Anda di halaman 1dari 16

Teori tentang ruang, materi, dan estetika sudah lama terpisahkan dengan

pengalaman praktek dalam pendidikan desain arsitektur. Teori desain yang


dikembangkan oleh akademisi dan praktisi yang bersifat inovatif kemudian
menggugah imajinasi para artitek itu sendiri sehingga disandingkan dengan nilai
keterampilan belajar sebagai praktek. Bagaimana seharusnya mempersiapkan
lulusan terbaik pada bidang arsitektur untuk dekade mendatang? Profesi Arsitek
mengalami perubahan dramatis seiring globalisasi, teknologi baru, inovasi
bahan, manajemen data, interdisciplinarity dan keterbatasan anggaran. Dunia
arsitektur sekarang ini membutuhkan lebih dari sekedar teori atau hanya
sekedar teknisi. Menurut DesignIntelligence Jim Cramer, kita perlu pengusaha
desain yang akan membawa kita ke arah pemahaman baru dari desain sebagai
ilmu organik profesional bergerak dari mayoritas nilai desain yang dianggap
sebagai investasi ekonomi dari objek menuju ke kapitalisme desain baru
bermoral yang melayani kepentingan masyarakat. Berpikir desain, atau
kemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia bagi sumber daya teknis yang
tersedia dalam batasan praktis dari bisnis, menurut IDEO Tim Brown, merupakan
pendekatan yang dominan bagi keberhasilan sebuah desain-profesional. Praktek
desain yang berkembang dari situ menjadi lebih konsultatif dan lebih gesit dalam
jaringan sosial.
Pengajaran teori abstrak saja, ternyata mengisolasi klien terhadap sebuah
kenyataan empiris, juga menafikan aturan dasar kondisi di lapangan pada saat
itu sehingga lulusan hanya memiliki sedikit bekal untuk menghadapi perubahanperubahan cepat dalam praktek profesional. Padahal desainer profesional
bertanggung jawab penuh atas karyanya terutama untuk melayani kepentingan
umum dan melindungi lingkungan. Jika kita bandingkan dengan kondisi di dunia
barat, mereka memiliki sebuah organisasi yang mengurus masalah ini yakni
Badan Akreditasi Nasional Arsitektur yang menetapkan standar jaminan kualitas
pendidikan untuk meningkatkan nilai, relevansi, dan efektivitas profesi
arsitektur, dan untuk memverifikasi melalui review mutu eksternal bahwa setiap
program jurusan arsitektur yang terakreditasi secara substansial memenuhi

