Anda di halaman 1dari 43

Evolusi Tumbuhan

sejarah adaptasi daratan kunci keanekaragaman


tumbuhan modern
fmangunjaya@civitas.unas.ac.id
Kuliah 4

Gymnosperma adalah kelompok tanaman biji


terbuka tidak ditutupi daun buah. Misalnya
Sikas, Ginkgo, dan Gnetales. Istilah
"gymnosperm" berasal dari kata
gymnospermos Yunani, yang berarti "benih/biji
telanjang", melihat bijih mereka yang terbuka.

Angiospermae , tumbuhan biji


tertutup: kelompok tumbuhan
berbunga (flowering plants).

Penyerbukan terjadi
ketika benar sari
bercampur pada
putik

4 periode utama evolusi tumbuhan

(tumbuhan: eukariota multiseluler yang merupakan autotrof


fotosintetik)

Periode 1:
Masa Ordovisium, jaman Paleozoikum (475 jt)
asal mula dr nenek moyang aquatik Karofita
(tumbuhan hijaunenek moyang tumbuhan, alga
hijau), beradaptasi teresterial, dimana spora
diperkuat o/ Sporopollenim (polimer yang
resisten thd semua jenis kerusakan lingkungan) &
Gametangia (organ yang memiliki pelindung sel
steril mencegahnya rapuh dari kekeringan)
berlapis untuk melindungi gamet & embrio
Briofita (lumut daun)

Kilasan Filogeni Tumbuhan

Periode
Periode 4: Awal Kretaseus (Mesozoikum; 130 jt) Munculnya
tumbuhan berbunga

Periode 3:Akhir masa Devon (360 jt).


Kemunculan Biji
Periode 2: Diversifikasi
tumbuhan vaskuler di
Devon awal (400 jt).
Periode 1: Masa Ordovisium,
zaman Paleozoikum (475 jt)

Skala Waktu Geologi

Periode 2:
Diversifikasi tumbuhan vaskuler di Devon awal (400 jt).
Tidak punya biji Paku-paku an
Periode 3:
Akhir masa Devon (360 jt).
Kemunculan Biji suatu struktur yg mempercepat
kolonisasi daratan dg melindungi embrio dr kekeringan
& ancaman lain.
Biji embrio + cadangan makanan
Tumbuhan biji awal Gimnosperma (biji telanjang;
pinus)
Periode 4:
Awal Kretaseus (Mesozoikum; 130 jt)
Munculnya tumbuhan berbunga Angiosperma (biji
terlindungi dlm ovarium)

Adaptasi struktural, kimiawi & reproduksi yg


membedakan tumbuhan dg algae
Di darat, tumbuhan membutuhkan 2 sumber
daya utama:
1. Cahaya & CO (di atas permukaan tanah)
2. Air & Nutrien mineral (di dalam tanah)
Pertukaran CO dg O melalui organisme
fotosintetik Stomata (mulut daun; pori
mikroskopik yg mell permukaan daun)

Adaptasi darat tumbuhan, dilengkapi dg adaptasi


kimiawi melalui produk sekunder, yang
membantu melindungi tumbuhan terhadap
kerusakan berlebihan o/ herbivora:
1. Kutikula (lapisan lilin pd daun)
2. Glikosida kardiak (racun bagi vertebrata)
3. Lignin (pengeras sel dinding kayu)
4. Sporopollenin (polimer yg resisten thd semua jenis
kerusakan lingkungan)

Produksi primer tumbuhan: produk jalur


metabolisme yg diperlukan u/ pertumbuhan &
perkembanganfotosintesis, sintesis as.amino,
produksi selulosa

Pada kebanyakan tumbuhan darat, di bagian


epidermis daun dan bagian terluarnya
disalaputi oleh cuticula dari polister dan
lilin.
Kutikula melindungi tanaman dari serangan
mikroba.
Lilin melindungi agar kedap air dan
Mencegah kehilangan air berlebih.

