Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH HAKIKAT PERILAKU MANUSIA

MAKALAH HAKIKAT PERILAKU MANUSIA Laporan ini di susun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Dasar-dasar pemahaman perilaku

Laporan ini di susun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah

Dasar-dasar pemahaman perilaku

Dosen Pengampu

: Renie Tri H. S.Psi, M.Pd

Penulis

: Muslihah

NPM

: 1114500049

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL

2016

ii

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis dapat menyelesaikan tugas kuliah yang berjudul “HAKIKAT PERILAKU MANUSIA” dari Ibu Renie Tri H. S.Psi, M.Pd. Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon pemakluman apa bila isi makalah ini terdapat kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat.

Makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah “DASAR-DASAR PEMAHAMAN PERILAKU” di program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan di Universitas Pancasakti, Tegal. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Renie Tri H. S.Psi, M.Pd selaku dosen mata kuliah “DASAR-DASAR PEMAHAMAN PERILAKU” dan kepada segenap pihak yang telah memberikan bimbingan serta arahan selama penulisan makalah ini.

Semoga makalah ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun membutuhkan kritik dan saran dari pembaca yang membangun.Terima kasih.

Tegal, 23 November 2014

iii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

i

KATA PENGANTAR

ii

DAFTAR ISI

iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

1

B. Rumusan Masalah

1

C. Tujuan Penulis

1

BAB II PEMBAHASAN

A. Hakekat

Manusia

2

B. Hakekat Manusia Sebagai Mahkluk Sosial dan Ekonomi

2

C. Prilaku Manusia

4

D. Hakikat dan Ragam Prilaku Manusia

7

BAB III PENUTUP

A.

Kesimpulan

9

DAFTAR PUSTAKA

10

iv

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Perilaku manusia sangatlah berbeda dengan manusia lainnya, karena pada dasarnya manusia adalah mahluk Tuhan yang paling sempurna. Sekalipun manusia itu kembar tidak akan sama persis karakternya dengan kembarannya. Perilaku manusia itu sendiri pengertiannya adalah sekumpulan atau tindakan yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, dan/atau genetika.

B. RUMUSAN MASALAH Mempelajari perilaku manusia lebih dalam lagi dengan berbagai teori yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh.

C. TUJUAN PENULISAN

1. Sebagai syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah “DASAR-DASAR PEMAHAMAN PERILAKU” dari Ibu Renie Tri H. S.Psi, M.Pd

2. Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui dan memahami mata kuliah

tersebut lebih dalam lagi.

1

BAB II PEMBAHASAN

A. HAKIKAT MANUSIA Hakikat manusia adalah mahluk Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk Tuhan lainnya karena pada dasarnya manusia diberi akal agar mampu membedakan mana yang baik bagi dirinya dan mana yang buruk bagi dirinya, diberi perasaan agar mampu merasakan sesuatu yang terjadi ketika hidup didunia, diberi fikiran agar mampu berfikir positif dan mampu berfikir untuk membuat sesuatu yang dapat memberikan perubahan didunia menjadi lebih baik. Hakikat manusia adalah sebagai berikut ;

a. Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.

b. Individu yang memiliki sifat rasional serta bertanggung jawab atas tingkah laku atau tindakan yang dilakukan sendiri.

c. Mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif serta mampu melakukan tindakan yang bermanfaat atau berdampak baik bagi dirinya dan mampu mengatur dan mengontrol dirinya serta mampu menentukan nasibnya sendiri sesuai yang diinginkan.

d. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya sendiri dan peran oranglain dalam usahanya untuk mewujudkan dirinya sendiri agar menjadi lebih baik lagi, serta membantu orang lain dan berusaha membuat dunia lebih baik untuk ditempati.

1. Manusia Sebagai Mahkluk Sosial . Manusia selain sebagai makhluk individu, manusia juga disebut sebagai makhluk sosial. Artinya manusia memiliki kebutuhan dan

2

kemampuan serta kebiasaan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia yang lain, interaksi ini berbentuk kelompok. Kemampuan dan kebiasaan manusia berkelompok ini disebut juga dengan 'zoon politicon'. Aristoteles adalah orang yang pertama yang mengatakan bahwa manusia adalah 'zoon politicon' atau mahkluk yang tidak bisa hidup sendiri. Ciri-ciri manusia sebagai mahkluk sosial:

- Suka bergaul

- Suka bekerja sama

- Hidup berkelompok

- Memiliki kepedulian terhadap orang lain

- Tidak bisa hidup sendiri

2. Manusia Sebagai Mahkluk Sosial yang Bermoral . Manusia memiliki toleransi dan kepedulian terhadap orang lain ketika bersosialisasi. Contoh perilaku manusia sebagai mahkluk sosial yang bermoral:

- Bergotong-royong membersihkan desa.