standar-standar Dewan Nasional. Seorang calon arsitek bisa disebut sebagai


arsitek jika memiliki lisensi lulusan sekolah arsitektur terakreditasi dan setelah
mereka menyelesaikan tugas berbasis praktik magang, dan tes ketat yang
dikombinasikan untuk memastikan bahwa arsitek baru berlisensi siap untuk
melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan publik.
Di dunia Barat sebagaimana diketahui ada menghasilkan teori-teori seperti
Modernisme, Semiotika, Postmodernisme, Urbanisme Baru, Deconstructivism,
Poststrukturalisme, atau Minimalis yang pada kenyataannya jarang langsung
ditujukan secara spesifik terhadap klien. Teori-teori tersebut juga telah terputus
dari akuntabilitas publik dan mungkin juga trend kesadaran lingkungan hidup
yang sebenarnya. Sebaliknya, pengalaman desain berbasis pragmatis muncul,
berawal dari desakan kebutuhan akhir si pengguna alias urgensi klien. Desainer
terbaik jaman dulu mereka belajar dari pembuatan kerajinan tangan, objek
lukisan yang indah dan mengasah pengalaman ruangnya langsung melalui seni
pemodelan. Tidak berhenti disitu, mereka harus mengelola karyanya pasca
desain dan menerima konsekuensi dari keberhasilan ataupun kegagalan yang
dialami klien.
Pendidikan profesional pada dasarnya terhubung dengan keahlian bidang ilmu
lain. Kurikulum yang fleksibel akan leluasa menggabungkan bidang-bidang ilmu
lain tersebut dalam pola terintegrasi sehingga kesannya bahwa belajar arsitektur
adalah belajar seumur hidup secara pragmatis. Dalam konteks pembelajaran
sedianya sifat inklusif, terbuka, kurikulum toleran akan mengajarkan teori tetapi
bukan didominasi oleh konstruksi teoritis. Sekolah-sekolah arsitektur sedianya
juga mengevaluasi diri sebagai komunitas pembelajaran. Selama dekade terakhir
ternyata bahwa urgensi pembelajaran lintas disiplin dan kolaborasi non akademis
sudah sangat mendesak. Kampus-kampus arsitektur bahkan sudah ada beberapa
yang berinisiatif sendiri untuk berubah dari dalam. Hal ini juga karena masalah
ekonomi, politik dan budaya yang berubah dan pada perkembangannya bahwa
pembelajaran bisa didapatkan melalui pendidikan di luar akademik. Trend
lainnya adalah terjadinya peningkatan kerja praktek inisiatif sendiri berbasis
kerja pro bono. Beberapa inspirasi karya tersebut tergambar dari beberapa trend
komunitas Arsitektur Publik, Studio Pedesaan, Pusat desain masyarakat, Habitat
for Humanity, dan inisiasi pembelajaran lainnya yang sering dikoordinasikan oleh
jaringan digital non-arsitek.
Dalam publikasi arsitektur terkemuka saat ini sudah mulai banyak diangkat
perubahan persepsi peran arsitek yang melawan kecenderungan untuk
menyajikan gambar glamour namun tidak bernyawa. Denah lantai, site-plan
serta ruang-ruang fungsional dirancang seolah-olah bekerja sama dengan
pengguna akhir. Tetapi pada akhirnya karya tersebut tidak berhasil dalam
komunitasnya setelah terbangun. Ini adalah salah satu contoh kasus untuk
menggiatkan lagi pembelajaran multi disiplin. Pengalaman tersebut
menunjukkan bahwa kognitif studi harus mengutamakan pengalaman belajar
empirik dan memperkuat memori spasial siswa calon arsitek agar lebih peka dan
lebih dekat lagi memperhatikan dunia di sekitar diri sendiri. Model desain yang
dihasilkan sedianya berbasis nyata, sistemik holistik dan memungkinkan untuk

dijadikan proyek mandiri, serta mampu memenuhi kebutuhan klien yang spesifik
bagi sebuah hasil berbasis kinerja bersama. Sebuah kerja praktek pembelajaran
berorientasi kepekaan lingkungan memungkinkan mahasiswa sebagai calon
profesional yang nantinya muncul bisa mengatasi kegagalan teknologi dan
budaya dari desain modernis ditengah-tengah empati memenuhi kebutuhan
klien yang spesifik. Sebagai kesimpulan, pembelajaran bereksperimen
merancang bersama dalam komunitas yang menggabungkan fungsionalitas
dengan kreatif dan `fun` telah menembus teori-teori pembelajaran yang selama
ini melupakan sistem kerjasama lintas disiplin. Gotong-royong secara mandiri
dan berkolaborasi dalam lintas disiplin adalah model yang hari ini secara empiris
telah menjadi lebih dari sekedar teori terbaru dalam arsitektur.

Mcon adalah kota bersejarah terletak di Perancis tengah. Kota ini berada
dalam departemen Sane-et-Loire, region Bourgogne atau Burgundy, sebagai
ibukota distrik Maconnais. Mcon adalah rumah bagi lebih dari 35.000penduduk,
yang disebut Maconnais.
Kota Macon terletak di tepi barat sungai Sane, antara Bresse di Timur dan bukitbukit Beaujolais di Selatan. Mcon adalah kota paling selatan di
wilayahBurgundy. Terletak 65 kilometer sebelah utara Lyon dan 400
kilometer dari Paris.

