Anda di halaman 1dari 7

SSOP :

N
o
1

Item

Kualitas
air dan es

Peraturan
UndangUndang

Tujuan

SNI

Memestikan air yang digunakan untuk


penanganan produk, pembuatan es dan
pencucian peralatan adalah air dengan
standart air minum.

EU
EAU

prosedur

Penanggung
jawab

Monitoring (pengawasan)
Apa ?

1. PT.ABCD menggunakan air


dari sumur bor dengan
kedalaman 100 meter untuk
segala keperluan
proses produksi dan pencucian
peralatan serta air minum
karyawan.
2. Air dipompa dari sumur bor
melalui pipa-pipa dialirkan ke
Tandon air yang sebelumnya
dibersihkan
- perlakukan penyaringan dengan
menggunakan pasir putih pada bak
pertama Tandon air.
-Selanjutnya air yang telah disaring
tersebut di distribusikan keseluruh
bagian pabrik dan ruang
prosesing dengan pipa-pipa
stainless steel dan PVC.
3. Khusus air yang akan digunakan
untuk proses filling (penambahan
air pada produk) dan air
minum karyawan adalah air dari
sumur bor (ABT) yang diproses
terlebih dahulu ke Mesin
Penjernih Air (Water Purifier).
4. Air untuk pencucian ikan, adalah
air ABT diproses terlebih dahulu
melalui Mesin Ultraviolet
Water Sterilizer dan Ozonisasi.
5. Air dan es yang digunakan untuk
segala keperluan proses harus
mempunyai standart air minum.
6. Tidak ada air dan es bekas pakai
disirkulasi kembali (recirculated)
untuk digunakan kembali (reuse).
7. Es balok hanya digunakan
menampung bahan baku ikan
sedang es tube untuk proses

Ka Prasarana

Persedi
an air
bersih

Es di
uji
mikrob
iologi
di
laborat
orium
perusah
aan
-Air
diuji
mikrob
iologi

Bagai-mana
?
Cek Manual

Cek alat
water
purifier

Cek alat
ultraviolet
dan
ozonizer

Kapan
?
Sebelu
m
Proses

Tindakan
koreksi

F0RM rekaman

Berhentikan
n proses
sehingga
persediaan
air
mencukup

QC/PM/010

Siapa ?
Petugas
Prasara
na

produksi.
9. Es tube dikemas dalam kantong
plastik dengan berat @ 20 kg dan
diangkut mobil thermoking yang
sanitair.
10. Es disimpan dalam box di ruang
penyimpanan es yang sanitair
dengan disediakan sepatu khusus.
.
11. -. PT. ABCD menggunakan es
untuk keperluan menampung ikan
dan proses produksi

-Air
diuji
sifat
fisika
dan
kimia

- Setiap
2 ( dua)
minggu
(interna
l).

- Bilamana
diperlukan
PT. ABCD
memeprodu
ksi sendiri
es curai.

Setiap
6 bulan
secara
ekstern
al BLP
PMHP
-setiap
6 bulan

ES
diperoleh
dari pabrik
es PT. Es
Mineral
Abadi
Pandaan
yang
memproduk
si es tube
dan air
minum
dalam
kemasan
dan
dari PT. Es
Kasrie
Pandaan
untuk es
balok
bilamana
diperlukan.
2

Peralatan
yg kontak
dengan
produk
dan

-Desain
peralatan
- Cara
Pembersi
han

Memastikan peralatan yg digunakan


untuk proses pembekuan ikan harus
terbuat dari bahan non korosiv seperti
stainlesssteel, resisten thd garam,
alumunium, fiber gllas, plastik,

1. Sebelum Proses Produksi


a. Sebelum proses produksi
dimulai seluruh peralatan kerja
seperti meja, keranjang dll.
Harus telah dicuci bersih dan

seragam
kerja

peralatan

Permukaan bahan harus rata dan


halus bebas dari retak
seragam kerja karyawan yang
berkontak langsung dengan produk
dan
menghindari rekontaminasi

