Anda di halaman 1dari 42

Oleh:

Himpunan Perawat Pengendali Infeksi Indonesia


Disampaikan pada pelatihan
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
RS.SURYA HUSADA BALI 21-23 OKTOBER 2010

Pendahuluan
Pengertian
Tiga hal pokok dalam epidemiologi
Jenis-jenis epidemiologi
Manfaat epidemiologi
Sejarah perkembangan
Faktor-faktor yang mempengaruhi
terjadinya penyakit
Sumber data dan penemuan masalah
Pengukuran epidemiologi

Pelayanan

Kesehatan Masyarakat
Memelihara & meningkatkan derajat
kesehatan
Mencegah dan mengobati penyakit
Memulihkan kesehatan

Tidak mudah
Masalahnya

Sulit merumuskan kebutuhuan


Frekuensi,penyebaran,faktorfaktor yg mempengaruhi
Epidemiologi

DIFINISI EPIDEMIOLOGI
EPI
= atas
DEMOS = masyarakat
LOGI
= ilmu pengetahuan

Ilmu tentang distribusi dan dinamika


serta determinan penyakit pd
penduduk/masy
Distribusi

penyebaran manusia yg terserang


penyakit menurut sex, umur, tempat

Dinamika

distribusi yg berkaitan dg faktor risiko


timbulnya penyakit

PROSES SEHAT - SAKIT


ZAMAN KUNO
CUACA BURUK
ZAMAN PASTEUR
MICROBIOLOGI
ZAMAN MODERN
INTER AKSI
LINGKUNGAN

S
A
K
I
T

Tahap pengamatan
Tahap perhitungan
Tahap pengkajian
Pengamatan observasi
John Graunt( 1662),
William Farr ( 1839), teknik
oleh Hipocrates; adanya
melakukan pencatatan
pengkajian adanya
hubungan antara timbul
dan perhitungan; angka
hubungan tingkat sosial
tidaknya penyakit
kematian lebih tinggi
ekonomi dengan tingkat
dengan lingkungan
pada bayi daripada
kematian, sebagai bapak
udara, air, tempat
dewasa, dikenal
Epidemiologi
sebagai bapak Statistik
Kehidupan
John Snow ( 1849), adanya
hubungan antara timbulnya
penyakit kolera dengan
sumber air minum

Mengenal proses timbulnya penyakit


Mengenal Riwayat Alamiah Penyakit
Gejala
Sakit
Akibat

Klasifikasi Penyakit
Menular
: infeksi
Tidak Menular : DM, hipertensi

Pencegahan Penyakit

Membantu administrasi kesehatan


Menerangkan penyebab suatu masalah
kesehatan
Menerangkan perkembangan alamiah
suatu penyakit
Menerangkan keadaan suatu masalah
kesehatan

Epidemi
Pandemi
Endemi
Sporadik

Subjek dan objek adalah masalah kesehatan


Masalah kesehatan adalah sekelompok manusia
Dalam merumuskan penyebab timbulnya masalah

kesehatan dimanfaatkan data frekuensi dan


penyebarannya

1.

EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF
mempelajari frekuensi, distribusi & perkembangan
masalah kesehatan pada populasi

2. EPIDEMIOLOGI ANALITIK
mempelajari faktor-faktor yg menentukan distribusi
hubungan sebab akibat masalah kesehatan pd pop
3. STUDI INTERFENSI / EXPERIMENTAL

KONSEP
EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF

WHAT, WHO, WHERE, WHEN & WHY


TIME, PLACE, PERSON
HOST, AGEN, ENVIRONTMEN

KARAKTERISTIKnya
WHAT penyakit, masalah kesehatan, dll
WHO Umur, Sex, Etnis, Status kawin, pekerjaan, dll
WHERE Lokal, Nasional, Internasional
WHEN jangka pendek/musiman, Endemis, Epidemis, Pandemi, dll
WHY Kenapa ada masalah/penyakit
Contoh :
Ingin mengetahui banyaknya penderita TB Paru di suatu daerah
Ingin mengetahui banyaknya penderita infeksi luka operasi di suatu
rumah sakit

Epidemi

Keadaan dimana suatu masalah


kesehatan (penyakit) yang
ditemukan pada suatu daerah
tertentu dalam waktu singkat
berada dalam frekuensi meningkat

Pandemi

Suatu keadaan dimana suatu


masalah kesehatan( penyakit)
frekuensinya dalam waktu singkat
meningkat sangat tinggi serta
penyebarannya suatu wilayah yang
luas

Suatu

keadan dimana masalah


kesehatan( penyakit)
frekuensinya pada suatu wilayah
tertentu menetap dalam waktu
yang lama

Suatu

keadaan dimasa suatu


masalah kesehatan ( penyakit)
yang ada di suatu wilayah
tertentu frekuensinya berubahubah menurut perubahan waktu

