Anda di halaman 1dari 21

ASFIKSIA BERAT

dr. Aura Rachmawati

STATUS MEDIK
IDENTITAS PASIEN
Nama Pasien

: By. Ny. S

Umur

: 0 hari

Jenis Kelamin

: perempuan

Alamat

: Cikeduk

MRS Tanggal

: 13 Maret 2016

ANAMNESIS
Dilakukan secara alloanamnesa pada tanggal 13 Maret 2016

KELUHAN UTAMA : tidak langsung menangis

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


Bayi perempuan lahir pada tanggal 13 Maret 2016 pukul
20.15 WIB dengan persalinan spontan, ketuban hijau
kental dari ibu G1P0A0, Posterm, hamil > 42 minggu,
ditolong

oleh

bidan

di

ruang

kebidanan

RSUD

Arjawinangun. Saat lahir pasien memiliki BB= 3100 gram,


PB= 48 cm, LK= 33 cm, LD= 32 cm. Namun saat lahir
pasien tidak langsung menangis, APGAR Score 2/3/7
dilakukan pembersihan jalan nafas + VTP, Riwayat KPSW
(+), ketuban hijau (+), bau (+), kental (+), mekonium (+),
tali pusat layu (+).

RIWAYAT KEHAMILAN DAN PERSALINAN


Ibu pasien G1P0A0, 42 minggu janin presentasi kepala tunggal
hidup. Hari Pertama Haid Terakhir diketahui 6 Juni 2015. Selama
hamil, ibu pasien tidak rutin memeriksakan kandungannya ke
bidan. Selama kehamilan, ibu tidak pernah merasakan keluhan
dan kandungan dalam keadaan baik. Pada tanggal 12 Maret
2016, ibu pasien merasakan ingin melahirkan dan keluar air
ketuban. Lalu ibu dibawa ke bidan terdekat dan dipaksa untuk
mengedan terus. Karena partus tidak ada kemajuan, lalu ibu
dibawa ke RSUD Arjawinangun dan melahikan pada tanggal 13
Maret 2016 pukul 20.15 WIB secara spontan dan didapatkan bayi
perempuan dengan ketuban hijau kental, BB 3100 gram, PB 48
cm, LK 33 cm, LD 32 cm dan APGAR Score 2/3/7.

PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan Umum

Kesan Sakit

: sakit berat

Kesadaran

: lethargi

Keaktifan
ekstremitas
simetris,

: gerakan kurang aktif,


dalam keadaan fleksi
refleks hisap lemah.

Tangisan

: merintih

Berat Badan Dtg

: 3100 gr

Berat Badan Lahir

: 3100 gr

Panjang Badan

: 48 cm

Lingkar Kepala

: 33 cm

Lingkar Dada

: 32 cm

TANDA VITAL
Nadi : 132 x/menit, isi dan tegangan kurang
Pernapasan : 64 x/menit
Suhu badan : 36,4 oC

KURVA LUBCHENCO

Bayi Cukup Bulan, Sesuai Masa Kehamilan

Status Generalis

Status Generalis

Status Generalis

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tanggal 13 Maret 2016
Hasil pemeriksaan darah
Hb
Ht
Leukosit
Trombosit
VER(MCV)
HER(MCH)
KHER(MCHC)
Hitung jenis

Basofil
Eosinofil
Batang
Segmen
Limfosit
Monosit

: 11,4 g/dl
(12-14 g/dl)
: 33,9%
( 40-48 % )
: 6.600/ul
( 5000-10.000 /ul )
: 268.000 /ul
(150.000-400.000)
: 101
(82-93)
: 34
(27-31)
: 33
(32-36)
:
:
:
:
:
:
:

