Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA

TERM OF REFERENCE

FASILITASI PENYUSUNAN PTMP KABUPATEN


SERAM BAGIAN BARAT

TAHUN ANGGARAN 2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN


RAKYAT
DIREKTORATJENDERAL CIPTA KARYA
SATKER PENGEMBANGAN SISTEM PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN PROVINSI
MALUKU
Jl. DI Panjaitan No. 2 Tlp. (0911) 316555 Fax (0911) 316555, Ambon

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


Satuan Kerja
: Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman Prov. Maluku
Nama Pekerjaan : Fasilitasi Penyusunan PTMP Kabupaten Seram Bagian Barat
Tahun Anggaran : 2016
A. LATAR BELAKANG
1. Dasar Hukum
Peraturan Perundangan yang melandasi persampahan di Indonesia, diantaranya:
a. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman.
b. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
c. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.
d. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional.
e. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Nasional (RPJPN).
f. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
g. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
h. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
i. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
j. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
Hidup.
k. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
l. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004 tentang Perencanaan Kehutanan.
m.
Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem
Penyediaan Air Minum.
n. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan
Umum.
o. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan
Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
p. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Struktur Organisasi Perangkat Daerah.
q. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah
Nasional.
r. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.
s. Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
t. Peraturan Presiden Nomor 185 Tahun 2014 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan
Sanitasi.
u. Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2015 tentang Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat.
v. Peraturan Menteri PU Nomor 3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana
Persampahan Dalam Penganganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah
Rumah Tangga.
w. Peraturan Menteri LH Nomor 5 Tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan
yang Wajib Dilengkapi Dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.
x. Peraturan Menteri PU Nomor 1 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
2. GambaranUmum
Kabupaten Seram Bagian Barat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Maluku, memilikki
luas wilayah 4.046,35 km2 dan berpenduduk sebanyak 164.656 jiwa (Sensus Penduduk
2010).Kabupaten Seram Bagian Barat ini terbagi menjadi 11 (sebelas) kecamatan dan Beribukota

di Kota Piru.Kondisi ini memberikan pengaruh terhadap sektor yang berhubungan dengan
pemenuhan kebutuhan penduduk, salah satunya pemenuhan infrastruktur perkotaan termasuk
sarana dan prasarana persampahan. Karena pada dasarnnya, masalah persampahan terkait erat
dengan perkembangan jumlah penduduk dan perilaku masyarakat dalam pola pembuangan
sampah yang saat ini sudah menjadi semakin kompleks disetiap daerah, ternasuk di Kabupaten
Seram Bagian Barat.
Dalam rangka peningkatan kinerja pengolahan persampahan di Kabupaten Seram Bagian Barat
maka Pemerintah, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku melakukan kegiatan
Perencanaan Teknis Manajemen Persampahan (PTMP) Kabupaten Seram Bagian Barat yang
diharapkan dapat sesuai dengan UU No 18 Tahun 2008 dan aturan pelaksanaannya serta kriteria
teknis pemrosesan akhir sampah.
B. PENERIMA MANFAAT
Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat pada
umumnya dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat pada khususnya, sehingga mereka
akan memiliki arahan yang jelas terkait dengan permasalahan persampahan yang komprehensif,
efektif dan efisien dan telah mempertimbangkan berbagai aspek, baik teknis, sosial/ekonomi,
finansial dan aspek legal kelembagaan.
C. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Ruang lingkup pekerjaan ini adalah sebagai berikut :
a. Melakukan pengumpulan data sekunder :

RTRW

Peta

Data Pendukung

Study EHRA, BPS, SSK, dan MPS

Peraturan peraturan

Data data lain yang diperlukan


b. Melakukan survey dan pengambilan data diantaranya adalah:
Survey untuk memperoleh data yang lengkap dan akurat tentang aspek topografi,
demografi dan rencana pengembangan wilayah serta produk- produk hukum yang
berkaitan dengan persampahan;
Melakukan survey data pelayanan infrastrukur persampahan, pola penanganan
sampah, cakupan pelayanan sampah, metode pengumpulan sampah, pemindahan
sampah, metode pengangkutan sampah, metodologi pengangkutan;
Melakukan survey sosial-ekonomi untuk mengetahui jumlah penduduk, kondisi
sosial ekonomi, kebiasaan, persepsi dan keinginan masyarakat termasuk identifikasi
jenis kontribusi masyarakat dan tingkat kemampuan masyarakat;
Melakukan survey data kelembagaan pengelola persampahan di kabupaten Seram
Bagian Barat;
Melakukan survey data keuangan pengelolaan persampahan selama 3 tahun terakhir;
Sampling dan analisa timbulan, komposisi dan karakteristik sampah;
c. Melakukan analisis kondisi penyelenggaraan pengelolaan persampahan.
d. Analisis
Analisis terhadap data yang ada diperlukan untuk dasar Perencanaan peningkatan system
Pengelolaan persampahan jangka panjang.Analasis tersebut dapat dilakukan dengan
berbagai metode baik SWOT, deskriptif, maupun metode kualitatif dan kuantitatif.
Analisis tersebut meliputi :
Kondisi kota/ Kabupaten untuk mendapatkan gambaran daerah Pelayanan dan pola
Pelayanan yang sesuai.

Kondisi system Pelayanan sampah yang ada saat ini, untuk mendapatkan gambaran
lompatan peningkatan penanganan sampah jangka panjang sesuai dengan
kemampuan daerah dan produk pengaturan yang berlaku di tingkat nasional serta
daerah.
Rencana pengembangan kota, untuk mendapatkan gambaran proyeksi kebutuhan
pengembangan Pelayanan persampahan dan alokasi lahan untuk Tempat Pengolahan
Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), Fasilitas Pengolahan Sampah Antara
(FPSA), dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah.
Kondisi penanganan sampah di sumber/ kawasan/ kegiatan (kegiatan 3R), untuk
mendapatkan gambaran peningkatan upaya pengurangan dan pemanfaatan sampah
sesuai dengan target yang diharapkan serta meningkatkan upaya program kampanye
dan edukasi serta Pemberdayaan masyarakat.
Kondisi TPA sampah, untuk mendapatkan gambaran itngkat pencemaran dan upaya
rehabilitasi/ revitalisasi yang harus dilakukan serta alternative pengembangan lokasi
TPA sampah baru.
Analisis kebutuhan pengembangan persampahan jangka panjang untuk
memperkirakan prioritas wilayah Pelayanan jangka pendek, jangka menengah, dan
jangka panjang berdasarkan kroteria yang berlaku.
e. Perencanaan
Rencana pengembangan kelembagaan, yang menggambarkan bentuk kelembagaan
yang sesuai dengan kondisi eksisting kelembagaan di Kabupaten/ kota, sehingga
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut dapat berperan optimal dalam
penanganan sampah. Selain itu, pemrograman dalam 5-20 tahun ke depan terkait
bentuk kelembagaan, perlu untuk dirumuskan.
Rencana pengembangan teknis-teknologis, yang menggambarkan kebutuhan jumlah,
biaya investasi, dan biaya operasi-pelihara-rawat untuk pengembangan system
penanganan sampah (subsistem, perwadahan sampah, susistem pengumpulan
sampah, subsistem pengangkutan sampah, subsistem pengolahan sampah, dan
subsistem pemrosesan akhir sampah) dalam 5-20 tahun ke depan, sehingga mampu
memenuhi target yang diatur dalam produk pengaturan tingkat daerah dan nasional.
Rencana pengembangan pendanaan, yang menggambarkan kebutuhan pendanaan,
beserta sharing antar anggota APBN, APBD provinsi, APBD Kabupaten/ kota, sektor
Wisata, dan masyarakat. Hal ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan dana yang
memadai untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan untuk mewujudkan
kinerja sistem penanganan sampah yang akan dicapai.
Rencana pengembangan peran serta masyarakat-swasta-perguruan tinggi, yang
menggambarkan Perencanaan sinergitas peran serta masyarakat swasta-perguruan
tinggi dalam 5-20 tahun kedepan, untuk mencapai target-target pencapaian kinerja
sistem penanganan sampah.
Rencana pengembangan pengaturan, yang menggambarkan peraturan yang sudah ada
dan kebutuhan peraturan yang mendukung sistem penanganan sampah, dengan
mengacu pada produk-produk pengaturan yang lebih tinggi di tingkat nasional.
f. Finalisasi Perencanaan Teknis Manajemen Persampahan (PTMP)
Finalisasi Perencanaan Teknis Manajemen Persampahan (PTMP) merupakan
tahapan terakhir dari rangkaian proses penyusunan PTMP. Hasil akhir dari
Tahap ini adalah disahkannya dokumen Perencanaan Teknis Manajemen
Persampahan (PTMP) oleh Gubernur/ Walikota.
Lokasi Kegiatan:
Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Seram Bagian Barat

