Anda di halaman 1dari 43

BAB I

1.1

LATAR BELAKANG
Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di wilayah Pematangsiantar perlu

dibarengi dan didukung dengan pembangunan dibidang kesehatan. Dalam hal ini
peran rumah sakit sangatlah besar dalam meningkatkan derajat Kesehatan
masyarakatnya. Namun pada perkembangannya sebuah rumah sakit baik rumah
sakit pemerintah maupun swasta dituntut untuk memberikan pelayanan yang
semakin prima.
Saat ini dikota Pematangsiantar terdapat 7 rumah sakit dengan kapasitas 715
tempat tidur. Sebagai rumah sakit rujukan untuk daerah sekitarnya, RSUD dr.
Djasamen Saragih berusaha untuk beradaptasi untuk menghadapi perubahan
lingkungan eksternal dan internal yang selalu berubah. Melihat pada kondisi
tersebut, kemanakah RSUD dr. Djasamen akan melangkah,bagaimanakah kapasitas
kedepan,keunggulan kompetitif, serta posisi dari rumah sakit, maka RSUD dr.
Djasamen Saragih memerlukan pengembangan yang diarahkan untuk jangka
panjang.
Rumah

Sakit

Umum

Daerah

(RSUD)

Dr.

Djasamen

Saragih

Kota

Pematangsiantar lokasinya terletak dikota Pematangsiantar, dan merupakan daerah


lintasan Kota Medan dengan Wilayah Barat Propinsi Sumatera Utara dan menuju
daerah pariwisata Parapat / Danau Toba.
RSUD dr. Djasamen Saragih yang

semula bernama Rumah Sakit Umum

Daerah Pematangsiantar didirikan pada tahun 1911 di atas areal seluas 12,28 Ha
dengan luas bagunan

16.800 m2 serta jumlah bangunan 59 unit. RSUD

Pematangsiantar merupakan rumah sakit rujukan dipropinsi Sumatera Utara Kelas B


Pendidikan milik Pemerintah Kota Pematangsiantar berdasarkan SK Menkes No.
1070/Menkes/SK/XI/2012 yang ditetapkan di Jakarta.
Selain sebagai RS Pendidikan Utama untuk FK UMI dan RS Sentinel untuk FK
UISU, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pematangsiantar juga dijadikan tempat
pendidikan AKPER, AKBID dan lain-lain Kejuruan, seperti Radiologi, Farmasi dan
Analis Kesehatan.
Sebagai lembaga pelayanan kesehatan yang telah beroperasi selama lebih
kurang 100 tahun, RSUD dr. Djasamen Saragih tentunya menghadapi persaingan
yang semakin kompleks, RSUD dr. Djasamen Saragih dituntut untuk memberikan
layanan yang berkualitas dan mempunyai peran social; yang nyata. Namun dalam
prakteknya, pengembangan rumah sakit merupakan hal yang sangat kompleks,
1

mengingat hal tersebut meliputi berbagai Aspek dan harus Fleksibel untuk
pengembangan jangka panjang.

I.2 VISI, MISI DAN MOTO


VISI
Terwujudnya Rumah Sakit Yang Mantap, Maju dan Jaya menuju Pelayanan
Kesehatan

yang

Mandiri

dan

Berkeadilan

Tahun

2015.

(SK

Direktur

No.

2163/II/TU/V/2011 dan SK Walikota Pematangsiantar No. 188.45-794/WK/TAHUN


2011)

MISI
1. Meningkatkan Kwalitas dan kwantitas pelayanan kesehatan dengan menjadikan
rumah sakit terakreditasi paripurna sesuai dengan akreditasi internasional (Joint
Comission International).
2. Meningkatkan sarana dan prasarana

rumah sakit yang mampu memberikan

kenyamanan bagi masyarakat dengan berorientasi kepada lingkungan demi


mewujudkan Kota Pematangsiantar Eco City serta mampu memberikan jaminan
Keselamatan, Keamanan dan Kepuasaan pada Masyarakat.
3. Meningkatkan status rumah sakit menjadi rumah sakit pendidikan yang
melaksanakan Kegiatan Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengembangan Ilmu
Pengetahuan

dan

Teknologi

di

Bidang

Kesehatan

Secara

bertahap

dan

Kesinambungan.
4. Mewujudkan RSUD dr. Djasamen Saragih menjadi Rumah Sakit rujukan dengan
pelayanan dengan pelayanan unggulan bagi Kabupaten / Kota disekitarnya.
5. Mewujudkan RSUD dr. Djasamen Saragih menjadi Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD)

yang

mampu

mandiri

untuk

membiayai

sendiri

operasional

dan

mensejahterakan karyawannya.

MOTTO SENYUM

: Sosial ekonomi, melayani pasien dengan tidak memandang Status ekonomi

: Empati, Peduli terhadap Kesembuhan dan prerasaan pasien.

: Nyaman, dapat membuat Lingkungan pelayanan yang menyenangkan.

: Yakin, bahwa kesembuhan pasien dapat diperoleh dengan pelayanan yang


baik .
2

U
M

:
Unggul, bahwa Pelayanan yang diberikan adalah secara profesional dan
diusahakan untuk selalu
baik daripada dirumah sakit lain.
:

Memuaskan, bahwa hasil pelayanan yag diberikan dapat memberikan rasa


puas bagi penderita
maupun keluarganya sehingga merupakan promosi
masyarakat lainnya.

BAB II
GAMBARAN UMUM

2.1 DATA DASAR RUMAH SAKIT

1.
Nama Rumah Sakit
Dr. Djasamen

: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)


Saragih

2.

Alamat

: Jln. Sutomo, No.230 Pematangsiantar

Telepon

: (0622) 23823 23824

Fax

: 0622 23824

Email

: djasamen_rsud@yahoo.co.id

3.

Status Kepemilikan

: Pemerintah Kota Pematangsiantar

4.

Nama Direktur

: dr. Ria Novida Telaumbanua, M. kes

Kelas Rumah Sakit

: Kelas B Pendidikan, SK Menkes No.


1070/Menkes/SK/XI/2012

6.

Kode Rumah Sakit

: 1273011

7.

No. Ijin Operasi RS

: 440.441/548/V/2007

8.

Luas Lahan

: 12,28 ha

9.

Luas Bangunan

10.

Jumlah Bangunan

11.

Jumlah Tempat Tidur RS

: 200 Tempat Tidur

12.

Standar Kualitas Pelayanan RS

: 16,800 m2
: 59 Unit

Status Akreditasi dan masa berlaku


13 Januari

: Penuh (12 Pelayanan) Masa berlaku

2015
13.

Prestasi Rumah Sakit

N
o
1.
2.
3
4
5

6
7
8
9
10

Jenis Prestasi

Tingkat

Rumah Sakit Penampilan Kinerja Terbaik II untuk


Kategori RS Kelas B dalam Rangka Hari
Kesehatan Nasional
Rumah Sakit Penampilan Kinerja Terbaik III untuk
Kategori Rumah Sakit Kelas B dalam rangka Hari
Kesehatan Nasional
PERSI Award sebagai Rumah Sakit Terbaik III
DALAM Inovasi Manajemen, diserahkan di
Jakarta Oleh Ketua PERSI
Mendapatkan sertifikasi Akreditasi status penuh
untuk 5 Pelayanan Dasar Tahun 2007 dari Dirjen
Pelayanan Medik Depkes RI
Pemberian Penghargaan sebagai rumah sakit
model
Akreditasi di Indonesia untuk 5
Pelayanan Dasar, diserahkan oleh Dirjen
Pelayanan Medik di Bali tanggal 3 Agustus 2008
Rumah Sakit Penampilan Kinerja Terbaik III untuk
Kategori Rumah Sakit Kelas B dalam rangka Hari
Kesehatan Nasional Tahun 2011
Terakreditasi dengan status Penuh untuk 12
Pelayanan Tahun 2012 dengan SK No. KARSSERT/309/I/20012
Menjadi RS Kelas B Pendidikan sesuai SK
Kemenkes No. HK.03.05/I/1735/2012
Rumah Sakit Penampilan Kinerja Terbaik II untuk
Kategori Rumah Sakit Kelas B dalam rangka Hari
Kesehatan Nasional Tahun 2012
Rumah Sakit menjadi Badan Layanan Umum
Daerah
( BLUD )

Tahun

Provinsi
Sumatera
Utara
Provinsi
Sumnatera
Utara
Nasional

2006

Provinsi
Sumatera
Utara
Nasional

2008

Provinsi
Sumatera
Utara
Nasional

2011

Nasional

2012

Provinsi
Sumatera
Utara

2012

2007
2007

2008

2012

2013

2.2 SARANA DAN PRASARANA


2.2.1 Perumahan
Rumah Direktur / Staf
: 1 unit / 50 unit
Rumah Dokter Spesialis
: 4 unit
Asrama Pegawai / Mahasiswa : 2 unit
2.2.2 Mobil Dinas
Ambulance

: 4 unit

2.2.3 Sumber Air Bersih


PAM
Sumur BOR

: ada (PDAM Tirtauli)