0
0
0
64.5
22.8
12.7

GDS

: 81 mg/dl

RESUME
Bayi perempuan lahir pada tanggal 13 Maret 2016 pukul 20.15 WIB
dengan persalinan spontan, ketuban hijau kental dari ibu G1P0A0,
Posterm, hamil > 42 minggu, ditolong oleh bidan di ruang kebidanan
RSUD Arjawinangun. Saat lahir pasien memiliki BB= 3100 gram, PB=
48 cm, LK= 33 cm, LD= 32 cm. Namun saat lahir pasien tidak
langsung menangis, APGAR Score 2/3/7 dilakukan pembersihan jalan
nafas + VTP, Riwayat KPSW (+), ketuban hijau (+), bau (+), kental (+),
mekonium (+), tali pusat layu (+). Pada pemeriksaan umum
didapatkan tampak sakit berat, aktifitas: kurang aktif, refleks hisap:
lemah, tangis: merintih, nadi 116 x/menit, isi dan tegangan kurang,
pernapasan 48 x/menit, suhu badan 36,4 oC. dilakukan pemeriksaan
darah rutin, didapatkan hasil: hb 11.4 g/dl, ht 33.9 %, leukosit
6.600/mm3 trombosit 268.000/mm3, diff count : 0/0/64/22/12/0, GDS
81. OS lalu dikirim ke NICU (Neonatal Intensive Care) RSUD
Arjawinangun untuk dilakukan perawatan.

DIAGNOSA KERJA

BCB-SMK

Asfiksia berat + RDS

PENATALAKSANAAN
Dilakukan resusitasi VTPbayi merintih, nafas
spontan, kulit kemerahan

Suhu adekuat (inkubator)

O2 2 L/menit

IVFD D10 180 cc/ hari

Inj. Ceftriaxone 2 x 150 mg

Inj. Vit K 1 mg (IM)

Salep mata Kloramfenikol

Puasa

Rontgen Thorax

PROGNOSIS

Ad vitam

: dubia ad bonam

Ad fungsionam

: dubia ad bonam

Ad sanationam

: dubia ad bonam

Analisa Kasus
BCB-SMK + Asfiksia Berat + RDS

KURVA LUBCHENCO

Bayi Cukup Bulan, Sesuai Masa Kehamilan

Saat lahir bayi tidak langsung menangis dan


nilai APGAR SCORE menit pertama 2, menit
kelima 3 dan menit ke sepuluh 7

Asfiksia Berat

Dari anamnesis didapatkan bahwa ibu tidak memiliki riwayat


penyakit seperti hipertensi, anemia, gagal jantung maupun infeksi
sistemik. Sehingga dalam kasus ini kemungkinan penyebabnya
adalah dari faktor janin dan persalinan, yaitu umur bayi yang > 42
minggu / posterm dan riwayat KPSW (+), ketuban hijau, bau busuk
(+), kental (+) dan terdapat mekonium.

Setelah 4 jam pertama kelahiran pada pemeriksaan umum


didapatkan tampak sakit berat, aktifitas: kurang aktif, frekuensi
nafas bayi 64 x/menit, merintih pada waktu ekspirasi, retraksi otototot penafasan dan PCH (+)

Gangguan Ventilasi Pernafasan /


Respiratory Distress Syndrome

- Gangguan pada traktus respiratorius (HMD, TTN,


sindrom aspirasi, pneumonia, maupun hernia
diafragmatika)
- Gangguan dari luar traktus respiratorius (kelainan
jantung kongenital, kelainan metabolic, darah dan SSP)

Pada kasus ini HMD, dapat


disingkirkan, karena riwayat
bayi yang posterm / usia
kehamilan > 42 minggu dan
berat badan lahir yang
normal.

TTN biasanya terjadi pada


bayi dengan sectio cessaria,
sehingga diagnosis TTN juga
dapat disingkirkan.

Diagnosis yang paling mungkin


dalam kasus ini adalah RDS akibat
aspirasi mekonium yang dapat dilihat
dari usia kehamilan posterm dan air
ketuban yang terdapat mekonium.

Gangguan pada luar traktus respiratorius, belum sepenuhnya dapat


disingkirkan, pada pemeriksaan rontgen thorax tidak ditemukan
kelainan. Sehingga hernia diafragmatica dan pneumonia dapat
disingkirkan, tetapi kelainan jantung kongenital, kelainan metabolik,
darah dan SSP belum sepenuhnya dapat disingkirkan dan diperlukan
pemeriksaan lebih lanjut.

TERIMA KASIH