Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

GIZI BURUK PADA BALITA

DISUSUN OLEH :
Frans Fernando V.H.S

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
BUDI LUHUR
CIMAHI
2014

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik

: Keperawatan Komunitas

Pokok Bahasan : Gizi Buruk


Hari/tanggal

Waktu

: 08.00 WIB (30 menit)

Penyaji

: Frans F.V.H Silalahi

Tempat

: Puskesmas Lewihgajah

Sasaran

: Pengunjung Puskesmas Lewihgajah

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan, sasaran mampu memahami dan mengaplikasikan
materi penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Tujuan khusus
Setelah diberikan penyuluhan keluarga mampu :
a. Memahami pengertian gizi buruk.
b. Mengetahui tanda-tanda gizi buruk.
c. Mengetahui penyebab gizi buruk.
d. Mengetahui akibat gizi buruk.
e. Memahami cara perawatan anak dengan gizi buruk.
f. Mengetahui cara pencegahan gizi buruk pada anak.
g. Mengetahui cara pengolahan makanan.
B. Pelaksanaan kegiatan
No

Kegiatan

Pembukaan

Penyampaian materi

Penyuluhan

Waktu
08.00-08.05 WIB

Pengertian gizi
buruk.
Tanda-tanda gizi
buruk.
Penyebab gizi

08.05-08.15 WIB

buruk.
Akibat gizi buruk.
Cara perawatan
anak dengan gizi
buruk.
Cara pencegahan
gizi buruk pada
anak.
Cara pengolahan
makanan.

Tanya jawab

08.15-08.28 WIB

Penutup

08.28-08.30 WIB

C. Materi Pembelajaran
1. Pengertian gizi buruk.
2. Tanda-tanda gizi buruk.
3. Penyebab gizi buruk.
4. Akibat gizi buruk.
5. Cara perawatan anak dengan gizi buruk.
6. Cara pencegahan gizi buruk pada anak.
7. Cara pengolahan makanan.

D. Metode Penyuluhan
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

E. Media
1. Leaflet
F. Metode Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
Waktu untuk mulai acara, persiapan alat, persiapan media, kelengkapan alat yang
akan digunakan.
2. Evaluasi Proses

Bagaimana berlangsungnya proses pembelajaran, ada hambatan atau tidak ada


hambatan, keaktifan masyarakat saat proses pembelajaran, tanya jawab bisa hidup
atau tidak.
3. Evaluasi Hasil
Dengan memberikan pertanyaan secara lisan
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

Jelaskan Pengertian gizi buruk.


Jelaskan Tanda-tanda gizi buruk.
Jelaskan Penyebab gizi buruk.
Jelaskan Akibat gizi buruk.
Jelaskan akibat gizi buruk.
Jelaskan Cara perawatan anak dengan gizi buruk.
Jelaskan cara perawatan anak dengan gizi buruk.
Jelaskan cara pencegahan gizi buruk pada anak.
Jelaskan cara pengolahan makanan.

MATERI

GIZI BURUK

A. Pengertian Gizi Buruk


Gizi buruk adalah suatu keadaan dimana tubuh mengalami kekurangan zat gizi
yang dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun.
B. Tanda Tanda Gizi Buruk
1. Berat badan menurun
2. Otot mengecil
3. Ujung tangan dan kaki terasa dingin
4. Perut membuncit
5. Kulit kering dan keriput
6. Pertumbuhan lambat
7. Feses encer
C. Penyebab Gizi Buruk
1. Pemberian makanan yang kurang bermutu.
2. Pemberian makanan pada anak yang kurang memenuhi syarat gizi.
3. Ibu kurang tahu cara terbaik memberi makan pada anak.
4. Rendahnya penghasilan keluarga
D. Akibat Gizi Buruk
1. Tumbuh kembang anak menjadi terhambat.
2. Penurunan daya tahan tubuh pada anak.
3. Anak menjadi mudah terkena penyakit.
4. Perkembangan intelegensi (IQ) anak terhambat.
5. Meninggal dalam usia dini.
E. Cara Perawatan Anak dengan Gizi Buruk
1. Memberi makan tiga sampai empat kali sehari.
2. Makanan untuk anak tidak menggunakan bumbu perangsang

(asam/pedas).
3. Bentuk makanan yang di berikan lunak agar mudah di cerna.
4. ASI tetap di berikan pada anak usia <2 tahun.
5. Memvariasikan makanan sehari-hari dengan menu yang seimbang

dan sesuai kemampuan keluarga.


F. Cara Pencegahan Gizi Buruk Pada Anak
1. Memberi makanan gizi seimbang dengan jumlah sesuai kebutuhan.
2. Penimbangan secara teratur ke fasilitas pelayanan kesehatan (posyandu/
puskesmas).
3. Kalau anak sakit segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.
4. Keluarga memberikan perhatian pada tumbuh kembang anak.
G. Contoh Sumber Zat makanan
1. Sumber zat makanan: beras, roti, mie, terigu, tales, singkong, kentang, jagung, sagu,
ubi

2. Sumber zat pembangun : tahu, tempe, kacang merah, kacang hijau, kedelai, telur,
daging, hati, ikan, udang
3. Sumber zat pengatur : kangkung, bayam, swi hijau, daun singkong, kacang panjang,
pepaya, mangga, nangka.
H. Cara Pengolahan Makanan
1. Mengolah sayuran : dicuci dan di potong kemudian dimasak sampai matang tetapi
tidak sampai layu.
2. Pemberian garam beryodium diberikan setelah sayur masak dan di biarkan sebentar
hingga uap makanan berkurang atau hilang.