Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PENELITIAN KUALITATIF STUDI KASUS

USAHA PEMBUATAN BOLU KUKUS

Diajukan untuk memenuhi tugas dari mata kuliah BK Karir


Dosen pengampu Sesya Dias Mumpuni, M.Pd

Disusun oleh :

Nama

: Dimas Aji Hidayat

NPM

: 1115500022

Kelas

:2C

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL
2016

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Riset sebuah profesi karir tentang
USAHA PEMBUATAN BOLU KUKUS yang kami sajikan dari berbagai sumber. Laporan
Riset ini mungkin tidaklah sempurna, masih banyak kekurangan dalam pembuatannya.
Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Sesya Dias Mumpuni, M.Pd yang telah
memberikan bimbingan kepada kami, dan kami ucapkan juga kepada pihak-pihak yang telah
memberikan motivasi dalam pembuatan Riset ini.
Harapan kami semoga laporan ini dapat menambah wawasan bagi pembaca. Walaupun
didalam Riset ini memiliki kelebihan dan kekurangan, kami mohon saran dan kritiknya. Terima
kasih.

Tegal, 22 April 2016


Penyusun

Dimas Aji Hidayat

DAFTAR ISI
........................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................................

BAB 1
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Bolu kukus merupakan makanan yang disukai semua orang dari berbagai
kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa dan lanjut usia. Rasanya yang manis dan
nikmat membuat semua orang ketagihan dengan rasa bolu kukus. Seiring menjamurnya
para pelaku usaha bolu kukus membuat persaingan bisnis dibidang ini semakin ketat.
Sebagai para pelaku usaha menyikapinya dengan membuat bolu kukus dengan aneka
rasa. Sekarang banyak beredar bolu kukus rasa cokelat, bolu kukus rasa strawberry, rasa
melon, vanilla dan lain sebagainya.
Jajanan bolu kukus juga sering dijumpai diacara-acara seperti: khajatan,
kumpulan keluarga, juga diacara-acara lainnya. Bolu kukus juga proses pembuatanya
cukup mudah tetapi, sedikit memerlukan waktu yang agak lama, karena proses
pemanggangan bolu kukus harus benar-benar sampai matang.

2. RUMUSAN MASALAH
- Bagaimana Deskripsi profesi Usaha Pembuatan Bolu Kukus?

3. TUJUAN MASALAH
- Untuk mengetahui Deskripsi Karir profesi Usaha Pembuatan Bolu Kukus

BAB 2
KAJIAN TEORI

2.1. DEFINISI VARIABEL/DESKRIPSI TEORITIK


Kue bolu kukus merupakan salah satu kue nusantara yang sangat popular dan mudah
ditemui. Bentuknya yang menyerupai bunga yang sedang mekar dan merekah indah merupakan
salah satu daya tarik kue bolu kukus ini, selain rasanya yang manis dan tekstur kue yang lembut
dilidah. Kue bolu kukus ini bentuknya menyerupai kue mangkok. Ciri-ciri bolu kukus yaitu
bentuknya menyerupai kue mangkok dan tekstur yang lembut dilidah, faktor yang
mempengaruhi dibukanya usaha tersebut adalah memiliki modal dan keterampilan dalam
membuat kue bolu kukus menjadi jajanan yang enak dan disukai oleh semua kalangan
( https://diskainet.blogspot.com/2013/05/kue-kolu-kukus.html?m=1)
Dalam membuka usaha pembuatan kue bolu kukus tentunya memerlukan keahlian khusus seperti
keahlian membuat kue yang rasanya enak. Dan juga harus bisa mmenyesuaikan dengan
lingkungan yang baru dan mampu memuaskan lingkungan/masyarakat sekitar. Sperti di kutip
dalam buku Brown Pembuat Kue Bolu Kukus termasuk dalam Teori Minesota di dalam Teori
Minesota ini menjelaskan P (individu) memiliki kemampuan untuk memuaskan E (masyarakat)
dengan berbagai keterampilan yang dimiliki yaitu:kognitif,afektif,motorik,fisik,dan indra
persepsi ini benar adanya karena bisa dikatakan si pembuat kue adalah individu(P) yang
membuka bisnis kue bolu untuk memuaskan pelanggan/masyarakat(E) untuk mempermudah
masyarakat membeli atau memesan kue bolu kukus dengan harga yang relatif murah.