: ada
4

2.2.4 Alat Penerangan


PLN
Genset

: ada
: ada

2.2.5 Cara Pembuangan Limbah


Incenerator
Water Treatment

: 1 unit
: 1 unit

2.2.6 Unit / Instalasi Pelaksanaan Fungsional


Fasilitas pelayanan terdiri dari instalasi-instalasi sebagaimana berikut ini :
Unit / Instalasi Pelaksana Fungsional Pelayanan
RSUD dr. Djasamen Saragih

N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Nama Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi
Instalasi

Rawat Jalan
Gawat Darurat
Rawat Inap
Bedah Sentral ( Kamar Bedah Umum dan Obgin)
Farmasi
Radiologi
Rehabilitasi Medis
Perawatan Intensif/Recovery Room
Gizi
Patalogi Klinik
Patologi Anatomi
Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit ( IPSRS )
Sanitasi
Pemulasaraan Jenazah
Haemodialisa

Insatalasi Rawat Jalan berdasarkan Klinik Spesialisasi


RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No
1
2
3
4
5

Nama Poliklinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik

Bedah
Penyakit Dalam I
Penyakit Dalam II
Penyakit III
Anak
5

6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik
Klinik

Ibu Hamil
Ginekologi
Kluarga Berencana
Telinga Hidung Dan Tenggorokan
Kulit dan Kelamin
Neurologi (Saraf)
Kesehatan Jiwa
Mata
Paru
Gigi dan Mulut
VCT/CST
Gizi
Metadon
PTRM

Instalasi Rawat Inap dan Kapasitas Tempat Tidur (TT) RSUD


DR. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
(SK Direktur RSUD dr. Djasamen Saragih No. 681 a/ II//TU/I/SK/2011)
Jumlah

No

Kategori Kelas

Nama
Ruangan

Kelas Utama/ VIP

Akasia

Paviliun A ( Kelas I)

Anyelir

14

Paviliun B ( Kelas II)

Aster

20

Paviliun C Kelas III)

Bougenville

12

Paviliun Kebidanan
( Kelas II )

Teratai

12

Paviliun Anak

Cempaka

23

Ruang Internis Wanita


(R12)

Lavender

18

Ruang Internis Pria(R17)

Rosella

15

Ruang Rawat Paru (R16)

Mawar

10

10

Ruang Bedah Laki-laki I


(C1)

Dahlia

12

11

Ruang Bedah Laki-laki II


(C2)

Kenanga

14

12

Ruang Bedah Wanita


(C3)

Krisan

19

(Tempat
Tidur)

Keterangan

13

Kebidanan (POR/Nipas)

Tulip

14

14

Neonati

Seroja

15

ICU

Edelweiss

Jumlah

Intensif

200

Instalasi Penunjang Medis dan Penunjang Diagnostik RSUD dr.


Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5
6
7
8

Nama Instalasi
Instalasi Farmasi
Instalasi Radiolagi
Instalasi Rehabilitasi Medik
Instalasi Gizi
Instalasi Patalogi Klinik
Instalasi Patalogi Anatomi
Instalasi Pemulasaraan Jenazah
Insatalasi Haemodialisa

2.3 SUMBER DANA

Sumber dana di Rumah Sakit Umum berasal dari :

Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)


Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Propinsi
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota
Sumber-sumber Lain (hibah)

2.4 ALAT KESEHATAN

Alat Kesehatan diperoleh dari:

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


Pemerintah Provinsi
Pemerintah Kota
Bantuan Swasta Lainnya (Corporate Social Responsibility CSR)

2.5 KETENAGAAN
2.5.1 DATA KEPEGAWAIAN BERDASARKAN PENDIDIKAN
Tabel 1
Jumlah Tenaga Berdasarkan Pendidikan
No
A
1
2

STATUS KEPEGAWAIAN
PN
TH
S
KONTRAK
L
MAGANG
TENAGA MEDIK UMUM DAN SPESIALIS DASAR
Dokter Umum(S1 dan S2
30
0
0
0
Dokter Gigi (S1 dan S2)
9
0
0
0
JENIS PENDIDIKAN

JUMLA
H
30
9
7

2
3
4
5

B
1
2
3
4
5
6

C
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
D
1
E
1

Dokter
Dokter
Dalam
Dokter
Dokter

Spesialis Bedah
Spesialis Penyakit

4
3
3
53

0
0
0
0

0
0
0
0

0
0
0
0

4
3
3
53

0
0

1
1

0
0

0
1

0
0
0

1
0
4

0
0

2
1

0
0
0

1
1
2

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
1
10

0
0

0
0

0
0
0
0
0
0

1
28
106
41
2
3

0
0
0

1
34

Spesialis Anak
Spesialis Obgyn
JUMLAH
TENAGA MEDIK SPESIALIS
PENUNJANG
Dokter Spesialis Anastesiologi
1
0
0
Dokter Spesialis Radiologi
1
0
0
Dokter Spesialis Rehabilitasi
Medik
0
0
0
Dokter Spesialis Patologi Klinik
1
0
0
Dokter Spesialis Patalogi
Anatomi
1
0
0
Dokter Spesialis Urologi
0
0
0
JUMLAH
4
0
0
TENAGA MEDIK SPESIALIS
LAIN
Dokter Spesialis Mata
2
0
0
Dokter Spesialis THT
1
0
0
Dokter Spesialis
Syaraf/Neurology
2
0
0
Dokter Spesialis Jantung dan
PD
0
0
0
Diokter Spesialis Kulit dan
Kelamin
1
0
0
Dokter Spesialis Jiwa
1
0
0
Dokter Spesialis Paru
2
0
0
Dokter Spesialis Orthopedi
Tulang / OT
0
0
0
Dokter Spesialis Urologi
0
0
0
Dokter Spesialis Bedah Syaraf
0
0
0
Dokter Spesialis Bedah Plastik
0
0
0
Dokter Spesialis Forensik
1
0
0
JUMLAH
10
0
0
TENAGA MEDIK SPESIALIS GIGI DAN MULUT
Dokter Gigi Spesialis Bedah
Mulut
0
0
0
JUMLAH
0
0
0
TENAGA PARAMEDIS DAN TENAGA KESEHATAN LAIN
Perawat
- S2 (M.Kep)
1
0
0
- S1
28
0
0
- D3
66
0
40
- SPK/SPRA
25
0
16
- LCPK
2
0
0
- PPM
3
0
0
Bidan
- D4
1
0
0
- D3
29
0
5
- D1
7
0
1
Perawat Gigi
- D3
0
0
0

- SPRG
Gizi
- D4
- D3
- SPAG
Kesling
- D3
- SPPH
Farmasi
- Apoteker
- D3 Farmasi
- Aspot/SMF
Tenaga Keterampilan Fisik
1. Fisioterafi
- D4
- D3
2. Terapi Okupasi
- D4
- D3
3. Terapi Wicara
D4
- D3
4. Akupunturis
- D4
- D3
Tenaga Keterapian Fisik
1. Penata
Rontgen/Radiografer
- D4
- D3
2. Radioterafis
- D4
- D3
3. Teknik Elektromedis
- D4
- D3
4. Teknisi Gigi
- D4
- D3
5. Analis Kesehatan
- D3
- SMAK
6. Refraksionis Optisien
- D4
- D3
7. Ortetik Prostetik
- D4
- D3
8. Rekam Medik
- D4
- D3

2
13
4

0
0
0

0
1
0

0
0
0

2
13
4

3
0

0
0

1
0

0
0

4
0

7
2
2

0
0
0

0
0
2

0
0
0

7
2
4

4
5

0
0

0
0

0
0

4
5

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
14

0
0

0
0

0
0

0
14

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
3

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

13
5

0
0

1
0

0
0

13
5

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0

0
1

0
0

0
0

0
0

0
1
9

9. Transfusi Darah
- D3
10.Kardiovaskuler
- D3
11.Perawat Anatesi
- D3
S2 (SKM, M.Kes )
SKM

0
1
0

0
0
0

0
0
0

0
0
0

0
1
0

1
0
1
0
2
3
2
0
0
0
2
4
13
0
0
0
13
24
JUMLAH
1
0
68
0
322
F TENAGA NON MEDIS/ KESEHATAN LAINNYA
1 S3 Komputer
0
0
0
0
0
2 S2 Komputer
0
0
0
0
0
3 S1 Komputer
8
0
4
0
12
4 D3 Komputer
4
0
1
0
5
5 D1 Komputer
0
0
0
0
0
6 SLTA Sederajat
40
0
24
0
64
7 STM
2
0
3
0
5
8 SLTP
3
0
3
0
6
9 SD
4
0
1
0
5
JUMLAH
64
0
36
0
97
37
10
JUMLAH KESELURUHAN
2
0
4
0
486
Sumber data : Subbagian Umum dan Kepegawaian RSUD dr. Djasamen Saragih Data
Keadaan 31 Desember 2012
Keterangan :
Standar yang digunakan untuk kebutuhan tenaga :
1. PERMENKES RI No. 340/MENKES/PER/III/2010
2. SK MENKES PER. 262/MENKES/PER/VII/79

2.5.2 Daftar Nama Dokter berdasarkan Spesialisasi


N
O

Jenis Spesialisasi

Nama Dokter

1.

