Anda di halaman 1dari 44

RIWAYAT HIDUP

Nama

Tempat/tanggal lahir

Jenis kelamin
PENDIDIKAN FORMAL
1991

2002
2006
2009

: dr. Aditya Suryansyah SpA


: Samarinda, 12 Januari 1965
: Laki-laki

: Dokter Umum
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Malang, Indonesia
: Spesialis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RSCM
: Fellowship pediatri Endokrinologi FKUI/ RSCM
: Pediatric Endocrine Training Program, New Delhi.

PEKERJAAN FORMAL
2005 - sekarang:
RSAB Harapan Kita, Jakarta
Organisasi

Anggota UKK Endokrinologi anak dan remaja IDAI Jaya

Anggota Satgas Remaja IDAI, 20011 - 2014

Anggota Asia Pacific Pediatric Endocrine Society (APPES)

Anggota IDAI

Anggota IDI

Pertumbuhan &
Perawakan pendek
Aditya Suryansyah
UKK Endokrinologi

Pendahuluan
Kebanyakan anak mencapai tinggi badan
yang sama dengan orangtuanya
Tinggi badan akhir merupakan rata rata
tinggi badan ayah dan ibu.
Pemantauan pertumbuhan merupakan
tugas dokter anak/dokter

MEKANISME PERTUMBUHAN
Lingkungn

Nutrisi

Kesehatan

PERTUMBUHAN

Genetik

Hormon

Konsep dasar
Kurva pertumbuhan :
suatu alat bantu yang
menggambarkan pola
pertumbuhan linier
sekelompok masyarakat
sesuai jenis kelamin dan
usia.
Tinggi badan sekelompok
masyarakat akan
membentuk distribusi
normal, sehingga kriteria
normal apabila berada di
antara -2SD dan + 2SD

Konsep dasar
Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah perubahan antropometri yang
terjadi dalam jangka waktu tertentu

Perawakan (Size)
Perawakan menyatakan suatu pengukuran antropomteri
pada satu saat.

Konsep dasar

Usia
Jenis Kelamin
Suku/Ras

Indonesian Growth Study


P50 Indonesian Growth Study : P50 NCHS
Height (cm)

BOYS

Perempuan

Height (cm)

200

Laki-laki

GIRLS

175

175
150

NCHS
Indonesian
Growth
Study

150

NCHS
Indonesian
Growth
Study

125

125

100

100

75

75

10

15

20

Age (years)

10

15

20

Age (years)

Konsep dasar
Kecepatan tumbuh adalah
pertambahan tinggi badan di
antara 2 waktu pengamatan.
Usia kronologis adalah usia
ulang tahun
Usia tinggi adalah usia yang
disesuaikan dengan menarik
garis horizontal dari tinggi badan
sesungguhnya sehingga
memotong persentil 50 pada
kurva pertumbuhan

Grow th Chart
195
190

97

185

Tinggi Potensi Genetik

180
175

50

170
165

160
155
150
145

Height
(cm)

140
135
130
125
120
115

Usia kronologis

110
105
100
95

Usia tinggi

90
85
80
2

10

12

14

Age (years)

16

18

KECEPATAN PERTUMBUHAN

Berat badan: 2 x BB lahir pada


usia 4-5 bulan, 3 x BB lahir pada
usia 1th, dan 4 kali pada usia 2th
> 2 tahun: BB 2.5-3 kg per tahun
sampai menjelang remaja

Panjang badan lahir =50 cm; usia


1 tahun=75 cm, usia 4 tahun=100
cm, dan 125 cm pada usia 8 tahun
Usia

Kecepatan Pertumbuhan

0-6 bulan

32 cm/tahun

6-12 bulan

16 cm/tahun

1-2 tahun

10 cm/tahun

3-4 tahun

7-8 cm/tahun

5-10 tahun

5-7 cm/tahun

Konsep dasar
Usia tulang adalah usia
biologis seseorang yang
ditetapkan secara
radiologis dengan
memperhatikan pusatpusat pertumbuhan
epifisis.

Usia kronologis 4 th
(lelaki)

Usia kronologis 14 th
(lelaki)

Interpretasi Usia Tulang


Usia Kronologis (Thn)

Anak Normal/Penyakit ringan:

+ 2SD

Boys

Girl

Usia Kronologis = Usia Tulang = Usia Tinggi

3 6 bln

01

01

Penyakit Kronis sedang:

1 1,5 thn

26

25

Usia Kronologis > Usia Tulang (=Usia Tinggi)

2 thn

7 11

6 10

12 14

11 13

> 2 thn

Penyakit Kronik Berat:


Usia Kronologis > Usia Tinggi > Usia Tulang

Konsep dasar
Mid Parental Height
Lelaki=
(TBayah+TBibu+13 cm)
2
Perempuan=
(TBayah-13 cm+TBibu)
2
MID PARENTAL HEIGHT

Konsep Dasar
Potensi tinggi genetik adalah rentang nilai tinggi
badan akhir seseorang sebagai akibat pengaruh
genetik kedua orang tua biologisnya
(TB ayah + 13) + TB ibu
2

8 cm

(TB
ayah

13)
+
TB
ibu
PTG perempuan =
2

8 cm

PTG lelaki =

Korelasi panjang lahir dengan tinggi badan dewasa 0.3


Korelasi panjang badan usia 2 tahun dengan tinggi badan dewasa 0.6

Growth Chart

Penilaian

Boys
195
190

PTG

185
180

Contoh
TB ayah 167.5 cm,
TB ibu 149 cm.
Berapa potensi tinggi
anak lelaki dan
perempuannya?

