Anda di halaman 1dari 13

JENIS CAIRAN DAN

ELEKTROLIT
KELOMPOK 2
1.AISYAH SUSANTI
2.DWI IRAWATI
3.ENDANG SUGIARTI
4.HIDAYAH RUKMAYATI
5.LILIS ROSIYAH
6.MILCHA NOR H.
7.NITA HERLINA SARI
8.ROCHMAD SUBRI
9.SUMARYATI

STIKES MUHAMMADIYAH KUDUS


2010

Cairan tubuh adalah larutan yang


terdiri dari air ( pelarut) dan zat
tertentu (zat terlarut).
Elektrolit adalah zat kimia yang
menghasilkan partikel-partikel
bermuatan listrik yang disebut ion
jika berada dalam larutan.

Secara Skematis Jenis & Jumlah


Cairan Tubuh dapat digambarkan
sbb :

1. Cairan Intraselular (CIS) =


40% dari BB total
Adalah cairan yang terkandung di
dalam sel.
Pada orang dewasa kira-kira 2/3 dari
cairan tubuh adalah intraselular,
sama kira-kira 25 L pada rata-rata
pria dewasa (70 kg).
Sebaliknya, hanya dari cairan
tubuh bayi adalah cairan intraselular.

2. Cairan Ekstraselular (CES) =


20% dari BB total
Adalah cairan diluar sel.
Ukuran relatif dari (CES)menurun
dengan peningkatan usia.
Pada bayi baru lahir, kira-kira cairan
tubuh terkandung didalam (CES).
Setelah 1 tahun, volume relatif dari
(CES) menurun sampai kira-kira 1/3
dari volume total.
Ini hampir sebanding dengan 15 L
dalam rata-rata pria dewasa (70 kg).

Lebih jauh (CES) dibagi


menjadi :
(a)Cairan interstisial (CIT) :
Cairan disekitar sel, sama dengan kirakira 8 L pada orang dewasa.
Cairan limfe termasuk dalam volume
interstisial.
Relatif terhadap ukuran tubuh, volume
(CIT) kira-kira sebesar 2 kali lebih besar
pada bayi baru lahir dibanding orang
dewasa.

(b) Cairan intravaskular (CIV) :

Cairan yang terkandung di dalam pembuluh darah.


Volume relatif dari (CIV) sama pada orang dewasa
dan anak-anak.
Rata-rata volume darah orang dewasa kira-kira 5-6
L (8% dari BB), 3 L (60%) dari jumlah tersebut
adalah PLASMA.
Sisanya 2-3 L (40%) terdiri dari sel darah merah
(SDM, atau eritrosit) yang mentranspor oksigen
dan bekerja sebagai bufer tubuh yang penting; sel
darah putih (SDP, atau leukosit); dan trombosit.
Tapi nilai tersebut diatas dapat bervariasi pada
orang yang berbeda-beda, bergantung pada jenis
kelamin, berat badan dan faktor-faktor lain.

3. Cairan Transelular (CTS) :


Adalah cairan yang terkandung di dalam
rongga khusus dari tubuh.
Contoh (CTS) meliputi cairan serebrospinal,
perikardial, pleural, sinovial, dan cairan
intraokular serta sekresi lambung.
Pada waktu tertentu (CTS) mendekati
jumlah 1 L.
Namun, sejumlah besar cairan dapat saja
bergerak kedalam dan keluar ruang
transelular setiap harinya.
Sebagai contoh, saluran gastro-intestinal
(GI) secara normal mensekresi dan
mereabsorbsi sampai 6-8 L per-hari.

Elektrolit Utama Tubuh


Manusia
Zat terlarut yang ada dalam cairan tubuh
terdiri dari elektrolit dan nonelektrolit.
Non elektrolit adalah zat terlarut yang
tidak terurai dalam larutan dan tidak
bermuatan listrik, seperti : protein, urea,
glukosa, oksigen, karbon dioksida dan
asam-asam organik. Sedangkan elektrolit
tubuh mencakup natrium (Na+), kalium
(K+), Kalsium (Ca++), magnesium (Mg+
+), Klorida (Cl-), bikarbonat (HCO3-),
fosfat (HPO42-), sulfat (SO42-).

Komposisi dari elektrolit-elektrolit tubuh baik


pada intarseluler maupun pada plasma terinci
sebagai berikut

1. Kation :
Natrium (Na+) 144,0 mEq 137,0 mEq 10 mEq
Kalium (K+) 5,0 mEq 4,7 mEq 141 mEq
Kalsium (Ca++) 2,5 mEq 2,4 mEq 0
Magnesium (Mg ++) 1,5 mEq 1,4 mEq 31 mEq
2. Anion :
Klorida (Cl-) 107,0 mEq 112,7 mEq 4 mEq
Bikarbonat (HCO3-) 27,0 mEq 28,3 mEq 10
mEq
Fosfat (HPO42-) 2,0 mEq 2,0 mEq 11 mEq
Sulfat (SO42-) 0,5 mEq 0,5 mEq 1 mEq
Protein 1,2 mEq 0,2 mEq 4 mEq

Anda mungkin juga menyukai