Bedah

1. dr. Parbarita Sibarani Sp.B


2. dr. Guntur Perangin-angin Sp. B
3. dr. Dahlan Sianturi, Sp. B
4. dr. Rajin Saragih, Sp. B

2.

Penyakit Dalam

1. dr.
2. dr.
3. dr.
4. dr.

3.

Anak

1. dr. Beatrix Susanti Dewayani,Sp.A


2. dr.Bangun Lubis Sp.A
3. dr. Saur Lidia Margaretha Sp.A

4.

Obstetri dan Ginekologi

1. dr. Bahtera Surbakti Sp.OG


2. dr. Bachder Joha Nasution, Sp.OG
3. dr. Ferry Simatupang,Sp.OG

Namso Saragih Sp. PD


Titik Larasati Sp. PD
Efrilyn UB Sidabutar Sp.PD
Sahat Situmorang, Sp.PD

10

5.

Mata

1. dr. Dasril Sp.M


2. dr. Januar Hm Sitorus,Sp.M

6.

THT

1. dr. Djuni Siumatupang,Sp.THT & KL

7.

Saraf

1. dr. H. Azis Napitupulu Sp.S


2. dr. Indra Bhakti Sp.S
3. dr. Elisabeth Yunita Sembiring, Sp.S

8.

Kulit dan Kelamin

1. dr. Dame Maria Pangaribuan Sp.KK

9.

Jiwa

1. dr. Masjelita Sp.KJ

10
.

Paru

1. dr. Edison Sitanggang Sp.P


2. dr. Meyland Silitonga Sp.P

11
.

Patologi
Klinik/Laboratorium

1. dr. Jamal A. Naser Hasibuan Sp.PK


2. dr. Lamria Lubis Sp.PK

12
.

Patalogi Anatomi

1. dr. Syahruddin Saragih Sp. PA

13
.

Radiologi

1. dr. Jonas Bangun, Sp.Rad


2. dr. Nova R. Siadari, Sp. Rad.

14
.

Anestesi

1. dr. Tuahman Purba,Sp. Anes

15
.

Forensik

1. dr. Reinhard Hutahean, Sp,For,SH

16
.

Gigi

1. drg. Rolly Tampubolon


2. drg.
3. drg.
4. drg.
5. drg.
6. drg.
7. drg.
8. drg.
9. drg.

Anastasya Rajagukguk
Dewi Sihombing
Robinson Paranginangin
Berty Manurung
Eva Kristina Sinaga
Melva Samosir M.kes
Lorensius Purba
Irene Siahaan

* Data Keadaan Desember 2013

11

12

BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2013

3.1

Kegiatan Pelayanan Rawat Jalan


Tabel 2
Jumlah Kunjungan Instalasi Rawat Jalan berdasarkan Jalan
berdasarkan Jenis

Pelayanan di RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar


Tahun 2013

No

Poliklini
k

Gastrol
ogi
Endokri
n
Neprolo
gi

Bedah

1
2

Kunjungan
Lam
Baru
a
358
987
6
132
699
3
2
183
887
6
7
133
235
4
8

Jlh

Umum
Bar
Lam
u
a

Jlh

4573

307

229

536

8315
1071
3

371

390

505

580

761
108
5

3692

622

276

898

Askes
Bar
Lam
u
a
328
262
8
673
142
9
863
162
6
152
250
7

Jlh
355
0
688
1
879
8
177
7

Jamkesmas
Bar
Lam
u
a

Jlh

Jamkesda
Lam
Baru
a

Jlh

TOTA
L

110

355

465

14

22

4573

79

573

652

15

21

104

674

778

13

39

282

597

879

33

105

52
13
8

8315
1071
3

13

3692

5
6

Anak
Neurolo
gi

Jiwa

THT
Kulit
Kelamin

143
1
681
471
240
4

198
6
582
5
207
8
123
2
300
2
580
7

3417

108
9

118
1

227
0

78

6506

22

602

624

21

2549

215
173

254
171
6

121

3636

39
154
3

3940

479

926
173
5

67

528
505
1
150
2
159
2
282
4
379
3

88

479

567

44

52

3417

742

746

84

85

6506

32

761

793

2549

190

91

281

15

32

47

3636

30

190
184
3

3940

10

Paru

938
161
7

7424

338

447
139
7

48

643
275
7
374
5

68

160
177
5

52

53

7424

11

PIH

238

71

309

85

36

121

21

18

39

103

46

149

309

12

CK

272
122
2

73

345
155
7

68
190
4

213
331
5

281
521
9

82

122

204

830

Mata

364
407
1

830

13

466
313
8

214

215

429

7209

14

Gimul

366

371
138
9

77
114
3

395

116

3
51
1

1508

553

126
169
6

817

817

4263

17

736
451
9

737
210
0
169
1
491
6

49

IGD
Radiolo
gi
Fisioter
afi

589
253
3

1508

15

919
395
0
352
7
117
2

84

291

375

15

5691

18

KB

175
266
07

45
546
71

41
513
20

61
356
8

28
751
1

89
110
79

49

14

544

529

63
10
73

220
8127
8

16

Total

7209

335

949

450
503
0
138
1

109

4263

533
187
1
174
8

642
217
6
174
8

5691

154

231

385

740

0
417
6

220
8127
8

24
112
24

3
658
2

27
178
06

13
761
4

28
437
06

6483

305

711
169
1

Tabel 3
Sepuluh Besar Penyakit Rawat Jalan di RSUD Dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
0

Kode
Penyakit
H52.4
H52.1
K30
J06
J32.9
J40
H60.9
K29.7
A90.0
K05.1

Jenis Penyakit

Jumlah Kasus

Presbiopia
Myopia
Dyspepsia
ISPA
Sinusitis
Bronchitis
Otitis Externa
Gastritis
Gastroenteritis
Kelainan Periodental

989
735
615
479
379
377
355
351
337
336

Dari Tabel diatas tampak bahwa secara keseluruhan dari penderita rawat jalan,
penyakit infeksi masih mendominasi angka morbiditas di RSUD dr. Djasamen
Saragih.
14

6483

Tabel 4
Sepuluh Besar Penyakit Rawat Jalan Pasien Umum
RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
0

Kode

Jenis Penaykit

Jumlah Kasus

J06
K35.0
J40
A09.0
H10.9
H60.9
A16.2
K29.7
K05
L30.9

ISPA
Dyspepsia
Bronchitis
Gastroenteritis
Conjuntivitis
Otitis Externa
Tuberculosis
Gastritis
Gingivitis
Dermatitis

407
282
254
248
209
208
182
178
174
164

Tabel 5
Sepuluh Besar Penyakit Kasus Baru Rawat Jalan Pasien Askes
RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
Kode
Jenis Penyakit
Jlh
o
1
H52.4
Presbiopia
879
2
H52.1
Myopia
597
3
K30
Dyspepsia
171
4
H52.0
Hypermetropia
150
5
J32.9
Sinusitis
134
6
K05.1
Ginggivitis
129
7
H60.9
Otitis Externa
122
8
I10
Hypertensi
112
9
H10.9
Conjuntivitis
103
1
F32
Depresi
100
0
Dari pola penyakit pada table diatas, dapat disimpulkan penyakit degenerative
menempati urutan tiga teratas ( Hipertensi, Diabetes mellitus, dan Dyspepsia).
Tingginya angka ini kemungkinan disebabkan oleh factor usia dari penderita yang
sebagian besar adalah berusia lanjut.
Tabel 6
Sepuluh Besar Penyakit Kasus Baru Rawat Jalan Pasien Jamkesmas
RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Peamatngsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5
6
7
8

Kode
K30
K29.7
A16.2
K37.0
A09.0
I10
J32.9
H10.9

Jenis Penyakit
Dyspepsia
Gastritis
Tuberculosis
Appendicitis
Gastroenteritis
Hypertensi
Sinusitis
Conjunctivitis

Jumlah
156
97
73
49
48
44
40
36
15

9
1
0

K46.9
K05.1

Hernia
Gingivitis

32
31

Dari table di atas, tampak bahwa untuk pasien peserta Jamkesmas penderita
terbanyak adalah dengan infeksi TB Paru yang identik dengan masyarakat kurang
mampu dan tingkat pengetahuan yang rendah tentang pola hidup bersih dan sehat.
Tabel 7
Sepuluh Besar Penyakit Kasus Baru Rawat Jalan Pasien Jamkesda
RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5

6
7
8
9
1
0

Kode
K30
K30
150.0
I46
J44.9

A09.0
E14
K37.0
K46.9
D66

Jenis Penaykit

Jumlah

Dyspepsia
Dyspepsia
Congestive Heart Failure
Cononary Heart Dissese

37
8
5
3
3

Cronic Obstrutive
Pulmonary Diasease
( PPOK
Gastroenteritis
Diabetes Mellitus
Appendicitis
Hernia
Heamophilia

3
2
2
2
2

3.2 Kegiatan Pelayanan Rawat Inap


Tabel 8
Jumlah Pasien Keluar Instalasi Rawat Inap berdasarkan Jenis
Pelayanan di RSUD DR. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar
Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5

