Anda di halaman 1dari 13

KUISIONER PENELITIAN THESIS

ANALISIS TEKNIS GREEN SHIP RECYCLING YARD DI INDONESIA

Peneliti :
Nama Mahasiswa

: Siti Fariya

NRP

: 4114203014

Jurusan

: Teknik Produksi dan Material Kelautan

Telp

: 085645921495

Alamat Email

: siti.fariya@yahoo.com

Program Pascasarjana
Teknik Produksi Dan Material Kelautan
Fakultas Teknologi Kelautan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
2016

Ikhtisar Penelitian
Kapal mempunyai masa operasi lebih kurang 25 - 30 tahun, biaya yang dikeluarkan
untuk proses maintenance membuat kapal-kapal tua tersebut

tidak ekonomis lagi dan

digantikan oleh kapal baru sehingga proses bisnis tetap berlangsung serta mengurangi resiko
kerusakan dan kecelakaan. Salah satu cara untuk membuat kapal bekas mempunyai nilai
ekonomis adalah dengan melakukan proses recycling atau daur ulang dengan mengambil dan
mengolah kembali material kapal bekas tersebut. Kapal dibangun dari berbagai jenis material
dan 90% nya adalah baja. Sisanya terbuat dari komponen lainnya yang di dalamnya terdapat
bahan yang berbahaya bagi lingkungan. Limbah dari aktifitas pembongkaran kapal bekas
(ship dismantling) dan daur ulang kapal bekas (ship recycling) kini menjadi perhatian dunia.
Limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) itu, bisa berasal dari berbagai elemen badan
kapal, antara lain dari cat yang dipakai, bahan anti karat, dan sebagainya. Bisa pula dari sisa
bahan bakar atau muatan kapal, serta dari bahan-bahan yang dipergunakan dalam pekerjaan
itu sendiri.
International Maritime Organization (IMO), sebagai salah satu organisasi yang
menaungi industri maritim dunia di bawah Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB), telah
membuat IMO Guidelines On Ship Recycling yang dikeluarkan pada tahun 2009 melalui
Hong Kong International Convention untuk memastikan bahwa kapal yang sedang didaur
ulang setelah mencapai akhir hidup operasional mereka , tidak menimbulkan risiko yang
tidak diingikan pada keselamatan dan kesehatan manusia atau lingkungan hidup. Tiap tiap
bagian dari ship recycling guidelines ini menyanggupi untuk memberikan efek penuh dan
lengkap untuk mencegah, mengurangi, meminimalkan dan sejauh dapat dilaksanakan,
mengurangi kecelakaan, luka, dan lain - lain yang merugikan kesehatan manusia maupun
lingkungan yang disebabkan oleh pemotongan dan pembongkaran kapal.
Adanya ketentuan tersebut maka diperlukan sebuah galangan khusus ship recycling
yang ada di JIndonesia yang memenuhi ketentuan-ketentuan secara internasional maupun
nasional. Pada penelitian ini akan dilakukan Di Indonesia telah terdapat beberapa industri
pemotongan kapal (Ship Breaking) namun belum mengutamakan keselamatan pekerja dan
lingkungan, sehingga pada Tesis ini penulis akan membahas tentang pengembangan industri
pemotongan dan pembongkaran kapal (ship breaking) menjadi industri daur ulang kapal
(ship recycling) yang sesuai dengan kondisi di Indonesia. Ada tiga proses penting dalam
pengembangan Green Ship Recycling Yard, yaitu sistem docking, teknologi decoating,
teknologi cutting, dan material handling. Maka akan dilakukan pemilihan sistem yang

sesuai dengan kondisi Indonesia. Kriteria utama terdiri dari : Resiko keselamatan dan
kesehatan pekerja, Resiko terhadap lingkungan, Tinjauan Ekonomis, Faktor internal,
dan eksternal. Sebagai salah satu cara dalam pembobotan adalah menyebarkan kuisioner ini
kepada para ahli, pihak terkait yang paham dan ahli di bidang ini.
Identitas Pengisi Kuisioner
Nama
Jabatan
Instansi
Email
===== Terimakasih =====

PETUNJUK PENGISIAN KUISIONER

Berikut adalah petunjuk pengisian kuisioner, mohon dibaa terlebih dahulu sebelum mengisi
kuisioner ini :
Tingkat kesesuaian antara Sub krikeria dengan alternatifnya :
5

: Sangat Tinggi

: Tinggi

: Cukup

: Rendah

: Sangat Rendah

Contoh Pengisian Kuisioner:


Bagaimana tingkat kesesuaian sub-kriteria terhadap pilihan alternative Docking System
Green Ship Recycling Yard

Ergonomics 5
4
3
2
1

Dry
Dock
x

Pier

Docking System
Slipway Wet
basin

Ship lift

Floating
dock

X
x
x

Artinya :
Dry dock sangat tinggi kesesuaiannya terhadap ergonomics
Pier tinggi kesesuaiannya terhadap ergonomics
Slipway cukup kesesuaiannya terhadap ergonomics
Wet Basin rendah kesesuaiannya terhadap ergonomics
Ship Lift sangat rendah kesesuaiannya terhadap ergonomics
Floating Dock sangat rendah kesesuaiannya terhadap ergonomics

