Anda di halaman 1dari 19

GIZI DAN IMUNITAS

Penyusun :

Wiji Hartono12334059
Elfin Febrianto 12334073
Munawar 12334077
Aldiyanto 12334084
Yansone Suhendry

12334772

Muhammad Iqbal R. 11334733

Pengertian Gizi

Gizi adalah proses makhluk hidup menggunakan


makanan yang dikonsumsi secara normal melalui
proses
digesti
(penyerapan),
absorpsi,
transportasi,
penyimpanan,
metabolism
dan
pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan, untuk
mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan
fungsi
normal
dari
organ-organ,
serta
menghasilkan energi.

Fungsi dari Gizi


1. Memelihara tubuh dalam proses tumbuhkembangan
serta mengganti jaringan tubuh yang rusak.
2. Memberika asupan energi untuk melakukan
aktivitas.
3. Mengatur metabolisme dan keseimbangan air,
mineral dan cairan tubuh yang lain.
4. Berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh
terhadap berbagai penyakit (protein).

Macam-macam
gizi :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

zat

Karbohidrat.
Protein.
Lemak.
Vitamin.
Mineral.
Air.

Pembagian zat gizi berdasarkan fungsinya :


1. Zat tenaga terdiri dari karbohidrat dan lemak.
2. Zat pembangun terdiri dari protein dan mineral.
3. Zat pengatur terdiri dari mineral, vitamin, dan air.

Pembagian zat gizi menurut kebutuhan

Makronutrien
Karbohidrat: Glukosa, Serat.
Lemak: Asam linoleat (omega-6); asam linolenat (omega3).
Protein: Asam-asam amino, leusin, isoleusin, lisin,
metionin, fenilalanin, treonin, valin, histidin dan nitrogen
nonesensial.
Mikronutrien
Mineral: Kalsium, Fosfor, Natrium, Kalium, Sulfur, Klor,
Magnesium, Zat besi, Selenium, Seng, Mangan, Tembaga,
Kobalt, Iodium, Krom, Fluor, Timah, Nikel, Silikon, Arsen,
Boron, Vanadium, Molibden.
Vitamin: Vitamin A (retinol), vitamin D (kolekalsiferol),
vitamin E (tokoferol), vitamin K, Tiamin, Riboflavin,
Niasin, Biotin, Folasin, Vitamin B6, Vitamin B12, Asam
pantotenat dan Vitamin C.
Air

Pengertian Gizi
Seimbang
Gizi seimbang adalah polamakan teratur dan proporsi seimbang
antar zat gizi yang diperoleh dari aneka ragam makanan tersebut
dalam memenuhi kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat, cerdas
dan produktif.

Sistem Imun
Sistem perlindungan dari pengaruh luar biologis yang
dilakukan oleh sel danorgan khusus pad asuatu
organisme. Jika system kekebalan bekerja dengan benar,
system ini akan melindungi tubuh terhadap infeksi bakteri
dan virus serta menghancurkan sel kanker dan zat asing
lain dalam tubuh.
Jika system kekebalan melemah, kemampuannya
melindungi tubuh juga berkurang, sehingga
menyebabkan patogen, termasuk virus yang
menyebabkan penyakit, dapat berkembang dalam tubuh.
Kekuatan dari aktivasi kekebalan tubuh ini dipengaruhi
juga oleh asupan gizi yang diterima oleh tubuh.

Fungsi Sistem Imun


Sistem imun memiliki 3 peran atau fungsi dalam
metabolisme tubuh yaitu :
1. Pertahanan, yaitu menangkal bahan berbahaya agar
tubuh tidak sakit, dan jika sel-sel imun yang bertugas
untuk pertahanan ini mendapatkan gangguan atau
tidak bekerja dengan baik, maka tubuh akan mudah
terserang penyakit.
2. Keseimbangan, atau fungsi homeostatik artinya
menjaga keseimbangan dari komponen cairan tubuh.
3. Penjagaan, sebagian dari sel-sel imun memiliki
kemampuan untuk memantau seluruh bagian tubuh.
Jika ada sel-sel tubuh yang mengalami mutasi maka
sel tersebut akan dihancurkan.