Ruangan
K. Utama/Akasia
Pav A/Anyelir
Pav B/Aster
Pav C/Bongenville
Pav.
Keb

Umu
m
19
52
294
146
8

Askes
294
633
546
286
22

Jamkes
mas
2

Jamkesd
a
-

Jumlah
313
685
840
432
32
16

6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

OBS/Teratai
Pav
Anak/Cempaka
R.12/Seroja
R.16/Mawar
R.17/Rosella
C1/Dahlia
C2/Kenanga
C3/Krisan
POR OBS/ Tulip
POR Gyn/Tulip
Nip. OBS/ Tulip
Nip. Gyn/Tulip
Neonati/Seroja
Total

219

137

252

15

623

143
18
75
35
84
34
1
3
6

1
1
3
2
3
5

391
141
435
102
80
113
132
66
37
211

3
9
58
9
5
18
-

538
169
568
149
171
168
132
67
40
222

1137

1933

1962

117

5149

Dari Tabel diatas tampak bahwa pasien rawat Inap didominasi oleh pasien peserta
Askes dengan propinsi 38,05 %, Jamkesmas dengan propinsinya sebesar
38,10 % , kemudian diikuti pasien umum sebesar 22,08 % dan pasien Jamkesda
dengan Persentase 2,27 % . Tingginya angka ini diasumsikan karena RSUD dr.
Djasamen merupakan rumah sakit rujukan untuk pasien dengan kepesertaan Askes
dan Jamkesmas.
Tabel 9
Sepuluh besar Penyakit Rawat Inap di RSUD Dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3

Kode Penyakit

Jenis Penyakit/ Diagnosis

Jumlah Kasus

K30
A16.2
J44.9

294
271
238

4
5
6
7
8
9
1
0

I10
N18.9
K29.7
A09.0
A91
A01.0
E11.9

Dyspepsia
Tuberculosis Of Lung
Cronic Obstrutive Pulmonary
Disease
Hypertensi Essensial
Cronic Renal Failure
Gastritis
Gastroenteritis
Dengue Haemorragic Fever
Typoid Fever
Diabetes Militus Type 2

204
196
188
187
162
136
111

Pola penyakit terbanyak untuk pasien rawat inap secara keseluruhan masih
didominasi oleh penyakit Infeksi (TB, Paru, Gastroenteritis, dan DHF) dan diikuti
dengan penyakit degenerative (Stroke, Hypertension, dan Chonic Renal Failure ).
Tabel 10
Sepuluh Besar Penyakit Rawat Inap Pelayanan Umum
Di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Petangsiantar Tahun 2013
N
o
1

Kode
A09.0

Jenis Penyakit
Gastroenteritis

Jumlah
Kasus
69
17

2
3
4
5
6

A16.2
K30
A91
A01.0
J44.9

7
8
9
1
0

K29.7
N18.9
J06
B24

Tuberculosis Of Lung
Dyspepsia
Dengue Haemorragic Fever
Typoid Fever
Choronic Obsertructive Pulmonary
(PPOK)
Gastritis
Chronic Renal Failure
ISPA
HIV AIDS

67
54
49
41
39
38
26
24
23

Tabel 11

N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
0

Sepuluh Besra Penyakit Rawat Inap Pelayanan Askes Sosial


di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
Kode
Jenis Penyakit
Jumlah Kasus
I10
K30
K29.7
J44.9
N18.9
A91
E11.9
A16.2
A01.0
I25.9

Hypertension essensial
Dyspepsia
Gastritis
Cronic Obsertive Pulmonary
(PPOK)
Chonic Renal Failure
Dengue Haemorragic Fever
Diabetes Millitus Type 2
Tuberculosis Of Lung
Typoid Fever
Penyakit Jantung Koroner

137
132
128
126

Diasease

88
73
73
66
61
52

Tabel 12
Sepuluh Besar Penyakit Rawart Inap Pelayanan Jamkesmas
Di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No
1
2
3

Kode Penyakit
A16.2
K30
N18.9

J44.9

5
6
7
8
9
10

A09.0
I10
K36
K36
A06.0
A01.0

Jenis Penyakit
Tuberculosis Of Lung
Dyspepsia
Choronic Renal Failure
Choronic Obsetructive
Pulmonary Diasease (PPOK)
Gastroenteritis
Dengue Haemorragic fever
Appendicitis Chronic
Appendicitis Chronic
Diare Acute
Typoid Fever

Jumlah kasus
118
99
70
68
51
39
36
36
36
34

Tabel 13
Sepuluh Besar Penyakit Rawat Inap Pasien Jamkesda
RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No
1

Kode Penyakit
A16.2

Jenis Penyakit
Tuberculosis Of Lung

Jumlah Kasus
21
18

2
3
4

N18.9
K30
A09.0

J44.9

6
7
8
9
10

150.0
B24
I10
K36
K65.0

Choronic Renal Failure


Dyspepsia
Gastroenteritis
Cronic Obstrutive Pulmonary
Diasease (PPOK)
CHF
HIV AIDS
Hypertension Essensial
Appendicitis Chronic
Peritonitis

12
9
6
6
5
4
4
4
4

Tabel 14
Sepuluh Besar Penyakit Penyebab Kematian Instalasi Rawat Inap
RSUD Dr. Djasamen Saragih Tahun 2013
No
1
2
3

Kode Penyakit
N18.9
A16.2
J44.9

4
5
6
7
8
9
10

I64
I61.9
I50
I63.9
E11.5
I10
B24

Diagnosa
Chronic Renal Failure
Tuberculosis
Cronic Obstrutive Pulmonary
Diasease (PPOK)
Stroke
Stroke Haemorragic
Congestive Heart Failure
Stroke Iskemik
DM II Gangren
Hypertensi
HIV AIDS

Jumlah
39
28
24
22
17
15
13
12
11
8

Tabel 15
Jumlah Pasien Meninggal Instalasi Rawat Inap RSUD
Dr. Djasamen Saragih Tahun 2013
No
1
2

Uraian
Mati > 48 Jam
Mati < 48 Jam
Total

Jumlah
126
251
377

Tingginya angka kmatian pasien rawat Inap yang meninggal <48 jam diasumsikan
karena banyak pasien yang masuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi berat
penyakitnya (terminal). Dapat uga disebabkan karena rendahnya kualitas pelayanan
di IGD. Karena salah satu indicator pelayanan di IGD adalah jumlah <48 jam.

Tabel 16
Indikator Penampilan Kinerja Rawat Inap Berdasarkan Kelas
Rawatan RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar
Tahun 2013
KELAS
Kelas

BOR
(%)
80.82

LOS
(hari)
6.27

BTO
(Kali)
44.71

TOI
(Kai)
1.57

GDR
()
28.75

NDR
()
19.17
19

Utama
Kelas I
Kelas II
Kelas III
ICU

73.01
34.95
29.59
56.00

5.47
4.66
5.06
4.22

48.93
26.79
22.43
49.00

2.01
8.86
11.46
3.28

29.20
36.67
40.78
755.10

11.68
11.79
13.34
240.82

Dari Tabel diatas tampak bahwa Penampilan Kinerja Kelas I MASUK DALAM Kategori
sehat karena berada dalam posisi yang sesuai dengan standar parameter,
sedangkan untuk Kelas Utama sudah tidak sehat karena BOR yang lebih dari 80%
dan rentang waktu penggunaan tempat tidur yang < 1 hari. Untuk Kelas II dan
Kelas III penggunaan tempat tidur masih jauh dari tingkat efektivitas karena angka
masih dibawah standar. Hal ini terjadi diasumsikan karena proporsi pengguna
pelayanan IRNA dapat mengupgrade ke Kelas Utama, dengan membayar cost
sharing yang re;latif rendah karena tariff RSUD dr. Djasamen yang masih belum
disesuaikan dengan kondisi terkini.

