Anda di halaman 1dari 4

Akut Abdomen

DEFINISI
Abdomen akut adalah keadaan yang memerlukan keputusan segera (FD Moore,
1977)
Haruskah menjalani operasi?
Bila harus, kapan sebaiknya dioperasi?
ISTILAH LAIN
Gawat Abdomen (Buku Ajar Ilmu Bedah, 1997): keadaan klinik akibat kegawatan di
rongga perut yang biasanya timbul mendadak dengan nyeri sebagai keluhan utama
Nyeri abdomen akut: karena keluhan utama nyeri akut (Nyhus, Vitello, Condon,
1995)
7 Golden Question about pain:
1. Onset sejak kapan
2. Lokasi kuadran atau region abdomen
3. Sifat Nyeri Menetap/terus menerus: inflamasi & iskemik
Hilang timbul/kolik: mengenai organ berongga (urinary tract, GI tract,
Bilier)

4.
5.
6.
7.

Penjalaran atau reffered pain


Memperberat
Memperingan
Gejala gastrointestinal (mual-muntah, mencret, konstipasi) atau sistemik (ikterik, demam)

Dapat disebabkan proses dalam


Intraperitoneal
Retroperitoneal
Rongga pelvis
Rongga toraks
Faktor sistemik

Misalkan, ada laki-laki 18 tahun nyeri seluruh lapang abdomen 2 hari lalu, kembung, muntah
sehabis makan, tidak dapat BAB gejala ileus..tapi ec apa?
Setelah itu tentukan DD, kalau bingung soal DD selalu ingat untuk memikirkan CINTA:
Congenital
= Malformasi anorektal, atresia usus, hirschprung, stenosis pilorus
Infeksi
= Tb usus, app akut, cacing askaris
Neoplasma
= Ca tumor (colon/rectum)
Trauma
= Trauma abdomen, adhesi luka post operasi
Acquired
= Hernia inkarserata : gejala pasase usus (kejepit)
Hernia strangulata : gangguan vaskularisasi dalam kantong hernia
(iskemiknyeri)
Hernia acreata/irreponibel( tidak dapat kembali ke cavum abdomen): isi
hernia lengket
Pemeriksaan Fisik
STATUS GENERALIS
Raut muka: relaks/cemas/kesakitan
Sakit ringan/sedang/berat
Dehidrasi/shock/hipoperfusi
Kesadaran: baik/menurun
Gerakan tubuh: diam/gelisah
Warna kulit: icterus/anemis/pucat
Respirasi: baik/dangkal
Suhu: febris/hipotermi
STATUS LOKALIS:
A/R Abdomen:
Inspeksi
Distensi abdomen: gas/cairan usus karena ileus paralitik atau obstruksi
Pelebaran vena: penyakit liver
Peristalsis usus yang terlihat: obstruksi
Cullens sign, Grey Turners sign: pankreatitis
Auskultasi
Seluruh kuadran abdomen: frekuensi dan nada bising usus
Perkusi
Dimulai dari daerah bebas nyeri, dilakukan secara hati-hati (terutama pada
anak)
Palpasi
Dimulai dari daerah bebas nyeri, sampai lokasi nyeri maksimal, dilakukan
secara hati-hati
Cara Palpasi : Telapak Jari, Ujung Jari, Telapak Jari Kanan - Kiri
Bimanual
Tekanan Dalam/ Ringan
Point of Maximum Tenderness?

Ileus
Obstruksi (sering pada ileum terminal) : lebih nyeri daripada paralisis, tapi intermitten waktu
ada peristaltic saja. TERSERING!
Gejala utama:
1. Crampy pain (kronik)
2. Obstipasi : letak rendah
3. Distensi : lebih banyak pada letak rendah, banyak yang usus distensi
4. Muntah: lebih banyak pada letak tinggi, banyak usus yang kolaps
Pemeriksaan Fisik Abdomen:
Inspeksi = bowel contour (+), bowel movement (+)
Palpasi = Massa? Cairan?
Perkusi = Timpani
Auskultasi = hiperperistaltik, metallic sound (+)
Rectal Toucher: tonus sfingter baik, mukosa?, ampula kolaps
Paralisis peristaltic berkurang
Penunjang :
Darah rutin
Elektrolit
Foto abdomen 3 posisi supine untuk melihat distribusi udara usus besar << ladder
symptoms; erect untuk melihat udara bebas copula sign
Peritonitis adalah inflamasi akut atau kronik pada peritoneum visceral atau parietal dan garis
endothelial rongga abdomen.
Derajat Iritasi Peritoneum
Oleh cairan yang berada abnormal dalam rongga peritoneum

Status Generalis dapat ditemukan demam tinggi, takikardi, takipnea (nafas costal, cepat dan
dangkal)
Pemeriksaan Fisik Abdomen:
Inspeksi = mendatar/cembung, bowel contour (-), bowel movement (-)
Palpasi = Defans musculair (+), nyeri difus (seluruh abdomen), nyeri lepas tekan
Perkusi = Timpani seluruh abdomen, pekak hati menghilang
Auskultasi = hipoperistaltik

Rectal Toucher: hipotonus sfingter, mukosa?, ampula recti isi udara


Penunjang : preperitoneal fat ine menghilang oleh karena usus edema, dindingnya menebal.
Gejala nyeri & rangsang peritoneal dapat tidak jelas pada:
Dehidrasi/Hipovolemia dan shock
Penggunaan steroid
Immunokompromized
Penggunaan antibiotika kuat
Pengguna narkotika atau psikotropika lain
Pasien sakit berat ~ ICU/ HDU
Tatalaksana awal emergency:
Infus
NGT untuk dekompresi, sekaligus memantau warna cairan yang keluar (merah=esophagus;
hitam=lambung; hijau=duodenum)
Pasang DC untuk memantau urin output
Jangan beri ondansetron sebagai antiemetik.