Anda di halaman 1dari 59

LAPORAN DIAGNOSIS DAN INTERVENSI KOMUNITAS

PENGETAHUAN KELUARGA BINAAN TENTANG


VENTILASI RUMAH YANG BAIK
DI KAMPUNG SUKASARI RT 003/RW 004
DESA PANGKALAN KECAMATAN TELUK NAGA TAHUN 2016

Pembimbing : dr. Dian Mardhiyyah,


MKK
OLEH :

MALEN SAGA IMARTHA


1102009164
ANNISA DIENDA A.P.S
1102010028
ASRI ALIFA SHOLEHAH
1102010037
ANNISAK FITRIYANA
1002011039

PENGETAHUAN TENTANG
FUNGSI DAN MANFAAT
VENTILASI RUMAH PADA
KELUARGA BINAAN DI
KAMPUNG SUKASARI RT 003 /
RW 004, DESA PANGKALAN,
KECAMATAN TELUK NAGA,
KABUPATEN TANGERANG,
PROVINSI BANTEN

ra n
a
b
Gam Desa
m
Umu ara
sec
fs
a
r
g
Ge o

Desa Pangkalan
Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten
Tangerang, Provinsi Banten
Luas 4.763.198 Ha
Merupakan daerah daratan rendah
Ketinggian dari permukaan laut 2 - 3
meter
Suhu udara 30-37C.

BATAS-BATAS DESA
PANGKALAN
Utara
Desa Tegal
Angus
Barat
Desa Lemo
dan
Kampung
Besar

Timur
Desa
Kalibar
u
Selatan
Desa Kampung
Melayu Barat

Kependudukan

Jumlah Penduduk
sampai tahun
2014

Kepadatan
penduduk

Total : 16.871 jiwa


: 8.682 jiwa
: 8.189 jiwa
Rata rata 2.24 jiwa /
km2

PENDIDIKAN
Jumlah Penduduk Menurut sumber :
Puskesmas Tegal Angus 2015
No

Tingkat Pendidikan

Jumlah Penduduk

Tidak / Belum tamat SD

12.598 jiwa

SD/ MI

15.738 jiwa

SLTP/ MTS

4.060 jiwa

SLTA/ MA

3.601 jiwa

AK / DIPLOMA

159 jiwa

UNIVERSITAS

130 jiwa-

ut
r
u
en k
m
uk poko
d
u
end arian
p
lah encah
m
Ju ta p
ma

222

65

45

43

SOSIAL
EKONOMI
386 4004
141 6373

4109

13316
13757

6063

13536

4592

Nelayan
Pedagang
Petani pemilik
Petani
penggarap
Buruh /
Swasta
Industri
Rakyat
Buruh
Industri
Pertukangan
PNS
TNI/POLRI

Sarana Pelayanan Kesehatan


Sarana Pelayanan Kesehatan

Jumlah

Puskesmas,Puskesmas Pembantu, dan Poskesdes

3 Unit

Balai Pengobatan Swasta

2 Unit

Posyandu

45 Unit

Praktek Dokter Umum Swasta

5 Unit

Klinik Bersalin/ BKIA

Praktek Bidan Swasta

5 Unit

Toko Obat

2 Unit

Paraji

Keluarga Berencana

a. Jumlah Pos/ Klinik KB : b. Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) : 334 Pasang
c. Jumlah Akseptor KB
1)

Pil

: 127 orang

2)

IUD

: 14 orang

3)

Kondom

: - orang

4)

Suntik

: 190 orang

5)

