Anda di halaman 1dari 3

Yakinkah ku berdiri, di hampa tanpa sepi

Bolehkah aku mendengarmu


Terkubur dalam emosi, tanpa bisa sembunyi
Aku dan nafasku merindukanmu
Terpurukku di sini, teraniaya sepi
Dan kutahu pasti kau menemani
Dalam hidupku, kesendirianku
Reff:Teringat ku teringat, pada janjimu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri, kulakukan sepenuh hati
Peduli ku peduli, siang dan malam yang berganti
Sedihku ini tak ada arti, jika kaulah sandaran hati
Kaulah sandaran hati
Inikah yang kau mau, benarkah ini jalanmu
Hanya engkau yang ku tuju
Pegang erat tanganku, bimbing langkah kakiku
Aku hilang arah tanpa hadirmu, dalam gelapnya malam
hariku
Baik kita mulai dari yang pertama yakni :
Yakinkah ku berdiri, di hampa tanpa sepi
Bolehkah aku mendengarmu
Terkubur dalam emosi, tanpa bisa sembunyi
Aku dan nafasku merindukanmu
Pada bait ini terselip makna bahwa seseorang tengah menghadapi kegalauan dalam
permasalahan hidupnya. Ia tak punya orang lain untuk berbagi, karena itulah ia
merasa sangat sendiri dan kesepian. Maka saat itulah, pelarian terakhir baginya adalah
kepada Allah SWT. Tempat semua manusia mengadu dan memanjatkan doa.
Kemudian kita lanjut di :
Terpurukku di sini, teraniaya sepi

Dan kutahu pasti kau menemani


Dalam hidupku, kesendirianku
Dibait ini, seseorang tersebut benar-benar merasa sangat-sangat sendiri. Ia gamang
dalam menentukan arah, tetapi ia yakin bahwa hanya Allah SWT lah ia bersandar dari
segala permasalahan.
Lanjut dibagian reff :
Teringat ku teringat, pada janjimu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri, kulakukan sepenuh hati
Peduli ku peduli, siang dan malam yang berganti
Sedihku ini tak ada arti, jika kaulah sandaran hati
Kaulah sandaran hati
Terselip kata berdiri pada bait ini, ini dimaksudkan adalah kita mendirikan ibadah
sholat. Seseorang tersebut dalam bait ini ditujukan tengah bermuhasabah kepada Allah
SWT. Ia berkeluh kesah lewat doa-doa yang ia panjatkan setiap harinya. Dan ia
hanya yakin kepada Allah sajalah ia mengadu dan meminta, dan sebaik-baiknya
sandaran hati.

Next, bait terakhir :


Inikah yang kau mau, benarkah ini jalanmu
Hanya engkau yang ku tuju
Pegang erat tanganku, bimbing langkah kakiku
Aku hilang arah tanpa hadirmu, dalam gelapnya malam
hariku
Setelah ia berkeluh kesah, berdoa disetiap waktunya. Pada waktu yang ditentukan
Allah SWT pun memberi jalan dan juga pertolongan atas segala permasalahan hidup
yang menimpanya. Ia tetap berhusnudzon kepada Allah SWT akan segala keputusan
akhir, dan ia meminta perlindungan dikala ia kembali dirundung permasalahan hidup
yang teramat pelik untuknya.