Model-model timbulnya
penyakit
Model segitiga epidemiologi
Model roda epidemiologi

Model segitiga epidemiologi


Host

Agen

Lingkungan
Interakasi yang dinamis
Perubahan di salah satu komponen berpengaruh
pada keseimbangan yang ada
Perubahan di titik keseimbangan mungkin akan
meningkatkan/menurunkan frekuensi

Keturunan
Mekanisme Pertahanan
Umur
Jenis kelamin
Ras
Status Perkawinan
Pekerjaan
Kebiasan hidup

Tubuh

Golongan nutrien
Dibutuhkan manusia tapi bila kelebihan atau kekurangan timbul
penyakit
Golongan kimia
Logam berat, gas beracun atau debu
Golongan fisik
Suhu tinggiatau rendah, kebisingan,kelembaban udara, tekanan
udara, radiasi, trauma mekanik
Golongan mekanik
Kecelakaan, pukulan, benturan
Golongan biologik
Protozoa, bakteri, riketsia,virus, jamur

Empat golongan pertama yaitu nutrien,kimia,fisik,mekanik


sebagai golongan a-biotik
Golongan biologik disebut sebagai biotis, penyakit yang
ditimbulkannya disebut penyakit infeksi (infectious
diseases)
Penyakit infeksi bersifat menular

(communicable diseases) dan tidak menular ( non


communicable diseases)

Lingkungan fisik
Lingkungan alam: cuaca, musim,keadaan geografis dan struktur geologi
Lingkungan non fisik
Lingkungan yang muncul sebagai akibat adanya interaksi antar manusia:
budaya, norma, nilai dan adat istiadat

Lingkungan wadah interaksi antara host dgn agent.


Faktor fisik, biologis & sosial yg mempengaruhi
penyebaran infeksi
Lingkungan RS yg kotor, banyak lalat, kacoa & semut
mudah infeksi saluran cerna kontaminasi makanan
Air cuci tangan di kamar operasi kuman Pseudomonas
infeksi luka operasi

Patogenisiti
Kemampuan bibit penyakit untuk menimbulkan penyakit
Tidak memiliki penyakit = a - patogen

Virulensi

Ukuran keganasan /derajat kerusakan yang ditimbulkan

penyakit

Antigenesiti
Kemampuan bibit penyakit merangsang timbulnya

mekanisme pertahanan tubuh(antigen)

Infektiviti

Kemampuan bibit penyakit mengadakan invasi dan

menyesuaikan diri ,bertempat tinggal dan berkembang


biak

Model roda epidemiologi

Social environment

Biology environment
Host

Genetic core
(Man)

Physical environment

Host/ Man merupakan inti genetik


Dikelilingi oleh lingkungannya meliputi: biologis, fisik, sosial
Ukuran komponen tergantung dr masalah penyakit yg ada
Tidak ditekankan pada agent tetapi interaksi host
dgn lingkungan dan agent dgn lingkungan
Utk penyakit infeksi berasal dari sektor lingkungan biologi

Hubungan Pejamu,bibit penyakit, dan


lingkungan

Sangat kompleks dan majemuk


Ketiga faktor saling mempengaruhi
Hubungannya ibarat seperti timbangan
Pejamu dan bibit penyakit diujung
masing-masing tuas
Lingkungan sebagai penumpunya

RIWAYAT ALAMIAH
PENYAKIT
MASA PREPATHOGENESIS

A
A

H
H

MASA
PATHOGENESIS
Masa
awal
sakit
HORIZON KLINIS

Masa
lanjut
Sakit

Masa
penyem
buhan

Meninggal
Kronis
Cacat
Sembuh

Awal
terjadi
Sakit
Keseimbangan
Pergeseran
Interaksi
keseimbangan
EE E

Waktu
Tempat
Orang

Tahap pre-patogenesa/sehat
Telah terjadi interaksi antara pejamu dengan

bibit penyakit, interaksi masih diluar tubuh. Bibit


penyakit belummasuk dalam tubuh

Tahap inkubasi
Agent sudah masuk dalam tubuh tapi belum

menunjukan gejala sakit

Tahap penyakit dini


Muali timbul gejala penyakit tapi masih ringan
KarierKronis
Meninggal dunia

Tahap penyakit lanjut


Gejala penyakit makin hebat, tidak dapat
melakukan kegiatan, datang ke RS dan
memerlukan perawatan
Tahap akhir penyakit
Sembuh sempurna
Sembuh cacat
Karier
Meninggal dunia

Frekuensi masalah kesehatan


Penyebaran masalah

kesehatan
Faktor-faktor yang
mempengaruhi

Menunjuk

kepada besarnya masalah


kesehatan pada sekelompok
manusia

Untuk

mengetahui masalah ada dua


hal yang harus dilakukan yaitu:
- menemukan masalah
- melakukan pengukuran

Penemuan Masalah Kesehatan

Sensus
Survei khusus
Penyaringan kasus (screening)
Pencarian kasus (case finding)
Survailen (surveillance)
Aktif
Pasif

