Anda di halaman 1dari 3

Fungsi kolesterol adalah sebagai bahan

untuk pembuat dinding sel dan hormonhormon di tubuh kita.


Adapun nilai normal kolesterol di
dalam darah < 200 mg/dl darah.

Tujuan dari diet ini ialah untuk


mencukupkan kadar kolesterol yang ada
dalam darah, yang secara tidak langsung
bersamaan dengan proses pengurangan
berat badan.
IV.

I. Apa itu Kolesterol??


Kolesterol adalah salah satu jenis lemak
yang dibuat di hati dan ditemukan pada
bahan makanan yang berasal dari
hewan. Hati menghasilkan 800 1500
mg/hari kolesterol sedangkan sisanya
(10%) dari makanan sehari-hari

III.

Syarat Diit
Langkah untuk melakukan diet rendah
kolesterol biasanya diambil oleh orang
yang memiliki kadar kolesterol tinggi
maupun penderita penyakit jantung. Karena
pada mekanismenya, kolesterol tinggi dapat
menyebabkan penyumbatan pembuluh
darah sehingga mengundang risiko
serangan jantung.

II.

1.

2.

V.

Fungsi Kolesterol

Pada hakikatnya tubuh manusia masih


membutuhkan
kolesterol
untuk
pembentukan
senyawa-senyawa
yang
memiliki inti sterol seperti vitamin D,
hormon-hormon anabolik, serta empedu.

Tujuan Pemberian Diet


Menurunkan kadar kolesterol darah
dengan mengatur makanan seimbang,
rendah kolesterol, rendah lemak jenuh
dan lemak trans
Menurunkan berat badan, bila BB
berlebih. Orang dengan BB berlebih
cenderung memiliki kadar kolesterol
dan lemak yang tinggi. Kelebihan BB
juga
dapat
memicu
timbulnya
hipertensi dan diabetes.
Manajemen Pengaturan Makanan

1. meningkatkat konsumsi serat terutama


dari sayuran, buah segar dan padipadian karena serat dapat menurunkan
kolesterol
2. Mengurangi pemakaian minyak jenuh
seperti minyak kelapa yang dipakai
berulang-ulang, santan kental, mentega
3. Perbanyak makanan sumber omega 3
seperti ikan salmon, kakap, tuna,
lemuru dan teri. Cara memasak
dikukus, dipepes, dipanggang, direbus.
4. Banyak
makan
makanan
yang
mengandung vitamin B3 atau niasin
karena dapat menurunkan kolesterol
dan mencegah penggumpalan darah.
Niasin banyak terdapat pada beras
merah, tahu, tempe, dan ragi. Pada

sayuran seperti asparagus, brokoli,


kembang kol, bayam dan tomat.
VI. Makanan yang Dibatasi
1.

Menghindari makanan yang digoreng


seperti ayam goreng, kentang goreng,
aneka keripik dan jajanan sejenis

5.

Menghindari makanan dengan lemak


tersembunyi seperti mentega dalam
roti, mayones, pastry, es krim, coklat
6. Membatasi penggunaan daging yang
berlemak seperti lamur, iga, buntut,
sirloin, daging cincang
7. Membatasi daging berlemak, susu
kental manis (full cream) dan makanan
turunan daging seperti kornet, sosis
dan keju
8. Kurangi minum minuman beralkohol,
kopi dan soda (soft drink)
VII. Tips
untuk
Hiperkolesterol

2.

3.
4.