D. METODE
Metodologi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan cara :
1. Survey instansional maupun lapangan
2. Desk study
3. Koordinasi dan asistensi dengan instansi dan stakeholder terkait
E. KURUN WAKTU PENCAPAIAN KELUARAN
Waktu yang diperlukan untuk Pekerjaan penyusunan Perencanaan Teknisi Manajemen Persampahan
(PTMP) adalah 120 ( serratus dua puluh) hari kalender, terhitung sejak penandatanganan Surat
Perintah Mulai Kerja (SPMK).
F. BIAYA YANG DIPERLUKAN
Kegiatan ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, DIPA tahun anggaran 2016
dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah), yang
dialokasikan melalui Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Maluku.
G. KEBUTUHAN PERSONIL
Beberapa personil tenaga ahli yang diperlukan unutk mendukung pelaksanaan penyusunan
Perencanaan Teknik Manajemen Persampahan (PTMP), antara lain :
1. Ahli Teknik Lingkungan
Sarjanan Strata 2 Teknik Lingkungan dengan pengalaman kerja (lima) tahun dengan pengalaman
professional pada bidang dalam masalah penanganan sampah dan Perencanaan TPA sampah,
pernah menjadi pimpinan, bertugas melakukan koordinasi terhadap seluruh kegiatan, tenaga ahli
maupun pihak instansi terkait.
2. Ahli Teknik Lingkungan
Sarjana Strata 1 Teknik Lingkungan/ penyehatan minimal pengalaman 5 (lima) tahun di sector
persampahan, bertugas menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan rancangan kegiatan serta
Perencanaan Teknik Manajemen Persampahan (PTMP).
3. Ahli Planologi
Sarjana Strata 1 Teknik Planologi. Perancanaan Wilayah Kota minimal pengalaman 5 (lima) tahun
di sector sampah, bertugas melakukan analisis dan evaluasi berkaitan dengan rencana
pengembangan kota dalam Perencanaaan Teknis Manajemen Persampahan (PTMP)
4. Ahli kelembagaan/ Sosial-Ekonomi-Budaya
Sarjana Strata 1 Manajemen/Ekonomi/Ilmu Sosial/Ilmu Komunikasi minimal pengalaman 5 (lima)
tahun di bidang sistem penanganan sampah, bertugas melakukan analisis dan evaluasi mengenai
kelembagaan serta proses dan sub proses dari sudut sosial, manajemen, dan finansial untuk sector
persampahan.
Beberapa personil tenaga pendukung/ penunjung yang diperlukan untuk mendukung
pelaksanaan penyusunan Perencanaan Teknis Manajemen Persampahan (PTMP), antara lain :
1.
Asisten Teknik Lingkungan
2.
Asisten Kelembagaan/Sosial-Ekonomi-Budaya
3.
Surveyor
4.
Asisten Surveyor
5.
Operator Komputer