Implan

: 13 orang

Unit

s
i
s
i
l
a
n
a
g
n
e
M
Data
Puskesmas

Sepuluh Besar Penyakit


Jumlah
MYALGIA

519

DIARE

587
Jumlah
2107

SAKIT KEPALA
GASTRITIS

956

HIPERTENSI

1074

BATUK

1431

DEMAM

2573

DERMATITIS
LAIN LAIN
ISPA

1598
213
3341

Sumber : Data surveillance Puskesmas Tegal Angus,2015

Perilaku Hidup Bersih


Sehat

Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan


(57,6 %)
Rumah yang bebas jentik
(51,4 %)
Penimbangan Bayi dan Balita
(67,1 %)
Memberikan Asi Eksklusif
(42,4 %)
Menggunakan air Bersih
(95,7 %)
Menggunakan Jamban Sehat
(66,5 %)
Olah Raga atau melakukan aktiftas fsik setiap hari (33,3 %)
Mengkonsumsi makanan seimbang
(57 %)
Tidak Merokok dalam rumah
(33,5%)
Mencuci tangan dengan air bersih, mengalir
dan sabun
(70 % )

A
G
R
A
U
L
E
K
I
S
A
K
O
L
H
A
N
E
D
BINAAN

Kampung Sukasari, RT
03/RW
03,
Desa
Pangkalan Tanjung Pasir,
Kecamatan Teluk Naga,
Kabupaten Tangerang

1.
2.
3.
4.

Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga

Tn.
Tn.
Tn.
Tn.

Sabar
Budi
Pak. Sun
Sanim

Keluarga Tn. Sabar

No

Nama

Tn. Sabar

2.

Ny. Lia

3.

Ny. Dina

4.

Tn. Alan

5.

An. Nur

Status
Keluarga

kepala
keluarga

Istri
Anak ke -4
Ny. Lia
Suami Ny.
Dina

Anak 1 Ny.

Jenis
Kelamin
(L/P)

Usia

Pendidika

(tahun) n terakhir

60

SD kelas 6

50

Pekerjaan

Penghasilan
(per bulan)

Buruh

Rp. 1.200.000

20

SD kelas 6

Ibu
Rumah
Tangga

30

SD Kelas 6

Karyawan

Rp. 1.500.000

DENAH RUMAH

Perm
a
Kelu salaha
n
arga
Sab Tn.
ar

1. Kebiasaan olahraga yang kurang.


2. Tidak pernah berobat ke puskesmas, karena mereka pulang kerja di
sore hari, saat itu pelayanan di puskesmas sudah selesai.
3. Rumah ini terdiri dari satu ruang tamu yang berfungsi sebagi ruang
keluarga dan tempat tidur4.5 m x 4 m, satu kamar tidur 4 m x 3.5
m, satu kamar tidur 3,5 m x 4 m, ruang dapur yang menyambung
dengan ruang makan 4 m x 4 m, dan kamar mandi tak berjamban.
4. Di rumah ini tidak terdapat jamban. Keluarga Tn. Sabar
menggunakan jamban di kali
5. Tidak terdapat ventilasi di rumah Tn. Sabar.
6. Tidak terdapat MCK di rumah Tn. Sabar.
7. Tidak terdapat saluran pembuangan limbah.
8. Tidak ada tempat pembuangan sampah.
9. Penyakit ISPA.

Keluarga Tn. Budi

No

Nama

1.

Ny. Romlah

2.

Tn. Budi

3.

Ny. Ella

4.

Tn. Imam

5.

Ny. Siti

Status
Keluarga

Ibu

Kepala
Keluarga

Istreri

Kepala
Keluarga
Isteri

Jenis
Kelamin
(L/P)

Usia
(tahun)

Pendidikan

Pekerjaan

Penghasilan
(per bulan)

71

Tidak Sekolah

Tidak Bekerja

25

Tidak tamat SD

Buruh Bangunan

Rp 500.000,-

22

Tamat SD

25

Tamat SD

24

Tamat SD

Ibu Rumah
Tangga

Buruh Tani
Ibu Rumah
Tangga

Rp. 400.000

DENAH RUMAH

Perm
a
Kelu salaha
n
arga
Bud Tn.
i

1. Keluarga tidak memiliki kebiasaan berolahraga.


2. Tidak Memiliki Jamban.
3. Tidak terdapat ventilasi dari jendela, tetapi hanya
pintu depan yang selalu terbuka, sehingga
menimbulkan pencahayaan dan sirkulasi udara yang
kurang baik.
4. Rumah Tn. Budi tidak memiliki kamar mandi, hanya
terdapat bilik dari terpal yang terdapat sumur
galian, bilik ini digunakan hanya untuk mandi.
5. Tidak terdapat saluran pembuangan limbah.
6. Tidak memiliki tempat pembuangan sampah.
7. Lingkungan rumah padat penduduk .
8. Penyakit ISPA

Keluarga Tn. Pak Sun

No

Nama

Status
Keluarga

Tn. Pak Sun


Supandi

Kepala
Keluarga

2.