3.3

Kegiatan Pelayanan Gawat Darurat


Tabel 17
Jumlah Pasien Instalasi Gawat Darurat Berdasarkan Cara Bayar

Di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2012-2013


No
1
2
3
4
5

Jenis Pelayanan
Umum
Askes
Jamkesmas
Jamkesda
Jampersal
Total

2012
3048
2338
116
345
0
6897

2013
2176
2100
1699
218
290
6483

Tabel 18

N
o
1
2
3
4
5

Jumlah Pasien Instalasi Gawat Darurat Berdasarkan


Tindak Lanjut Layanan di RSUD Dr. Djasamen Saragih
Pematangsiantar Tahun 2013
Tindak Lanjut
Total Pasien
Pelayanan
Jenis
Meningg
Pelayan
Dirawa Diruj Pula al Di IGD
Rujuk
Non
an
t
uk
ng
an
Rujuk
an
Bedah
1177
215
0
962
0
Non
4420
3496
0
924
22
Bedah
Kebidana
439
436
0
3
0
n
Psikiatrik
0
0
0
0
0
Anak
447
447
0
0
1
Total
6483
4594
0
1889
23
Tabel 19

DOA

1
20
0
0
1
18

Sepuluh Penyakit terbanyak di IGD RSUD dr. Djasamen Saragih


Tahun 2013
No
Kode Penyakit
Diagnosa
Jumlah
1
K30
Dyspepsia
440
20

2
3
4
5
6
7
8
9

R50.9
I10
A09.0
J40
K29.7
I64
A90
J44.9

10

A16.2

3.4

Febris
Hypertensi
Gastroenteritis
Bronchitis
Gastritis
Stroke
Susp.DHF
Cronic Obsetrutive Pulmonary Diasease
(PPOK)
Tuberculosis

385
236
194
109
97
81
52
52
31

Pelayanan Unit Perawatan Intensif / Intensive Care Unit (ICU)

Di
No
1
2
3
4

Tabel 20
Jumlah Pasien Yang Dirawat berdasarkan Jenis Pelayanan
ICU RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun
Jenis
Umum Askes Jamkesm Jamkesda Jampersa
Pelayanan
as
l
Bedah
938
124
106
9
0
Non Bedah
1057
1837
1349
177
0
Kebidanan
29
21
91
10
288
Anak
152
118
153
22
2
Jumlah
2176
2100
1699
218
290

2013
Total
1177
4420
439
447
6483

Tabel 21
Jumlah Pasien Dirawat berdasarkan Cara Pembayaran
di ICU RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
Jenis Pelayanan
Jumlah
o
1
Umum
71
2
Askes
414
3
Jamkesmas
517
4
Jamkesda
31
Jumlah
1,033
Tabel 22
Jumlah Pasien Meninggal yang dirawat berdasarkan Golongan Umur
Di RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar
Tahun 2013
N
Golongan Umur
Jumlah
o
(Tahun)
1
0-14
10
2
15-55
50
3
>56
107
Jumlah
167

Tabel 23
Indikator Penampilan Kinerja ICU
RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
21

No
1
2
3
4
5
6

Indikator Kinerja
BOR (%)
LOS (hari)
BTO (kali)
TOI (hari)
GDR()
NDR ()

2012
54,70
3,48
45,60
3,64
232,46
767,54

2013
56
4,22
49
3,28
240,82
725,10

.
Tingginya angka GDR DAN ndr diruang ICU diasumsikan karena kondisi pasien yang
berat / tingkat keparahan penyakit yang tinggi dengan kelompok usia diatas 56
tahun.

3.5

Pelayanan Haemodialisa
Tabel 24
Jumlah Pelayanan / Tindakan Pasien Haemodialisa
RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2012-2013
No
1

Jenis Pelayanan
Haemodialisa

2012
3841

2013
4548

Dari table di atas tampak bahwa hemodialisa lebih banyak kepada pasien peserta
Askes dan Jamkesmas. Hal ini disebabkan karena RSUD dr. Djasamen Saragih
Merupakan RS rujukan Pemerintah untuk kepesertaan Askes dan Jamkesmas .
sedangkan untuk pasien umum belum dibuka pelayanan.

3.6

Kegiataan Pelayanan Radiologi


Tabel 25
Jumlah Pengunjung Radiologi berdasarkan Jenis Pelayanan
RSUD dr. Djasamen Saragih Tahun 2012-2013
N
o
1
2
3
4

Jenis Pelayanan
Umum
Askes
Jamkesmas
Jamkesda
Total

Jumlah
1748
1691
817
7
4263

Tabel 26
Jumlah Pelayanan / Tindakan Radiologi Berdasarkan Jenis Pelayanan
DI RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2013
22

No
A
1
2
3
4
5

3.7

Jenis
Pemeriksaan/Tindakan
Radiodiagnostic
EKG
USG
EEG
Foto Tanpa Bahan Kontras
Foto Dengan Bahan Kontras
Total

2012

2013

1093
559
707
196
9055

1132
892
4847
78
6949

Pelayanan Rehabilitasi Medis


Tabel 27
Jumlah Pengunjung Instalasi Rehabilitasi Medis RSUD
dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013

No
1
2
3
4

Jenis Pelayanan
Umum
Askes
Jamkesmas
Jamkesda
Total

2013
385
4916
375
15
5691

Dari table di atas tampak bahwa pasien yang terbanyak mendapatkan pelayanan
rehabilitasi medis adalah pasien Askes sebesar 86,38 % Tingginya angka ini
berbanding lurus dengan banyaknya jumlah pasien peserta Askes yang
mendapatkan pelayanan baik di rawat jalan maupun rawat inap dengan diagnosis
penyakit seperti stroke ataupun Diabetes mellitus yang memerluakn fisioterapi
untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Untuk melihat jenis tindakan yang dilakukan dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 28
Jumlah Pelayanan Instalasi Rehabilitasi Medis
Berdasarkan Jenis Tindakan di RSUD Dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2012-2013
No

Jenis TIndakan

2012

2013

1
2

Infra RED
Short Wave
Diathermi
Micro Wave
Diathermi
Electerical Stimulasi
Traksi
Execise Therapy
Massage
Ultrasound Therapi
Fibrator
Total

3250
957

4988
291

565

464

4037
23
4312
149
75
21
13389

4648
5144
93
20
184
31
15833

3
4
5
6
7
8
9

23

3.8

Pelayanan Patalogi Anatomi


Tabel 29
Jumlah Pemeriksaan Laboratorium Patalogi Anatomi
Berdasarkan Jenis Pelayanan di RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013

N
o

Jenis
Pemeriksaa
n

Pasien
Umum
2012

1
2
3

3.9

Sitologi
Cairan/Biopsi
Paps smeer
Hispatalogi

Pasien
Askes

176

201
3
151

20
12
125

201
3
110

12
5

13
1

28
17

13
12

Pasien
Jamkesm
as
201 201
2
3
72
97
3
9

9
9

Jamkesda

Total

201
2
0

201
3
4

20
12
373

20
13
362

0
0

0
0

43
31

35
22

Kegiatan Pelayanan Khusus


Tabel 30
Jumlah Pemeriksaan Pelayanan Khusus RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013

N
o

Jenis
Pelayanan

1
2
3

EKG
USG
EEG

Cara Bayar
Umum

Askes

Jamkesmas

504
567
0

904
386
0

202
329
0

Jamkesd
a
28
7
0

Jumlah
1638
1289
0

3.10 Kegiatan Pelayanan HIV/AIDS


3.10.1

Kegiatan Pelayanan Klinik VCT DAN CST


Tabel 31

Jumlah Penderita Klinik VCT dan CST RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No
1
2
3
4
5
6

Golongan
Umur (Th)
<1
14
5 14
15 19
20 24
25 49
50
Jumlah

Jumlah
0
10
17
57
92
403
56
635

Klinik VCT
HIV(-)
0
0
17
57
90
317
55
547

HIV(+)
0
0
0
0
2
86
1
88

Klinik CST
Jumlah
Terapi
ARV
0
0
0
0
0
0
0
0
2
2
83
83
0
0
85
85

24

Dari jumlah yang berkunjung ke rumah sakit pada tahun 2013, sebanyak 13,85
terdeteksi HIV (+) dalam kelompok umur 15-44 tahun. Sedangkan yang
mendapatkan pengobatan sebanyak 99,53 %.

3.10.2

Kegiatan Pelayanan Rawat Inap Penderita HIV / AIDS


Tabel 32
Jumlah Penderita HIV / AIDS rawat Inap berdasarkan
Golongan umur di RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013
N
o
1
2
3
4
5
6
7

Golongan Umur

Jumlah
Penderita
0
0
1
5
36
5
0
47

< 1 tahun
1 4 tahun
5 14 tahun
15 24 tahun
25 44 tahun
45 64
65 + tahun
Jumlah

3.11 Kegiatan Pelayanan Laboratorium Klinik


Tabel 33
Jumlah Pelayanan Laboratorium Klinik berdasarkan Jenis
Pemeriksaan dan Cara Bayar di RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No
1
2
3
4
5

Jenis
Kimia Klinik
Hematologi
Mikrobiologi
Urinalisa
Jumlah
Total

Umum
3330
9563
374
6412
19679

Askes

Jamkesm
as
43105
7524
30691
16309
1260
516
37504
6380
112560
30729
163308

Jamkesd
a
250
66
0
24
340

3.12 Kegiatan Pelayanan Instalasi Bedah


Tabel 34
Jumlah Tindakan Bedah RSUD dr. Djasamen Saragih Tahun 2013
No
1
2
3
4

Jenis Pelayanan
Umum
Askes
Jamkesmas
Jamkesda
Jumlah

Besar
20
41
54
312
427

Jenis Tindakan
Sedang
78
105
103
0
286

Kecil
61
91
40
0
192

Jumlah
159
237
197
312
905
25

3.13 Kegiatan Pelayanan Pemulasaran Jenazah

N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
0
1
1
1
2
1
3
1
4
1
5
1
6
1
7
1
8