H. KELUARAN
Keluaran yang diharapkan dari pekerjaan ini adalah berupa Dokumen Perencanaan Teknis
Manajemen Persampahan (PTMP) Kabupaten Seram Bagian Barat.
I. PELAPORAN
Konsultan dalam menjalankan tugasnya diwajibkan menyampaikan laporan kegiatan
sebagai berikut :
1.
Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan dibuat sebanyak 5 (lima) dan 1 (satu) CD, serta diserahkan 30
(tiga puluh) hari kalender setelah menerima SPMK. Laporan ini berisikan :
o Tanggapan atau komentar terhadap Keerangka Acuan Kerja (KAK)
o Gambaran umum dan permasalahan umum sistem penanganan sampah
Kabupaten Seram Bagian Barat
o Pengaturan dan Penjadwalan Tenaga Ahli
o Rencana kerja konsultan serta gambaran awal persiapan, dasar pemikiran
dalam kajian studi, hasil survey pengenalan, kajian masalah, dan arah
Perencanaan, serta penugasan personil sesuai dengan yang tercantum dalam
lingkup Pekerjaan.
2.
Laporan Antara
Laporan dibuat sebanyak 5 (lima) eksemplar dan 1 (satu) CD serta diserahkan 60
(enam puluh) hari kalender setelah ditandatangani kontrak, serta didiskusikan
dengan melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten/ Kota terkait. Laporan antara
mencakup antara ain tentang :
o Gambaran rencana tata ruang atau penggunaan lahan Kabupaten Seram
Bagian Barat secara lengkap yang dilengkapi dengan informasi dalam bentuk
tabel, gambar atau skema.
o Data-data hasil survey (termasuk tetapi tidak terbatas pada : jumlah timbulan
sampah, komposisi dan karakteristik sampah, jumlah sarana dan prasarana
persampahan, organisasi pengelola persampahan, kemampuan dan kemauan
untuk membayar dari masyarakat)
o Pemetaan berdasarkan hasil surbey di daerah
o Kesepakatan-kesepakatan dengan pemangku kepentingan
o Analisis keadaan dasar
o Analisis kecenderungan perkembangan kota
o Hasil analisa kunjungan lapangan yang dilakukan yang menghasilkan konsep
kinerja yang ada.
3.
Konsep Laporan Akhir
Laporan dibuat sebanyak 5 (lima) eksemplar san 1 (satu) CD serta diserahkan 90
(Sembilan puluh) hari kalender setelah SPMK. Laporan ini terdiri dari :
o Laporan detail hasil analisis dan evaluasi
o Alternative pengurangan dan penanganan sampah beserta rencana pencapaian
target untuk masing-masing alternative (termasuk rencana pentahapan
penambahan prsarana sarana persampahan ,alokasi besar dana yang
dibutuhkan, kebutuhan sumber daya manusia yang dibutuhkan).
4.
Laporan Akhir
Laporan dibuat sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar dan 5 (lima) CD yang diserahkan
120 (serratus dua puluh) hari kalender setelah SPMK. Laporan akhir berisi
penyempurnaan konsep laporan akhir setelah mendapatkan masukan dari berbagai
pihak yang terkait, baik dari lingkungan pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

BILL of QUANTITY
(BQ)
Pekerjaan
: Fasilitasi Penyusunan PTMP Kabupaten Seram Bagian Barat
Lokasi
: Kabupaten Seram Bagian Barat
Sumber dana : APBN
Tahun Anggaran
: 2016
NO
1
A.

URAIAN KEGIATAN
2
BIAYA LANGSUNG PERSONIL
I.
TENAGA AHLI
II.
ASS TENAGA AHLI
III.
STAF PENDUKUNG

B.

BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL


I.
BIAYA PERJALANAN
II.
BIAYA OPERASIONAL KANTOR
III.
BIAYA OPERASIONAL LAPANGAN
IV.
BIAYA PELAPORAN

JUMLAH HARGA (Rp)


3
-

JUMLAH
PPN 10%
JUMLAH TOTAL
DIBULATKAN
Terbilang : ...................................... (dengan tulisan)

Ambon, ...................... 2016


PT/CV/Fa. ................................

Nama
Jabatan

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


Pekerjaan
: Fasilitasi Penyusunan PTMP Kabupaten Seram Bagian Barat
Lokasi
: Kabupaten Seram Bagian Barat
Sumber dana : APBN
Tahun Anggaran
: 2016
A. BIAYA LANGSUNG PERSONIL
NO
PROFESI / KEAHLIAN

I
1.
2.
3.
4.

II

TENAGA AHLI
Team Leader
Teknik Lingkungan
Planologi
Kelembagaan

ASISTEN TENAGA AHLI


1. Ass. Tenaga Ahli
Lingkungan (D3)
2. Asisten Kelembagaan /
Sosial-Ekonomi-Budaya

SAT
U
A
N

JUM
L
A
H

WA
K
T
U

HARGA
SATU
AN
(Rp)

JUMLAH
HARG
A
(Rp)

OB
OB
OB
OB

1.00
1.00
1.00
1.00

4.00
4.00
2.00
4.00

SUB
TOTA
L

OB
OB

1.00
1.00

4.00
4.00

SUB
TOTA
L
III

STAF PENDUKUNG
1. Surveyor
2. Asisten Surveyor
3. Operator Komputer

B. BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL


NO
PROFESI / KEAHLIAN

B.I
B.1.
1
1.
2.
3.
4.

B.1.
2

B.1.
3

BIAYA PERJALANAN
DINAS
SURVEY AWAL
Transportasi
Lumpsum Team Leader
Lumpsum Tenaga Ahli
Surveyor

PEMBAHASAN DRAFT
FINAL
1. Tiket Pesawat PP
2. Lumpsum Team Leader
3. Lumpsum Tenaga Ahli

OB
OB
OB

1.00
1.00
1.00

2.00
1.00
4.00

SUB
TOTA
L
TOTAL I+II+III

SAT
U
A
N

JUM
L
A
H

WA
K
T
U

HARGA
SATU
AN
(Rp)

JUMLAH
HARG
A
(Rp)

OT
OH
OH
OH

5.00
1.00
3.00
1.00

1.00
5.00
10.0
0
10.0
0

OT
OH
OH

4.00
1.00
3.00

2.00
2.00
2.00

Ls

1.00

1.00

PERJALANAN LOKAL
1. Transpor lokal/Lumsum

B.II
1.
2.
3.
4.

B.III

B.IV

BIAYA OPERASIONAL
KANTOR
Sewa Kendaraan Roda 2
Sewa Kendaraan Roda 4
Komunikasi Kantor
ATK dan Supplies
Komputer

BIAYA OPERASIONAL
LAPANGAN
1. Sewa Alat Theodolit
2. Patok Kayu

BIAYA PELAPORAN
Laporan Pendahuluan
Laporan Antara
Diskusi Laporan (Daerah)
Laporan Dra Akhir
Presentasi Dra Akhir
(Pusat)
6. Laporan Akhir
1.
2.
3.
4.
5.

UB
UB
UB
UB

Ls
Ls

Buk
u
Buk
u
Lap
Buk
a
Lap
Buk
u

4.00
1.00
1.00
1.00

1.00
30.0
0

5.00
5.00
1.00
5.00
1.00
10.0
0

4.00
4.00
4.00
4.00

2.00
1.00
-

SUB
TOTA
L

SUB
TOTA
L

SUB
TOTA
L

SUB
TOTA
L
TOTAL I
+II+II
I+IV