Ny. Xin Min

Istri

Jenis
Kelamin
(L/P)

Usia
(tahun)

Pendidikan
terakhir

Pekerjaan

Penghasilan
(per bulan)

65

SD

Supir truk

Rp. 800.000

50

SD

Pedagang baju

Rp. 500.000

DENAH RUMAH

Perm
Kelu asalah
arga
an
Tn.
Pak
Sun

1. Keluarga Tn. Pak Sun jarang melakukan


olahraga.
2. Pola makan Tn. Pak Sun masih belum
sesuai dengan penyakit diabetes melitus
yang dimilikinya.
3. Tidak memiliki kartu jaminan kesehatan.
4. Sudah tidak bekerja.
5. Tidak memiliki tempat pembuangan
sampah dirumahnya.
6. Lingkungan rumah padat penduduk .
7. Penyakit DM
8. Penyakit ISPA

Keluarga Tn. Sanim

Jenis
Kelamin
(L/P)

Usia
(tahun)

Pendidikan
terakhir

Pekerjaan

Penghasilan
(per bulan)

50

Tukang becak

Rp. 800.000

50

Tukang Cuci Baju

Rp. 500.000

No

Nama

Status
Keluarga

Tn. Sanim

Kepala Keluarga

2.

Ny. Resna

Istri

3.

Ny.Wewe

Anak ke 2 Ny.
Resna

24

SD kelas 4

Tukang cuci

Rp. 500.000

4.

Tn. David

Anak ke 3 Ny.
Resna

21

SD kelas 6

Tukang becak

Rp 700.000

5.

Tn. Rudi

Anak ke 4 Ny.
Resna

20

SD kelas 6

Tukang becak

6.

Ny. Sinta

Anak ke5 Ny.


Resna

19

SD kelas 6

Pembantu

Rp. 700.000

Rp.600.000

DENAH RUMAH

Perm
a
Kelu salaha
n
arga
Tn.
San
1. Hanya Tn. Sanim yang memiliki kebiasaan jarang
im

berolahraga.
2. Apabila sakit, keluarga Tn. Sanim tidak mau pergi
kedokter.
3. Tn. Sanim tidur bersama Ny. Resna. Dan anak
ke2,ke3,ke4,ke5.
4. Tidak terdapat jamban. Keluarga Tn. Sanim
menggunakan jamban di kali.
5. Hanya terdapat 1 jendela di depan rumah. Jendela juga
tidak bisa di buka sehingga tidak ada sirkulasi udara.
pintu depan dan pintu belakang jarang dibuka sehingga
menimbulk an pencahayaan dan sirkulasi udara yang
buruk.
6. Tidak terdapat saluran pembuangan limbah.
7. Tidak memiliki tempat pembuangan sampah
dirumahnya.
8. Kurangnya kebiasaan mencuci tangan pada keluarga.
9. Tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah.
10. Penyakit ISPA

TAR
F
A
D
A
ARE AH
AL
S
A
M
Kurangnya pengetahuan tentang penularan penyakit Tuberkulosis Paru
Kurangnya pengetahuan tentang penularan penyakit Tuberkulosis Paru
Tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah
Kurangnya pengetahuan keluarga binaan terhadap pentingnya buang air besar di
jamban yang sehat
Ketidaktersediaan jamban keluarga
Kurangnya sarana sanitasi lingkungan (bak tempat sampah, tempat sampah dalam
rumah dan pembuangan limbah)
Kurangnya pengetahuan mengenai fungsi dan manfaat ventilasi udara di rumah
keluarga binaan
Kurangnya pengetahuan akan pentingnya sirkulasi udara dan pencahayaan yang
cukup untuk rumah sehat
Kurangnya kebiasaan berolahraga
Penyakit ISPA pada keluarga binaan

