Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

(S A P)

Diagnosa Keperawatan : Ketidakefektifan pemberian ASI berhubungan dengan


defisit pengetahuan ibu
Pokok Bahasan

: Keperawatan Maternitas

Sub Pokok Bahasan

: Manajemen Laktasi

Sasaran

: Ny.M

Waktu

: 30 menit

Hari Tanggal

: Selasa, 22 Januari 2013

Jam

: 09.00 Wib

Tempat

: Ruang Nifas (N)

A. Tujuan
1. Tujuan instruksional umum
Setelah mengikuti program penyuluhan, klien dapat memahami
tentang manajemen laktasi
2. Tujuan instruksional khusus
Setelah mengikuti program penyuluhan selama 1 x 30 menit klien
dapat :
a. Menyebutkan pengertian ASI eksklusif.
b. Menyebutkan manfaat ASI eksklusif
c. Menyebutkan kompisisi gizi dalam ASI

d. Menyebutkan hal-hal yang mempengaruhi ASI


e. Menyebutkan makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui
f. Menyebutkan langkah-langkah menyusui yang benar

B. Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan perawat
1. Pembukaan selama 5 menit
a. Mengucapkan salam
b. Memperkenalkan diri
c. Mengkondisikan
klien

Respon pasien dan keluarga


Menjawab salam
Mendengarkan
agar
Mendengarkan

mengerti isi penyuluhan dan


Mendengarkan
kontrak waktu
Bekerjasama dan memberi tanggapan
d. Menjelaskan tujuan penyuluhan
e. Apersepsi
Memperhatikan dan memahami penjelasan
2. Isi penyuluhan selama 15 menit
a. Menyampaikan materi tentang materi.
Bertanya mengenai hal yang belum
manajemen laktasi
b. Memberikan
kesempatan dimengerti / belum jelas.
kepada

pasien

dan

keluarga

untuk bertanya tentang materi


Dapat mengerti materi yang sampaikan dan
yang kurang dimengerti
menjawab pertanyaan meskipun hanya
sebagian
3. Penutup selama 10 menit
Mengucapkan terimakasih
a. Evaluasi hasil penyuluhan yang
Menjawab salam
sudah

di

sampaikan

dengan

memberikan pertanyaan kepada


klien dan keluarga terkait materi

yang di sampaikan
b. Memberikan reinforcement
c. Menutup dan mengucapkan
salam
C. Materi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengertian ASI eksklusif


Manfaat ASI ekslusif
Komposisi gizi dalam ASI
Hal-hal yang mempengaruhi ASI
Makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui
Langkah-langkah menyusui yang benar

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

E. Sarana dan Sumber Penyuluhan


1. Media

a. Flip chart
b. Leaflet
2. Sumber

Ambarwati,Eny Retna, 2009, Asuhan Kebidanan Nifas, Jogjakarta:


Mitra Cendikia
Lusa,2008,(http://asuh.wikia.com/wiki/ASI_eksklusif, diperoleh tanggal
21-01-13)
F. Evaluasi
1. Prosedur :

Setelah penjelasan materi

2. Jenis

Lisan

3. Bantuk

Uraian singkat

4. Alat evaluasi
a. Sebutkan pengertian ASI eksklusif.
b. Sebutkan manfaat ASI eksklusif
c. Sebutkan kompisisi gizi dalam ASI
d. Sebutkan hal-hal yang mempengaruhi ASI
e. Sebutkan makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui
f. Sebutkan langkah-langkah menyusui yang benar

MATERI PEMBELAJARAN

A. Pengertian ASI Eksklusif

ASI eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja selama enam bulan, tanpa
tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta
tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi
tim (Ambarwati,dkk, 2009,hlm.30).
ASI ekslusif adalah memberikan ASI saja tanpa makanan dan minuman lain
kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan (Lusa,2008)

B. Manfaat ASI
Berikut adalah manfaat ASI Ekslusif enam bulan :
1. Untuk Bayi
a. Komposisi dan volume ASI cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan
sampai dengan 6 bulan
b. Mudah dicerna, karena mengandung zat-zat gizi yang tinggi yg
diperlukan oleh bayi usia 0 6 bulan
c. Menjalin hubungan kasih sayang dengan Ibu
d. Meningkatkan daya tahan tubuh
2.
a.
b.
c.
d.
e.

Untuk Ibu
Menjarangkan kehamilan
Memperkecil kemungkinan terjadinya kanker payudara
Pemulihan kesehatan Ibu lebih cepat
Menjalin hubungan kasih sayang Bayi
Praktis dan murah

C. Komposisi Gizi Dalam ASI


Beberapa Zat Nutrien Penting Yang Dikandung dalam ASI (gratis) :
1. Laktosa
Sebagai sumber penghasil energi, sebagai karbohidrat utama, meningkatkan
penyerapan kalsium dalam tubuh, merangsang tumbuhnya laktobasilus
bifidus.
2. Protein
Memiliki fungsi untuk pengatur dan pembangun tubuh bayi.
3. Lemak
Berfungsi sebagai penghasi kalor/energi utama, menurunkan resiko penyakit
jantung di usia muda.
4. Vitamin A
Vitamin yang sangat berguna bagi perkembangan penglihatan bayi.
5. Zat Besi
Zat yang membantu pembentukan darah untuk menghindarkan bayi dari penyakit
kurang darah atau anemia.
6. Taurin
Neotransmitter yang baik untuk perkembangan otak anak anda.
7. Laktobasilus
Menghambat pertumbuhan mikroorganisme dalam tubuh bayi yang dapat
menyebabkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan.
8. Laktoferin
Menghambat perkembangan jamur kandida dan bakteri stafilokokus yang
merugikan kesehatan bayi.
9. Lisozim
Sangat bermanfaat untuk mengurangi karies dentis dan maloklusi serta dapat
memecah dinding bakteri yang merugikan.
10. Kolostrum
Zat penting yang mengandung banyak zat gizi dan zat pertahanan tubuh bayi dari
serangan penyakit.
11. AA dan DHA