tidak ad sisa-sisa kotoran yang


tertinggal pada permukaan atau
sela-sela peralatan kerja.
b. Perlakuan yang sama juga
diterapkan dan disyaratkan pada
lantai ruang produksi, dinding
dan atap ruang produksi.
c. Karyawan harus menggunakan
seragam kerja yang bersih dan
sanitair, warna seragam harus
sesuai
dengan
hari
yang
ditetapkan.
2. Selama Proses Produksi
a. Untuk menghindari
kontaminasi terhadap produk,
perlakuan sanitasi selama proses
produksi
harus dilakukan
dengan sangat hati-hati.
b. Penyucian lantai dengan
menggunakan sikat yang
ikhawatirkan dapat mengontaminasi
harus diminimalkan.
c. Pencucian meja proses selama
berlangsung proses produksi harus
dilakukan menggunakan air
mengalir dengan sangat hati-hati.
d. Pencucian keranjang dan pan
yang harus dilakukan secara
kontinyu selama proses produksi
harus dilakukan ditempat terpisah
dari ruangan produksi untuk
menghindari terjadi
kontaminasi.
3. Setelah Selesai Proses Produksi
a. Seluruh peralatan produksi
seperti keranjang pan dll.
Dikumpulkan dan dicuci dengan
sabun
(food grade) untuk membersihkan
kotoran dan serpihan daging yang
menempelkan dan
berbunyi dipermukaan dan
sela-sela peralatan dengan
menggunakan penyemprot
air.setelah itu peratan disusun
diatas meja yang besihuntuk
digunakan proses produksi esoknya.
b. Meja-meja harus dibersihkan
seluruh permukan atas dan bawah,
kaki-kaki meja serta setiap lekukan

meja menggunakan sabun dan


dibilas dengan penyemprot air
selanjutnya dikeringkan
dengan karet pengering.
c. Pembersihan lantai dilakukan
dengan prosedur berikut :
- terlebih dahulu segala material
organik seperti sisa-sisa daging ikan
yang jatuh dari lantai di
lantai dan benda-benda yang
dianggap kotoran harus dibersihkan
- setelah bersih dari kotoran,lantai
disiram air, dicuci dengan sabun
(food grede) dan disikat
untuk membersihkan sisa-sisa
daging ikan dan kotoran halus.
- selanjutnya lantai dibilas dengan
penyemprot air.
d. Selesai bekerja, seluruh seragam
dan perlengkapan kerja pekerja
harus dicuci dengan sabun (food
grade) sampai benar-benar bersih.
Tugas pencucian seragam pekerja
ditangani oleh
Bagian Sanitasi dan Hygiene.
Setiap pekerja diberi minimum 3
(tiga) stel seragam dengan warna
yang berbeda-beda untuk dipakai
bergantian setiap hari sesuai
ketentuan.
3

Kontamin
asi silang

-Ruang
proses
harus
selalu
bersih
Pemberih
an total
Ruang
dan
peralatan
Diatur
agar
mencega
h
kontamin
asi
-Produk
Terdapat
pemisaha
n produk

Kebersih
an dan
kesehatan
Pekerja

jadi
dengan
bahan
baku
Karyawa
n harus
dilakukan
pengecek
an
kesehatan
karyawan
yang
masuk
ruang
proses
harus
mencuci
kaki dan
tangan
Karryawa
n harus
menggun
akan baju
seragam
Karyawa
n yang
keluar
dari toilet
harus
mencuci
tangan
dengan
air panas
-Tidak
mengena
kan
perhiasan
karyawan
setelah
sembuh
tidak
boleh
bekerja di
bagian
proses

5
6

7.
8.

No.

Limbah
Pengawas
an
Binatang
penggang
gu
Bahan
bahan
kimia
Bahan
Kemasan

-Bahan
pengemas
datang
-Pengecekan
bahan
pengemas
-Penyimpanan
bahan
pengemas
-tempat
penyimpa
nan
bahan
bahan
pengemas

Unit
Prosessing
1. Penerimaan
Bahan Baku

Potensi
Hazzard
- Kontaminasi
dengan
tanah, benda
asing

Tujuan

Petunjuk

SSOPnya

Mendapatkan
bahan baku yang
sesuai dengan
persyaratan dan
bebas dari
bakteri patogen

Disortasi secara
kasar (ukuran,
kesegaran,
jenis) ditangani
secara cermat,
dingin,
peralatan
dilakukan
sanitasi dengan
bahan yg saniter
, uji
organoleptik

-Peralatan sebelum
dan sesudah harus
dibersihkan sesuai
persyaratan
-(Buat prosedur kerja
proses :
-sanitasi ruangan
Peralatan (desain dan
prosedur pembersihan)
-karyawan/pakain
karyawan &
kelengkapannya)
secara detail

2.

3.

Pencucian

Dan seterusnya

- Bahan asing
- Kotor
- Jumlah
Mikrooranis
me

Membersihkan - Dicuci dengan


dan
air bersih dan
menghilangkan
didinginkan
kotoran dari
pada suhu 1-5
o
tubuh ikan
C,
disemprot
dengan air
mengalir

Persyaratan air :
Klorin (200 Ppm)
-(Buat prosedur kerja
proses :
-sanitasi ruangan
Peralatan (desain dan
prosedur pembersihan)
-karyawan/pakain
karyawan &
kelengkapannya)
secara detail