Tabel 35
Jumlah Pelayanan Pemukasaran Jenazah berdasarkan kasus di RSUD
dr. Djasamen saragih Tahun 2012-2013
Jenis Kasus
Jumlah
Dikubur Di Pemakaman
Rumah Sakit
2012
2013
1
Kecelakaan Lalu
64
73
1
lintas
Trauma tumpul
15
17
Tenggelam
6
9
1
Sudden death
13
12
1
Trauma tajam
13
5
1
Penjeratan
5
1
Gantung diri
4
2
Ekshumsi
2
0
Luka tembak
2
1
Tulang belulang
2
0
Temuan

Trauma Listrik

Luka bakar

Orok

Pencekikan

Pelecehan Sek

Tertimpa Tanah

Pembekapan

134

125

TOTAL

3.14 Indikator Pelayanan RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar


Tabel 36
Indikator Penampilan Kinerja RSUD Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No

INDIKATOR

2012

2013

Rata Rata Pemakian Tempat Tidur


(BOR)
Frekwensi Pemakaian Tempat Tidur
(BTO)
Rata-Rata Lamanya Penderitra
Dirawat (LOS)
Lamanya Tempat Tidur Tidak Terpakai
(TOI)
Angka Kematian Netto (NDR)
Angka Kematian Kasar ( GDR )

39,36

36,61

NILAI
PARAMETER
IDEAL
75-85 %

29,52

26,97

40-50kali

4,85

5,03

3-14 hari

7,52

8,58

1-3 hari

22,70
63,69

23,36
69,89

25
45

2
3
4
5
6

26

Tabel 37 Perbandingan Kunjungan Rawat Jalan Tahun 2012-2013


Jumlah Kunjungan
2012
2013
1
Jumlah Pengunjung
67092
68659
2
Kunjungan Baru
29571
26607
3
Kunjungan Lama
58000
54671
4
Total Kunjungan
87571
81278
5
Rata-Rata Kunjungan Baru Perhari
116
115
6
Rata-rata Kunjungan lama Perhari
236
224
Dari tabel di atas tampak bahwa kinerja pelayanan RSUD dr. Djasamen Saragih Kota
Pematangsiantar untuk tahun 2013 masih jauh dari nilai parameter ideal. BOR yang
rendah menunjukkan bahwa masih banyak tempat tidur yang tidak terpakai
terutama untuk kelas III di mana persentase kapasitas tempat tidur paling besar
yaitu 65 % dari jumlah keseluruhan tempat tidur yang ada, sedangkan pasien rawat
inap dengan kepesertaan Jamkesmas ( dengan persentase tertinggi ) proporsinya
hanya 35,15 %.
No

Uraian

3.15 Realisasi Keuangan


Tabel 38
Anggaran RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar
Berdasarkan Sumber Pembiayaan ( Diluar Gaji Pegawai )
Tahun Anggaran 2013
N
o
1.
2.
3.

Sumber Dana
APBD Kota
Dana Tugas Pembantuan
Dana Alokasi Khusus

Anggaran (Rp.)

Realisasi (Rp.)

43.716.860.348
0

41.397.139.408
0

94,60

Tabel 39
Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung RSUD
Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2013
No
1.

Uraian
Belanja Langsung

2.

Belanja tidak Langsung

3.

Jumlah

Anggaran (Rp.)
22.337.322.19
8
21.379.538.15
0
43.716.860.34
8

Realisasi (Rp.)
20.407.594.83
9

%
94,55

20.989.544.56
9
41.397.139.40
8

81.42
94,60

Tabel 40
Pendapatan Asli Daerah (PAD) RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota
Pematangsiantar berdasarkan Jenis Pembayaran Tahun 2013
No

URAIAN

Jumlah Bulan Desember


2013

PENERIMAAN
( Rp )
645,771,665

PENGELUARAN
( Rp )
645,771,665
27

Jumlah s/d Bulan Lalu


Jumlah s/d Bulan ini

11,255,734,160
11,901,505,825

11,255,734,160
11,901,505,825

Tabel 41
Penerimaan dan Target Penerimaan RSUD
Dr. Djasamen Saragih Pemtangsiantar Tahun 2010 2013
No

Tahun

Penerimaan

1.
2.

2010
2011

2.111.317.616
11.323.476.637

3.

2012

11.954.186.244

2013

11.901.505.825

Target
Penerimaan
3.000.000.000
12.500.000.00
0
12.500.000.00
0
15.500.000.00
0

(%)
70.38
90.59
95,63
77,79

BAB IV

4.1

Kegiatan Rawat Jalan


Tabel 42
Jumlah Kunjungan Rawat Jalan / Poliklinik berdasarkan
Jenis Pelayanan di RSUD dr. Djasamen Saragih Tahun 2010-2013
Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Jamkesda
Total

2010
16395
52205
11685
0
80285

Tahun
2011
16239
54394
11020
147
81800

2012
16915
45243
7838
306
70302

2013
17806
51320
11079
1073
83291

Dari tabel di atas tampak bahwa Kunjungan rawat Jalan untuk tahun 2010
2013 didominasi oleh pasien Askes dengn rata rata sebesar 61,61 % sedangkan
pasien umum proporsinya hanya 21,44%, pasien Jamkesmas 13,30 % dan Jamkesda
0,12 %. Keadaan ini diasumsikan karena banyaknya pasienAskes yang berobat
ulang (perpanjang obat) bagi pasien dengan penyakit degenerative ( seperti :
hipertensi,DM, Stroke) dan penyakit infeksi seperti TB Paru karena telah dijamin
oleh PT. Askes.

Gambar 2
Grafik Jumlah Kunjungan Jalan RSUD Dr. Djasamen
Tahun 2010-2013

28

Dari gambar di atas tampak bahwa secara global jumlah kunjungan rawat jalan
pada tahun 2011 mengalami kenaikan 1,89 % dan dari tahun 2011 ke tahun 2012
mengalami penurunan sebesar 16,36 %. Menurunnya jumlah kunjungan pasien
rawat jalan diasumsikan karena banyaknya pasien Askes Sosial yang control atau
perpanjangan obat sudah diarahkan untuk tidak ke rumah sakit namun ke dokter
keluarga. Namun pada tahun 2013 jumlah kenaikan kunjungan mengalami kenaikan
yakni sebesar 15,59 %. Hal ini diasumsikan oleh semakin baiknya pelayanan
kesehatan di RSUD Dr.Djasamen Saragih.

Gambar 3
Grafik Jumlah Kunjungan Rawat Jalan RSUD Dr. Djasamen
Tahun 2010-2013 berdasarkan jenis pelayanan

Dari gambar 3 diatas dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan jumlah


kunjungan pada tahun 2013 untuk pasien Askes sebesar 7,29 %. Dan jamkesmas
sebesar 3,89 %, begitu pula halnya untuk pasien umum mengalami peningkatan
sebesar 1,06 %. Meningkatnya angka kunjungan pasien umum diasumsikan karena
sudah tingginya tingkat kepercayaan masyarakat secara mandiri (Out of pocket )
untuk menggunakan fasilitas pelayanan yang diberikan oleh RSUD dr. Djasamen
Saragih.
4.2

Kegiatan Rawat Inap


29

Tabel 43
Jumlah Pasien Keluar Instalasi Rawat Inap
Berdasarkan Jenis Pelayanan di RSUD dr. Djasamen Saragih
Tahun 2010-2013
Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Jamkesda
Total

Tahun
2010
1794
2155
1714
0
5666

2011
1440
2031
2065
40
5576

2012
1443
2226
2079
166
5914

2013
1179
2011
2083
121
5394

Dari tabel diatas tampak bahwa jumlah kunjungan rawat Inap pada tahun 2013
menurun sebesar 4.89 % dari tahun sebelumnya. Proporsi untuk pasien Askes
37,28 %, Jamkesmas 38,61 %, Umum 21,85 % dan Jamkesda sebesar 2,24 %.

Gambar 4
Grafik Jumlah pasien rawat inap berdasarkan jenis pelayanan
RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013

Dari Grafik di atas dapat dilihat adanya penurunan jumlah pasien rawat inap
dari tahun 2012 ke tahun 2013 untuk pasien umum, Jamkesda dan Askes. Untuk
tipe pasien Umum penurunan yang terjadi sebesar 4,8 % pada tahun 2013.
Sedangkan pasien Jamkesda mengalami penurunan sebesar 0,835. Untuk pasien
Askes penurunan sebesar 3,98 % tahun 2013. Berbeda dengan pasien Jamkesmas,
terjadi peningkatan sebesar 0,01 % tahun 2013, meskipun pada tahun 2010 turun
30

sebesar 19,68 %. Sama seperti analisis di atas, diasumsikan terjadinya peningkatan


jumlah pasien Jamkesmas dirawat inap karena RSUD dr. Djasamen Saragih
merupakan rumah sakit rujukan yang terlengkap di kabupaten/kota sekitarnya.