2.2 PENELITIAN TERDAHULU


Pembukaan usaha dalam bidang makanan sangatlah menguntungkan dan
mempunyai prospek yang cerah dikedepannya. Hal ini berkaitan dengan
perkembangan zaman dimana laju pertumbuhan penduduk meningkat relatif
besar. Bisnis Bolu Kukus ini dirasa sangat bagus untuk dikembangkan mengingat
pasar yang ada sangatlah mendukung. Apalagi inovasi yang akan disajikan oleh
penulis memiliki banyak pilihan baru didalam pemilihan Bolu Kukus Aneka Rasa,
yang pasti dapat menarik perhatian pencinta kuliner di Indonesia,
Dalam melakukan usaha dituntut untuk serius dan fokus dan tidak bisa
memulai suatu bisnis itu dikerjakan dengan tidak sepenuh hati meskipun usaha
tesebut berupa usaha sampingan. Kegagalan berusaha sebenarnya bukan
disebabkan oleh orang lain namun berasal dari diri kita sendiri. Dengan demikian
ketekunan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan.
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa pengalaman seorang pembuat kulo bolu kukus bisa
menyesuaikan dengan lingkungan sekitar dan juga bisa menjadikan suatu usaha sampingan yang
hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Pembuat bolu kukus juga mempunyai prospek yang lumayan baik. Hal ini berkaitan dengan
perkembangan zaman dimana laju pertumbuhan penduduk meningkat relatif
besar.

BAB 3
METODE PENELITIAN
1. PENDEKATAN PENELITIAN
Studi kasus dapat diartikan sebagai suatu metoda untuk menyelidiki atau mempelajari
individu secara intensif, integratif dan komprehensif, dengan tujuan membantu siswa/individu
untuk mencapai penyesuaian diri yang lebih baik. Pelaksanaan studi kasus diadakan dengan
mengumpulkan data secara lengkap, bersifat rahasia, dikerjakan secara terus-menerus (kontinyu),
secara ilmiah dan diadakan dengan memperoleh data dari berbagai pihak.
http://www.e-jurnal.com/2013/10/penegertian-dan-manfaat-studi-kasus.html
2. FOKUS PENELITIAN
Dalam riset saya yang saya lakukan adalah tentang seseorang pembuat bolu kukus yang
berjuang dari awal merintis karirnya sedikit demi sedikit. Dan pada akhirnya kini makanan kue
bolu kukus ini sudah cukup lumayan menambah pengahasilan untuk kebutuhan sehari-harinya.
Berawal dari tukang bantu disalah seorang pembuat kue, akhirnya kini sudah bisa membuatnya
sendiri dan bisa membuka usaha bolu kukus sendiri yang berpenghasilan lumayan.

3. SUBYEK DAN LOKASI PENELITIAN

Nama

: Siti Narimah

Alamat

: Jln. Alamanda Rt.05/02 Rengasbandung, Kec:

Jatibarang, Kab: Brebes

Tempat, tanggal lahir

: Brebes, 08 April 1969

Anak ke-

:5

Jumlah saudara

:4

Anggota keluarga

a. Suami

:1

b. Anak

:1

Jumlah penghasilan

Lokasi Penellitian:

: kurang lebih Rp. 500.000,-

1. ALAT PENGUKURAN DATA


Instrumen pengukuran data yang saya gunakan untuk penelitian ini adalah menggunakan
wawancara.
(LIHAT LAMPIRAN)

2. ANALISIS DATA
Instrumen yang akan saya gunakan dalam menganalisis data pada orang-orang disekitar
subyek adalah menggunakan wawancara.
( LIHAT LAMPIRAN)

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Hasil

1.1 Analisis
Berdasarkan dari data wawancara yang saya lakukan dengan subjek saya
memperoleh informasi bahwa subjek memulai usaha kecil-kecilannya sudah kurang lebih
10 Tahunan. Subjek membuka usaha bolu kukusnya dari tahun 2006. Pada usaha kue
bolu kukus ini subjek menggunakan modalnya sendiri, subjek menekuni usaha bolu
kukusnya ini dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sebagai tambahan uang
belanja. Motivasi subjek membuka usaha kecil-kecilanya ini adalah untuk memajukan
ekonomi keluarganya dan sebagai kegiatan dirinya. Beliau mempunyai rencana pada
usahanya ini adalah agar lebih maju lagi usahanya.
Didalam buku Brown, Usaha pembuatan kue bolu kukus termasuk dalam Teori
Minesota di dalam Teori Minesota ini menjelaskan P (individu) memiliki kemampuan
untuk memuaskan E (masyarakat) dengan berbagai keterampilan yang dimiliki
yaitu:kognitif,afektif,motorik,fisik,dan indra persepsi ini benar adanya karena bisa
dikatakan si pembuat kue adalah individu(P) yang membuka bisnis kue bolu untuk
memuaskan pelanggan/masyarakat(E) untuk mempermudah masyarakat membeli atau
memesan kue bolu kukus dengan harga yang relatif murah.