- Mengunjungi orang sakit

3. Hakikat manusia dalam pandangan ilmu sosiologi menurut Bapak Agus Comte “konsep manusia dalam ilmu sosiologi belum sepenuhnya melihat manusia sebagai mahluk yang utuh dan mandiri”. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa manusia bukanlah mahluk yang bisa hidup sendiri, pada dasarnya manusia diciptakan sebagai mahluk sosial yang membutuhkan banyak orang untuk berperan dalam hidupnya.

3

Menurut pendapat Harold H. Titus (1959) menggolongkan ada tiga aliran penafsiran tentang hakikat manusia. Ketiga golongan tersebut adalah :

1. Tafsiran klasik atau rasionalistik, yaitu tafsiran yang bersumber pada filsafat Yunani dan Romawi yang melihat manusia sebagai mahluk rasional.

2. Tafsiran teologis, yaitu membicarakan hubungan manusia dengan kekuatan transendental diluar dirinya, yang biasa disebut “Tuhan”.

3. Tafsiran ilmiah, yaitu tafsiran yang berkembang mengikuti perkembangan penemuan-penemuan penelitian ilmiah.

Hakikat manusia dalam pandangan Psikologi lebih mengarah kepada sifat manusian itu sendiri yaitu sifat-sifat karakteristik manusia. Hakikat manusia dalam hal ini merupakan ciri khas manusia sebagai mahluk yang dapat menjadikan manusia berbeda dengan mahluk-mahluk lainnya. Pada dasarnya atau pada hakikatnya hidup manusia adalah pengalaman bersama dengan manusia lainnya, bahkan didalam unsur- unsurnya yang paling individual.

Berbeda dari pandangan psikologi yang mempelajari perilaku manusia, para ahli psikologi biasanya berpandangan bahwa kondisi ragawi, kualitas kejiwaan dan situasi lingkungan merupakan faktor-faktor utama perilaku manusia dan kepribadian manusia

C. PERILAKU MANUSIA Perilaku adalah tindakan atau aktivitas yang dilakukan oleh manusia

itu sendiri yang mempunyai cangkupan

berjalan, berbicara, menangis, tertawa, bekerja, kuliah, menulis, membaca, dan sebagainya. Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud

yang sangat luas antara lain :

4

perilaku manusia adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang dapat diamati secara langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar (Notoatmodjo, 2003).

1. Pengertian Perilaku Manusia menurut Para Ahli

a. Menurut PETTY COCOPIO, perilaku adalah evaluasi umum yang dibuat manusia terhadap dirinya sendiri, obyek atau issue.

b. Menurut SOEKIDJO NOTOATMOJO, perilaku adalah reaksi atau respon seseorang yang masih tertutup terhadap suatu stimulus atau objek.

c. Menurut HERI PURWANTO, perilaku adalah pandangan- pandangan atau perasaan yang disertai kecendrungan untuk bertindak sesuai sikap objek tadi.

d. Menurut LOUIS THURSTONE, RENSIS LIKERT dan CHARLES OSGOOD, menurut mereka perilaku adalah suatu bentuk evaluasi atau reaksi perasaan. Berarti sikap seseorang terhadap suatu objek adalah perasaan mendukung atau memihak (favorable) maupun perasaan tidak mendukung atau tidak memihak (unfavorable) pada objek tersebut.

e. Menurut CHIEF, BOGARDUS, LAPIERRE, MEAD dan GORDON ALLPORT, menurut kelompok pemikiran ini sikap

f. Menurut Skinner, seperti yang dikutip oleh Notoatmodjo (2003), merumuskan bahwaperilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus atau rangsangan dari luar. Oleh karena

perilaku ini terjadi melalui proses adanya stimulus terhadap organisme, dan kemudian organisme tersebut merespons, maka teori Skinner ini disebut teori “S-O-R” atau Stimulus – Organisme Respon.

5

Perilaku manusia merupakan dorongan yang ada dalam diri manusia, sedangkan dorongan adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada pada manusia.

2. Karakteristik perilaku ada 2 macam yaitu yang terbuka dan tertutup.

a. Perilaku terbuka yaitu perilaku yang dapat diketahui oleh orang lain tanpa menggunakan alatbantu

b. Perilaku tertutup yaitu perilaku yang hanya dapat dimengerti dengan menggunakan alat atau metode tertentu. Misalnya berpikir, sedih, berkhayal, bermimpi dan takut. Perilaku merupakan perwujudan dari adanya kebutuhan. Perilaku dikatakan wajar apabila ada penyesuaian dri yang harus disamakan peran manusia sebagai mahkluk individu, social dan berkeTuhanan. Ada beberapa hal yang perlu dijadikan pedoman dalam penyesuain diri yaitu:

- Dapat memenuhi segala kebutuhan dengan tidak menambah danmengurangi.