4.3

Kegiatan Instalasi Gawat Darurat


Tabel 44
Jumlah Kunjungan IGD berdasarkan Jenis Pelayanan
RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013
Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Jamkesda
Jampersal
Jumlah

Tahun
2010
2571
1805
1095
0
0
5471

2011
2774
1834
1102
4
0
5714

2012
3048
2338
1166
345
0
6897

2013
2176
2100
1699
218
290
6483

Gambar 5
Grafik Kunjungan Instalasi Gawat Darurat RSUD
Dr. Djasamen Saragih Tahun 2010-2013

Gambar 6
Grafik Kunjungan Gawat Darurat berdasarkan Jenis
Pelayanan di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar
31

Tahun 2010-2013

Dari tabel dan Grafik 4.3 di atas dapat dilihat terjadi peningkatan jumlah
kunjungan di IGD dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2012. Dimana peningkatan
pada tahun 2011 adalah sebesar 4,44 % sedangkan dari tahun 2011 ke tahun 2012
ada peningkatan sebesar 20,70 %. Dari tahun 2012 ke 2013 terjadi penurunan
sebesar 6,4%. Angka ini diasumsikan bahwa telah terjadi penurunan angka KKL di
RSUD dr. Djasamen Saragih. Yang menarik adalah adanya peningkatan untuk pasien
Jampersal sebesar 4,5%. Angka ini disebabkan penetapan kebijaksanaan internal
bahwa penerimaan pasien jampersal pertama sekali mendapat tindakan di IGD.

4.4

Kegiatan Pelayanan Intensive Care Unit


Tabel 45
Jumlah Pasien Keluar ICU berdasarkan Jenis Pelayanan
RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013
Jenis Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Tobamas/Jamkes
da
Jumlah

2010
47
73
55
0

2011
46
56
73
0

175

175

Tahun
2012
58
146
121
29
354

2013
42
78
121
4
245

Gambar 7
Grafik Jumlah Pasien Keluar ICU RSUD dr. Djasamen
Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2010-2013

32

Dari tabel dan Grafik diatas tampak bahwa jumlah pasien keluar dari tahun
2010 ke tahun 2012 meningkat 102,29 %, pada tahun 2012, sedangkan tahun 2010
ke tahun 2011 tidak terjadi peningkatan ataupun penurunan. Untuk jenis
pelayanannya kecenderungan meningkat dari tahun ke tahun untuk pasien
Jamkesmas, sedangkan pasien Umum dan Askes, menurun di tahun 2013.

4.5

Pelayanan Haemodialisa
Tabel 45
Jumlah Kunjungan Haemodialisa berdasarkan Jenis Pelayanan
RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013
Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Jamkesda
Jumlah

Tahun
2010
0
1270
1146
0
2416

2011
0
1467
1440
0
2907

2012
0
2005
1828
0
3833

2013
0
2692
1856
0
4548

Dari tabel di atas tampak bahwa selama tahun 2010 dan 2011 pelayanan
hemodialisa hanya dilakukan pada pasien dengan kepertaan Askes Sosial dan
Jamkesmas karena keterbatasan fasilitas dan sumber daya manusia yang tersedia
di rumah sakit.
Kecenderungan Kunjungan akan terus meningkat karena sampai saat ini untuk
mendapatkan pelayanan hemodialisa masih berlangsung system antrian dan daftar
tunggu karena banyanya jumlah pasien yang akan cuci darah.
Gambar 8
Grafik Jumlah Tindakan Hemodialisa berdasarkan Jenis
Pelayanan di RSUD dr. Djasamen Saragih Kota
Pematangsiantar Tahun 2013

33

4.6

Pelayanan Radiologi
Tabel 47
Jumlah Pelayanan berdasarkan cara Bayar
RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013

Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmaa
Jamkesda
Jumlah

Tahun
2010
3210
2153
1000
0
5373

2011
2625
2813
1060
0
6498

2012
2692
2303
857
13
5865

2013
1748
1691
817
7
4263

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat dari tahun 2010 ke tahun 2011 ada
peningkatan jumlah kunjungan sebesar 20,94 % dan untuk tahun 2012 terjadi
penurunan sebesar 9,74 % serta pada tahun 2013 terjadi pula penurunan sebesar
22,14%, kecenderungan selama 3 tahun terakhir dapat dilihat sebagaimana gambar
di bawah ini :

Gambar 9
Jumlah Pelayanan Instalasi Radiologi berdasarkan Cara
Bayar di RSUD dr. Djasamen Saragih
Pematangsiantar Tahun 2010-2012

34

Berdasarkan cara bayar, dari Grafik 4,4 diatas dapat dilihat terjadinya
penurunan dari pasien umum, askes social, jamkesmas dan jamkesda sejak tahun
2013. Hal ini diakibatkan adanya perbaikan infrastruktur dan fasilitas kesehatan.

4.7

Pelayanan Rehabilitasi Medis


Tabel 48
Jumlah Pelayanan Rehabilitasi Medis berdasarkan Cara Bayar
RSUD dr. Dajasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013

Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Jamkesda
Jumlah

Tahun
2010
251
3998
266
0
4515

2011
269
4486
322
42
5119

2012
397
3867
235
50
4511

2013
385
4916
375
15
5691

Dari tabel di atas dapat dilihat adanya peningkatan jumlah Pengunjung pelayanan di
Instalasi Rehabilitasi Medis tahun 2013 sebesar 20,7 %.

Gambar 10
Grafik Jumlah Instalasi Rehabilitasi Medis
Berdasarkan Jenis Pelayanan RSUD dr. Djasamen Saragih
Pematangsiantar Tahun 2010-2013
35

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa pasien Askes sebagai yang terbesar
menggunakan pelayanan ini, peningkatannya adalah 12,21 % pada tahun 2011
namun pada tahun 2012 menurun sebesar 13,8 % dan mengalami kenaikan kembali
pada tahun 2013 sebesar 18,43%%. Kecenderungan yang sama juga terjadi pada
pasien Jamkesmas, untuk tahun 2011 kenaikan sebesar 21,05 % dan tahun 2012
menurun sebesar 27,02 % serta mengalami kenaikan pada tahun 2013 sebesar 2,46
%. Tampak pada grafik bahwa pasien Askes mendominasikan Kunjungan di Instalasi
Pelayanan rehabilitasi medis, karena RSUD dr. Djasamen Saragih merupakan rumah
sakit pemerintah yang melayani rujukan peserta Askes.

4.8

Pelayanan Patalogi Anatomi

Tabel 49
Jumlah Kunjungan berdasarkan Jenis Pelayanan
RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013
Jenis
Pelayanan
Umum
Askes Sosial
Jamkesmas
Jamkesda
Jumlah

Tahun
2010
50
35
30
0
115

2011
178
157
119
0
452

2012
193
170
84
0
447

2013
17806
51320
11079
1073
81278

Dari tabel di atas dapat dilihat dari tahun 2010 ke tahun 2011 terjadi peningkatan
sebesar 293 % dan sedikit mengalami penurunan pada tahun 2012 yaitu 1,11 %
dan kembali mengalami peningkatan pada tahun 2013 sebesar 99,4% sedangkan
ternd untuk masing- masing jenis pelayanan dapat dilihat pada gambar di bawah ini
:
Gambar 11
Grafik jumlah kunjungan Instalasi Patalogi Anatomi Jenis
Pelayanan RSUD Dr. Djasamen Saragih Tahun 2010-2013
36

Dari Gambar di atas tampak kecenderungan yang sama untuk kategori kepesertaan
Umum dan Askes. Untuk pasien Umum dan Askes. Untuk Pasien umum pada tahun
2011 meningkat sebesar 256 % , 8,43 % pada tahun 2012 dan 21,6 % tahun 2013.
Untuk pasien Askes peningkatan sebesar 348,57 % tahun 2011, 8,28 % tahun 2012
dan 62,9%. Sedangkan untuk pasien Jamkesmas meningkat sebesar 296,67 %
tahun 2011, menurun 29,41 % tahun 2012 dan mengalami peningkatan sebesar
13,52%. Yang paling menarik adalah peningkatan pasien jamkesda sebesar 1,3 %.

4.9

Pelayanan Klinik VCT dan CST


Tabel 50
Hasil Kegiatan Klinik VCT RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2010-2013

Golon
gan
N
o

Umur

1 <1
tahun
1
2 4
tahun
5
3 14
tahun
15
4 -19
tahun
20 5 24
tahun

2010
Juml
ah
Pasi
en
0
3
2

HI
V
(-)
0
3
2

2011
HI
V
(
+
)
0
0
0

89

8
8

124

9
9

2
5

Juml
ah
Pasi
en
0
7

HI
V
(-)
0
7

2012
HI
V
(
+
)
0
0

118

1
1
1

386

3
4
8

3
8

Juml
ah

HI
V

Pasi
en
0

(-)
0

10

1
0

17

1
7

57

5
7

92

9
0

2013
HI
V
(
+
)
0

Juml
ah

(-)
0

HI
V
(
+
)
0

15

1
0

48

4
2

Pasi
en

HI
V

0
0

2
37

25 6 49
tahun

7 50 +
tahun
Jumla
h

222

1
9
6

0
0
2
6

55

5
4

574

5
2
8

1
0
4
6

403

3
1
7

56

5
5

635

5
4
7

253

2
0
5

4
8

30

3
0

357

29
7

60

8
6
1
8
9

Dari tabel diatas tampak peningkatan jumlah pasien klinik VCT dari tahun 2010 ke
2011 sebesar 156,56 % dan pasien HIV (+) meningkat sebesar 76,92 %. Sedangkan
untuk tahun 2012 terjadi peningkatan jumlah Kunjungan sebesar 93,48 %. Hal ini
diasumsikan terjadi karena system pencatatan Surveilans yang sudah makin baik.
Dan tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat yang makin tinggi akan
HIV/AIDS. Namun pada tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 43,7%
Tabel 51
Hasil Kegiatan Klinik CST RSUD dr. Djasamen Saragih
Kota Pematangsiantar Tahun 2010 2013.