M
A
E
R
A

H
A
L
ASA

AI
N
E
G
EN
M
I
T
A
D
K
H
A
A
R
M
YA
U
S
R
A
I
S
M
A
N
LA
I
S
A
T
E
U
N
D
H
E
A
4
V
T
0
T
E
0
A
G
A
W
N
F
E
R
N
A
P
3/
0
M
GA
0
N
A
T
A
N
R
D
I
K
I
R
U
S
N
E
T
FUNG NG SUKASA MATAN TEL
N
A
IB
S
A
U
N
C
I
P
E
V
M
K
RO
N
KA
P
A
,
L
G
A
RA N
E
G
PANGK
N
TA
N
E

T
A
P
U
B
KA

ALASAN PEMILIHAN AREA


MASALAH

Selama melakukan kunjungan beberapa waktu pada keluarga


binaan, ditemukan bahwa 4 keluarga binaan memiliki masalah
infeksi saluran pernafasan akut. Dari hasil pre-survey
didapatkan persentasi masing-masing ketiga domain
pembentuk perilaku keluarga dalam pencegahan penularan
penyakit infeksi saluran pernafasan akut, sebanyak 30%
memiliki knowledge yang baik, sebanyak 20% memiliki attitude
yang positif dan sebanyak 10 % memiliki practice yang baik,
sehingga kami menyimpulkan bahwa terdapat masalah pada
pengetahuan keluarga binaan tentang fungsi dan manfaat
ventilasi rumah.

Dari hasil wawancara dan observasi perilaku keluarga


menunjukkan kurangnya perhatian keluarga tentang
berbagai faktor yang memudahkan penularan infeksi
saluran pernafasan , seperti :
Seluruh anggota keluarga yang tidur dalam satu kamar
dengan pasien penyakit infeksi saluran pernafasan akut
Pencahayaan sinar Ultraviolet dan sirkulasi udara yang
kurang pada hampir seluruh rumah binaan.
Pemukiman yang padat penduduk,
Kurangnya kepedulian dalam berobat kepada tenaga
kesehatan melainkan memilih pengobatan alternatif.
Kurangnya asupan makanan yang bergizi
Dari data sekunder yang didapat dari Puskesmas Tegal
Angus tahun 2014, mengenai PHBS.
Dari data sekunder yang didapat dari puskesmas tegal
angus tahun 2014, mengenai 10 besar penyakit di
puskesmas tegal angus didapatkan jumlah kasus ISPA
merupakan kasus terbanyak, pada data penyakit menular

KERANGKA TEORI

PENGETAHUAN

Kerangka Konsep
PENDIDIKAN

PAPARAN MEDIA
MASSA
SOSIAL EKONOMI
(PENDAPATAN)

HUBUNGAN SOSIAL

PENGALAMAN

PENGETAHUAN VENTILASI
RUMAH YANG BAIK

DEFINISI OPERASIONAL
No
1.

VARIABEL
Pengetahuan
mengenai

DEFINISI
OPERASIONAL
Wawasan responden

ventilasi mengenai

rumah yang baik

ventilasi

CARA UKUR

Kuesioner

Wawancara

syarat
yang

terdapatnya
di

ALAT UKUR

setiap

terpimpin

baik

HASIL

SKALA

Baik : poin 3-5

Ordinal

Kurang : poin 02

jendela
ruangan,

luas jendela 10% dari


luas

lantai,

letak

jendela tidak tertutup


oleh

lemari

penyimpanan
terdapat
yang

dan
jendela

berhadapan,

tinggi

jendela

yang

dapat

dibuka

dan

ditutup

minimal

80

cm dari lantai dan


minimal 30 cm dari
2.