Jembatan

Saint

Laurent
Asal-muasal Mcon bermula dari
berdirinya sebuah pelabuhan
sungai olehbangsa
Celtic dari Aedui,
mungkin pada
awal abad
pertama
SM. Dikenaldengan
nama Matisco,
kota kemudian
berkembang
secara
signifikan selama
zaman Kekaisaran Romawi. Selama
Abad
Pertengahan, Mcon adalah pusat administrasi region Burgundy.

Pada tahun 1790,


pemerintah revolusioner menunjuk Mcon sebagai ibukotadari Sane-et-Loire,
sebuah dpartement baru yang
dibentuk dalamrestrukturisasi radikal administrasi nasional.
Pada tahun 1814, kota ini diserbu oleh pasukan Austria dan
kemudiandibebaskan dua kali oleh tentara Perancis sebelum ditempati secara
permanensampai
jatuhnya Kekaisaran. Setelah Napolon kembali Mcon masih lagidirebut Austria.
Selama Perang Dunia II, Mcon adalah kota pertama bebas di zonakosong antara
Paris dan
Lyon. Kota ini dibebaskan pada tanggal
4 Septemberdengan
pendaratan pasukan.

Jembatan Saint Laurent

Maison des Bois, Dibangun antara 1490 dan 1510, Maison des Bois mungkin
adalah rumah
tertua di
Macon,
dan
tentunya yang
paling
terkenal. Fasadnyadibangun seluruhnya dari kayu dihiasi dengan banyak patung.

Perpustakaan
Umum

Promenade Taman Romantis di musim gugur

Landscape ujung jembatan


Macon mulai berkembang dalam pengaruh antara Kerajaan Perancis dan
Kekaisaran Romawi Suci antara tahun 843 dan 1600. Pada 1790, Macon menjadi
ibukota departemen Saone-et-Loire dan merayakan kelahiran salah seorang
putra daerah yang paling terkenal: Alphonse de Lamartine.

ARSITEKTUR INTERIOR MODERN LUDWIG MIES VAN DER ROHE

Arsitektur Interior MODERN Ludwig Mies van der Rohe, mungkin sebagian dari
anda masih terdengar asing mendengar nama tersebut. Beliau adalah
peloporarsitektur

interior. Ludwig Mies van der Rohe adalah seorang arsitek kebangsaan Jerman.
Ludwig Mies lahir pada tanggal 27 Maret 1886 di Aachen, Kerajaan Prusia,
Kekaisaran Jerman dan meninggal pada tanggal 17 Agustus 1969. Ludwig Mies
mendedikasikan hidupnya sebagai seorang arsitektur sekaligus perintis gaya
arsitek moderen. Ludwig Mies awalnya menggeluti gaya arsitek tradisional yang
kemudian dia kembangkan sehingga menghasilkan gaya moderen pasca perang
dunia pertama. Arsitektur baru inilah yang dikenalkan oleh Ludwig Mies meliputi
gaya desain Klasik dan juga Gothic pada era nya.
ARSITEKTUR INTERIOR MODERNISME

Paska
Perang
Dunia
pertama, Ludwig Mies awalnya masih menggeluti desain rumah bergaya
neoklasik tradisional. Lambat laun mulai menggabungkan dengan gaya baru
yang cocok untuk era industri moderen saat itu. Dari situlah dikenal arsitektur
interior moderen. Karyanya terbesar yang dikenang dunia adalah Paviliun Jerman
(Barcelona Pavilion) dan elegan Villa Tugendhat di Brno, Republik Ceko. Pavilion
Jerman atau yang dikenal sebagai Barcelona Pavilion dibangun pada tahun 1929.
Barcelona Pavilion merupakan bangunan penting dalam sejarah arsitektur
moderen. Itu adalah sejarah singkat lahirnya arsitektur moderen, dan saat ini
sudah berkembang pesat. Jika anda ingin mencoba mempraktekan
sebuah arsitektur interior, mungkin beberapa tips dibawah ini dapat membantu
anda.

ARSITEKTUR INTERIOR MODERN KONSEP


Untuk menciptakan arsitektur interior yang modern, maka perlu anda perhatikan
adalah menekankan point point gaya interior modern. Untuk bagian langit,
lantai, dan dinding rumah warna putih sangat cocok untuk arsitektur interior
bergaya modern. Yang perlu anda hindari adalah pemakaian railing / lis gipsum
pada daerah dinding. Selain warna putih anda juga bisa menjajal warna warna
soft atau lembut seperti halnya warna abu-abu, atau bahkan warna warna
monokrom juga dapat anda ekspor dalam memberikan desain arsitektur interior.
Untuk hiasan interior dinding anda dapat menggunakan lukisan atau karya
kreativitas anda sebagai pelengkap. Berikut ini adalah contoh desain rumah
hunian dengan menerapkan konsep arsitektur interior yang modern.

disebutkan dalam poin satu dengan sederhana dan jelas. Untuk itu diperlukan kemampuan
sederhana dalam mengatur tata letak gambar dan tulisan, berikut kemampuan untuk
memilih warna. Tujuannya adalah sebuah tata letak yang jelas dan terstruktur yang tidak
membingungkan sang pembaca portfolio.

Halaman portfolio ini, dengan pemilihan warna kuning sebagai latar belakang, memudarkan
fokus dan perhatian pembaca, membuat halaman terlihat datar. Warna dapat digunakan
untuk memberikan fokus pada suatu hal akan tetapi tidak ditampilkan secara besar dalam
tata letak. Contohnya warna khas untuk tabel data proyek.
Pemilihan gambar juga perlu dipertimbangkan, bagaimana gambar tersebut akan memberi
informasi dan menunjang pada kisah proyek. Gambar 3D bukanlah segala-galanya. Masih
banyak jenis gambar yang dapat memberi informasi penting, seperti denah secara cepat
dapat memberi informasi mengenai program ruang dan luas proyek.
Gambar dan teks perlu diramu sedemikian rupa sehingga menyampaikan informasi proyek
dengan baik dan jelas.

Portfolio di atas sudah cukup baik dengan memberi beberapa jenis gambar dan sedikit ulasan
mengenai proyek. Beberapa gambar mempunyai judul gambar dibawahnya. Yang
disayangkan adalah adanya teknik presentasi yang menghilangkan batas antara gambargambar tersebu

Arsitektur Mesir

Seni, Teknologi dan Arsitektur


Hasil karya arsitektur muncul dalam waktu 1 abad setelah Firaun pertama
Kerajaan Lama, yaitu sekitar tahun 2600 sebelum masehi, dengan ditandai oleh
suatu karya arsitektur yang pantas bagi para Raja serta Dewanya.
Peningkatan dari pemakaian bata/lumpur yang dikeringkan dibawah terik
matahari menjadi konstruksi batu yang lebih baik kualitasnya dan perlu teknik

yang lebih tinggi dalam pengerjaannya.Dalam waktu 200 tahun saja, ahli
bangunan Mesir telah begitu menguasai bahan bangunan baru tersebut, dan
dapat menyelesaikan pyramid di Gizeh.
Pada abad-abad berikutnya, arsitek Mesir talah membatasi sungai dari delta,
dekat laut Tengah sampai Nubia Hilir, dengan monument-monumen batu yang
megah.
Seni tidak ketinggalan dari Arsitektur, pengrajin Mesir menunjukkan rasa
keindahan dengan simetri, menyentuh benda yang banyak digunakan sehari-hari
seperti tempayan batu atau tanah liat, serta alat-alat rumah tangga yang lain.
Pematung memahat gambar para Dewa serta Raja dari batu dalam skala ukuran
yang sangat besar, serta membuat patung dari bahan batu, kayu atau tembaga
dengan ukuran yang sesungguhnya.

