Anda di halaman 1dari 3

LO 2

Gigi geligi dengan defek seperti di bawah ini, yg tdk menunjukkan kriteria positif,
masih dianggap sehat:
1. Bintik-bintik putih seperti kapur (White/ Chalky Spots)
2. Berubah warna atau bintik kasar (discoloured or rough spots), tapi tdk
terasa lunak ketika diperiksa dgn explorer
3. Pit & fissure hitam pada enamel, tdk ada undermined atau jaringan lunak
ketika diperiksa dgn explorer
4. Daerah pit dan enamel yang berwarna gelap, mengkilap, keras yg
menunjukkan gejala fluorosis sedang atau berat.
5. Lesi2 yg tampak disebabkan karena abrasi

Hal2 lain yg perlu diperhatikan saat melakukan penilaian menggunakan


indeks DMF-T atau def-t, menurut WHO (1997), yaitu:
1. Apbl ada gg yg ditambal sementara, maka gg tsb termasuk kriteria D/ d
2. Apbl ada gg mempunyai 1 atau lebih tambalan, sedangkan permukaan
lainnya berkaries, maka gg tsb termasuk dlm kriteria D/ d
3. 3. Apbl ada gg yg telah ditambal dan timbul karies sekunder di
sekelilingnya, maka gg tsb termasuk dlm kriteria D/ d.
4. 4. Apbl ada tambalan preventif, misalnya penutupan pit & fisur, maka gg
tsb tdk termasuk kriteria F/ f
5. 5. Apbl ada mahkota palsu karena karies, maka gg tsb termasuk kriteria F
6. 6. Dlm menghadapi gg susu yg telah hilang, harus hati2, krn hilangnya gg
tersebut mungkin krn tanggal scr normal atau dicabut bukan karena karies,
sedangkan pemeriksa sulit untuk mempercayai keterangan anak.

LO 3
Penggunaan indeks ini untuk perencanaan kesehatan.
Misal : diketahui suatu masyarakat yg terdiri 5.000 jiwa, dilakukan survei pada
100 sampel diperoleh DMF.t = 3 dengan nucian : D = 1,2 ; M = 0,8 ; F = 1 ;
Berapa waktu, tenaga dan dana yang dibutuhkan:
D yang harus di kerjakan = 1,2 x 5.000 = 6.000 tambalan. Bila 1 tambalan
butuh waktu 15 menit maka waktu yg dibutuhkan 15 menit x 6.000 = 90.000
menit = 1.500 jam.
M yang harus dikerjakan = 0,8 x 5.000 = 4.000 pencabutan. Bila 1 pencabutan
butuh 25 menit, maka waktu yang dibutuhkan = 25 menit x 4.000 = 100.000 menit
atau 100.000/60 jam= 1.667 jam. Total jam kerja : 3.167 jam.
Kegunaan Angka DMF/def
1. Penelitian (survey penelitian)
a. Penelitian frek. karies menurut umur.
b. Membandingkan frek. karies antar kelompok umur/masyarakat
c. Melihat hubungan karies dgn variabel lain mis: kadar fluor
2. Program Planning.
Menentukan dimana suatu program akan dimulai misal:

Daerah A diteinukan angka DMF T= 2,5 dgn rincian:


D=1
M=0,5
F= 1
Daerah B angka DMF T = 2,5 dgn rincian:
D=1
M= 1,5
F=0
Kesimpulan : Daerah B kurang baik kondisinya, karena dari angka-angka tersebut
terlihat bahwa di daerah A dan B masyarakatnya sama-sama menderita 1 karies
yang masih bisa ditambal (D = 1), tapi di B lebih banyak gigi yang harus di cabut
karena karies (M = 1,5) dan di B belum ada orang yang menambalkan gigi atau
merawatkan gigi (F=O).
3. Evaluasi Program:
Pertama dilakukan pengukuran angka DMF T di daerah yang akan diintervensi
dengan dengan program kesehatan gigi, kemudian dilakukan intervensi program,
setelah beberapa waktu berlalu misalnya 6 bulan kemudian dilakukan pengukuran
angka DMFT lagi. Hasil pengukuran angka DMFT bila cliperoleh angka yang
sama, maka program kesehatan gigi tersebut berhasil mencegah bertambanhnya
angka DMFT, karena pada kelompok yang saina maka angka DMFT tidak
mungkin berkurang.