Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN TUBERCULOSIS PARU

DI RUANG FLAMBOYAN RUMAH SAKIT UMUM


KABUPATEN TANGERANG
TAHUN 2016

Oleh:
CHRISTIANUS S.GHOE

PROGRAM STUDI PROFESI KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANTEN
SERPONG
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


A. Topik : Tuberculosis Paru (TBC)
B. Tujuan :
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan agar peserta atau klien dapat
mengetahui tentang penyakit TBC dan lebih waspada terhadap bahaya dan akibat
dari penyakit TBC
2. Tujuan Khusus
a) Peserta atau klien dapat memahami tentang pengertian dari penyakit TBC
b) Peserta atau klien dapat mengetahui penyebab dari penyakit TBC
c) Peserta atau klien dapat mengetahui bagaimana cara penularan penyakit
TBC
d) Peserta atau klien dapat mengetahui dan memahami gejala-gejala dari
penyakit TBC
e) Peserta atau klien dapat mengetahui, memahami dan mampu melaksanakan
cara pencegahan penyakit TBC
f) Peserta atau klien dapat mengetahui dan memahami proses pengobatan dari
penyakit TBC
C. Media :Leaflet
D. Rencana Pelaksanaan Penyuluhan
Sasaran
: Klien dengan penyakit TBC
Tempat
: Ruangan Flamboyan RSUD Kabupaten Tangerang
Hari/Tanggal
: Rabu 15 juni 2016
Waktu
: Pukul 08.00 sampai selesai
Metode
: Ceramah

E. Kegiatan Penyuluhan
No
1

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
Pembukaan
Membuka kegiatan dengan mengucapkan

salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan dari penyuluhan
20 menit Pelaksanaan

3 menit

2 menit

Menjelaskan pengertian penyakit TBC


Menjelaskan penyebab dari penyakit TBC
Menjelaskan bagaimana cara penularan

penyakit TBC
Menjelaskan gejala-gejala dari penyakit TBC
Menjelaskan cara pencegahan penyakit TB
Menjelaskan pengobatan dari penyakit TBC
Evaluasi

Menanyakan kepada peserta tentang materi

yang dijelaskan
Memberikan reinforcement kepada peserta atas

jawaban yang diberikan


Terminasi
Mengucapkan terimakasih atas perhatian dan

peran serta
Mengucapkan salam penutup

Kegiatan Peserta
Menjawab salam,
memperhatikan dan
mendengarkan
Mendengarkan dan
memperhatikan
dengan seksama

Menjawab pertanyaan
yang diberikan

Mendengarkan dan
menjawab salam
penutup

F. Evaluasi
a. Evaluasi proses
Mengetahui bagaimana proses kegiatan penyuluhan berjalan
b. Evaluasi hasil
Mengetahui apakah:
Peserta/klien dapat menjelaskan pengertian penyakit TBC
Peserta/klien dapat menjelaskan penyebab dari penyakit TBC
Peserta/klien dapat menjelaskan bagaimana cara penularan penyakit TBC
Peserta/klien dapat menjelaskan gejala-gejala dari penyakit TBC

Peserta/klien dapat menjelaskan cara pencegahan penyakit TB


Peserta/klien dapat menjelaskan pengobatan dari penyakit TBC

Materi Penyuluhan penyakit Tuberculosis Paru (TBC)


]
a. Pengertian TBC
Tuberkulosis paru adalah merupakan penyakit infeksi yang menyerang parenkim
paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini juga dapat
menyebar ke bagian tubuh lain seperti meningen, ginjal, tulang dan nodus limfe.
b. Penyebab dari penyakit TBC
Tuberculosis disebabkan oleh Basil Tahan Asam Mycobacterium tuberculosis.
Mikroorganisme ini adalah bersifat aerob yakni menyukai daerah yang banyak
oksigen. Oleh karena itu Mycobacterium tuberculosis senang tinggal di daerah apeks
paru-paru yang kandungan oksigennya tinggi. Daerah tersebut menjadi tempat yang
kondusif untuk penyakit tuberculosis.
c. Cara penularan penyakit TBC
Tuberculosis ditularkan melalui droplet (percikan dahak) atau titik-titik air dari bersin
atau batuk dari orang yang terinfeksi kuman tuberkulosis, Bakteri TBC terhisap
melalui saluran pernapasan masuk ke dalam paru, kemudian bakteri masuk lagi ke

saluran limfe paru dan dari ini bakteri TBC menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran
darah. Melalui aliran darah inilah bakteri TBC menyebar ke berbagai organ tubuh.
d. Gejala-gejala dari penyakit TBC
1) Batuk yang terus menerus selama 2-3 minggu atau lebih
2) Batuk berdahak kadang berdarah
3) Nyeri dada
4) Penurunan berat badan
5) Demam
6) Menggigil
7) Berkeringat malam hari
8) Kelelahan
9) Kehilangan selera makan
e. Cara pencegahan penyakit TB
1) Makan makanan yang baik dengan gizi yang seimbang.
2) Olahraga teratur.
3) Istirahat yang cukup.
4) Mengkonsumsi multivitamin yang membantu menjaga daya tahan tubuh.
5) Biasakan mencuci tangan.
6) Berhenti merokok, hindari minum minuman beralkohol, dan obat bius atau
penenang.
7) Mengatur sistem sirkulasi udara di rumah.
8) Membiarkan jendela terbuka agar sinar matahari dapat masuk.
9) Menggunakan masker saat kontak atau berada di dalam suatu ruangan dengan
penderita TBC.
10) Pemberian vaksin BCG
f. Pengobatan dari penyakit TBC
Minum obat dengan teratur dan benar sesuai dengan anjuran dokter selama 6 bulan
berturut-turut tanpa terputus. Jenis, jumlah, dan dosis obat yang cukup serta teratur
dalam menjalankan proses pengobatan. Bila minum obat tidak teratur maka dapat
berakibat kuman TBC tidak mati, tumbuh resistensi obat, kuman menjadi kebal
sehingga kuman TBC sulit sembuh.