1.2 Sintesis
Sebuah pekerjaan sangatlah penting bagi kelanjutan kehidupan manusia,
seseorang yang telah lulus pendidikan sekolahnya pasti akan memilih pekerjaan
yang cocok bagi dirinya dan dari situlah akan mengalami suatu kebimbangan atau
bingung dalam mendapatkan pekerjaan. Disisi lain beliau mendapatkan
pengalaman membuka toko sembako, yang juga hasilnya lumayan untuk
kehidupan sehari-harinya. tetapi kini warung sembakonya telah digantikan oleh
usaha pembuatan kue bolu kuku, yang hasilnya juga lebih dari cukup.
Meskipun dulunya beliau pada awal usahanya ini hampir mengalami
keterpurukan, karna terdapat banyak saingannya, tetapi beliau terus gigih
berjuang agar keterpurukan itu hilang darinya. Karna beliau telah sadar bahwa
harus membantu membiayai keluarganya. Dan dia tidak mau meninggalkan
tanggung jawabnya sebagai seorang ibu dia tetap berusaha dan akhirnya beliau
bisa membuktikan dan mendapat kejayaan sehingga dapat menyetabilkan
perekonomian keluarganya kembali.

1.3 Diagnosis
Dalam hal ini subjek yang saya wawancarai mengalami kemajuan dibidang
ekonomoninya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pesanan kue bolu kukusnya yang ia
terima dari pelanggannya. Untuk hal kedepannya saya tidak tahu namun yang pastinya
dia sangat bertanggung jawab atas apa yang dikerjakannya untuk prospek usaha yang
lebih Maju dan Berjaya tanpa adanya kemunduran dalam usahanya tersebut.

2. PEMBAHASAN
2.1Faktor Pendukung Terjadinya Kasus (Dampak Positif Kasus)
Ketika pekerjaan yang digelutinya merasa cocok dan yakin, teruskanlah pekerjaan
tersebut. Meskipun ada hambatan pastikan hambatan tersebut membuatnya menjadi
lebih baik lagi, di saat niat yang tulus dan doa berada di sampingnya niscaya
keberhasilan itu ada pada dirinya. Lihatlah subjek yang pada awalnya beliau
mengalami kepercayaan yang rendah pada dirinya, namun dengan adanya dorongan
beliau mampu melewati hambatan tersebut.

2.2 Faktor penghambat ( Dampak Negatif Kasus)


Dia pernah berada dititik dimana beliau hampir merasa putus asa dan bingung harus
bagaimana mengembangkan usahanya lebih besar lagi. Dan berkurangnya modal / dana untuk
memulai usahanya dari awal.

DAFTAR PUSTAKA
Buku Bround (2005) Teori Minesota
https://diskainet.blogspot.com/2013/05/kue-kolu-kukus.html?m=1
http://www.e-jurnal.com/2013/10/penegertian-dan-manfaat-studi-kasus.html
http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._KESEJAHTERAAN_KELUARGA/1959042119
86032-SUDEWI/presentasi.pdf
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/38248/2/Chapter%20III.pdf

LAMPIRAN
Pertanyaan Wawancara

(Alat Pengumpulan Data)


1. Mengapa anda memilih karir sebagai pembuat kue bolu kukus ?
2. Sejak kapan usaha pembuatan kue bolu kukus ini dibuka?
3. Sudah berapa lama usaha pembuatan kue bolu kukus ini ?
4. Apa motivasi ibu memilih karir tersebut?
5. Apa rencana ibu mengenai karir ibu kedepannya?

(Analisis Data)
Saudara.
1. Sejak kapan usaha pembuatan kue bolu kukus ibu Siti Narimah ini dibuka?
2. Sudah berapa lama usaha pembuatan kue bolu kukus ibu Siti Narimah ?
3. Apakah anda tau tentang motivasi ibu Siti Narimah memilih karir tersebut?
Tetangga.
1. Apakah benar ibu Siti Narimah ini membuka usahanya dengan modal sendiri ?
2. Menurut anda bagaimanakah keadaan ekonomi Ibu Siti Narimah ini setelah
membuka usaha kue bolu kukusnya ?