Anda di halaman 1dari 16

5 PILAR PENGENDALIAN

DIABETES MELITUS

Oleh:
Noor Diani,S.Kep.,Ners.M.Kep.,Sp.KMB
Maulidia Septiani,S.Kep.,Ners
Suardianto,S.Kep
Helma Rasyida,S.Kep
Noor Latifah,S.Kep
Aprilia Ayu Widiarti,S.Kep
Raihanatussaziah,S.Kep
Sari Dewi Intah Kumala,S.Kep
Miftahul Zannah,S.Kep

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
2016
Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII
Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

5 pilar penGENDALIAN DM

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

PILAR I
EDUKASI
APA ITU DIABETES .. ???

Diabetes

Mellitus

(DM)

atau

yang

dikenal dengan penyakit kencing manis adalah


suatu penyakit kronis di mana tubuh tidak
dapat menggunakan insulin yang ada dalam
tubuh secara efektif, sehingga didapatkan
kadar gula dalam darah tinggi. Beberapa
faktor resiko terjadinya DM adalah obesitas
atau kegemukan, kurang aktivitas fisik, dan
pola makan yang tidak seimbang.
Gejala umum DM adalah 3P, yaitu:
poliuria atau sering buang air kecil, polidipsia
atau sering merasa haus, dan polifagia atau
sering merasa lapar serta berat badan turun.
DM dapat menyebabkan berbagai macam
komplikasi, seperti: gangguan penglihatan,
gagal ginjal.

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Hal yang harus diperhatikan pada pasien


dengan penderita DM adalah gula darah, gula
darah pasien dengan DM memang tidak boleh
tinggi (dalam batas normal) akan tetapi juga
tidak boleh terlalu rendah. Adapun tandatanda dari gula darah rendah (hipoglikemia)
antara lain: sakit kepala,
gemetaran,

lapar,

mual

berkeringat,

bahkan

berdebar-debar,
dan

dapat

juga

muntah,
berupa

penurunan kesadaran.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk
mencegah terjadinya luka pada kaki penderita
DM, yaitu: penderita harus selalu menjaga
kebersihan
mungkin

kakinya,
jika

perdarahan

ada

pada

mengetahui
luka,

kaki,

sedini

bengkak,

sesering

atau

mungkin

menggunakan alas kaki, meskipun di dalam


rumah, untuk mencegah trauma pada kaki,
tidak menggunakan alas kaki yang terlalu
sempit, menjaga agar kaki tidak lembab, dan
segera ke dokter jika terdapat luka pada kaki
atau kaki menjadi kurang terasa.

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

PILAR II
DIET NUTRISI

Untuk perencanaan makan atau diet


nutrisi, diperlukan keterlibatan secara
menyeluruh dari dokter, ahli gizi, dan
pasien itu sendiri serta keluarga pasien.
Jenis makanan yang dianjurkan bagi
penyandang diabetes adalah makanan
seimbang yang mengandung:
Sumber

zat

tenaga:

nasi,

roti,

kentang, mie, singkong, ubi, dll.


Sumber zat pembangun: lauk pauk
seperti ikan, ayam, telur, daging,
tahu, tempe, susu.
Sumber zat pengatur: sayur dan
buah-buahan.

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Petunjuk Umum untuk Asupan Diet


bagi Diabetes:
Hindari biskuit, cake, produk lain
sebagai
cemilan
pada
waktu
makan.
Minum air dalam jumlah banyak,
susu skim dan minuman berkalori
rendah lainnya pada waktu makan
Makanlah dengan waktu yang
teratur
Hindari makan makanan manis dan
gorengan
Tingkatkan asupan sayuran dua kali
tiap makan
Jadikan nasi, roti, kentang, atau
sereal sebagai menu utama setiap
makan
Minum air atau minuman bebas gula
setiap anda haus
Makanlah daging atau telor dengan
porsi lebih kecil
Makan kacang-kacangan dengan
porsi lebih kecil

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Waktu makan sebaiknya diatur sebagai berikut:

*Selingan yang dianjurkan buah buahan.


Perencanaan makan ingat 3 J

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

PILAR III
OLAH RAGA
MANFAAT OLAHRAGA BAGI PENDERITA DM:

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Pasien DM disarankan untuk berolahraga


minimal 3 kali seminggu selama paling sedikit
30 menit.

Olahraga

yang

disarankan

adalah

olahraga aerobik, seperti:


1. jalan kaki atau jogging
2. bersepeda
3. senam
4.

berenang

Olahraga disesuaikan dengan umur dan


status

kesegaran

jasmani

pasien

DM

masih

yang

individu.
sehat,

Untuk

intensitas

olahraga dapat ditingkatkan, namun untuk


pasien

yang

telah

mengalami

komplikasi,

olahraga dapat dikurangi.


Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII
Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

PILAR IV
OBAT-OBATAN

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Cara penyuntikkan insulin yang benar:

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Tempat penyuntikkan insulin:

Suntikan di perut (dibawah pusat) sangat


dianjurkan karena absorbsi cepat.
Suntikan di lengan atas (absorbsi sedang)
Suntikan di paha atas (absorbsi lambat)
Suntikan di pantat (absorbsi lambat)
Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII
Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

PILAR V
MONITOR KADAR
GULA DARAH
Pasien DM harus
dipantau
secara
menyeluruh dan teratur.
Pemeriksaan
pada
dasarnya
untuk
memantau apakah dosis
pengobatan sudah cukup
dan apakah target pengobatan yang berikan sudah tercapai.
Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan kadar gula
darah, pemeriksaan HbA1C, dan beberapa pemeriksaan
lain.
Manfaat memonitor gula darah:

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Seseorang dikatakan hipoglikemi apabila:

Tanda-tanda klinis HIPOGLIKEMIA adalah:

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016

Apa

yang

harus

dilakukan

apabila

pasien

HIPOGLIKEMI:

Program Profesi Ners Peminatan KMB angkatan VII


Fakultas Kedokteran
Universitas Lambung Mangkurat
2016