Pendidikan

langit langit.
Jenjang
pendidikan

mengenai ventilasi

formal terakhir yang

rumah yang baik

pernah

diikuti

oleh

Kuesioner

Wawancara
terpimpin

Tinggi

SMA

atau Keatas
Menengah

Ordinal

No

VARIABEL

3.

Ekonomi

DEFINISI OPERASIONAL
Jumlah

pendapatan

ALAT UKUR

CARA UKUR

HASIL

SKALA

Kuesioner

Wawancara

Tinggi : bila di

Ordinal

responden setiap bulannya


untuk

terpimpin

menentukan

atas

Rp.

1.000.000

penggolongan

tingkat

Menengah : bila

ekonomi

binaan

diantara

agar dapat memperkirakan

500.000

kemampuan

1.000.000

untuk

keluarga

membuat

responen
ventilasi

Rp.

Rendah

rumah yang baik.

Rp.

bila

kurang dari Rp.


500.000

4.

Sosial budaya

-
Adanya pertemuan warga
dan penyuluhan mengenai
pemahaman
rumah yang baik

ventilasi

Kuesioner

Wawancara

Baik : poin 1-2

terpimpin

Kurang : poin 0

Ordinal

N
o

5.

VARIABEL

DEFINISI
OPERASIONAL

Informasi

Sumber informasi yang

mengenai

pernah

ventilasi rumah

didengar

yang baik

mengenai

dilihat

rumah

ALAT UKUR

CARA UKUR

HASIL

SKALA

Kuesioner

Wawancara

Baik : poin 1-2

Ordinal

terpimpin

Kurang : poin

dan

responden

ventilasi
yang

baik

melalui
elektronik

media
maupun

media cetak.

6.

Pengalaman

Sesuatu yang pernah

mengenai

dilakukan

pengadaan

responden

ventilasi rumah

pengadaan

yang baik

oleh
mengenai
ventilasi

rumah yang baik.

Kuesioner

Wawancara
terpimpin

Baik : poin 1
Kurang : poin
0

Ordinal

METODE PENGUMPULAN
DATA
Populasi Pengumpulan Data
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penduduk di Desa Pangkalan,
Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten sebanyak 16.871.

Sampel Pengumpulan Data


Sampel dalam penelitian ini adalah empat keluarga binaan di RT/RW 003/004,
Desa Pangkalan, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
sejumlah 16 orang. Dengan menggunakan kriteria eksklusi, yaitu warga yang
berusia diatas 20 tahun. Di dapatkan responden sebanyak 16 orang

Sumber Data
Data primer : Data yang langsung didapatkan melalui wawancara
terpimpin dan observasi yang dilakukan oleh peneliti terhadap keluarga
binaan.
Data sekunder: Data yang tersedia di Puskesmas Tegal Angus mengenai
geograf, demograf, sarana kesehatan, PHBS, dan data 10 besar
penyakit
Data tersier : Data yang didapat dari kepustakaan tentang rumah sehat
dan ventilasi rumah yang baik untuk rumah yang terdapat di BAB II.

Berdasarkan dari diagram 4.1.1 tentang frekuensi berdasarkan usia


pada keluarga binaan didapatkan jumlah anggota keluarga
terbanyak adalah yang berusia 21 - 40 tahun (45%).

DISTRIBUSI FREKUENSI PEKERJAAN

10%
18%

27%
Tidak bekerja
Karyawan

18%

27%

ibu rumah tangga


kuli
pedagang

Dari diagram 4.1.2 terlihat distribusi frekuensi keluarga binaan


berdasarkan jenis pekerjaan, sebagian besar keluarga binaan
adalah Karyawan (27%) dan Tidak bekerja (27%).

Distribusi Frekuensi
Pengalaman Keluarga
Binaan
terhadap ventilasi di dalam
Tingkat
Jumlah
%
rumah
Pengetahuan
Sangat Baik

Responden
2

13%

Baik

27%

Kurang Baik

10

60%

Total

16

100%

Dari Tabel 4.2.1 didapatkan sebagian besar responden memiliki


pengetahuan yang kurang tentang ventilasi rumah yang baik (60%).