175
170
165
160
155
150
145

Height 140
(cm) 135
130
125
120
115

PTG lelaki = 156,25 173,25 cm

110
105
100

PTG perempuan = 143,25 160,25 cm

95
90
85
80
2

10

12

14

Age (years)

16

18

KONSEP DASAR
Pertumbuhan Normal
Titik-titik pertumbuhan memberikan garis yang
paralel dengan kurva pertumbuhan. Artinya tidak ada
pemotongan lajur kurva pertumbuhan

Pertumbuhan Abnormal
Titik-titik pertumbuhan memotong garis pada kurva
pertumbuhan, karena tidak paralel ( kecuali pada fase
bayi dan remaja ).

Siapa yang mengalami gangguan pertumbuhan?


(A)

(B)

Dasar-dasar Monitoring
Pola Pertumbuhan Normal
Fase Bayi
Fase Anak
Fase Pubertas

I-C-P Model

INFANT

CHILDHOOD

PUBERTAL

INFANT PHASE (0(0-2 yrs)

Deselerasi kecepatan pertumbuhan


Peningkatan BB dan TB yang cepat
Channelling
Gizi

CHILDHOOD PHASE (2(2-11 yrs)


Kecepatan tumbuh konstan
Pertumbuhan terjadi pada lajur genetik yang
sesuai
GH dan tiroid

PUBERTAL PHASE
Akselerasi pertumbuhan
Deselerasi pertumbuhan dan henti tumbuh
GH dan seks steroid

Faktor Genetik
Fenomena catch-up dan catch down
(kanalisasi) selama fase pertumbuhan
bayi
Ada korelasi kuat antara tinggi anak
usia > 2 tahun dengan mid parental
height potensi tinggi genetik.
Bila TB anak berada -2.5 SD MPH
sangat besar kemungkinan adanya
gangguan pertumbuhan

INFANT PERIOD
Catch--down
Catch

Canalization/Channellling

Potential Genetic
Height

Usia (tahun)
tahun)
0

Fase Bayi -Channelling


Catch-Up
Catch down
Constitutional Delay
Idiopathic Short
Stature
KMK
20-30% bayi
mengalaminya

Perubahan Proporsi Tubuh

Tinggi Duduk Rasio


Segmen Atas/Bawah
Lahir : US/LS = 1.70 (tertinggi)
Postpuberty: US/LS= 0.89 - 0.95

Sitting height/stature ratio

McGraw-Hill Copyright 2002

Proporsional

Rentang Lengan
TB=RL 3cm

Perawakan Pendek

Perawakan
pendek

Gangguan pertumbuhan

Perawakan Pendek
Definisi Statistik
Normal = -2SD s/d +2SD
Perawakan pendek=< -2SD
Perawakan tinggi= >+2SD

Usia
Jenis Kelamin
Suku/Ras
80% TB <-2SD  termasuk normal
80% TB <-3 SD  patologis

NCHS(-) vs HUSAINI (-)


GIRLS

Tinggi (cm)

Tinggi (cm)

BOYS

Lelaki

Usia (tahun)

Lelaki
Perempuan

Perempuan
p3

p50

p97

156
140

168
179
151
164
(Batubara, 2006)

Usia (tahun)

Ras / Genetik
TB (lk)
Negara (tahun penelitian)

TB (pr)

P50

P97

P50

P97

The Netherlands (1985)

182.0

194.5

168.3

179.8

Germany (1992)

179.9

192.5

167.0

179.0

Sweden (1976)

179.1

192.4

165.5

178.2

Czechia (1993)

178.3

191.7

165.0

176.8

Denmark (1982)

179.4

190.4

166.0

176.0

United Kingdom (1995)

176.4

190.5

163.6

176.0

USA (NHCS) (1977)

176.8

187.6

163.7

173.6

Ras / Genetik
TB (lk)
Negara (tahun penelitian)

TB (pr)

P50

P97

P50

P97

France (1979)

175.0

187.0

163.0

174.5

Mexico (1975)

172.8

186.3

160.6

174.5

Turkey (1978)

173.5

186.0

160.0

171.0

Argentina (1987)

172.8

185.6

160.7

172.2

Korea (1979)

170.2

180.0

157.6

166.5

Indonesia (Husaini)

165.1

175.9

153.9

163.4

Indonesia (Batubara)

168.0

179.0

151.0

164.0

Familial Short Stature


Klinis
Dalam potensi
genetik
Usia tulang sesuai
usia kronologis
Keluarga: perawakan
pendek
Tinggi akhir pendek
Tidak dirujuk

CDGP
Klinis
Potensi genetik
Usia tulang terlambat
sesuai usia tinggi
Riwayat keluarga
pertumbuhan / pubertas
terlambat (+)
Tinggi akhir normal
Tidak dirujuk

Tinggi Badan

Berat Badan

Usia (tahun)

Pola-pola pertumbuhan linier

Pola-pola pertumbuhan linier

Kurva Pertumbuhan Khusus

Achondroplasia
Sindrom Down

Perempuan
Pendek
Pubertas terlambat

Monitoring Pertumbuhan
Data valid pengukuran antropometri &
selang waktu yang benar
Referensi sesuai sesuai dengan usia,
jenis kelamin, ras dan kelainan (prematur,
Turner, Down, Achondroplasia dll)
Pencatatan yang akurat plotting pada
kurva pertumbuhan (data lengkap)

Monitoring
Penurunan kecepatan
pertumbuhan
Rasio BB/TB 
pikirkan gangguan
hormonal 

Defisiensi GH
Hipotiroid kongenital
Cushing
Pseudohypoparatiroidism

Kesimpulan
Kecepatan Pertumbuhan merupakan kunci
utama menentukan ada tidaknya
gangguan pertumbuhan
Seorang anak tidak berpindah jalur pada
fase anak
Perawakan pendek tidak selalu identik
dengan gangguan pertumbuhan