Kuisioner

Tujuan :
Mencari pilihan penilaian tingkat kesesuaian antara kriteria terhadap pilihan alternative
Docking system, Cutting Technology, De-Coating Technology, dan Material Handling
pada green ship recycling Yard
1. DOCKING SYSTEM
Merupakan tempat yang membatasi kapal dengan perairan dan memungkinkan dilakukan
aktifitas pemotongan bagi sebuah kapal. Alternatif-alternatif pada Docking System dipilih
berdasarkan keterkaitan dengan teknis, operasional dan sesuai dengan isu lingkungan.
Sebagai penentu dan sekaligus memerlukan modal investasi dalam ship recycling yard.

DRY DOCK

PIER

WET BASIN

SHIP LIFT

SLIPWAY

FLOATING DOCK

Bagaimana tingkat kesesuaian sub-kriteria terhadap pilihan alternatif Docking System


Alternatif
Dry
Dock
Pengaruh Material
Berbahaya

Accident/ Incident

Ergonomics

Pengurangan

5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5

Pier

Docking System
Slipway
Wet Basin

Ship Lift

Floating
Dock

Pencemaran

Pengurangan
Pencemaran air
laut/ permukaan
Pengurangan
Pencemaran tanah/
sedimen
Kontrol Material
Berbahaya

Biaya Operasi +
perawatan

Biaya Investasi

Biaya dampak
lingkungan

Kemampuan dan
Keahlian Personil

Pelatihan

Pengetahuan
Teknologi

Image perusahaan

Pemenuhan Aturan

4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2

2. CUTTING SYSTEM
Merupakan tools yang digunakan untuk memisahkan atau memotong bagian-bagian kapal
kedalam ukuran-ukuran yang ditentukan. Material memiliki ukuran tebal yang berbedabeda sehingga memerlukan alat pemotongan yang berbeda pula sehingga dapat dilakukan
secara maksimal.

Oxy acetylene

Water Jet

Mobile Shear

Plasma cutting

Bagaimana tingkat kesesuaian sub-kriteria terhadap pilihan alternatif Cutting System


Alternatif
Oxy acetylene
Pengaruh Material
Berbahaya

Accident/ Incident

Ergonomics

Pengurangan
Pencemaran

Pengurangan
Pencemaran air
laut/ permukaan
Pengurangan
Pencemaran tanah/
sedimen
Kontrol Material
Berbahaya

Biaya Operasi +
perawatan

Biaya Investasi

Biaya dampak

5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5

Technology Cutting
Water jet
Mobile
Shear

Plasma
Cutting

lingkungan

Kemampuan dan
Keahlian Personil

Pelatihan

Pengetahuan
Teknologi

Image perusahaan

Pemenuhan Aturan

4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1

3. DECOATING SYSTEM
Merupakan tools yang digunakan untuk membersihkan permukaan Kapal dari bahan cat,
coat, karat dan bahan lainnya sebelum dipotong.

Sand blasting

Dry blasting

Hydro blasting

Chemical

Bagaimana tingkat kesesuaian sub-kriteria terhadap pilihan alternatif Decoating


System
Alternatif
Sand
blasting
Pengaruh Material
Berbahaya

Accident/ Incident

Ergonomics

Pengurangan
Pencemaran

Pengurangan
Pencemaran air
laut/ permukaan
Pengurangan
Pencemaran tanah/
sedimen
Kontrol Material
Berbahaya

Biaya Operasi +
perawatan

Biaya Investasi

Biaya dampak
lingkungan

5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3

Technology Decoating
Dry ice
Hydro
Chemical
blasting

Kemampuan dan
Keahlian Personil

Pelatihan

Pengetahuan
Teknologi

Image perusahaan

Pemenuhan Aturan

2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1

4. MATERIAL HANDLING
Material handling merupakan tools untuk memindahkan bagian kapal yang dipotong ke
permukaan tanah yard, bengkel dan tempat penyimpanan dengan berbagai ukuran dan berat.

Fix Crane

Mobile Crane

Transporter

Forklift

Crawler Crane

Dump Truck

Bagaimana tingkat kesesuaian sub-kriteria terhadap pilihan alternatif Material


Handling
Alternatif
Fix
crane
Pengaruh Material
Berbahaya

Accident/ Incident

Ergonomics

Pengurangan
Pencemaran

Pengurangan
Pencemaran air
laut/ permukaan
Pengurangan
Pencemaran
tanah/ sedimen
Kontrol Material
Berbahaya

Biaya Operasi +

5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5

Mobile
crane

Material Handling
Crawler
Transporter
crane

Forklift

Dumper
truck

perawatan

Biaya Investasi

Biaya dampak
lingkungan

Kemampuan dan
Keahlian Personil

Pelatihan

Pengetahuan
Teknologi

Image perusahaan

Pemenuhan
Aturan

4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1
5
4
3
2
1