Zat yang didapat dari perubahan omega-3 dan omega-6 yang berfungsi untuk
perkembangan otak janin dan bayi.
D. Hal-Hal yang Mempengaruhi ASI
Pada ibu yang normal dapat menghasilkan ASI kira-kira 550-1000 ml setiap hari,
jumlah ASI tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut
1. Nutrisi ibu menyusui
Meskipun umumnya keadaan gizi pada ibu hanya akan mempengaruhi kuantitas
dan bukan kualitas asinya, ibu menyusui sebaiknya tidak membatasi konsumsi
makananya. Penurunan berat badan sesudah melahirkan sebaiknya tidak
melebihi 0,5 kg/minggu.Pada bulan pertama menyusui, yaitu saat bayi hanya
mendapatkan ASI saja (exlusive breastfeeding period), ibu membutuhkan
tambahan kalori sebanyak 700 kkl/hari, pada 6 bulan berikutnya 500 kkal/hari
dan pada tahun kedua 400 kkal/hari.
Jumlah cairan yang dibutuhkan ibu menyusui dianjurkan minum 8 12 gelas
perhari.
2. Istirahat
Bila laktasi tidak berlangsung baik biasanya penyabab utamanya adalah kelelahan
pada ibu.Oleh karena itu, istirahat dan tidur yang cukup merupakan kebutuhan
yang harus dipenuhi.
3. Obat obatan
Pemakaian obat obatan dalam masa menyusui perlu mendapat perhatian, apakah
mempunyai efek samping yang positif atau negatif terhadap laktasi. Contoh
obat yang dapat mengurangi produksi ASI yaitu pil KB yang mengandung
hormon estrogen.
4. Posisi ibu-bayi yang benar saat menyusui

Dapat dicapai bila bayi tampak menyusui dengan benar, bayi menempel betul
pada ibu mulut dan dagu bayi menempel betul pada payudara, mulut bati
membuka lebar, sebagian besar areola tertutup mulut bayi, bayi menghisap
ASI pelan-pelan dengan kuat, puting susu ibu tidak terasa sakit dan puting
terhadap lengan bayi berada pada satu garis lurus.
5. Penilaian kecukupan ASI pada bayi
Bayi usia 0 4 bulan atau 6 bulan dapt dinilai cukup pemberian ASInya bila
tercapai keadaan sebagai berikut:
a. Berat badan lahir telah pulih kembali setelah bayi berusia 2 minggu
b. Kenaikan berat badan dan tinggi badan sesuai dengan kurve pertumbuhan
normal.
c. Bayi banyak ngompol sampai 6 kali atau lebih dalam sehari
d. Tiap menyusui, bayi menyusu kuat (rakus).
e. Payudara ibu terasa lunak setelah disusukan dibanding sebelumnya
E. Makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui
1. Buah-buahan dan sayuran (dapat juga dibuat dalam bentuk jus), merupakan
makanan yang kaya serat. Umumnya ibu setelah melahirkan akan mengalami
konstipasi (susah BAB) yang kadang dapat disertai nyeri. Makanan berserat
dapat mengurangi keluhan ini.
2. Makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, roti, kentang sebagai
sumber energy
3. Sumber protein seperti daging, dan ayam, telur, sebaiknya mengurangi ikan
4. Makanan tambahan seperti susu, keju, supplement calcium.

F. Langkah-langkah menyusui yang benar


Langkah-langkah menyusui yang baik dan benar meliputi hal-hal berikut :
1. Bahan/alat yang diperlukan:
a.Kapas dan air hangat untuk membersihkan putting susu
b.
Dingklik untuk menyangga kaki ibu saat menyusui

2. Waktu Pemberian ASI


a. Bayi yang baru dilahirkan harus disusui sesegera mungkin setelah
persalinan
b. Berikan ASI setiap kali bayi lapar, tidak perlu men-jam-kan pemberian ASI.
c. Makin sering bayi menghisap makin banyak pula ASI yang dikeluarkan.
3. Cara memberikan ASI
a. Bersihkan putting susu dan daerah sekitarnya dengan kapas yang telah
direndam dengan air hangat
b. Massase (urut) payudara secara perlahan suapaya ASI cepat / lancar keluar
c. Gendong bayi dengan posisi nyaman
d. Perut bayi menghadap ke perut ibu
e. Bila kepala bayi terletak dilakukan siku lengan kanan ibu, maka angkat kaki
kanan ibu dan beri dingklik untuk menyangga, begitu pula sebaliknya.
f. Mulut bayi terbuka lebar menutupi sebagian besar daerah sekitar putting
g.
h.
i.
j.
k.
l.

susu.
Telinga dan tangan bayi dalam satu daerah garis lurus
Dagu bayi menempel ke payudara
Susukan bayi secara bergantian pada payudara kiri dan kanan
Jangan batasi waktu menyusui
Setelah menyusui bayi disendawakan
Bersihkan payudara setelah menyusui.