44 172,18 562,44 172,18
3

= 3486,03 acre-feet

Jawaban Soal Volumetris-2


Kontur

Luas
(acre)

Perbandingan Pers.
(An+1/An)

Vb

Interfal
(ft)

(acre-ft)

A0

2.571,17

0,71

Trap.

10

22.784,66

A1

1.985,77
1.216,71
562,44
172,18
22,96

0,61
0,46
0,31
0,13
0

Trap.
Pyr.
Pyr.
Pyr.
Pyr.

10
10
10
10
0

16.012,40
8.687,99
3.486,03
860,01
0

A2
A3
A4
A5

Jumlah: 51.831,10

Jawaban Soal Volumetris-2


Kandungan
(IOIP) :

minyak

awal

7758 Vb (1 S wi )
N
Boi

7758 51831,1 0,211 0,29 bbl


N
1,06 bbl/STB

N = 53.866.986,49 STB

Contoh Soal-3
Suatu reservoir gas volumetrik memiliki karakteristik sbb.:
A = 3.000 acres, h = 30 ft, f = 0,15, Swi = 20%,
T = 150F, Pi = 2.600 psia.
P, psia

2600

0,82

1000

0,88

400

0,92

1. Hitung produksi gas kumulatif dan recovery factor


setelah tekanan reservoir turun menjadi 1000.
2. Hitung produksi gas kumulatif dan recovery factor
setelah tekanan reservoir turun menjadi 400 psia.

Jawaban Contoh Soal-3

Langkah 1. Hitung volume pori reservoir (Vp)


Vp = 43.560 Ahf
Vp = 43.560 (3000) (30) (0,15) = 588,06 MMcuft

Langkah 2. Hitung Bg pada beberapa tekanan reservoir dengan persamaan :

Bg

0,0282Z resTres
Pres

P,
psia
2600

Z
0,82

Bg,
cuft/scf
0,0054

1000

0,88

0,0152

400

0,92

0,0397

V p (1 S wi )
G
Bgi

Langkah 3. Hitung initial gas in place pada tekanan reservoir = 2600


psia.
G = 588,06 (106) (1 0,2)/0,0054 = 87,12 MMMscf.

langkah 4. Karena reservoir dianggap volumetrik, maka sisa gas


(remaining gas) pada tek. 1000 dan 400 psia adalah :
1)

Remaining gas pada 1000 psia


G(1000 psi) = 588,06(106) (1 0,2)/0,0152 = 30,95 MMMscf.

2)

Remaining gas pada 400 psia


G(400 psi) = 588,06(106) (1 0,2)/0,0397 = 11,95 MMMscf.

Langkah 5. Hitung cumulative gas production, Gp, dan


recovery factor (RF) pada 1000 psia dan 400 psia.

Pada 1000 psia :


Gp = (87,12 30,95) x109 = 56,17 MMMscf.
9

56,17 x10
CRF
64,5%
9
87,12 x10
- Pada 400 psia :
Gp = (87,12 11,95) x109 = 75,17 MMMscf.

75,17 x109
CRF
86,3%
9
87,12 x10

Soal untuk latihan


1.

Perangkap reservoir minyak TM 2013 mempunyai keliling


garis kontur ketebalan sebagaimana ada dalam kolom A dan
B. Interval ketebalan kontur atas dan bawahnya ada pada
kolom E. Hitung C, D dan F, serta tentukan rumus pada
kolom G untuk menghitung Vb (Trapezoidal atau
Pyramidal). Hitung pula Vb sebagai jumlah dari masingmasing Vb yang dibatasi 2 kontur pada kolom H. Diketahui:
1 in2 peta = 1000 acre riil.

2.

Jika diketahui bahwa porositas batuan reservoir TM 2013


adalah 20% dan saturasi air saat ditemukan (Sw i) sebesar
30%, serta FVF minyaknya (Boi) = 1,15 rbbl/STB. Hitung harga
Original Oil Inplace dalam STB.

3.

Jika diketahui pada kondisi abandonmen: S oa = 30% dan Boa =


1,1 rbbl/STB. Hitung RF dan UR.

Prod.
area

Keliling
Kontur
(in)

Luas
area
prod. di
peta
L (in2)

Luas area
prod. riil
lapangan
A (acres )

Interval
kontur
h (ft)

Rasio
area

Persamaan

Vb
(acre
ft)

A0

100

A1

90

A2

70

A3

50

A4

40

A5

25

A6

Keliling , sesuai teorema transformasi bentuk


r ;r
2

a.

Lmap

b.

Ariil Lmap 1000 acre

c.

An 1
Rasio Area
An
Vtrap

in 2 , sesuai skala peta

h
An An 1
2

V pyr

h
An An 1 An x An 1
3