Sistem Kekebalan
(Imunitas)

Kekebalan Bawaan
Kekebalan bawaan merupakan bagian dari tubuh kita. Penghalang
yang melindungi tubuh, sel dan senyawa kimia yang berfungsi
sebagai pertahanan pertama dan telah ada sejak kita dilahirkan.
Perlindungan Permukaan
Kulit dan membran mukosa merupakan lapisan pertama tubuh.
Apabila mikroba yang menghasilkan lendir akan menjerat mikroba
tersebut dan menetralisirnya.
Kekebalan Dalam Tubuh
Jika mikroba berhasil melewati penghalang pertama yaitu kulit maka
masih ada lapisan berikutnya yang bersiap menghalang. Penghalang
yang dimaksud adalah perlindungan dalam tubuh yang bersifat
nonspesifik. Arti dari Nonspesifik adalah penghalang tersebut
melawan semua patogen tanpa membeda-bedakan. Perlindungan
nonspesifik ini mencakup antara lain fagosit, Sel natural kileer (NK)
dan protein antimikroba.

Kekebalan Adaftif
Sistem kekebalan adaftif diaktifkan oleh sistem
kekebalan bawaan. Kekebalan adaptif mampu mengenali
dan mengingat patogen spesifik sehingga dapat bersiap
bila infeksi patogen yang sama terjadi dikemudian hari.
Contoh sistem kekebalan adaptif yang penting adalah
limfosit.

Macam-Macam
Kekebalan Tubuh
Kekebalan Aktif
Kekebalan aktif adalah bila tubuh menghasilkan antibodi untuk
menahan molekul asing (antigen). Kekebalan yang didapat setelah
seseorang mengalami sakit disebut kekebalan aktif yang alami.
Bila penyakit yang sama menyerang kembali, tubuh menjadi
memiliki antibodi sehingga tubuh menjadi kebal dan tidak mudah
terserang penyakit.
Kekebalan aktif dapat juga terbentuk secara buatan, yaitu dengan
vaksinasi.
Kekebalan Pasif
Kekebalan pasif adalah kekebalan yang didapat dari pemindahan
antibodi dari suatu individu ke individu yang lainnya. Hal ini dapat
terjadi secara alami pada bayi dalam kandungan. Antibodi wanita
hamil akan masuk ke tubuh bayi lewat air susu ibu pertama
(kolestrum) yang diminumkan kepada bayi

Hubungan Gizi dan


Sistem Imun
Gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi
keoptimalan kerja dari system imun. Yang lebih spesifik
lagi yang mempengaruhi system imun adalah zat yang
terdapat dalam gizi yang mencakup Karbohidrat Protein
Lemak Vitamin dan Mineral
. Jika salah satu dari zat gizi (protein) atau nutrisi ini
tidak lengkap maka akan berpengaruh pada keoptimalan
kinerja sistem imun, sehingga sistem pertahanan tubuh
dari hal-hal yang membahayakan tubuh akan melemah,
dengan melemahnya sistem pertahanan tubuh makan
tubuh akan mudah terinfeksi virus, mudah terserang
penyakit dan lain sebagainya yang berdampak negatif.

Penelitian epideminologis dan klinis menunjukan


bahwa kekurangan gizi menghambat respon imunitas dan
meningkatkan resiko penyakit infeksi.
Sanitasi dan higiene perorangan yang buruk,
kepadatan penduduk yang tinggi , kontaminasi pangan
dan air , dan pengetahuan gizi yang tidak memadai
berkontribusi terhadap kerentanan terhadap penyakit
infeksi.
Berbagai penelitian yang dilakukan selama kuruun
waktu 35 tahun yang lalu membuktikan bahwa gangguan
imunitas adalah suatu faktor antara( intermediate
faktor).