Distribusi Frekuensi Tingkat


Pendidikan Keluarga Binaan
terhadap Pengetahuan ventilasi di
dalam rumah
Tingkat Pendidikan

Jumlah

Tinggi

Responden
0

0%

Menengah

37,5%

Rendah

10

62,5%

Total

16

100%

Didapatkan sebagian besar responden memiliki pendidikan yang


rendah (62,5%).

Tingkat

Distribusi Frekuensi
Ekonomi terhadap
Pengetahuan
tentang ventilasi di
Jumlah
%
dalam rumah

Pendapatan
Tinggi

Responden
0

0%

Menengah

37,5%

Rendah

10

62,5%

Total

16

100%

Didapatkan sebagain besar responden memiliki pendapatan


yang rendah (62,5%).

Distribusi Frekuensi
Hubungan Sosial
terhadap Pengetahuan
tentang Ventilasi Rumah
Yang
Baik
Hubungan Sosial
Jumlah
%
Baik

Responden
4

25%

Kurang Baik

12

75%

Total

16

100%

Sebagian besar responden memiliki hubungan sosial yang


kurang baik (75%)

Distribusi Frekuensi Paparan Media Masa


terhadap Pengetahuan tentang Ventilasi Rumah
Yang Baik
Paparan Media

Jumlah

Masa
Baik

Responden
0

0%

Kurang Baik

16

100%

Total

16

100%

Sebagian besar responden memiliki paparan media masa yang


kurang baik (100%).

Distribusi Frekuensi Pengalaman


Keluarga Binaan
Terhadap Pengetahuan Ventilasi Rumah
Yang Baik
Pengalaman

Jumlah

Baik

Responden
1

6,25%

Kurang Baik

15

93,75%

Total

16

100%

Sebagian besar responden memiliki Pengalaman yang kurang


baik (93,75%).

FISHBONE

RENCANA INTERVENSI
Akar Penyebab

No

Masalah

Rendahnya

Waktu
Alternatif Pemecahan Masalah

Pendidikan

pentingnya wajib belajar 12 tahun


dan Sekolah gratis bagi warga tidak

mampu

Melakukan
kepada

Rendahnya

pengelolaan

Penghasilan

yang

baik

keluarga

binaan

program

wajib

belajar 12 tahun danprogram

Jangka
Pendek

BOS dari pemerintah


Melakukan
penyuluhan

keuangan
dan

penyuluhan

mengenai

Memberikan penyuluhan mengenai langsung


2

Pelaksan
aan

Memberikan penyuluhan tentang


Tingkat

Rencana Intervensi

kepada

keluarga binaan

mengenai

pentingnya kepentingan

menabung.

keluarga

berita

informasi

Jangka
Pendek

dalam

meningkatkan kesehatan.
Memberikan
penyuluhan
Kurangnya Informasi
3

tentang

ventilasi

rumah yang baik

Mengadakan program penyuluhan,


pelatihan serta pemberdayaan
masyarakat untuk ventilasi rumah
yang baik

kepada
mengenai

keluarga
ventilasi

menggunakan
presentasi
poster

binaan
rumah

leaflet

dan

menggunakan

Jangka
Pendek

Dari akar penyebab masalah kurangnya ketersediaan pemberitaan


dari media massa mengenai VENTILASI RUMAH, kami memilih
intervensi berupa :
Membuat leaflet mengenai pentingnya ventilasi rumah.
Membuat presentasi power point yang menarik perhatian responden
mengenai fungsi dan manfaat dari ventilasi rumah.

SARAN
Melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat atau
orang-orang tua untuk mendukung program tentang rumah
sehat.
Mengadakan kegiatan pemeriksaan dan pendataan jumlah
rumah sehat.
Mengadakan kegiatan penyuluhan mengenai rumah sehat
beserta penjelasan langsung menggunakan alat peraga
yang mudah dipahami.
Meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah
setempat tentang alternatif pekerjaan lain
Meningkatkan kerjasama dengan bidang pendidikan untuk
program pendidikan gratis

KELOMPOK 9