Menghindari lemak hewan, margarin,


mentega, santal kental, creamer,
makanan berlemak. Asam lemak trans
terutama terdapat pada lemak yang
dihidrogenase seperti pada margarin
dan mentega, serta makanan yang
digoreng berulang-ulang
Menghindari makanan yang banyak
kolesterol seperti jerohan, otak, hati,
kuning telur, lemak hewan, mentega
Menghindari kue-kue yang banyak
menggunakan margarin dan mentega,
kuning telur, santan seperti kue jajan
pasar, cake, cup cakes, donat dan lainlain

Penderita

1. Kurangi konsumsi lemak jenuh


misalnya yang ada pada jerohan
2. Kurangi makan makanan yang
melalui proses penggorengan
3. Banyak konsumsi buah dan sayur
4. Kurangi makan makanan yang
mengandung kadar gula (kalori)
tinggi semisal es krim, coklat, soft
drink dan makanan terlalu manis
5. Banyak
berolah
raga
untuk
membantu menurunkan kolesterol

Contoh Menu
Pagi
Roti gandum + selada +
Teh manis

Pukul 10.00
Puding + Fla (saus susu)
Siang
Nasi Lunak
Semur daging giling
Telur ayam kocok
Bening bayam
Pepaya
Pukul 16.00
Susu
Malam/Sore
Nasi Lunak
Perkedel kentang
Skotel Tahu
Setup Wortel
Pisang

Bagian Gizi RS AR Bunda


Prabumulih
CP : Lies Pramana Sari
(Phone: 08128411256)

Diit Rendah Garam


dengan cara direbus, dipanggang,
dikukus

1. hindari makanan tinggi


kolesterol, seperti otak, jerohan,
keju, kerang, kuning telur
2. batasi konsumsi natrium/garam
(6-7 gr/hari (1 sdt).
3. batasi penggunaan vetsin, telur
asin, ikan asin, dan makanan
kaleng yang diproses dengan
garam tinggi maupun gula
tinggi.

I. Pendahuluan
Yang dimaksud dengan garam
dalam Diit Rendah Garam
adalah garam dapur (NaCl),
soda kue (NaHCO3), baking
powder, natrium benzoat, vetsin
(Monosodium Glutamat).
Natrium adalah salah satu
mineral yang berfungsi menjaga
keseimbangan asam basa dalam
tubuh. Dalam keadaan normal
jumlah
natrium
yang
dikeluarkan
tubuh
sama
dengan
yang
dikonsumsi
sehingga
terdapat
keseimbangan.
Kelebihan
natrium
dapat
menyebabkan
gangguan
keseimbangan cairan tubuh,

sehingga menyebabkan berbagai


macam
penyakit
seperti
Hipertensi, sirosis hati, ginjal,
dekompensasio kordis, stroke,
dll. Untuk penderita penyakitpenyakit tersebut maka asupan
natrium harus dibatasi.

Konsumsi garam natrium


dibatasi hanya 600-800 mg
sehari (1/4 sdt)
b. Diit Rendah Garam II
Konsumsi garam natrium
dibatasi sebanyak 1000-1200
mg (1/2 sdt)

II. Tujuan Diit


Membantu
menghilangkan
retensi (penumpukan) garam
atau air dalam jaringan tubuh
dan
menurunkan
tekanan
darah pada pasien Hipertensi
III.
Syarat Diit
1. Cukup energi, protein, vitamin
dan mineral
2. Bentuk makanan disesuaikan
dengan keadaan penyakit
3. Jumlah
natrium
yang
diperbolehkan
disesuaikan
dengan berat tidaknya retensi
garam/air

V. Makanan Yang Boleh


Diberikan
1. Sumber karbohidrat seperti
beras, kentang, singkong, terigu,
tapioka, hunkwe, makanan yang
diolah
tanpa
penambahan
garam dapur
2. Sumber protein hewani seperti
daging dan ikan (100 gr sehari),
telur (1 btr sehari), susu (200 gr
sehari)
3. Sumber protein nabati (semua
kacang-kacangan yang diolah
tanpa garam)
4. Sayuran segar
5. Buah-buahan segar

IV. Macam Diit


Makanan
biasa
rata-rata
mengandung 2800 6000 mg
natrium setiap hari (7-15 gr)
NaCl/garam dapur. Untuk diit
Rendah
Garam
konsumsi
Natrium dibatasi menjadi :
a. Diit Rendah Garam I

VI.

Makanan
Tidak Boleh Diberikan

Yang