Berbagai macam uraian


fungsi gizi dalam imunitas :
1. Energi dan Protein
Kekurangan energi-protein dapat mengarah pada
imunodefisiensi yang parah pada orang usia lanjut, yang
mempengaruhi tidak hanya imunitas spesifik(B-danTlymphocytes)tetapi juga imunitas
nonspesifik(polymorphonucleardan monosit).

Vitamin
1. Vitamin A
Vitamin A sangat penting untuk memelihara integritas
epitel, termasuk epitel usus. Hal ini berkaitan dengan
hambatan fisik terhadap patogen dan imunitas mukosal.
Pemberian vitamin A juga dapat menurunkan episode dan
kejadian diare pada anak-anak ketika dikombinasikan
dengan mineral seng
2. Vitamin E
Karena kemampuannya menahan tekanan radikal
oksidatif ini pula vitamin E disebut sebagai vitamin
antipenuaan. Selain sebagai antioksidan, vitamin E juga
dikenal sebagai zat gizi penting untuk pencegahan
penyakit infeksi. Penelitian pada berbagai jenis hewan
coba mengindikasikan bahwa vitamin antioksidan
berkaitan dengan peningkatan fungsi imunitas

3. Vitamin C
Sebagai antioksidan, efek vitamin C pada respons
imunitas juga sudah banyak diteliti. Vitamin C
berakumulasi (dengan konsentrasi milimol/l) dalam
neutrofil, limposit, danmonosit (Evanset al.,1982), yang
mengindikasikan bahwa vitamin C berperan penting pada
fungsi imunitas.
Mineral
Ada tujuh mineral mikro yang secara jelas diketahui
memiliki peran gizi. Juga, kekurangannya berdampak
merugikan kesehatan, yaitu besi, iodium, seng, tembaga,
selenium, molibdenum, kromium
Selenium
Selenium berperan penting dalam fungsi imunitas.
Selenium mempengaruhi baik sistem imunitas
bawaan(innate),nonadaptif, dan buatan(aquired).

Seng
Kekurangan seng berdampak pada penurunan respons
pembentukan antibodi dalam limfa
Kekurangan seng juga berkaitan dengan respons imunitas
yang diindikasikan oleh kuantitas limposit dalam darah
perifer, proliferasiT-lymphocyte,pelepasan IL-2, atau
citotoksik limposit

PENUTUP
KESIMPULAN
Sistem kekebalan tubuh kita mempunyai hubungan kuat
dengan cara hidup dan asupan gizi kita. Jika tubuh
dilengkapi dengan nutrisi yang mencukupi dan sesuai,
sistem imun kita dapat diperkuatkan dan bekerja secara
optimal. Sistem imun kita berfungsi dengan baik supaya
dapat mempertahankan tubuh dan melawan dari berbagai
penyakit dengan memperhatikan dan mempertahankan
status gizi dalam tubuh agar tetap seimbang dan optimal.
SARAN
Agar sistem imun dapat menjalankan fungsinya dengan
optimal maka kita harus :
1. Menjaga pola hidup yang sehat
2. Memperhatikan setiap makanan yang akan dikonsumsi
3. Memelihara lingkungan yang bersih

DAFTAR PUSTAKA
1. Definisi Gizi, Ilmu Gizi, serta Fungsi dari Gizi _ Muslim
Dentist - Dentist can help and pray for your teeth
2. Status Gizi.Referensi Kesehatan
3. http://aanborneo.blogspot.com/2012/07/makalah-penga
ruh-gizi-terhadap-sistem.html
4. http://huhhubeauty.blogspot.com/2013/10/gizi-dalamkesehatan-imunitas.html
5. Siagian, Albiner. Gizi, Imunitas, dan Penyakit Infeksi.
2006. Medan : Departemen Gizi dan Kesehatan
Masyarakat USU.