- Tidak mengganggu manusia lain dalam kebutuhannya.

- Melaksanakan pertanggungjawaban dengan sewajarnya dengan sesama.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku manusia :

a. Faktor Biologis Struktur biologis manusia seperti genetika, sistem syaraf, dan sistem hormonal, sangat mempengaruhi perilaku manusia.

b. Faktor Sosiopsikologis Sebagai makhluk sosial, manusia akan memperoleh beberapa karakteristik yang memengaruhi tingkah lakunya. Faktor karakteristik ini sering disebut sebagai faktor sosiopsikologis yang dapat memengaruhi perilaku manusia.

c. Faktor Spiritual (ruhani) Selain motivasi biologis dan sosiopsikologis, manusia juga memiliki motivasi yang bersifat spiritual. Motivasi ini tidak berkaitan

6

dengan kebutuhan mempertahankan eksistensi diri atau memelihara kelanggengan hidup. Motivasi spiritual erat hubungannya dengan upaya memenuhi kebutuhan jiwa dan ruh. Sekalipun demikian, motivasi ini juga menjadi kebutuhan pokok manusia. Karena motivasi inilah yang bisa memberikan kepuasan hidup, rasa aman, tentram, dan bahagia. Dan ini mampu membuat manusia sadar akan statusnya sebagai hamba dari Tuhannya

d. Faktor Situasional Perilaku manusia terkadang juga dapat dipengaruhi oleh faktor- faktor yang berada di luar dirinya. Faktor ini sering disebut sebagai faktor situasional.

D. HAKIKAT DAN RAGAM PERILAKU MANUSIA

1. Perilaku Internal dan Eksternal Perilaku ini terdiri dari aktivitas-aktivitas yang berlangsung baik di “dalam” atau di “luar” tubuh manusia itu sendiri. Perilaku eksternal selalu berlangsung secara bersamaan dengan dua macam perilaku internal, dari mulai yang bersifat fisiologis (degup jantung) maupun bersifat mental (fantasi). Adapun contoh dari perilaku Internal adalah ketika seseorang sedang melamun maka tidak bisa diketahui sebenarnya apa yang sedang ia fikirkan sedangkan contoh dari peilaku eksternal adalah ketika ada sesorang yang sedang memegang buku mak dapat diketahui bahwa ia sedang membaca buku.

2. Perilaku Rasional dan Irasional Batasan antara rasionalitas dan irasionalitas dalam perilaku menjadi hal yang tidak jelas. Keduanya lebih tepat apabila dipandang sebagai kontinum atau rangkaian.

7

3. Perilaku Normal dan Abnormal Ada 4 (empat) sudut pandang yang dapat digunakan untuk meninjau normal dan abnormal :

a. Dari sudut Patologi (Phatological view)

b. Dari sudut Statistik (Statistical View)

c. Dari sudut Kebudayaan (Culturl View)

d. Dari sudut keseimbangan lingkungan (Ecological Balance View)

4. Perilaku dapat dipahami melalui tiga pendekatan, yaitu:

a. Rasional. Model rasional memusatkan perhatiannya pada anggota organisasi yang diasumsikan bersifat rasional dan mempunyai berbagai kepentingan, kebutuhan, motif dan tujuan. Pendukung model ini antara lain, Down dan Simon.

b. Sosiologis. Model ini lebih memusatkan perhatiannya kepada pengetahuan antropologi, sosiologi dan psikologi. Pendukung model ini antara lain Bern

c. Pengembangan hubungan manusia Model pengembangan hubungan manusia lebih memusatkan perhatiannya kepada tujuan yang ingin dicapai dan pengembangan berbagai sistem motivasi menurut jenis motivasi agar dapat meningkatkan produktivitas kerja. Pendukung model ini antara lain, Mc Gregor, Maslow, dan Bennis.

8

A. KESIMPULAN

BAB III

PENUTUP

Perilaku manusia merupakan suatu tindakan yang biasa dilakukan manusia dengan faktor-faktor pendorong tertentu yang menjadi suatu kebiasaan dan karakteristik manusia tersebut karena pada dasarnya manusia adalah mahluk yang paling sempurna dibandingkan dengan ciptaan Tuhan lainnya, manusia mampuu berfikir dengan baik menggunakan otak, akal pikiran.

9

DAFTAR PUSTAKA

Buku catatan mata kuliah DASAR-DASAR PEMAHAMAN PERILAKU

Dr. Taufik, M.Si (2012). Empati Pendekatan Psikologi Sosial.Jakarta : Rajawali Pers,

2012

Drs. Sumadi Suryabrata, B.A., M.A., Ed.S, Ph.D. (2012). Psikologi Kepribadian. Jakarta : Rajagrafindo Persada

SARLITO W. SARWONO (2013). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta : Rajawali Pers, 2013

10