Anda di halaman 1dari 3

Hb adalah senyawa dalam darah yang

berfungsi untuk mengantarkan


oksigen dalam darah ke berbagai
organ tubuh.
Hb normal pada wanita hamil : > 11 gr
%
Hb anemia ringan pada wanita hamil :
8-11 gr%
Hb anemia berat pada wanita hamil :
< 8 gr%

Masa kehamilan sangat penting untuk


menentukan kualitas anak.
Kecukupan gizi selama kehamilan
digunakan untuk pertumbuhan dan
perkembangan janinnya maupun
aktivitas ibu
TRIMESTER I (0-12 minggu) :
Pertumbuhan masih lambat,
kebutuhan gizi belum besar.
Mengalami ngidam, mual, & muntah.
TRIMESTER II (12-28 minggu) & III (2840 minggu) : Pertumbuhan janin
cepat, sehingga perlu pemenuhan gizi
yang cukup besar.
Pertambahan Berat Badan:
TRIMESTER I : > 1 kg
TRIMESTER II : 3 kg
TRIMESTER III : 6 kg
Total penambahan berat badan : 10-12
kg
Pengukuran kadar Hb

Mengapa kebutuhan makanan ibu


hamil meningkat?
Makanan tersebut digunakan untuk
pembentukan janin, persiapan
pembentukan ASI, tumbuh kembang
bayi selanjutnya, dan untuk kesehatan
ibu
Kecukupan Gizi pada Ibu Hamil
Gizi cukup : berat dan panjang bayi
ideal dan sehat
Gizi lebih : Bayi terlalu panjang, badan
terlalu besar, menyulitkan persalinan
Gizi kurang : Bayi pendek, berbadan
kecil, (BBLR), kondisi kesehatan
kurang baik (mudah terkena infeksi),
keguguran, bayi lahir mati, cacat
bawaan
Zat Gizi yang Harus Dipenuhi Ibu
Hamil
1. Air
Jaga agar ibu hamil tidak
kekurangan air. Sebaiknya ibu
hamil minum minimal 10 gelas
air putih setiap harinya. Air
putih bisa divariasi dengan jus
atau yogurt.

2. Asam folat
Kekurangan zat ini dapat
menyebabkan cacat bawaan.
Sayur dan buah seperti jeruk,
pisang, brokoli, wortel, kembang
kol, bayam.
3. Kalori
Zat ini untuk pembentukan selsel baru. Makanan: nasi, roti.

4. Protein
Berguna sebagai zat
pembangun. 75-100gr/hari.
Makanan: daging, ikan, telur,
kacang-kacangan, tahu, tempe
5. Kalsium
Apabila kalsium kurang, janin
akan mengambil kalsium dari
ibu, dan dapat menyebabkan
osteoporosis pada ibu. Susu
minimal 1x/hari

6. Zat Besi
Kebutuhan zat besi ibu hamil
meningkat 30%. Kekurangan zat
besi dapat mengganggu
persalinan dan ibu menderita
anemia
7. Serat
Kekurangan serat dapat
menyebabkan sembelit.
Perbanyak sayur dan buah.
8. Vitamin Lainnya
Vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, D
dan E untuk mendukung
pertumbuhan dan
perkembangan janin.
Anjuran
1. Makanan dapat diberikan dalam
4-5 kali makan, sesuai dengan
kemampuan ibu
2. Hidangan harus tersusun dari
bahan makanan bergizi yang
terdiri dari : makanan pokok,
lauk pauk, sayuran, buahbuahan dan diusahan minum
susu 1 gelas tiap hari.
3. Pilihlah berbagai macam bahan
makanan yang segar

4. Pengolahan sayur jangan terlalu


lama (sangat matang) agar zat
besi tidak hilang

5. Mengurangi makanan/minuman
kemasan dengan bahan
pengawet & pewarna.
6. Bila nafsu makan ibu kurang,
makanlah makanan yang segar
seperti buah-buahan, sari buah,
sayur bening, dsb.
7. Jangan lupa minum tablet
tambah darah 1 butir tiap hari
8. Jika ibu mual muntah, sebaiknya
diberikan makanan dalam
bentuk kering, porsi kecil dan
sering. Misalnya roti marie,
biscuit, dan kue kering lainnya.
Minuman diberikan setengah
jam setelah makan, misalnya air
jeruk, air tomat, air rebusan
kacang hijau.
9. Gunakan garam beryodium
10.Jangan lupa memeriksakan diri
ke bidan atau puskesmas
secara teratur agar ibu dan
kandungannya tetap sehat
Contoh menu makanan :

puskesmas
ujungpangkah

PENTING MENJAGA
KECUKUPAN GIZI
SELAMA KEHAMILAN
UNTUK

KESEHATAN
IBU DAN
ANAK

By: