Anda di halaman 1dari 2

Pembuatan Kaplet Asam Mefenamat secara Granulasi Basah dengan Pati

Kentang Merah (Solanum tuberosum L.) sebagai Disintegran

ABSTRAK
Asam mefenamat merupakan salah satu bahan obat anti inflamasi non-steroid
(AINS) yang bekerja sebagai analgesik untuk mengurangi/menghilangkan rasa sakit
ringan sampai sedang. Karakteristik asam mefenamat yaitu kelarutannya yang praktis
tidak larut dalam air. Efek samping tersering adalah gangguan saluran cerna, seperti
diare dan peradangan abdomen.
Untuk mengatasi masalah tidak larutnya asam mefenamat ini, maka dilakukan
formulasi kaplet asam mefenamat dengan menggunakan penambahan disintegran.
Disintegran merupakan bahan tambahan (eksipien) dalam yang ditambahkan ke
dalam formulasi kaplet untuk mendorong pecahnya kaplet ketika terjadi kontak
dengan cairan. Disintegran yang digunakan disini adalah amilum solani yang diisolasi
dari kentang merah. Konsentrasi amilum solani yang digunakan adalah 2%, 4%, 6%
dan 8%, dan dibuat dengan metode granulasi basah. Kaplet yang dihasilkan
dievaluasi dengan menggunakan parameter antara lain: kekerasan, friabilitas, waktu
hancur, penetapan kadar, keseragaman sediaan, dan disolusi.
Hasil penelitian menunjukka n bahwa kaplet asam mefenamat yang dibuat
dengan metode granulasi basah menggunakan amilum solani sebagai disintegran
memenuhi persyaratan penetapan kadar, keragaman bobot, kekerasan, friabilitas.
Walaupun tidak memenuhi persyaratan waktu hancur dan uji disolusi namun kaplet
asam mefenamat memberikan hasil disolusi yang lebih baik dari kaplet pembanding
dan tidak jauh berbeda dengan hasil disolusi kaplet yang telah ada di pasaran. Dengan
kata lain amilum solani dapat digunakan sebagai disintegran pada pembuatan kaplet
asam mefenamat.
Kata kunci: Amilum solani, Disintegran, Kaplet Asam Mefenamat, Granulasi basah

Universitas Sumatera Utara

Caplet Preparation of Mefenamic Acid with Wet Granulation Method Using


Red Potato (Solanum tuberosum L.) Starch as Disintegration Agent

ABSTRACT
Mefenamic acid is one of non-steroidal anti-inflammatory drugs which works
as analgesic for reducing slight to moderate pain. Mefenamic acid cannot dissolve in
water. Common side effects are gastrointestinal disturbances, such as diarrhoea and
abdominal discomfort.
To overcome this solubility problem, mefenamic acid caplet formulation is
carried out by using the addition of disintegrant. Disintegrant is an additional
materials (excipients) were added to the caplet formulation to encourage the breakup
of the caplet when it comes in contact with liquid. Disintegrant used here is red potato
starch. Its concentrations used were 2%, 4%, 6% and 8%, and made with the wet
granulation method. The resulting caplets were evaluated using parameters such as:
hardness, friability, disintegration time, determination, weight uniformity, and
dissolution.
The result shows that mefenamic acid caplets which are prepared with wet
granulation method using red potato starch as disintegrant fulfilled the requirements
of content determining, weight uniformity, hardness, and friability analysis. Even the
caplets not fulfilled of the requirements of disintegration and dissolution test but it
gives a better result than the comparing caplets. It showed that potato starch can be
used as disintegration agent in mefenamic acid caplet.

Keywords: Solani amylum, Disintegrant, Mefenamic acid caplet, Wet granulation

Universitas Sumatera Utara