Anda di halaman 1dari 5

PROPOSAL KUNJUNGAN RUMAH (HOME VISIT)

PADA NY. A DENGAN ISOLASI SOSIAL RSJD SUNGAI


BANGKONG

Nama

: Fadillah

Nim

: 839 115 015

PROGRAM STUDI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM
PONTIANAK
2016

PROPOSAL KUNJUNGAN RUMAH (HOME VISIT)

A. IDENTITAS KLIEN
Nama klien
Umur
Jenis Kelamin
Agama
Tgl masuk RS
Penanggung Jawab
Alamat
Hubungan dengan klien

: Ny. Gow Sai Tjeng


: 51 tahun
: Perempuan
: Tionghua
: 24 Januari 2016
: Tn.
: Jl. Imam Bonjol
: Saudara Kandung

B. TUJUAN KUNJUNGAN RUMAH


1. Tujuan Kunjungan Rumah
a. Tujuan Umum
Keluarga dapat menerima dan merawat anggota keluarga yang mengalami
gangguan jiwa dan dapat menjadi system pendukung yang efektif.
b. Tujuan Khusus
1) Memberikan informasi kepada keluarga tentang perkembangan kondisi klien
selama di rumah sakit.
2) Memvalidasi data dan melengkapi data yang diperoleh dari klien dan data
sekunder (rekam medik) mengenai:
a) Alasan masuk atau dirawat di rumah sakit
b) Faktor predisposisi dan presipitasi
c) Genogram keluarga
d) Persepsi keluarga terhadap penyakit yang di derita klien
e) Support sisem dalam keluarga
f) Tindakan yang telah dilakukan keluarga
3) Mengkaji pengetahuan keluarga mengenai perawatan klien gangguan jiwa
dirumah dikaitkan dengan 5 fungsi keluarga, yaitu:
a) Keluarga dapat mengenal masalah yang menyebabkan klien kambuh
b) Keluarga dapat merawat klien dirumah
c) Keluarga dapat memodifikasi lingkungan yang terapeutik dalam
merawat klien
d) Keluarga dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada di
masyarakat untuk merawat kesehatan klien
e) Memberikan pendidikan kepada keluarga sesuai dengan masalah yang
ditemukan saat pengkajian
f) Memotivasi keluarga untuk melanjutkan perawatan dirumah

2. Rencana Tindakan Keperawatan


Setelah tindakan keperawatan diharapkan keluarga mampu merawat pasien isolasi
sosial. Tindakan dilakukan dengan melatih keluarga merawat pasien isolasi sosial.
Tahapan melatih keluarga agar mampu merawat pasien isolasi sosial di rumah
meliputi :
a. Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien
b. Menjelaskan tentang :
1) Masalah isolasi sosial dan dampaknya pada pasien
2) Penyebab isolasi sosial
3) Cara-cara merawat pasien isolasi sosial, antara lain :
a) Membina hubungan saling percaya dengan pasien dengan cara bersikap
peduli dan tidak ingkar janji.
b) Memberikan semangat dan dorongan kepada pasien untuk dapat
melakukan kegiatan bersama-sama dengan orang lain yaitu dengan
tidak mencela kondisi pasien dan memberikan pujian yang wajar
c) Tidak membiarkan pasien sendiri di rumah
d) Membuat rencana atau jadwal bercakap-cakap dengan pasien.
c. Memperagakan cara merawat pasien isolasi social
d. Membantu keluarga mempraktikkan cara merawat yang telah dipelajari,
e. Menjelaskan perawatan lanjutan
3. Strategi Pelaksanaan Keluarga
a. Orientasi/Perkenalan
1) Salam terapeutik dan Perkenalan
selamat pagi, pak!
perkenalkan saya mahasiswa dari STIKes Yarsi Pontianak, saya yang
merawat saudara bapak.
nama bapak siapa? Senang dipanggil apa?
2) Validasi informasi tentang klien
bagaimana perasaan bapak hari ini? Bagaimana keadaan anak S
sekarang?
Bagaimana kalau kita berbincang-bincang tentang masalah anak bapak
dan cara perawatannya?
3) Kontrak
kita diskusi di sini saja ya? Berapa lama bapak punya waktu? Bagaimana
kalau setengah jam?
b. Fase Kerja
apa masalah yang bapak/ibu hadapi dalam merawat Ny A? apa yang sudah
dilakukan?

masalah yang di alami oleh Ny A disebut isolasi sosial. Ini adalah salah satu
penyakit yang juga di alami oleh pasien-pasien gangguan jiwa.
tanda-tandanya antara lain tidak mau bergaul dengan orang lain, mengurung
diri, kalaupun berbicara hanya sebentar dengan wajah menunduk.
biasanya masalah ini muncul karena memiliki pengalaman

yang

mengecewakan saat berhubungan dengan orang lain, seperti sering ditolak,


tidak dihargai atau berpisah dengan orang-orang terdekat.
apabila masalah isolasi sosial ini tidak di atasi maka seseorang dapat
mengalami halusinasi, yaitu mendengar suara atau melihat bayangan yang
sebetulnya tidak ada.
untuk menghadapi keadaan yang demikian bapak dan anggota keluarga
lainnya harus bersabar menghadapi Ny A. dan untuk merawat Ny A, keluarga
perlu melakukan beberapa hal. Pertama keluarga harus membina hubungan
saling percaya dengan Ny A yang caranya adalah bersikap peduli dengan Ny
A dan jangan ingkar janji. Kedua, keluarga perlu memberikan semangat dan
dorongan kepada Ny A untuk dapat melakukan kegiatan bersama-sama dengan
orang lain. Berilah pujian yang wajar dan jangan mencela kondisi pasien.
selanjutnya jangan biarkan Ny.A sendiri. Buat rencana atau jadwal bercakapcakap dengan Ny A. Mis,. makan bersama, rekreasi bersama, melakukan
kegiatan rumah tangga bersama.
nah bagaimana kalau sekarang kita latihan untuk melakukan semua cara
itu?
begini contoh komunikasinya, pak S; bapak lihat sekarang kamu sudah dapat
bercakap-cakap dengan orang lain. Perbincangannya juga lumayanlama.
Bapak senang sekali melihat perkembangan kamu, nak. Coba kamu bincangbincang dengan saudara yang lain. Lalu bagaimana kalau mulai sekarang
kamu berakitifitas seperti mrawat bunga, Kalau nanti dirumah, kamu merawat
bunga, melakukan aktifitas lain dirumah sepertu bersih bersih rumah.
Bagaimana A, kamu mau coba kan?
nah coba sekarang bapak peragakan cara komunikasi seperti yang telah saya
contohkan.
bagus, pak. Bapak telah memperjuangkan dengan baik sekali.
sampai sini ada yang ingin ditanyakan pak?
4. Terminasi

baiklah waktunya sudah habis. Bagaimana perasaan bapak setelah kita latihan
tadi?
coba bapak ulangi lagi apa yang dimaksud dengan isolasi social dan tanda-tanda
orang yang mengalami isolasi social.
selanjutnya dapat bapak sebutkan kembali cara-cara merawat anak bapak yang
mengalami masalah isolasi social.
bagus sekali pak, bapak dapat menyebutkan kembali cara-cara perawatan
tersebut.
nanti kalau ketemu S coba bapak/ibu lakukan. Dan tolong ceritakan kepada semua
keluarga agar mereka juga melakukan hal yang sama.
bagaimana kalau kita bertemu tiga hari lagi untuk latihan langsung kepada S?
kita ketemu dirumah bapak saja, pada pukul yang sama, selamat pagi.