Sumber data

Catatan dan laporan peristiwa kehidupan:


kelahiran, kematian , perkawinan,
perceraian
Catatan dan laporan penyakit
Catatan dan laporan instansi khusus
Hasil survei khusus
Hasil survei penduduk

Pengukuran frekuensi masalah kesehatan

Insiden
Adalah

gambaran tentang frekuensi


penderita baru suatu penyakit yang
ditemukan pada suatu waktu tertentu
disatu kelompok masyarakat

Insiden dibedakan tiga macam


Insiden

rate
Attack rate
Secondary attack rate

Insiden Rate
Jumlah penderita baru suatu penyakit yang ditemukan
pada waktu tertentu (umumnya satu tahun) dibandingkan
dengan jumlah penduduk yang mungkin terkena penyakit
baru tersebut dalam persen atau permil
jumlah penderita baru
-------------------------------- x 100%(1000 )
Populasi yang beresiko
Contoh:
Pada suatu daerah pada bulan Januari jumlah balita 1000 orang,
terkena campak 10 orang maka insiden rate :
10
------- x 100 = 1 % ( 10 )
1000

Attack rate
Jumah penderita baru suatu penyakit yang ditemukan pada
satu saat dibandingkan dengan jumlah penduduk yang
mungkin terkena penyakit tersebut pada saat yang sama
dalam persen atau permil
jumlah penderita baru satu saat
--------------------------------------------- x 100 % ( 1000 )
Jumlah penduduk yang beresiko terkena
Contoh:

Pada sekolah SD X tercatat jumlah murid 500 orang, 100 orang


diantaranya tiba-tiba menderita muntaber setelah makan pecal dari
kantin sekolah, maka attack rate :
100
-------- x 100 %( 1000) = 20% ( 200 )
500

Secondary attack rate


Jumlah penderita barusuatu penyakit yang
terjangkit pada serangan kedua dibandingkan
dengan jumlah penduduk dikurangi yang telah
pernah terkena seranang pertama dalam persen
atau permil
Jumlah penderita baru pada serangan kedua
------------------------------------------------------------------------------- x 100 %
Jumlah penduduk penduduk yg terkena serangan pertama

Prevalen
Gambaran tentang frekuensi penderita lama dan
baru yang ditemukan pada suatu jangka waktu
tertentu di sekelompok masyarakat tertentu.
Nilai prevalensi dipergunakan seluruh penduduk,
nialinya kurang murni sebab yang tidak
beresikopun diperhitungkan
Dibedakan dalam dua macam
a. Period prevalence rate
b. Point Prevalence Rate

Period Prevalence Rate


Jumlah penderita lama dan baru suatu penyakit
yang di temukan pada suatu jangka waktu
tertentu dibagi jumlah penduduk pada
pertengahan jangka waktu bersangkutan dalam
persen atau permil
Jumlah penderita lama dan baru
-------------------------------------------- x 100%
Jumlah penduduk pertengahan

Jarang digunakan karena didalam nilai ini


terkandung nilai point prevalence serta nilai
insiden rate.

Point Prevalence Rate


Jumlah penderita lama dan barupada satu saat dibagi
dengan jumlah penduduk pada saat itu dalam persen atau
permil.
Jumlah penderita lama dan baru pada satu saat
--------------------------------------------------------------- x 100 %
Jumlah penduduk saat itu

Contoh:
Satu sekolah murid 100 orang, kemarin 5 orang menderita
campak, dan hari ini 5 orang lainya menderita campak
maka point prevalence :
10
------- x 100 % = 10 %
100

Mencakup keseluruhan jawaban termasuk penyebab


terjadinya frekuensi, penyebaran serta munculnya suatu
masalah kesehatan

Dicari hubungan penyebab dan akibat

Penyebab menunjuk kepada faktor-faktor yang


mempengaruhi sedangkan akibat menunujk kepada
frekuensi penyebaran serta adanya masalah kesehatan

Strategi epidemiologi adalah suatu pola pendekatan yang mengandung rangkaian


kegiatan tertentu

Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi serta penyebaran


masalah kesehatan dan atau penyebab masalah

Strategi epidemiologi termasuk dalam epidemiologi analitik


Merumuskan hipotesa
Menguji hipotesa
Melakukan penelitian epidemiologi analitik
Ada dua macam epidemiologi analitik
Penelitian observasi
Penelitian kohort
Penelitian kasus kontrol
Penelitian eksperimen/intervensi

Menarik

kesimpulan

Menyangkut hubungan sebab akibat


Sebab : Faktor-faktor yang mempengaruhi
Akibat: keadaan tentang masalah
kesehatan yang sedang dihadapi