Karakter Arsitektur
Bangunan di Mesir mempunyai 3 karakter, yaitu :
Bangunan untuk Dewanya yaitu kuil
Bangunan makam untuk Firaun/ Rajadewa yang sudah meninggal (rumah
abadi/Piramid)
Bangunan rumah tinggal biasa untuk orang hidup yang berstrata : istana, rumah
bangsawan, rumah rakyat biasa.
Bangunan Kuil
Bangunan ini pembuatannya menyita waktu sampai beberapa generasi dari
wangsa-wangsa. Bangunan kuil biasanya merupakan suatu kompleks pemujaan
yang lengkap mencakup tempat tinggal para pendeta, kolam suci, bengkel kerja
dan lain-lain.

Bangunan demikian ini tidak ada yang sama antara suatu tempat dengan tempat
yang lain, akan tetapi ada bagian pokok, dimana terdapat pada setiap kuil yaitu
bangunan gerbang (pilon). Kuil Dewa merupakan bangunan besar berdinding
yang dibangun pada lantai datar dan terbuat dari batu pasir.
Kuil dirancang terutama untuk dinikmati dari dalam, dan bukan dari luar sebagai
penghias alam. Bagian utamanya adalah sebuah pilon (2 piramid yang dipotong
puncaknya dan membentuk gerbang besar); sebuah halaman dengan tiang-tiang
tanpa atap, sebuah ruangan beratap tinggi dengan langit-langit yang disangga
oleh tiang-tiang kokoh dari batu pasir; sebuah tempat suci sebagai kamar pribadi
Dewa yang tersembunyi dibelakang dinding dan dikelilingi kamar-kamar upacara
yang berukuran kecil.
Setiap memasuki pintu gerbang terdapat segel yang menempel pada pintunya,
dan diberi segel lagi (dari tanah lempung) sesudah selesai digunakan upacara.
Kuil tersebut makin kebelakang makin meninggi mengikuti teras-teras lantainya,
sedangkan langit-langitnya makin kebelakang makin menurun, sehingga secara
keseluruhan makin kedalam makin mengecil dan gelap yang mencerminkan
kemisteriusan.
Dewa yang paling dipuja di seluruh Mesir adalah Dewa Matahari Amon Re dan
kuil yang paling besar di Karnak da Luxor.

Bangunan Makam
Bangunan makam merupakan bangunan yang dibuat secara bertahap mulai dari
bentuk yang sederhana sampai mencapai bentuk yang sempurna. Bentuk
makam tersebut adalah : Mastaba, Piramid, Tangga, Piramid bengkok dan
akhirnya Piramid sempurna.
Pada awalnya, wangsa-wangsa pertama orang Mesir membuat bangunan
makamnya dengan suatu bentuk yang sederhana, yaitu bentuk yang datar
dibagian atasnya dan miring pada sisinya yang terbuat dari bahan batu bata

yang dinamakan Mastaba, kata dalam bahasa Arab yang berarti bangku,
yang pada mulanya tingginya 5,00 m. Mastaba tersebut dihias bata bagian
luarnya menurut pola yang geometric. Didalam Mastaba, biasanya dibawah
tanah terdapat beberapa kamar, satu untuk jenazah dan yang lain untuk barangbarang milik orang yang meninggal tersebut.
Pada wangsa kedua, kamar yang dibangun semakin banyak, ada yang mencapai
30 buah kamar, dan dinding makamnya dilapis batu gamping.
Pada masa wangsa ketiga, bangunan yang terbuat dari bahan batu seluruhnya
dibuat dan ini merupakan bentuk Piramid Tangga yang pertama. Pyramid ini
sebetulnya terdiri dari tumpukan Mastaba, sehingga tingginya mencapai 60,00
m.
Kurang dari 2 abad selanjutnya bentuk Piramid menjadi sempurna, bangunan
massif yang terbuat dari balok-balok batu besar yang ditata menjulang menuju
satu titik dengan kemiringan yang sebanding.
Bangunan Rumah Tinggal
Bangunan rumah tinggal yang lengkap, milik keluarga bangsawan, terdiri dari
sebidang tanah yang cukup luas, yang didahului sebuah pintu gebang. Bangunan
induk terletak ditengah, dengan bentuk segi empat, yang dibangun dengan
bahan bata mentah / Lumpur yang dikeringkan.
Pembagian ruang teratur dan fungsional. Taman diletakan pada bagian kanan
depan, bagian belakang untuk kandang, sedangkan bagian sisi untuk tempat
tinggal pelayan, dapur bengkel kerja, gudang gandum terletak di sisi kiri depan.

