Anda di halaman 1dari 15

FILOSOFI MAINTENANCE

RICHARD S.
High Availability, High
Performance And Lowest Possible
Reliable Cost.

Basic
Breakdown>Kegagalan fungsi
suatu bagian unit>akibat dari
potensi2 kegagalan yg ada
sebelumnya>program monitoring
gagal mendeteksi secara fisika
atau kimia
Maintenance : Perbaikan/perawatan
agar terhindar dari Unscheduled
Breakdown sehingga performa
dan lifetime sesuai dengan yg

Klasifikasi Maintenance

Based on Time (Preventive)


Periodic (250/500/750/100 Hours)
Midlife
Schedule

PARAMETER
MAINTENANCE
1. PA (Phisically Availability)
2. MTBF (Mean Time Between
Failure)
3. MTTR (Mean Time To Repair)
4. REDO PS

PA
Beberapa hal yang mempengaruhi
perhitungan PA adalah:
a. Schedule Hours (Schedule 24 Jam
Dalam 1 Hari)
b. Stand By Hours
c. Repair & Maintenance Hours

Contoh: PA
Dalam waktu 4 hari DT 2505: - Beroperasi selama
40 Jam - Repair selama 1 Jam - Service selama 8
Jam
Dalam waktu 4 hari DT 2621: - Beroperasi selama
80 Jam - Repair selama 3 jam
Dalam waktu 4 hari DT 2624: - Beroperasi selama
80 Jam
Dalam Waktu 4 hari DT 2625: - Service selama 12
Jam - Repair selama 7 Jam - Midlife selama 15 Jam

MTBF
MTBF adalah angka yang menunjukkan tingkat
kepercayaan terhadap alat yang diukur dari ratarata ready for use (RFU) dalam Interval waktu
tetentu.
MTBF merupakan salah satu parameter untuk
mengevaluasi seberapa besar kehandalan suatu
equipment untuk dioperasikan.
Beberapa hal yang mempengaruhi perhitungan
MTBF adalah:
a. Working Hours
b. Frekuensi Kerusakan Unschedule

Contoh MTBF
1.
2.
3.
4.

Dalam waktu 4 hari DT 2505: - Beroperasi selama 40 Jam Terjadi 2 X B/D Uschedule
Dalam waktu 4 hari DT 2621: - Beroperasi selama 80 Jam Stand by selama 10 jam - Terjadi 1 X B/D Unschedule
Dalam waktu 4 hari DT 2624: - Beroperasi selama 80 Jam Tidak pernah B/D Unschedule
Dalam Waktu 4 hari DT 2625: - Beroperasi selama 40 Jam Terjadi 1 X B/D Unschedule selama 5 Jam

MTTR
MTTR adalah waktu rata-rata penanganan repair
unschedule terhadap suatu alat.
MTTR digunakan untuk mengevaluasi seberapa
efektif pekerjaan yang sudah dilakukan atau
untuk mencari permasalahan yang terjadi dalam
suatu aktivitas repair.
Beberapa hal yang mempengaruhi perhitungan
MTBF adalah:
a. Total Jumlah Jam Repair (Unschedule Break
Down)
b. Frekuensi Kerusakan Unschedule

Contoh MTTR
1.
2.

3.
4.

Dalam waktu 4 hari DT 2505: - Beroperasi selama 40 Jam Terjadi 2 X B/D Uschedule total waktu B/D selama 1 Jam
Dalam waktu 4 hari DT 2621: - Beroperasi selama 80 Jam Stand by selama 10 jam - Terjadi 1 X B/D Unschedule total
waktu B/D selama 3 Jam
Dalam waktu 4 hari DT 2624: - Beroperasi selama 80 Jam Tidak pernah B/D Unschedule
Dalam Waktu 4 hari DT 2625: - Beroperasi selama 40 Jam Terjadi 1 X B/D Unschedule selama 5 Jam

REDO PS
REDO PS adalah Presentase rasio service
equipment yang gagal (trouble) dengan
actual service.
REDO PS digunakan untuk mengevaluasi
kualitas PS yang sudah dilakukan.
Beberapa hal yang mempengaruhi
perhitungan REDO PS adalah: a. Jumlah
PS yang sudah dilakukan b. Jumlah PS
yang mengalami REDO

Contoh REDO PS
1. Dalam waktu 4 hari DT 2505: - Service selama 8 Jam
setelah beroperasi selama 73 jam mengalami B/D
Unschedule
2. Dalam waktu 4 hari DT 2621: - Repair selama 3 jam
3. Dalam waktu 4 hari DT 2624: - Beroperasi selama 80 Jam
4. Dalam Waktu 4 hari DT 2625: - Service selama 12 Jam
setelah beroperasi selama 69 Jam mengalami B/D
Unschedule

STUDY CASE PERHITUNGAN PA,


MTBF DAN MTTR
Pada Bulan Junir 2008, 10
Equipment HD785-7 Mempunyai
data performa sbb:
Stand By : 100 Jam
Break Down: 800 Jam
Schedule Maintenance 200 Jam
(20 Kali)
Unschedule Break Down: 100
Kali Tentukan PA, MTBF Dan
MTTR nya!!

STUDY CASE PERHITUNGAN PA, MTBF


DAN MTTR