Fig. 29.10
Copyright 2002 Pearson Education, Inc., publishing as Benjamin Cummings

3. Kemiripan dlm mekanisme mitosis


(pembelahan sel) & sitokinesis (pembelahan
lempengan sel)
4. Kemiripan ultra struktur sperma
5. Hubungan genetikgen nukleus tertentu &
RNA ribosom
Karofita modern & tumbuhan, berevolusi dari
1 nenek moyang

Copyright 2002 Pearson Education, Inc., publishing as Benjamin Cummings

Asal mula tumbuhan


Berevolusi dari alga hijau / karofita
(protista fotosintetik yg paling
dekat kekerabatannya dg
tumbuhan).
Adanya homologi karofita dg
tumbuhan dengan
membandingkan ultrastruktur
biokimia & info hereditas (DNA &
RNA + produk proteinnya):
1. Kloroplas yg homologklorofil b
& karoten sbg pigmen asesoris
2. Kemiripan Biokimiawimemiliki
dinding sel/ selulosa yg komponen
strukturalnya mirip

Ganggang hijau
Choleochaete

Cooksonia
Tumbuhan awal

Kehidupan di darat, dimulai dengan:


Hidup di permukaan air
- tapal batas yg sangat luas
- cahaya matahari yg tdk disaring o/ air & alga
- atmosfer berlimpah dg CO (sumber karbon u/ fotosintesis)

Di permukaan tanahtanah yg kaya mineral


Alga genus Coleochaete (haploid), fertilisasinya berbeda
dg alga lain yg melepaskan gamet ke air u/ fertilisasi
Coleochaete mempertahankan sel telurnya, setelah
fertilisasi, zigot menempel pd induk & diberi makan o/
sel-sel thallus disekitarnya, zigot yg tumbuh membelah
secara meiosis, melepaskan spora haploid menjadi
individu baru

Skala Masa Geologi Evolusi Tumbuhan


P
A
L
E
O
Z
O
I
K
U
M
M
E
S
O
Z
O
I
K
U
M

Devon

400 Jtl

Meningkatnya jumlah tumbuhan primitif di daratan.

Karbon

360 Jtl

Usia hutan pembentukan arang, termasuk lumut


tongkol, ekor kuda dan pakis

Permium

280-230 Jtl

Daratan ditutupi oleh hutan yang terdiri dari


tumbuhan vaskuler primitif.

Trias

230-180 Jtl Gimnospermae dan Pakis merupakan tumbuhan darat


yang dominan.

Jura

180-130 Jtl

Angiospermae pertama muncul.

Kapur

130-65 Jtl

Angiospermae meningkat, Gimnospermae berkurang.

I. Briofita (475 jt)lumut daun

(moss), lumut hati, lumut tanduk


Adanya pergiliran generasi haploid
& diploid
Gametofit generasi dominan dlm
siklus hidup briofita
Sporangium (tunggal, kecil, pendek
hidupnya)spora sangat kecil
terlindungi o/ sporopollenin
menyebar & berkembang menjadi
gametofit baru
Lumut daun:
- hamparan tdd banyak tumbuhan
padat yg saling menyokong
(melekat pd rhizoid)
- sifatnya spt karet busa: menahan &
menyerap air
- lumut gambut/ sphagnum, karpet
bumi 3%, mengikat banyak sekali
CO di atmosfer Bumi

DEVON
Progimnospermae
( tumbuhan tidak berbiji)

Adaptasi tambahan saat tumbuhan vaskuler


diturunkan dari Briofita:
Tumbuhan vaskuler ber-diferensiasi
1. Sist. Akar (di bawah permukaan tanah) u/
menyerap air & mineral
2. Sist. Tunas batang & daun (di atas) u/ fotosintesis
3. Sist. Pembuluh (jaringan penghantar):
Xylem (pembuluh kayu) air & mineral ke atas
Floem (pembuluh tapis) penghantar makanan,
gula, as.amino, zat hara organik ke seluruh tubuh
4. Kerangka pohonLignin (bhn keras yg tertanam
dlm selulosa dinding sel) serat u/menyokong
tumbuhan

II. Tumbuhan vaskuler tidak berbiji (Karboniferus


360 jt)

Yg masih hidup: likofita (lumut gada, sbg epifit), ekor


kuda, pakis (12000 sp)
Tumbuhan vaskuler awal: Cooksonia, di ujung cbgnya
tdp sporangia bulat (sporofit yg menghslkan spora)
Sporofit mrpkan tahapan dominan pd vaskuler awal
Sporofit tumbuhan Homospora 1 jenis spora
Gametofit biseksual telur + sperma
Sporofit tumbuhan Heterospora (pakis air) 2 jenis
spora:
Megaspora Gametofit betina (dg Arkegonium) telur
Mikrospora Gametofit jantan (dg Anteridium) sperma