LABO. (http://labo.are.ma) membutuhkan staf untuk workshop/studio di Bandung


dengan kriteria sebagai berikut: - lulusan jurusan arsitektur; - kreatif; berkomitmen untuk dapat bekerja bersama dalam tim untuk proyek maupun
penelitian urban/arsitektur/desain; - memiliki kemampuan berbahasa inggris
aktif; - memiliki kemampuan sketsa dan penguasaan komputer secara baik.
CV dan portofolio dalam format PDF (max. 1 MB) dapat dikirim ke alamat e-mail:
labo@are.ma

PT Urbane Indonesia yang berkantor pusat di Bandung, membutuhkan tim yang


kreatif dan bermotivasi tinggi untuk ditempatkan di Bandung pada posisi
berikut :
Project Architect - Kode : PA Kualifikasi : a.Minimal Sarjana S1 Arsitektur
b.Berpengalaman minimal 5 tahun. Pengalaman di proyek-proyek high-rise akan
menjadi nilai tambah. c.Menguasai CAD, 3d modeling (SketchUp, 3dMax),
aplikasi Office (word, excel).
Kirimkan surat lamaran beserta cv dan portfolio Anda ke :
Jl. Cigadung Raya Barat No. 5
RT 05/RW 02, Cipaheut, Cigadung
Bandung 40191
atau kirimkan dalam format PDF (maks. file 2 Mb) ke career@urbane.co.id cc.
urbane@cbn.net.id
Apa yang kita rasakan sekarang ini membentuk sebuah pola yang secara
langsung kita tidak sadari, yang dibentuk dari nenek moyang pada abad 14
silam, tercipta sebuah toleransi yang kuat sebagai sandaran keberbedaan
Indonesia. Lebih dari 500 suku dan lebih dari 250 macam bahasa yang berarti
beratus ratus kekayaan budaya yang kita miliki. Dan begitu dengan
keberagaman pola kehidupan masyarakat yang beragam pula. Luasnya laut,
beragam pulau, perbedaan ketinggian lokasi serta perbedaan iklim dan suhu
menambah kekayaan keberagaman yang dimiliki bangsa ini.
Dari sikap toleransi yang kuat dan satu tujuan semangat tetap satu, dan muncul
keseragaman kita adalah beragam. Begitu pula pengaruhnya dengan arsitektur
yang ada di Indonesia. Tak bisa di unsung dalam satu konsep yang sama, tak
bisa di usung dalam satu bentuk yang sama, dan tak bisa di usung dalam satu
pemakaian tekhnologi konstruksi yang sama, karena setiap desain arsitektur
yang ada di Indonesia dipengaruhi dari keberagaman yang ada di
Indonesia.Walau seperti itu arsitektur di Indonesia memiliki semangat yang sama
untuk memajukan dunia arsitektur yang dilihat dari sudut pandang keberagaman
Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Warna dari keberagaman
arsitektur Indonesia yang memungkinkan bisa dijadikan refrensi dunia. Kita bisa
menilai sendiri dari hasil buah karya Arsitek Indonesia, yang muncul sangat
beragam tetap dalam satu konteks semangat yang sama.
Inilah Indonesia : Satu itu beragam

Anda mungkin juga menyukai