Anda di halaman 1dari 3

10 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Melamar Pekerjaan

1. Melakukan Riset pada Perusahaan


Sebelum lamaran kamu layangkan ke sebuah perusahaan. Ada baiknya kamu mempelajari
perusahaan tersebut. Coba melakukan riset mendalam mengenai apa saja yang ada di sana.
Bagaimana lingkungan kerja dan jenjang kariernya. Kamu bisa bertanya kepada seseorang yang
mungkin pernah atau masih bekerja di sana, dan mengorek informasi yang kamu butuhkan. Atau
kamu juga bisa membuka situs web perusahaan dan membacanya. Jika perusahaan tersebut
memang bagus, tak ada salahnya untuk mencoba melamar.
Meski mendapatkan pekerjaan memang sulit, tapi kita tak mau juga kan bekerja di sembarangan
tempat?
2. Mengirimkan Dokumen secara Lengkap
Hal ini mungkin sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Tapi, kamu harus bisa
mengirimkan dokumen yang tak bisa ditolak oleh mereka. Misalnya, kamu memberikan
semacam portofolio dan juga daftar kemampuan yang hebat. Buat mereka penasaran dari
dokumen yang kamu kirim. Lihat contoh surat lamaran kerja untuk membantu kamu.
3. Membuat Personal Branding
Di zaman serba modern ini, memiliki personal branding yang hebat akan membuat kamu
gampang direkrut perusahaan. Cobalah membangun personal branding sesuai dengan
kemampuanmu. Buat dirimu seprofesional mungkin, hingga banyak orang mengenal dan
mengakui kemampuanmu.
Zaman sekarang banyak sekali media sosial profesional yang bisa digunakan untuk memperkuat
branding diri, seperti LinkedIn. Dengan menggunakan media sosial profesional, kamu akan
dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Bahkan sebelum kamu melamar pekerjaan, mereka akan
mencari dan menawarkan posisi yang bagus dan gaji yang menggiurkan.
4. Mempersiapkan Diri Saat Wawancara
Perusahaan yang tertarik dengan berkas yang kamu kirim pasti akan menghubungi lagi untuk
melakukan wawancara. Mereka akan menanyakan banyak hal terkait dengan keinginan
pekerjaan serta hal-hal lain yang sepertinya tidak nyambung. Dalam wawancara, kamu tak perlu
bingung dan gugup. Persiapkan mental kamu dengan matang.
Dengan mental yang matang, maka hal-hal buruk selama wawancara bisa dihindari. Banyak
kasus buruk terjadi pada orang yang sebenarnya sangat hebat. Ia juga memiliki keahlian yang
tinggi. Namun saat wawancara, ia gugup dan akhirnya semuanya hancur. Itulah mengapa kamu

harus mempersiapkan mental. Selebihnya jika memang kamu kompeten, semua pertanyaan pasti
bisa dijawab dengan baik.
5. Jangan Memusingkan Masalah Gaji
Jika kamu seorang profesional dan bukan pertama kalinya melamar kerja. Membicarakan gaji di
awal bukanlah hal yang salah. Namun jika kamu baru pertama kali bekerja, terlebih masih fresh
graduate, membicarakan gaji justru akan memperkecil peluang kamu diterima. Lebih baik
gunakan prinsip memberi terlebih dahulu, baru menerima hak.
6. Jangan Terlalu Membanggakan CV (Daftar Riwayat Hidup)
Barangkali kamu memiliki CV yang panjang. Banyak kegiatan dan prestasi akademik kamu
lakukan ketika aktif menjadi mahasiswa. Namun yang mereka cari bukanlah CV yang panjang,
melainkan kemampuan yang kamu miliki yang relevan dengan bidang pekerjaan yang kamu
lamar. Pastikan kemampuan kamu sesuai dengan apa yang dicari oleh perusahaan. Jangan
sampai kamu menampilkan kemampuan yang tidak dicari oleh mereka. Misalnya kamu sedang
melamar ke perusahaan farmasi, jangan menunjukkan kemampuan kamu dalam akuntansi,
karena tidak akan nyambung. Lihat contoh daftar riwayat hidup di sini.
7. Tingkatkan Kemampuan Kamu
Pastikan kamu memiliki kemampuan yang sangat baik. Bila perlu, ambillah kursus terlebih
dahulu agar saat wawancara atau tes kamu bisa melaluinya dengan mudah. Jika hal ini kamu
lakukan, maka kesempatan kamu diterima akan lebih besar. Bila kemampuan kamu sangat bagus
dan diminati perusahaan, mereka akan langsung meminta kamu untuk bergabung.
8. Perbanyak Pengalaman Kerja
Saat masih mahasiswa atau masih fresh graduate, lebih baik kamu mengambil pekerjaan
freelancer. Usahakan yang berhubungan dengan jurusan kamu. Pekerjaan itu akan secara
langsung meningkatkan kemampuan kamu dalam bekerja. Dan lagi, biasanya banyak sekali
perekrut kerja yang mencari pegawai dari para freelancer yang sudah terbukti mampu melakukan
tugas dengan baik.
9. Siap Bekerja Tanpa Protes
Sebelum melamar pekerjaan, pastikan apakah kamu bisa bekerja tanpa protes. Bekerja di bawah
sebuah perusahaan artinya kamu harus mau bekerja di bawah peraturan mereka. Jadi jika kamu
akan dipindahtugaskan ke luar kota atau bahkan ke pelosok, kamu tidak bisa dan tidak boleh
protes. Jika kamu masih belum bisa mengatasi hal ini, lebih baik berpikir dua kali jika akan
melamar pekerjaan.
10. Semangat Pantang Menyerah

Kamu bisa jadi ditolak puluhan hingga ratusan kali saat melamar pekerjaan. Jadi pastikan kamu
tidak down, atau bahkan frustrasi gara-gara melamar pekerjaan tapi tak segera diterima. Jadi
selalulah semangat, hingga pekerjaan kamu dapatkan