KARBONIFERUS
Evolusi biji
secara radiasi adaptif

Tumbuhan vaskuler tidak berbiji,


membentuk hutan pd
Karboniferus membentuk
Batu Bara pd saat sebagian besar
benua dibanjiri o/ rawa dangkal:
- tumbuhan mati tidak terurai
sempurna dalam air yg
tergenang
- puing organik menjadi gambut
- rawa tertutup o/ lautan, sedimen
lautan menumpuk di atas
gambut tadi
- suhu & tekanan mengubah
gambut Batu Bara
Pada rawa karboniferus, sdh
mulai ada tumbuhan berbiji
primitif (belum dominan).
Mereka mulai menjadi dominan
di akhir karboniferus, di saat
rawa mulai mengering.

3 variasi generasi tumbuhan

1. Sporofit yg terikat pd gametofit & diberi makan o/ gametofit Lumut daun/ Briofita
2. Sporofit berukuran besar, gametofit kecil & bebas, fotosintetik Pakis/ Tumbuhan vaskuler
3. Gametofit tereduksi yg terikat pd sporofit (diberi mkn o/ sporotof) Tumbuhan berbiji

Haploid Diploid (sporofit) terkait dg dampak


radio ionisasi dr matahari Mutasi
Bentuk diploid dpt lebih baik mengatasi radiasi yg
bersifat mutagenik
Namun gametofit tdk sepenuhnya hilang, krn:
1. Gametofit kecil punya mekanisme menyaring
alel, termasuk mutasi baru. Jika lolos akan mell
metabolisme utama & pembelahan sel, bertahan
hdp u/ menghasilkan gamet yg bersatu sporofit
baru
2. Semua embrio sporofit bergantung pd jaringan
gametofit maternal selama awal perkembangan
tumbuhan itu

III. Gimnosperma/ biji


telanjang (Premium 245 jt)
Yg masih hidup: Sikad,
Ginkgo, Gnetofit & Konifer
(Pinus)
Konifer tertinggi,
terbesar & tertua; daunnya
hijau sepanjang tahun,
beradaptasi u/ udara
keringkutikula tebal &
stomata di bawah (u/
mengurangi kehilangan air)
Sporofit adl. Generasi
dominan dlm siklus hdp
Pinus

4 Divisi Gimnospermae
1. Cycadophyta

Menyerupai palem namun bukan pelam sejati yang


merupakan tumbuhan bunga.

2. Ginkgophyta

Memilki daun seperti kipas yang warnanya berubah


keemasan dan rontok pada musim gugur.

3. Gnetophyta

3 genus :
1. Weltwitschia
2. Gnetum, tumbuh di daerah tropis sebagai
tumbuhan merambat.
3. Ephedra ( Teh Mormon), semak di gurun
Amerika

4. Coniferophyta

Konifer, 550 sp, mendominasi hutan yang sangat luas di


belahan Bumi Utara.

Siklus hidup pinus menunjukkan


adaptasi reproduktif kunci pada
tumbuhan berbiji.
Heterospora,
Konus serbuk sari kecil
menghasilkan mikrospora
Konus yang berovulasi
menghasilkan megaspora
Sejak konus muda muncul pada
pohon diperlukan waktu
Kurang lebih 3 tahun untuk
membentuk biji dewasa.
Diversifikasi biji menggunakan
bantuan angin.

Masa permium merupakan salah satu krisis besar.


Pembentukan super kontinen Pangaea
bagian dalam kontinen menjadi lebih hangat dan
lebih kering
Likofit, paku ekor kuda dan pakis yang mendominasi
rawa karboniferus sebagian besar berkurang.
Pada akhir zaman mesozoikum
iklim berubah menjadi lebih sejuk
dinosaurus mengalami kepunahan.
Gimnospermae, khususnya konifer, bertahan hidup
dan sampai saat ini masih merupakan bagian
penting dari flora bumi.