No

1
2
3
4
5
6
7

Golongan
Umur

< 1 tahun
1- 4
tahun
5 - 14
tahun
15 - 24
tahun
25 - 44
tahun
45 - 64
tahun
65 +
tahun
Jumlah

2010
Pengobat
Jumlah
an
Pasien
ARV
0
0

2011
Pengobat
Jumlah
an
Pasien
ARV
0
0

2012
Pengobat
Jumlah
an
Pasien
ARV
0
0

31

31

83

83

0
9

0
9

0
32

0
32

1
85

1
85

2013
Jumla
h

4.10 Pelayanan Bedah


Tabel 53
Pelayanan Bedah Berdasarkan Jenis Pelayanan RSUD
Dr. Djasamen saragih Pematangsiantar Tahun 2010 2013
Jenis
Tahun
Pelayanan
2010
2011
2012
2013
Umum
219
222
159
898
Askes Sosial
219
257
237
1777
Jamkesmas
298
335
197
879
Jamkesda
0
190
312
138
Total
736
1004
905
3692
38

Pengobat
an

Dari tabel di atas pada tahun 2011 terjadi peningkatan sebesar 36,41 %
sedangkan pada tahun 2012 menurun sebesar 11,85 %. Pada tahun 2013
mengalami peningkatan sebesar 75,5%.
Bila berdasarkan jenis pelayanan, kecenderungan jumlah tindakan operasi
untuk tahun 2010 2013 dapat kita lihat pada gambar di bawah berikut ini :
Gambar 13
Grafik Jumlah Pelayanan Bedah berdasarkan Jenis Pelayanan
RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010 2013

Tabel 54
Pelayanan Tindakan Bedah Berdasarkan Jenis Tindakan RSUD
Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010 2013
Jenis
Pelayanan

2010

2011

Tahun
2012

Besar

312

479

427

178

Sedang

246

259

286

241

Kecil

178

266

192

326

Total

736

1004

905

745

2013

Dari tabel di atas dapat kita lihat bahwa pada tahun 2010 terjadi penurunan
sebesar 3,48 % , tahun 2011 meningkat sebesar 34,58 %, tahun 2012 mengalami
penurunan sebesar 11,4% dan pada tahun 2013 sebesar 21,4%. Untuk
kecenderungan berdasarkan jenis tindakan dapat dilihat pada gambar di bawah ini :
Gambar 14
Grafik Jumlah Pelayanan Bedah berdasarkan Jenis Tindakan
RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2010-2013

39

4.11 Pelayanan Pemulasaran Jenazah


Tabel 55
Jumlah Kegiatan Pelayanan Pemulasaran Jenazah RSUD
Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2010-2013
Jenis Kegiatan

Tahun
2010

2011

2012

2013

Otopsi Klinik, dll

165

153

134

125

Penguburan

Trend dari Pelayanan Instalasi Pemulasaran Jenazah Selama tahun 2010 2013
dapat dilihat seperti gambar di bawah ini :
Gambar 15
Grafik Pelayanan Pemulasaran Jenazah RSUD dr. Djasamen
Saragih Kota Pematangsiantar Tahun 2011 2013

Dari gambar di atas tampak bahwa untuk pelayanan otopsi selama 4 tahun terakhir
mengalami penurunan, yakni pada tahun 2011 sebesar 7,27 % dan tahun 2012
sebesar 12,42 % serta tahun 2013 sebesar 7,2%. Sedangkan pelaksanaan
penguburan meningkat 50 % pada tahun 2011 dan menurun 55,56 % pada tahun
2012 serta pada tahun 2013 sebesar 50%.
4.12 Indikator Kinerja Pelayanan
Tabel 56
Indikator RSUD Dr. Djasamen Saragih Tahun 2010-2013
N
o
1
2
3

Indikator
BOR (%)
BTO (kali)
LOS(hari)

Paramete
r
60-85
40-50
6-9

2010

2011

2012

2013

31,21
26
5

39,36
28
5

39,37
29,52
4,85

36.61
26.97
5.03
40

4
5
6
7
8
9

TOI (hari)
NDR ( )
GDR()
Kunj. Klinik / hr
Kunj. Baru Klinik / hr
Penderita dirawat /
hr

1-3
25
45

10
16,94
54,35
317
75
69

8
20,98
58,46
324
92
78

7,52
22,70
63,69
289
74
79

8.58
23.36
69.89

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa indikator kinerja rawat inap tahun 2012013 untuk penggunaan kapasitas TT mengalami peningkatan walau belum secara
bermakna dan belum efisien karena bila dilihat darai data sebelumnya masih
rendahnya tingkat penggunaan TT di kelas II dan Kelas III. Untuk angka kematian
NDR masih didalam angka standar minimal malah lebih baik, namun untuk GDR
angka sudah melampaui nilai SPM ( <45 ) dalam makna yang negative. Dengan
angka GDR yang tinggi, diasumsikan bahwa kinerja pelayanan medis buruk atau
tidak dapat menangani pasien. Untuk angka kematian ini perlu pengkajian lebih
dalam untuk melihat penyebabnya apakah kualitas pelayanan yang rendah atau hal
hal lain yang menyebabkan.

41

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan

Secara Umum Kinerja Pelayanan RSUD dr. Djasamen


Pemtangsiantar tahun 2013
meningkatkan dari tahun 2012

Saragih

Kota

Indikator Kinerja Pelayanan RSUd dr. Djasamen Sargih untuk Rawat Inap
Relatif meningkat dari tahun sebelumnya meski belum mencapai angka ideal.
Sedangkan angka kematian yaitu GDR lebih tinggi dari angka minimal.
Bila angka BOR,LOS,TOI, dan BTO. Diterjemahkan kedalam grafik Barber
Johnson, tampak bahwa kinerja pelayanan masih dari daerah efisien
Jumlah pasien yang lebih banyak datang untuk mendapatkan pelayanan
adalah pasien peserta Askes (proporsi Rawat Jalan 64,35 % dan Rawat Inap
37,64 %) dan Jamkesmas (Proporsi Rawat Inap 35,15 %)
Untuk pelayanan kelas utama, Kelas I dan ICU, Frekwensi penggunaan tempat
tidur (BOR) sudah diatas angka ideal/standar, namun untuk kelas II dan Kelas
III masih di bawah parameter ideal.
Pola Penyakit Terbanyak untuk pasien rawat jalan dan rawat Inap masih
didominasi Penyakit infeksi (TB of Lung) diikuti dengan Penyakit degenerative
seperti stroke, Diabetes mellitus dan Hipertensi.
Untuk Pelayanan penunjang medis secara umum mengalami penurunan.
Diasumsikan hal ini terjadi karena banyaknya alat-alat kesehatan yang sudah
tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga kebutuhan pasien untuk dapat
dilakukan pemeriksaan penunjang tidak dapat dilaksanakan.
5.2 Saran
Supaya setiap Instalasi dapat meningkatkan Kinerja pelayanannya dengan
cara membuat Program
Peningkatan Mutu dan target pencapaian yang
terukur di tahun 2014.
Pelayanan RSUD dr. Djasamen Saragih Secara Keseluruhan, baik pelayanan
medis, pelayanan perawatan dan pelayanan administrasi supaya dapat
disesuaikan dengan standar Pelayanan Minimal yang telah ditetapkan.
Perlu peningkatan mutu pelayanan rumah sakit secara menyeluruh dengan
melakukan tidak lanjut terhadap survey kepuasan pasien sehingga menjadi
masyarakat yang berobat kerumah sakit tidak hanya didominasi oleh pasien
peserta Askes dan Jamkesmas, yang merupakan pangsa pasar mutlak bagi
rumah sakit pemerintah secara umum karena merupakan pasien rujukan dari
pelayanan dasar (Puskesmas), namun juga perlu diimbangi dengan
peningkatan jumlah pasien Umum yang memerlukan pelayanan kesehatan.
Diperlukan pemasaran social rumah sakit dengan pangsa pasar kepada
masyarakat umum (GDR), Perlu suatu kajian dari pihak manajerial terutama
42

Bidang Pelayanan dan Komite Medis untuk mengevaluasi kinerja pelayanan.


Apabila pasien tidak mampu untuk ditangani lebih baik merujuk ke RS yang
lebih tinggi jenjangnya.
Perlu pengembangan / peningkatan jumlah tempat tidurrawat inap khususnya
untuk kelas Utama dan Kelas I , sedangkan untuk Kelas III perlu peningkatan
kualitas pelayanan, sarana prasarana dan Fasilitas yang tersedia.
perlu pengadaan alat-alat Kesehatan yang baru untuk pemeriksaan penunjang
medis (lab Klinik, rontgen,USG,dll).

43