POHON KONIFER ORGANISME TERBESAR, TERTUA & TERTINGGI

Terbesar..
General Sherman tree

Tertua..
Bristlecone pines (Pinus longavea)
umur > 4600 thn

Tertinggi
The Giant Redwoods
(Sequoia sempervirens) > 110 m

IV. Angiosperma/ tumbuhan berbunga


Divisi:
- Monokotil: lili, anggrek, palem, rumput, tebu
- Dikotil: mawar, kacang, jati, bunga matahari

Xilem, makin berkembang kemampuannya


dlm mengantar air, dibantu Trakeid (membantu
proses mekanisme pergerakan air ke bag atas)

Sel yg lbh pendek & luas unsur pembuluh


(vessel element) cbg dr Trakeid & diperkuat o/
sel serat (yg berkembang dr trakeid)

Struktur reproduksi Bunga


Buah: ovarium yg matang, membantu
penyebaran biji, melindungi biji yg dorman
Biji: tdd embrio, endosperma (cadangan
makanan) & selaput biji
Angiosperma bersifat Heterospora:
- Gametofit jantan = serbuk sari
- Gametofit betina = bakal biji dlm ovarium

Dampak global tumbuhan

Evolusi tumbuhan:
- Menyediakan dasar nutrisi bagi ekosistem darat
- Menurunkan jumlah CO di atmosfer (terutama di akhir
Paleozoikum)
Tumbuhan berpengaruh paling besar pd atmosfer
melalui kegiatan pada tanah, khususnya vaskuler:
- Akar sejati menyebar sampai ke daratan tinggi/ berbatu
(akar memecahkan batuan, mengeluarkan asam,
membebaskan mineral dr tanah)
- CO dpt bereaksi dg bbrp mineral, khususnya setelah
mineral itu mengalir ke lautan. Reaksi tsb mengurangi
jml CO di atmosfer

Pori-pori, yang disebut stomata,


dalam epidermis daun dan organ
fotosintetik lainnya memungkinkan
pertukaran karbon dioksida dan
oksigen antara udara luar dan
interior daun.
Stomata juga situs utama air untuk
keluar dari daun melalui
penguapan.
Perubahan dalam bentuk sel-sel
yang berbatasan stomata dapat
menutup pori-pori untuk
meminimalkan kehilangan air di
tempat yang panas, kondisi kering.

Kecuali untuk bryophyta, tanaman darat memiliki akar


sejati, batang, dan daun, yang diketahui dengan adanya
kehadiran jaringan pembuluh.
Jaringan pembuluh mengangkut bahan-bahan di antara organorgan ini.

Sel-sel berbentuk tabung, yang disebut xilem, membawa


air dan mineral naik dari akar.

Ketika berfungsi, sel-sel ini mati, dengan hanya dinding mereka


menyediakan sistem pipa air mikroskopis.

Floem yang merupakan jaringan hidup di mana sel-hara


melakukan pengaturan ke tabung mendistribusikan gula,
asam amino, dan produk organik lainnya.

Tanaman darat menghasilkan banyak molekul


unik yang disebut senyawa sekunder.
Molekul-molekul ini adalah produk jalur metabolik
sekunder".
Jalur ini merupakan cabang samping dari jalur
utama yang menghasilkan lipid, karbohidrat, dan
senyawa lain yang umum untuk semua organisme.

Contoh-contoh senyawa sekunder pada tanaman


meliputi alkaloid, terpen, tanin, dan fenolik
seperti flavonoid.

Berbagai senyawa sekunder memiliki rasa pahit, bau


yang kuat, atau efek toksik yang membantu
mempertahankan tanaman darat terhadap hewan
herbivora atau serangan mikroba.
Flavonoid menyerap radiasi UV yang berbahaya.
Flavonoid lainnya adalah sinyal untuk hubungan
simbiosis dengan mikroba tanah yang
menguntungkan.
Lignin, polimer fenolik, mengeras dinding sel "woody"
jaringan pada tumbuhan vaskular, memberikan
dukungan bahkan tertinggi pohon.

Manusia telah menemukan


banyak aplikasi, termasuk
aplikasi obat, senyawa
sekunder diekstrak dari
tanaman.
Sebagai contoh, alkaloid kina
membantu mencegah malaria.